Saturday, October 4, 2014

TIPS MENJAGA KESEHATAN MATA

Tahukah Anda bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan ada sekitar 180 juta orang di dunia yang memiliki gangguan penglihatan, dan sekitar 40-45 juta di antaranya buta? Setidaknya 7 juta orang di dunia menjadi buta setiap tahun. Tragisnya, sebanyak 80% kasus kebutaan dan kehilangan penglihatan yang serius sebenarnya bisa dihindari.

Oleh karena itu, jangan anggap enteng kesehatan mata Anda. Lindungilah mata dan penglihatan Anda dengan tujuh tips berikut:

1. Berhenti merokok

Anda pasti sudah tahu bahwa merokok merugikan kesehatan. Namun, mungkin Anda belum tahu bahwa ada kaitan langsung antara merokok dan masalah mata. Jika Anda perokok, Anda berpeluang mengembangkan sejumlah penyakit mata seperti katarak, degenerasi makula, sindrom mata kering dan kerusakan saraf optik. Jika Anda sudah mencoba untuk berhenti merokok sebelumnya dan gagal, cobalah lagi. Studi menunjukkan bahwa semakin banyak Anda mencoba untuk berhenti merokok, semakin besar peluang keberhasilan Anda.

2. Kendalikan tekanan darah dan gula darah

Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak diobati dapat memengaruhi penglihatan dan bahkan menyebabkan retinopati hipertensif, yaitu kerusakan retina karena tekanan darah yang terlalu kuat. Retina adalah lapisan jaringan di bagian belakang mata. Kerusakan retina menyebabkan penglihatan terganggu.
Diabetes adalah salah satu penyebab utama kebutaan pada orang dewasa. Glukosa darah yang tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan retinopati diabetik dan komplikasi mata lain seperti glaukoma dan katarak. Bila Anda memiliki diabetes, sangat dianjurkan bagi Anda untuk makan makanan yang sehat, memeriksa gula darah secara berkala dan meminum obat atau mengambil suntikan insulin sesuai instruksi dokter.

3. Dapatkan nutrisi terbaik untuk mata

Lindungi mata Anda dengan makanan di piring Anda. Makanlah makanan yang kaya akan antioksidan. Antioksidan dapat melindungi dan memperbaiki sel-sel mata dan sel-sel tubuh secara keseluruhan dari kerusakan oleh radikal bebas. Buah dan sayuran berwarna-warni cenderung kaya akan antioksidan.
Selain antioksidan, vitamin A secara khusus sangat diperlukan untuk pemeliharaan kesehatan mata. Vitamin A mendukung produksi rhodopsin yang merupakan pigmen mata yang sangat sensitif terhadap cahaya dan digunakan untuk melihat dalam kondisi pencahayaan yang buruk. Kekurangan vitamin A akan menyebabkan penyakit yang disebut rabun senja (jawa: kotok ayam) di mana seseorang tidak bisa melihat di cahaya remang-remang. Wortel adalah sumber utama pro-vitamin A.

4. Lindungi mata dari sinar matahari

Paparan sinar matahari terus-menerus dapat menyebabkan katarak dan degenerasi makula. Hal ini karena sinar ultraviolet (UV) dari matahari menembus retina sehingga menyebabkan kerusakan mata. Untuk mencegah sinar UV yang berbahaya, pakailah kaca mata hitam yang dirancang khusus untuk melindungi mata jika Anda berada di bawah sinar matahari dalam waktu lama. Kacamata tersebut umumnya memberikan perlindungan UV hingga 99% atau 100%.

5. Gunakan pelindung mata

Jika Anda bekerja dengan bahan berbahaya, pakailah kacamata pelindung yang dapat melindungi mata Anda dari cedera, kerusakan, dan kebutaan. Kenakan kacamata atau helm berkaca ketika Anda mengendarai sepeda motor. Olahraga tertentu seperti tenis, hoki dan berenang juga dapat berisiko mencederai atau merusak mata. Pakailah pelindung mata seperti helm dan kacamata olahraga untuk melindungi Anda.

6. Lakukan kebiasaan yang baik untuk mata

Meskipun masalah mata umumnya berhubungan dengan kerusakan atau penuaan, masalah mata juga dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk. Berfokus pada jarak yang tetap dalam waktu lama, seperti menatap layar komputer atau membaca selama berjam-jam, adalah salah satunya. Otot-otot mata Anda akan terkunci pada posisi yang tetap sehingga kehilangan fleksibilitas, benda-benda yang sangat dekat atau sangat jauh menjadi terlihat kabur. Ambillah jeda istirahat dan alihkan pandangan Anda pada benda-benda yang jauh untuk membantu mencegah masalah ini. Latihan mata secara teratur juga dapat membantu memulihkan dan mencegah masalah penglihatan di masa depan. Contoh latihan mata ini adalah berselang-seling berfokus pada objek yang jauh dan dekat, serta berfokus pada objek yang sama dengan sudut berbeda-beda.

7. Kunjungi dokter mata Anda.

Kunjungilah dokter mata untuk memantau kesehatan mata Anda sebelum masalahnya timbul. Kunjungan ke dokter mata untuk pemeriksaan rutin bisa dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali, lebih sering jika Anda memakai kacamata atau lensa kontak. Segeralah mengunjungi dokter mata jika Anda mengalami infeksi mata atau gejala seperti penglihatan berkurang, penglihatan kabur, mata nyeri/kemerahan dan gatal-gatal di sekitar mata atau kelopak mata karena infeksi atau penyakit mata kronis yang dapat mengakibatkan kerusakan permanen atau kebutaan.

SUMBER: http://wolusongo.wordpress.com/healthy/hidup-sehat/tips-sehat/tips-trik/

Wednesday, October 1, 2014

PAKET BONUS RADIX VITAE TELAH BERAKHIR

Para pelanggan setia yang terhormat, 
Radix Vitae Paket Bonus telah BERAKHIR. 
Sekarang kembali berlaku harga normal. 
Tetes Mata Rp 400.000,00 
Kapsul Angelica Rp100.000,00 
GRATIS ONGKOS KIRIM

Hormat kami,
Tia Mahendra

081357033307
081913215160
PIN BB 270cd0c5 

Saturday, May 24, 2014

PANTANGAN UNTUK PENDERITA GLAUKOMA

Berikut ini saya sampaikan tulisan tentang hal-hal yang harus dihindari oleh para penderita glaukoma. Tulisan ini sebenarnya balasan email terhadap salah seorang penanya. Saya beranggapan tulisan ini juga berguna untuk orang lain.

Dokter spesialis mata, biasanya mengatakan bahwa tidak ada pantangan khusus untuk penderita glaukoma. Namun berdasarkan pengalaman pribadi saya dan hasil sharing dengan para penderita glaukoma, ada beberapa hal (pantangan) yang perlu diperhatikan oleh para penderita glaukoma.
1. Hindari sinar matahari.
    Sinar matahari kurang baik bagi penderita glaukoma karena bisa meningkatkan tekanan bola mata. Kalau terpapar sinar matahari saat tekanan bola mata tinggi, biasanya pandangan cepat kabur.

2. Hindari minum obat-obatan yang dijual bebas.
    Obat-obatan yang dijual bebas seperti obat batuk, flu, pilek dsb, biasanya kontraindikasi dengan glaukoma. Setelah mengkonsumsi obat-obatan tersebut biasanya tekanan bola mata penderita glaukoma akan meningkat. Jika berobat ke dokter beritahukan ke dokter bahwa Anda menderita glaukoma.

3. Hindari ROKOK dan ALKOHOL
    Rokok dan alkohol juga merupakan pemicu naiknya tekanan bola mata. Tekanan bola mata yang tinggi akan memperburuk kondisi. Oleh karena itu, penderita glaukoma harus bisa menghentikan konsumsi rokok dan alkohol.

4. Hindari minum kopi
    Berdasarkan pengalaman para penderita glaukoma, minuman kopi juga memicu naiknya tekanan bola mata. Jadi kopi harus dihindari.

5. Hindari makanan yang dikemas dalam kaleng.
    Berdasarkan pengalaman salah satu penderita glaukoma yang menjalani perawatan di Singapore, dokter  di Singapore melarang hal ini. Mungkin karena makanan yang dikemas dalam kaleng diberi pengawet dan kaleng lebih mudah rusak dan mengkontaminasi bahan makanan.

6. Hindari air hujan dan air kolam renang
    Berdasarkan pengalaman, air hujan dan air kolam renang juga memicu naiknya tekanan bola mata bagi para penderita glaukoma. Jadi hindari keduanya.

Demikian tadi tulisan tentang pantangan bagi para penderita glaukoma. Meskipun para dokter tidak menginformasikan hal ini, kita tetap harus waspada. Semua yang saya tulis di sini merupakan gabungan pengalaman saya sendiri (mantan penderita glaukoma) dan hasil pengalaman dari para penderita glaukoma yang lain.

Terima kasih.
Salam,
Tia Mahendra
081357033307
PIN BB 270cd0c5

Tuesday, March 4, 2014

CARA ORDER TETES MATA RADIX VITAE

1. Apabila Anda sudah yakin akan membeli OBAT TETES MATA RADIX VITAE, silakan MINTA NOMOR REKENING kami melalui SMS atau BBM ke nomor 
081913215160 (XL) atau  
081357033307 (simpati) atau 
PIN BB 270cd0c5

2. Untuk proses transfer kami memiliki rekening di bank BCA, BNI, MANDIRI, dan BRI. Silakan pilih dan sebutkan dalam sms.

3. Kami akan memberikan SMS balasan yang berisi jumlah uang yang harus Anda transfer.

4. Setelah Anda melakukan transfer, silakan segera konfirmasi/ beritahu kami melalui SMS atau BBM. 

5. Setelah itu sms-kan juga Nama dan Alamat lengkap Anda. Jangan lupa sertakan juga kode pos.

6. Setelah uang masuk ke rekening kami, kami akan segera mengirimkan barangnya.

7. Setelah barang terkirim, kami akan mengirimkan nomor barcode bukti pengiriman barang agar Anda bisa melakukan pelacakan barang. 

8. Proses selesai. Anda tinggal menunggu kedatangan barang. Untuk kota-kota di Jawa Timur dan Jakarta biasanya akan sampai dalam semalam. Di luar itu biasanya akan sampai 2 - 5 hari kemudian.



Monday, February 10, 2014

KONTAK

Apabila ada hal yang perlu ditanyakan terkait produk TETES MATA HERBAL RADIX VITAE, harga, cara pemesanan, cara transfer, cara pemakaian, atau hal lain silakan hubungi saya

TIA MAHENDRA

NOMOR HP         : 081913215160 (XL) atau 

                            081357033307 (SIMPATI)

PIN BB               : 270cd0c5 (tidak aktif)

TWITTER            : @RADIXVITAE_TIA

TETES MATA HERBAL RADIX VITAE

KELAINAN MATA SILINDRIS

KELAINAN MATA

Wednesday, January 15, 2014

KAPSUL RADIX VITAE TELAH KAMI KIRIM

BUKTI KIRIM RADIX VITAE 15 JANUARI 2014
Gambar yang saya unggah di samping ini adalah bukti pengiriman barang susulan yang mengalami keterlambatan selama beberapa hari ini. 

Bagi para pelanggan, kami mohon maaf yag sebesar-besarnya atas keterlambatan ini.

Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang Anda berikan kepada kami, meskipun paket yang kami kirimkan belum lengkap.

Monday, January 13, 2014

KETERLAMBATAN KAPSUL ANGELICA

Yth. Para Pelanggan Radix Vitae

Bagi para pelanggan radix vitae, perlu kami sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kapsul angelica yang seharusnya sudah Bapak/Ibu terima namun sampai saat ini belum kami kirimkan. Hal ini karena ada keterlambatan pengiriman dari pihak pemasaran pusat.

Jika kapsul sudah siap, kami, Toko Online Radiix Vitae, akan mengirimkan kapsul tersebut ke alamat Bapak/Ibu tanpa memungut biaya kirim. Beban pengiriman atas keterlambatan ini sepenuhnya kami tanggung.

Demikian pemberitahuan ini, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Terima kasih.

Tia Mahendra.

Monday, November 25, 2013

PECAHAN KACA MASUK KE MATA

Satu lagi pengalaman dari Bapak Aris di Bukit Tinggi (Mohon maaf Pak Aris, pengalaman Anda saya bagi di sini). Sepuluh tahun yang lalu Pak Aris pergi ke Jakarta. Ketika itu ada perkelahian pelajar. Beliau terkena lemparan batu. Celakanya batu tersebut mengenai kacamata yang dikenakannya dan pecahan kacamata tersebut masuk ke mata beliau.

Setelah kejadian tersebut Pak Aris menjalani operasi. Pada operasi tahap pertama,  hanya sebagian pecahan kaca yang bisa diambil. Sisanya harus diambil lagi pada operasi tahap berikutnya. Tetapi karena berbagai alasan, operasi tahap kedua belum dijalani oleh Pak Aris.

Akibat trauma kecelakaan tersebut, rupa-rupanya Pak Aris kemudian menderita glaukoma. Baru-baru ini kondisi mata Pak Aris agak menurun. Hal ini karena Pak Aris baru-baru ini mata beliau terkena benturan. Mungkin pecahan kaca yang di dalam mata mengalami pergeseran sehingga menyebabkan luka baru di dalam mata.

Pak Aris merasakan kepala pusing, mata nyeri seperti ada urat yang ketarik, tengkuk juga tegang. Kemudian dari putra beliau yang kuliah, Pak Aris mengenal blog ini. Setelah melalui proses konsultasi, Pak Aris memutuskan untuk mencoba memakai RADIX VITAE. Dan ternyata setelah pemakaian radix vitae, mata terasa mengganjal. (Tentang reaksi mata terasa mengganjal, itu adalah reaksi wajar yang terjadi pada para penderita glaukoma, karena proses keluarnya kotoran di saluran humour aquos.) Namun setelah 10 hari,  berbagai keluhan rasa sakit mata sudah berkurang.

Radix memang tidak bisa mengeluarkan pecahan kaca di dalam mata, tetapi bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan berbagai rasa sakit yang menyiksa.

Awal mula ketika Pak Aris bercerita bahwa di dalam bola matanya masih ada pecahan kaca, saya secara pribadi tidak yakin bahwa RADIX VITAE bisa menolong. Terus terang saya belum pernah menangani kasus seperti ini. Namun ketika Pak Aris memberikan laporan kemajuan pengobatan dengan radix vitae tersebut, saya jadi lega.

Jadi yang penting kita harus berikhtiar, yakin, dan berserah kepada Allah bahwa kita akan disembuhkan. Terima kasih Pak Aris sudah memberikan laporan dan berbagi. Cerita Anda akan memotivasi orang lain. Terima kasih.

GLAUKOMA SEMBUH, TEKANAN BOLA MATA STABIL

Bu Tia, Alhamdulillah dan isya Allah mata sy sdh enakan. Tiga kali kontrol dokter, hasilnya tekanan bola mata bagus terus (17). Rasa sakit di mata, kepala pusing, dan nyeri di tengkuk sudah hilang. ( Ny. Lukito Joko Anggoro- Ungaran Jateng)

Demikian kira-kira bunyi sms yang saya terima pagi ini dari salah seorang pelanggan radix vitae. Kabar yang menggembirakan tentunya. Saya selalu merasa ikut senang dan lega setiap membaca pesan pendek semacam itu. Hanya saja tidak ada kesempatan untuk selalu berbagi melalui blog ini. Maklum berbagai aktivitas dan kegiatan sehari-hari yang banyak menyita waktu sehingga kadang nggak sempat menulis. Padahal saya yakin cerita-cerita seperti ini sangat membantu dan memotivasi sesama penderita penyakit mata, glaukoma khususnya.

Banyak sekali testimoni yang terlewatkan dan tidak sempat saya tulis di blog ini. Banyak yang menyampaikan kabar baik semacam itu tapi via telepon sehingga tidak bisa saya tampilkan di sini. Kalau disampaikan via SMS atau email tentu akan lebih mudah terdokumentasi. Tetapi nggak masalah. Yang penting obat tetes ini sudah membantu banyak orang.

Semoga selalu sehat Ibu Lukito!!

Sunday, May 12, 2013

PROMO Rp 400.000,00 SUDAH TERMASUK ONGKOS KIRIM

Sebagai bentuk penghargaan kepada para pelanggan radix vitae, RADIX VITAE mengeluarkan PAKET BONUS. Tetes mata radix vitae yang biasanya dijual dengan harga Rp 400.000,00 dan Kapsul Angelica yang biasanya Rp 100.000,00, keduanya kini dijual paket dengan harga hanya Rp 380.000,00 (tiga ratus delapan puluh ribu rupiah).

Untuk TOKO ONLINE RADIX VITAE harga tersebut masih ditambah ongkos kirim Rp 20.000,- ke seluruh Indonesia. Jadi total biaya yang harus ditransfer Rp 400.000,00.

Manfaatkan kesempatan berharga ini. Atasi permasalahan penyakit dan kelainan mata Anda dengan RADIX VITAE. Salam.

Sunday, January 27, 2013

AIR KOLAM RENANG JUGA BERBAHAYA UNTUK PENDERITA GLAUKOMA

Beberapa minggu yang lalu ada salah seorang pengguna radix vitae dari Malang yang menderita glaukoma melaporkan kejadian yang dialaminya. Awalnya, setelah menggunakan radix vitae, matanya terasa enak. Namun ketika liburan di Jakarta dia beberapa hari berenang di kolam. Akibatnya, matanya kembali bermasalah. Tampak merah dan mata kembali sakit.

Jadi, selain air hujan seperti pada posting sebelumnya, penderita glaukoma juga harus hati-hati terhadap air kolam renang. Mungkin kandungan kaporit yang biasa digunakan di kolam renang yang berdampak buruk bagi mata penderita glaukoma.

Semua yang saya ceritakan di sini berasal dari pengalaman saya pribadi dan pengalaman para penderita glaukoma yang menggunakan radix vitae dari saya. Mungkin dokter tidak memberi tahu pantangan-pantangan tersebut, sehingga kalau saya beritahu tentang berbagai pantangan tersebut tidak percaya dan melakukan cross chek ke dokter. Tentu dokter akan bilang nggak apa-apa kena sinar matahari dan lain-lain seperti pada posting saya sebelumnya. Namun setelah tahu akibatnya, rata-rata para penderita mengakui kebenaran apa yang saya sampaikan.

Tuesday, January 22, 2013

HATI-HATI DENGAN AIR HUJAN

Selama ini kondisi mata saya sudah normal. Meskipun pernah didiagnosis menderita glaukoma, alhamdulillah berkat radix vitae derita sakit yang pernah saya alami tidak terjadi lagi. Dalam posting terdahulu saya pernah mengatakan bahwa sinar matahari, rokok, kopi, alkohol, dan obat-obatan yang dijual bebas sangat berbahaya terhadap glaukoma. Baru-baru ini saya menemukan satu hal lagi yang menimbulkan efek kurang baik terhadap mata, yaitu air hujan.

Beberapa kali terkena air hujan mata saya terasa cekot-cekot seperti keluhan awal saat pertama kali menderita glaukoma. Awalnya saya tidak mengira bahwa hal itu disebabkan oleh air hujan. Tetapi setelah mempelajari beberapa kali, ternyata keluhan saya itu terjadi setelah mata terkena air hujan.

Melalui tulisan ini saya ingin memperingatkan kepada para penderita penyakit mata agar hati-hati terhadap paparan air hujan. Khususnya bagi penderita glaukoma. Selain itu, Anda juga harus hati-hati terhadap berbagai pantangan yang telah saya sebutkan di atas.

Sebenarnya banyak sekali penderita glaukoma yang telah tertolong berkat radix vitae, namun karena keterbatasan kesempatan, saya belum bisa menceritakan testimoni para penderita glaukoma yang sudah tertolong. Sampaikan kabar bahagia ini kepada orang lain. Agar para penderita glaukoma yang lain juga bisa tertolong. Jangan sampai terlambat.

Saturday, January 5, 2013

HARGA TETES MATA RADIX VITAE Rp. 400.000,00 DAN GRATIS ONGKOS KIRIM

Sejak ditemukan pertama kali pada tahun 2002 hingga sekarang, obat tetes mata herbal radix vitae telah terbukti membantu ratusan ribu orang yang mengalami  berbagai penyakit mata. Banyak orang yang awalnya ragu menggunakan obat tetes mata ini akhirnya menjadi sangat yakin dan turut memperkenalkan obat tetes mata herbal ini kepada para penderita yang lain.

Obat Tetes Mata Herbal Radix Vitae ini adalah anugerah besar dari Allah Yang Mahakuasa melalui hasil alam Indonesia yang selama ini tidak mendapat perhatian. Melalui tangan Bapak Heinrich Melcher, buah keben yang awalnya tidak terlalu berguna itulah, kini bisa diubah menjadi obat pembawa kesembuhan berbagai penyakit mata.

Menyadari besarnya anugerah alam tersebut, layak kiranya jika PT VITAE INTERNATIONAL masih tetap memberlakukan harga yang sudah dipatok sejak tahun 2005, yaitu Rp. 400.000,00 (empat ratus ribu rupiah) hingga sekarang 2013.

TOKO ONLINE RADIX VITAE, sebagai salah satu penyalur obat tetes mata herbal tersebut juga ingin memberikan pelayanan yang maksimal kepada para pelanggan setia dan calon pembeli radix vitae. Oleh karena itu, TOKO ONLINE RADIX VITAE tidak membebankan biaya kirim kepada pembeli. Dengan kata lain GRATIS ONGKOS KIRIM (Untuk pengiriman melalui POS INDONESIA).

Manfaatkan kesempatan ini, sebelum saya mengakhiri PROMO GRATIS ONGKOS KIRIM.

Friday, October 12, 2012

STOK TETES MATA RADIX VITAE NORMAL

Para pelanggan radix vitae, kami beritahukan bahwa sejak tanggal 9 Oktober 2012, stok radix vitae di TOKO ONLINE RADIX VITAE, sudah kembali normal. Para pelanggan dan calon pembeli yang ingin memakai produk tersebut, kini tidak perlu menunggu terlalu lama.

Salam,
Tia Mahendra

Saturday, October 6, 2012

KETERLAMBATAN PENGIRIMAN

Kami, TOKO ONLINE RADIX VITAE, mohon maaf atas ketidaknyamanan para pelanggan RADIX VITAE yang disebabkan oleh keterlambatan pengiriman stock barang dari pusat. 

Dalam kesempatan ini kami ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Hari/Eko Genteng Wetan, Banyuwangi
2. Sdri. Lidia Liliana, Jember
3. Ibu Sri Wahyu Astriyani, Wangon Banyumas
4. Sdri. Ayu Santa Lidwana Lubis, Seibanban, Serdang Bedagai, Sumatra Utara
5. Bapak Doni Maryadi, Panam Pekanbaru, Riau
6. Bapak H. Fauzi, Amuntai, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Kami akan memberikan uang kembalian sebagai kompensasi atas keterlambatan ini jika Bapak atau Ibu sudah transfer uang sebelum tanggal 6 Oktober 2012.

Semoga hari Senin, 8 Oktober 2012, stock paket radix vitae sudah tersedia lagi. 

Salam Hormat,
Tia Mahendra
TOKO ONLINE RADIX VITAE

Friday, September 28, 2012

GLAUKOMA SUDUT TERBUKA

Glaukoma adalah penyakit mata yang secara bertahap mencuri penglihatan. Gejala awal penyakit glaukoma sudut terbuka kadang sulit dilihat. Glaukoma sudut terbuka ini berkembang perlahan-lahan dan kadang-kadang tidak menunjukkan gejala kehilangan penglihatan selama bertahun-tahun.
Kebanyakan orang yang menderita penyakit glaukoma sudut terbuka tetap merasa baik dan tidak merasakan perubahan dalam penglihatan mereka. Hal ini karena hilangnya penglihatan berawal dari tepi atau dari samping. Sementara itu ketajaman penglihatan masih bagus. 
Pada saat seorang pasien menyadari kehilangan penglihatan, biasanya penyakit ini sudah terlanjur parah.  
Tanpa pengobatan yang tepat, glaukoma dapat menyebabkan kebutaan. Namun demikian, kabar baiknya adalah bahwa dengan pemeriksaan mata secara teratur, deteksi dini, dan pengobatan, Anda dapat mempertahankan penglihatan Anda.

Pemeriksaan Mata

Karena gejala awal penyakit glaukoma sudut terbuka sulit sekali terdeteksi, sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin sebelum Anda menderita kerusakan yang parah pada mata Anda. Dokter akan segera membantu mengatasi penyakit Anda, jika glaukoma terdeteksi lebih awal.

Kerusakan Saraf Optik

Kerusakan saraf optik terjadi apabila saraf optik tertekan dalam jangka waktu yang lama. Tekanan ini disebabkan oleh tingginya tekanan bola mata atau tekanan intra okuler (TIO) atau intra ocular pressure (IOP). Tekanan bola mata yang tinggi biasanya terjadi karena adanya penumpukan cairan humour aquos di dalam bola mata. Cairan homour aquos ini berbeda dengan air mata. Air mata dihasilkan oleh kelenjar di luar mata untuk melembabkan mata. Cairan humour aquos diproduksi oleh ciliary body (tubuh ciliari).

Faktor Risiko

Orang yang memiliki risiko lebih tinggi menderita glaukoma adalah bangsa Afrika, Amerika, atau Amerika Latin. Namun demikian, di Indonesia penderita glaukoma ini juga sangat banyak. Bahkan penyakit ini merupakan penyebab kebutaan terbesar setelah katarak. Penderita diabetes dan jantung juga memiliki risiko lebih tinggi. Selain itu, risiko glaukoma bertambah seiring dengan bertambahnya usia.


Thursday, September 27, 2012

CARA MENGOBATI MATA MINUS

Cara Mengobati Mata Minus – “Apakah mata minus bisa di obati ?”, “Apakah mata minus bisa kembali normal ?”. Pertanyaan pertanyaan itu mungkin sering di tanyakan oleh anda yang menderita mata minus, rabun jauh atau istilah kedokterannya adalah Miopia, dan iya mata minus bisa di obati atau di buat kembali normal.
Biasanya mata minus terjadi jika kita sering berkerja atau melihat sesuatu dengan jarak dekat terlalu lama. Ketika ini terjadi otot di mata kita yang mengatur fokus mata akan terbiasa dengan kondisi seperti ini. Menggunakan kacamata untuk mengkoreksi mata minus akan memaksa otot mata Anda untuk terbiasa dengan kondisi yang tidak normal sehingga dapat membuat mata minus semakin parah ketika anda tetap melalukan pekerjaan rutin secara dekat.
Lalu bagaimana cara mengurangi  minus pada mata atau cara mengobati mana minus. Sebelum di jelaskan lebih lanjut, sebaiknya anda perlu tahu beberapa penyebab utama kenapa kemampuan penglihatan kita bisa menurun:

Berikut penyebab kemampuan mata menurun:
  • Pola makan yang tidak sehat, seperti asupan karbohidrat sederhana yang berlebihan dan makanan yang terlalu diolah, serta makan ketika merasa stress
  • Kebiasaan membaca yang salah seperti membaca sambil tiduran dan membaca di tempat dengan penerangan yang kurang.
  • Polutan di udara, air dan makanan (bahan kimia, pengawet dll)
  • Konsumsi gula yang berlebihan
  • Kurang terkena sinar matahari
  • Tempat kerja yang buruk
  • Terlalu banyak menonton televisi
  • Memakai monitor komputer yang buruk
  • Pola perilaku penyangkalan dan kecanduan
Beberapa hal lain yang perlu juga di perhatikan:
  • Kondisi mental sangat berpengaruh pada kesehatan pengelihatan mata (vision fitness)
  • Memakai kacamata yang sesuai dengan ukuran minus/plus kita, justru akan membuat kita semakin tergantung dengan kacamata dan tidak ada kesempatan untuk memperbaiki penglihatan kita. Dalam buku ini disarankan, untuk memakai kacamata yang setingkat lebih rendah (dengan kemampuan penglihatan sekitar 87,5%) sehingga mata berusaha untuk memperbaiki fokusnya, dan pada akhirnya bisa mengurangi ketergantungan pada kacamata.
  • Kondisi mata yang terkadang terasa capek, perih, buram dsb, adalah suatu pertanda/pesan dari mata, kalau mata sudah terlalu capek, maka dari itu jika kita mengalami hal-hal tersebut, segera istirahatkan mata anda untuk beberapa saat
Cara Mengurangi Minus Mata
  • Lepaskan kacamata jika memungkinkan
  • Lihat ke benda-benda dengan jarak yang berbeda
  • Kedip secara normal, tidak teralu cepat dan lambat
  • Tutup mata Anda, gunakan telapak tangan anda dan berikan sedikit tekanan kepada mata Anda. Ini akan membantu otot Anda menjadi lemas.
  • Melihat benda yang bergerak juga membantu untuk melemaskan otot mata Anda.
  • Makan buah wortel dan berbagai macam buah yang berwarna jingga lainnya tau buah buahan yang asam.
  • Usahakan pergi ke pegunungan hijau, persawahan atau laut yang luas.
Latihan Senam Mata

Untuk sedikit mengatasi mata yang lelah atau mata stres yang dapat berakibat pada kecacatan mata seperti rabun jauh / miopi / mata min dan rabun dekat / hiper metropi / mata plus, mata lelah dapat sedikit dibantu dengan melakukan latihan senam mata untuk merangsang otot mata agar dapat berkontraksi dengan baik.
Latihan senam mata mungkin saja dapat mengobati / menyembuhkan mata minus / rabun jauh serta mata plus / rabun dekat yang akan membebaskan anda dari kacamata dan lensa kontak yang terkadang membosankan dan menyebalkan.

Obat Herbal Untuk Mengobati Mata Minus
Selain menggunakan cara cara diatas, anda juga bisa menggunakan produk herbal untuk mengobati mata minus, yaitu menggunakan Obat Tetes Mata Herbal Radix Vitae.
Tetes mata herbal dapat menyembuhkan mata minus terutama bagi penderita yang masih berada di bawah usia 17 tahun dan penderita minus yang diakibatkan tekanan bola mata tinggi.
Selain itu, radix vitae juga bisa mengobati glaukoma, katarak, silindris, pterigium dan lain-lain.

Tuesday, July 10, 2012

PENGOBATAN MATA MINUS

diambil dari http://www.unleash-your-vision.com
Dalam kemasan botol radix vitae, tertulis bahwa obat tetes mata ini bisa digunakan untuk menyembuhkan mata minus. Namun demikian, saya sebenarnya tidak terlalu berani berjanji muluk-muluk dan menjamin bahwa tetas mata ini bisa mengatasi semua mata minus.

Penderita minus yang akan menggunakan produk radix vitae perlu memperhatikan hal-hal berikut.
  1. Dilihat dari segi cepat lambatnya pertumbuhan, mata minus dibedakan menjadi dua yaitu minus biasa dan progresif. Minus progresif adalah minus yang perkembangannya cepat. Mata minus progresif lebih sulit disembuhkan.
  2. Penderita minus  yang berusia di bawah 17 tahun, masih ada kemungkinan lebih mudah disembuhkan karena mata masih dalam tahap pertumbuhan.
  3. Mata minus bisa disebabkan oleh bentuk anatomi mata yang kondisi bawaannya lonjong ke belakang. Bentuk mata seperti ini menyebabkan jarak antara lensa mata dan retina terlalu jauh, sehingga bayangan benda yang terjadi jatuh tidak tepat di retina tetapi di depan retina. Terjadilah mata minus. Mata minus model seperti ini tidak bisa diatasi dengan radix vitae.
  4. Ada juga mata minus yang terjadi karena tekanan bola mata tinggi. Tekanan bola mata tinggi menyebabkan bola mata membesar. Bola mata yang membesar menjauhkan jarak antara lensa mata dan retina. Terjadilah minus. Mata minus jenis ini bisa diatasi dengan radix vitae karena radix vitae mempunyai kemampuan menurunkan tekanan bola mata.  Kalau tekanan turun, jarak antara lensa dan retina bisa berkurang. minus pun bisa berkurang
Itu beberapa hal yang perlu diketahui tentang minus. Untuk memastikan semua kondisi itu, Anda  perlu konsultasi dengan dokter mata Anda.

Tuesday, June 12, 2012

PAK ANTON: PAKAI RADIX VITAE MATA NYAMAN

Beberapa saat yang lalu, saya mendapat kabar dari Pak Anton, salah seorang dosen di Yogyakarta. Beliau adalah penderita glaukoma. Penyakit ini bermula ketika ada kecelakaan kecil  yang menimpa beliau. Matanya terkena smash shuttlecock (kok) ketika bermain bulu tangkis. Ternyata kecelakaan kecil tersebut berakibat buruk terhadap matanya. Tekanan bola mata meningkat dan mata terasa sangat sakit. 

Beliau awalnya ragu-ragu mau menjalani terapi menggunakan radix vitae. Hal itu karena beliau masih menjalani pengobatan rutin di Rumah Sakit Mata Yap Jogja. Berkat pengobatan di rumah sakit tersebut tekanan bola matanya sudah menjadi normal. Namun sayangnya, meskipun tekanan bola mata normal, pandangan matanya semakin lama semakin kabur. Akhirnya diputuskannya untuk mencoba menggunakan radix vitae.

Alhamdulillah, saat ini pandangan matanya sudah terang kembalI, rasa sakit yang diderita telah hilang, dan mata terasa nyaman. Pak Anton melapor bahwa dia tidak lagi merasakan keluhan seperti yang dialami selama ini. Dia bilang takut periksa ke dokter. Jangan-jangan nanti tekanan bola mata masih tinggi.

Kami menyarankan agar penderita yang mengalami kasus seperti ini tetap memeriksakan diri ke dokter agar diketahui secara pasti tekanan bola matanya. Seandainya belum sempat memeriksakan diri, ada cara sederhana yang bisa ditempuh untuk mengetahui naik turunnya tekanan bola mata. Mata yang mengalami tekanan bola mata tinggi biasanya akan lebih keras. Ini bisa diraba saat kita memejamkan mata. Kita harus pelan-pelan menekan kelopak mata. Jika terasa lebih keras dari biasanya, tekanan bola mata sedang meningkat.

Selain itu kita bisa berdiri di depan cermin. Dengan saksama kita amati bola mata kita. Jika ada garis-garis merah yang menonjol atau pembuluh darah yang terlihat lebih merah di mata kita, itu tandanya tekanan bola mata juga sedang naik.

Demikian semoga bermanfaat.

Saturday, June 9, 2012

GLAUKOMA SEPERTI APA YANG BISA DISEMBUHKAN?

Sebelum memberikan layanan penjualan tetes mata radix vitae, kalau calon pembeli berkonsultasi terlebih dahulu saya akan selalu menanyakan bagaimana kondisi penyakit glaukoma yang dialami penderita. Glaukoma yang biasanya diderita para pasien adalah galukoma kronis dan akut. Untuk memahami berbagai jenis glaukoma bisa dilihat di sini.

Dari kedua jenis glaukoma tersebut, glaukoma akut lebih berbahaya. Hal ini karena kadang penderita tidak merasakan gejala apa-apa, tetapi tiba-tiba langsung buta. Secara medis, dokter spesialis mata selalu bilang bahwa glaukoma adalah penyakit mata yang tidak bisa disembuhkan dan harus menjalani pengobatan seumur hidup. Radix vitae termasuk bisa membantu mengobati glaukoma, namun tidak semua glaukoma bisa diobati.

Sebelum penggunaan radix harus dipastikan dulu beberapa hal yang terkait kondisi mata agar kita tidak terlalu berharap banyak pada radix vitae dan akhirnya kecewa. Yang harus kita ketahui adalah sebagai berikut:
  1. Tekanan bola mata, apakah tinggi, normal, atau fluktuatif?
  2. Saluran humour aquos sudah buntu total ataukah sekedar tersumbat sedikit?
  3. Lapang pandang mata, masih luas, atau sudah menyempit. Biasanya pakai tes perimetri.
  4. Saraf mata yang masih aktif atau masih hidup berapa persen. (Radix vitae hanya bisa mempertahankan saraf mata yang masih hidup tetapi tidak bisa  menghidupkan saraf yang sudah mati.)
  5. Kalau pernah menjalani tes blind spot, titik-titik kebutaannya menyebar atau fokus di satu tempat? Jika  titik kebutaan menyebar, kondisi seperti itu akan lebih cepat memburuk.
Kelima hal tersebut saling terkait dan berpengaruh terhadap berhasil tidaknya pengobatan dengan radix. Radix vitae akan bisa berhasil membantu, jika kondisi mata penderita belum terlalu parah. Kondisi yang sudah terlalu parah akan memperkecil peluang untuk sembuh. 

Untuk mengetahui cara kerja radix vitae, silakan baca di sini.

Friday, June 8, 2012

GLAUKOMA SEMBUH, MENANTU SAYA SUDAH BISA NYETIR

Beberapa saat yang lalu saya dapat telepon dari seseorang yang tidak saya kenal. Beliau berkata, "Mbak Tia, terima kasih atas bantuannya. Maaf sudah lama baru ngabari. Menantu saya sekarang sudah bisa melihat dengan jelas lagi. Terima kasih sekali." Belum sempat saya bertanya-tanya telpon sudah keburu ditutup. Padahal saya belum tahu identitas si penelepon.

Akhirnya saya cari di data pembeli radix vitae. Nomor HP tersebut ternyata milik Bapak Tatang Hidayat di Bangka Belitung. Memang tidak semua pembeli radix vitae memberi kabar tentang perkembangan yang dialami setelah memakai radix vitae. Kalau ada kabar seperti ini saya turut bersyukur. Saya sudah pernah mengalami derita glaukoma dan bisa memahami betapa bahagianya bisa lepas dari pengobatan rutin dengan obat-obatan kimia yang bikin kesemutan.

Lain waktu Pak Tatang Hidayat menelepon kembali dan kali ini beliau mengabarkan bahwa menantunya sudah bisa menyetir kembali. Padahal menurut penuturan beliau, sebelumnya pandangan mata menantunya sudah berkabut, remang-remang. Dokter mengatakan bahwa kondisi tersebut sudah sulit diatasi. Tapi Alhamdulillah, sekarang bisa melihat dengan terang lagi. Menantunya yang sebelumnya frustasi, sekarang menjadi bersemangat lagi.

Saya turut bersyukur. Tapi jangan lupa tetap harus jaga kondisi. Jangan sampai saluran humour aquos tersumbat lagi. Jangan kena benturan. Semoga semakin banyak pasien glaukoma yang bisa tertolong. Bagi pembaca yang memiliki teman atu kerabat penderita glaukoma tolong sebarkan informasi ini.

Sunday, May 6, 2012

BLACKBERRY SUDAH AKTIF

Setelah menjalani rawat inap di SERVICE CENTER kurang lebih satu bulan, tanggal 4 Mei kemarin Blackberry saya akhirnya bisa pulang. Namun sayang, harus ganti total karena mesin yang lama tidak bisa diselamatkan lagi. Otomatis nomor PIN-nya berubah. Padahal saya tidak mem-back up nomor-nomor PIN yang sudah masuk. Oleh karena itu, para pelanggan radix vitae yang ingin berkomunikasi atau konsultasi via BB terpaksa harus nge-add PIN kami yang baru. Sekali lagi mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Salam,
Tia Mahendra


Saturday, March 17, 2012

SETELAH OPERASI KATARAK, PERHATIKAN HAL BERIKUT


a.      Hindari benturan atau tusukan pada mata.
b.      Mata yang telah dioperasi tidak boleh terkena air selama 2 minggu.
c.       Cuci rambut harus tengadah (seperti di salon).
d.     Tidak diperbolehkan sujud selama 4 minggu, bila akan jongkok atau menunduk harus hati- hati.
e.       Jika mengalami batuk yang hebat atau susah buang air besar harus segera berobat ke dokter.
f.        Obat harus dipakai secara teratur dan sesuai anjuran dokter.
g.      Tidak diperbolehkan mengangkat barang yang berat.
h.      Tidak diperbolehkan menggosok mata yang telah dioperasi.
i.        Tidak diperbolehkan melakukan hubungan intim selama 2 minggu.
j.    Jika keluar rumah, mata yang dioperasi harus ditutup dengan verband steril/ doff  selama 2 minggu, tiap hari verband diganti 2 kali.
k.   Jika ada keluhan nyeri yang hebat atau penglihatan menurun segera kontrol ke dokter walaupun belum waktunya.
l.        Kontrol pertama setelah operasi  adalah 1 minggu setelah operasi.
sumber tulisan ada di sini
http://cicendoeyehospital.org/index.php/cicendo/edukasi_pasien

Sunday, January 1, 2012

SINAR MATAHARI PICU KATARAK

TRIBUNNEWS.COM - Selain faktor usia, pemicu utama terjadinya katarak adalah sinar ultraviolet (matahari). Warga diimbau menggunakan pelindung agar jumlah penderita bisa diminimalisir.
Ketua Perhimpunan Dokter Mata Indonesia Cabang Palembang, Dr dr Anang Tribowo mengungkapkan terjadi kenaikan jumlah angka kebutaan di Sumsel. Pemicu utamanya adalah katarak. Terdata dari 7,44 juta warga Sumsel hampir 111.695 jiwa mengalami kebutaan dan 58,08 jiwa menderita katarak.

"Kalau kita kalkulasi hampir 1,5 persen warga Sumsel menderita kebutaan, dan diprediksi jumlahnya akan terus meningkat diakhir 2011, nanti," rinci Anang.
Khusus di Palembang, lanjut Anang, penderita kebutaan capai 21.793 jiwa dan hampir 11.332 menderita katarak dari total 1,452 juta warga Palembang. Dari sisi jumlah, kata dia, angka ini termasuk tinggi dan wajib diwaspadai semua umur.

"Jangan berpikir katarak itu hanya milik orang tua, anak kecil dan usia dewasa pun banyak. Makanya saya bilang penyakit ini tidak bisa dicegah namun dampaknya saja yang bisa diperkecil," beber Anang saat melakukan paparan antisipasi kebutaan di ruang Parameswara, Kamis (29/12/2011) siang.
Anang mengungkapkan itu dihadapan masyarakat dan jajaran dokter yang bernaun dalam Dinas Kesehatan Kot` Palembang. Anang merinci, dari sisi penyebab maupun penelitian gangguan mata akibat munculnya lapisan didepan kornea mata ini karena radiasi sinar ultraviolet atau matahari. Bahkan ini jadi pemicu tertinggi.

"Makanya kami imbau agar warga yang beraktifitas di luar selalu menggunakan pelindung mata agar sinarnya tidak langsung kena dimata, seperti menggunakan kacamata karena dari survey kita justru ultraviolet yang jadi pemicu utama," rinci dr Anang. Selain itu, pola makan, faktor usia, asupan gizi dan tingkat kebersihan lingkungan. Jangan lupa, lanjut dia, adalah faktor genetik atau keturunan serta penyakitcpenyakit tertentu.
Dikatakan Anang, jika orang tua menderita katarak hampir 30 persen penyakit itu akan diteruskan kepada anak-anak maupun keturunanya. Begitupun penderita hipertensi dan diabetes kemungkinan 40 persen juga akan menderita katarak.


"Masuk usia senja atau diatas 50 tahun, indikasi katarak pasti muncul. Dan hampir 80 persen penderita katarak adalah orang tua dengan sejarah penyakit itu, baik keluarga maupun keturunan langsung," kata dr Anang.

Lalu bagaimana penanganannya penyakit ini juga sudah muncul. Kata dr Anang, tidak ada jalan lain kecuali operasi pengambilan atau pelepasan selaput. "Wajib operasi, soal biaya bervariasi tergantung alat dan fasilitas di rumah sakit itu, kalau biaya standarnya Rp 3 sampai Rp 7,5 juta," katanya.
Tulisan asli ada di sini.

BUKTI PENGIRIMAN BARANG


Para pembeli radix vitae yang baru pertama kali membeli produk secara online, kadang khawatir jika barang tidak dikirim. Saya sering kesulitan bagaimana meyakinkan para calon pembeli. Saya jelas tidak mungkin menampilkan semua bukti kirim. Tetapi sebagian besar bukti pengiriman barang masih saya simpan.

Berikut ini saya sertakan foto-foto koleksi bukti kirim. Semoga dengan beberapa foto berikut para calon pembeli (terutama yang masih awam tentang pembelian online) semakin yakin bahwa saya memang benar-benar mengirimkan barang yang telah dipesan oleh pembeli.

Di dunia maya mungkin memang masih ada orang yang melakukan penipuan. Saya sangat menghargai kehati-hatian calon pembeli. Namun bukan berarti semua penjual online adalah penipu.

Foto-foto yang saya tampilkan berikut ini adalah sebagian bukti bahwa saya memang mengirimkan barang yang telah dipesan. Dan saya berharap tidak ada lagi yang meragukan keseriusan saya dalam melayani pembeli.

PAYUNG HASIL PENUKARAN BUKTI KIRIM EKSPRES POS
Semester kedua tahun 2011 kemarin, PT POS INDONESIA menyelenggarakan program penukaran bukti kirim dengan beberapa merchandise (spt payung, mug, jam meja, jam dinding dll). Namun tidak semua bukti kirim bisa ditukarkan. Hanya bukti kirim EKSPRES, EMS, DAN PAKET EKSPRES yang bisa ditukarkan. Tiga payung yang saya miliki tersebut hasil penukaran yang saya lakukan akhir Desember 2011 kemarin.

Pengiriman EKSPRES radix vitae memang sedikit lebih mahal. Antara kurang lebih Rp 20.000,- hingga Rp 30.000,-. Namun demikian, saya telah berkomitmen untuk menarik biaya kirim ke seluruh Indonesia hanya Rp 10.000,-. Jadi berapa pun biaya pengirimannya, saya hanya membebani pembeli Rp 10.000,-.

Namun untuk jasa pengiriman lain, saya membebani pembeli lebih tinggi. Karena pernah suatu saat untuk paket radix vitae kena biaya kirim hampir Rp 50.000,-.










Sunday, December 18, 2011

CARA KERJA PENGOBATAN RADIX VITAE UNTUK GLAUKOMA

Dalam posting berikut ini akan saya sampaikan jawaban yang biasanya saya berikan terhadap pertanyaan "Bagaimana sebenarnya cara kerja radix dalam mengatasi glaukoma?".

Permasalahan utama yang terjadi pada penderita glaukoma adalah terjadinya peningkatan tekanan bola mata. Peningkatan tekanan bola mata itu terjadi karena cairan humour aquos yang terdapat di dalam bola mata tidak dapat keluar secara teratur. Hal ini terjadi karena adanya sumbatan pada saluran humour aquos. Cairan humour aquos yang tidak dapat keluar tersebut akan menyebabkan bola mata membesar dan menekan saraf optik di belakang retina. Saraf optik yang tertekan dalam jangka waktu lama akan mati dan tidak dapat lagi bertugas menyalurkan sinyal ke otak. Akhirnya kita tdk bisa melihat.

Dalam menangani kasus glaukoma, semua dokter spesialis mata akan berusaha menurunkan tekanan bola mata pasien agar bola mata mengecil dan saraf optik tidak tertekan. Berbagai langkah ditempuh mulai dari pemberian obat tetes, obat oral, penembakan dengan laser pada sumbatan, hingga operasi membuat saluran humour aquos yang baru. Sekali lagi semuanya itu dilakukan untuk membuang cairan humour aquos yang menumpuk dan menurunkan tekanan bola mata.

Untuk operasi pembuatan lubang baru, dokter biasanya memberitahukan bahwa lubang itu ada kemungkinan tertutup lagi. Hal ini biasanya karena terbentuknya jaringan ikat pada lubang baru tersebut. Kalau sudah tertutup, maka pasien harus menjalani operasi ulang, begitu seterusnya.

Berdasarkan pengalaman saya, obat-obatan dari dokter kadang kurang mampu menstabilkan tekanan bola mata. Saya dulu rutin berobat ke dokter dua minggu sekali, tetapi tetap saja tekanan bola mata saya naik turun.

Setelah memakai radix, tekanan bola mata saya stabil. Saya memang tidak mengatakan ke dokter kalau sy memakai obat alternatif. Saya hanya pakai satu botol dan hasilnya sudah bagus. Saya pakai lagi satu botol setelah melahirkan anak kedua. Setelah itu nggak pernah pakai lagi. Kebetulan penyakit glaukoma yg saya alami mudah sekali dideteksi karena dulu kalau pas kumat sakitnya minta ampun. Betul-betul tidak karuan. Jadi ketika keluhan tidak ada, saya tidak periksa lagi.

Tapi saya memang tidak bisa memberi jaminan 100 % penderita glaukoma pasti bisa sembuh dg radix karena secara medis dokter selalu mengatakan bahwa glaukoma tidak bisa disembuhkan. Selain itu, berdasarkan pengalaman penderita glaukoma yang beli radix ke saya, efek ke setiap penderita tidak sama. Ada yg sehari pakai sudah merasa enak, tapi ada juga yang sudah pakai seminggu belum merasakan efek apa-apa. Mungkin dipengaruhi tebal-tipisnya sumbatan humour aquos. Mungkin juga disebabkan ada tidaknya penyakit lain yang menyertai. Penderita glaukoma yang juga menderita diabetes akan lebih sulit diobati. Radix tidak akan mempunyai efek apa2 kalau kadar gula darah penderita berada di atas 200.

Pada awal ditemukan, radix tidak diperuntukkan bagi penderita glaukoma, dan sampai sekarang pun dalam kemasannya tdk ditulis untuk galukoma. Hanya untuk mengatasi plus, minus, silindris, pterigium, dan katarak. Tetapi berdasarkan pengalaman saya, justru radix sangat efektif untuk mengobati glaukoma. Terutama untuk glaukoma stadium awal.

Mengapa Radix Vitae bisa menghilangkan sumbatan pada saluran humour aquos?

Radix vitae terbuat dari buah keben (baringtonia asiatica) yang mengadung saponin yang merupakan detergen alami yang menggerus semua kotoran di mata. Dibuat tanpa pengawet kimia.

Tak heran kalau obat ini juga bisa digunakan untuk menipiskan katarak secara bertahap. Oleh karena itu, pada awal pemakaian biasanya akan ada sisa kotoran di sudut mata yang keluar di pagi hari. Jumlahnya sangat tergantung banyak sedikitnya kotoran yang ada di mata. Biasanya kotoran tersebut membuat mata lengket.

Penggunaan radix vitae tidak menimbulkan ketergantungan dan tidak mempunyai efek samping negatif. Kalau tekanan bola mata sudah normal di bawah 20 dan tidak ada keluhan lagi penggunaan radix vitae harus dihentikan.

Faktor lain yang perlu diperhatikan untuk menentukan keberhasilan pengobatan adalah
1. Berapa persen saraf mata yang masih hidup?  Radix vitae memiliki kemampuan memperbaiki saraf mata yang rusak tetapi tidak mampu menghidupkan saraf mata yang terlanjur mati.
Persentase saraf mata yang hidup atau mati itu biasanya bisa dideteksi lewat lapang pandang (lebih akurat pakai tes perimetri). 

Konkretnya: Orang normal kalau lihat jam dinding di tembok, tanpa melirik kanan kiri masih bisa sekaligus melihat objek di kiri dan kanan jam (bisa radius tiga meter atau lebih) Orang yang lapang pandangnya sudah menyempit kadang hanya melihat separo jam atau seperempatnya. Kondisi yg lebih buruk hanya bisa lihat selebar lubang kunci)

2. Tekanan bola mata normal sebenarnya di bawah 21 mmHg. Tekanan yang cenderung stabil masih lebih aman, daripada yang fluktuatif.
3. Kondisi saluran humour aquos tertutup total atau hanya tersumbat?
4. Kalau pernah menjalani tes blind spot, titik kebutaannya fokus di satu tempat atau menyebar? Kalau titik kebutaan menyebar biasanya perkembangan ke arah kebutaan lebih cepat.
5. Menderita diabetes atau tidak? penderita diabetes lebih sulit diatasi.

Hal-hal yang harus dihindari untuk mempertahankan kondisi mata
1. Dilarang terpapar sinar matahari langsung. Buat kondisi mata senyaman mungkin.
2. dilarang merokok
3. hindari minum kopi
4. hindari makanan dalam kemasan kaleng (sarden, buah kaleng, kornet dll) Ini berdasarkan pengalaman pasien yang pernah berobat ke Singapura.
5. hindari mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas yang kontraindikasi dengan glaukoma

Saturday, December 3, 2011

PAKET BONUS RADIX VITAE

KEMASAN PAKET BONUS 2014
Sebagai bentuk penghargaan kepada para pelanggan radix vitae, RADIX VITAE mengeluarkan PAKET BONUS. Tetes mata radix vitae yang biasanya dijual dengan harga Rp 400.000,00 dan Kapsul Angelica yang biasanya Rp 100.000,00, keduanya kini dijual paket dengan harga hanya Rp 380.000,00 (tiga ratus delapan puluh ribu rupiah).

Untuk TOKO ONLINE RADIX VITAE harga tersebut masih ditambah ongkos kirim Rp20.000,- ke seluruh Indonesia. Jadi total biaya yang harus ditransfer Rp 400.000,00.

RADIX VITAE menyediakan PAKET BONUS ini sebanyak 1000 paket. 

Manfaatkan kesempatan berharga ini. Atasi permasalahan penyakit dan kelainan mata Anda dengan RADIX VITAE. Salam.

Saturday, November 19, 2011

DETEKSI DAN PENCEGAHAN GLAUKOMA

indosiar.com - Mereka yang berusia 40 tahun keatas, kemungkinan bisa mengidap penyakit Glaukoma. Namun demikian, tidak dipungkiri bisa juga menyerang semua umur dan tanpa batasan jenis kelamin. Penyakit ini timbul pada orang-orang yang mempunyai bakat glaukoma atau diakibatkan penyakit mata lain.
Apabila dapat diatasi dengan baik sebelum terjadi kerusakan retina dan syaraf mata, biasanya ada harapan untuk pulih kembali. Penderita glaukoma memerlukan pengawasan seumur hidup. Lebih awal penyakit glaukoma diketahui dan diobati, lebih baik hasil yang dicapai.
Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, glaukoma kronis akhirnya mengakibatkan kebutaan total. Glaukoma dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya.
Terdapat 4 jenis glaukoma :
- Glaukoma sudut terbuka
- Glaukoma sudut tertutup
- Glaukoma kongenitalis
- Glaukoma sekunder

Keempat jenis glaukoma ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata dan karenanya semuanya bisa menyebabkan kerusakan saraf optikus yang progresif.
 
Gejala-gejala
- Glaukoma sudut terbuka :
Pada glaukoma sudut terbuka, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif.
Hilangnya fungsi penglihatan dimulai pada tepi lapang pandang dan jika tidak diobati pada akhirnya akan menjalar ke seluruh bagian lapang pandang, menyebabkan kebutaan.

Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam.
Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala. Lama-lama timbul gejala berupa :
  • penyempitan lapang pandang tepi
  • sakit kepala ringan
  • gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan).
    Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan (disebut penglihatan terowongan).
Glaukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki.
Untuk pengobatan glaukoma sudut terbuka, obat tetes mata biasanya bisa mengendalikan glaukoma sudut terbuka. Obat yang pertama diberikan adalah beta bloker (misalnya timolol, betaksolol, karteolol, levobunolol atau metipranolol), yang kemungkinan akan mengurangi pembentukan cairan di dalam mata.
Juga diberikan pilokarpin untuk memperkecil pupil dan meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Obat lainnya yang juga diberikan adalah epinefrin, dipivefrin dan karbakol (untuk memperbaiki pengaliran cairan atau mengurangi pembentukan cairan).
Jika glaukoma tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan atau efek sampingnya tidak dapat ditolerir oleh penderita, maka dilakukan pembedahan untuk meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Digunakan sinar laser untuk membuat lubang di dalam iris atau dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian iris (iridotomi).
 
Glaukoma sudut tertutup  
Glaukoma sudut tertutup terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris.
Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak.

Serangan bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil, atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu. Glaukoma akut lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup.
Episode akut dari glaukoma sudut tertutup menyebabkan :
- penurunan fungsi penglihatan yang ringan
- terbentuknya lingkaran berwarna di sekeliling cahaya
- nyeri pada mata dan kepala.
Gejala tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut.

Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang.
Sebagian besar gejala akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang. Setiap serangan susulan akan semakin mengurangi lapang pandang penderita.
Pengobatan glaukoma sudut tertutup :
  • Minum larutan gliserin dan air bisa mengurangi tekanan dan menghentikan serangan glaukoma. Bisa juga diberikan inhibitor karbonik anhidrase (misalnya asetazolamid).
  • Tetes mata pilokarpin menyebabkan pupil mengecil sehingga iris tertarik dan membuka saluran yang tersumbat. Untuk mengontrol tekanan intraokuler bisa diberikan tetes mata beta bloker.
Setelah suatu serangan, pemberian pilokarpin dan beta bloker serta inhibitor karbonik anhidrase biasanya terus dilanjutkan. Pada kasus yang berat, untuk mengurangi tekanan biasanya diberikan manitol intravena (melalui pembuluh darah).
Terapi laser untuk membuat lubang pada iris akan membantu mencegah serangan berikutnya dan seringkali bisa menyembuhkan penyakit secara permanen. Jika glaukoma tidak dapat diatasi dengan terapi laser, dilakukan pembedahan untuk membuat lubang pada iris.
Jika kedua mata memiliki saluran yang sempit, maka kedua mata diobati meskipun serangan hanya terjadi pada salah satu mata.
 
Glaukoma sekunder
Glaukoma sekunder terjadi jika mata mengalami kerusakan akibat :
- infeksi
- peradangan
- tumor
- katarak yang meluas
- penyakit mata yang mempengaruhi pengaliran humor aqueus dari bilik anterior.

Penyebab yang paling sering ditemukan adalah uveitis. Penyebab lainnya adalah penyumbatan vena oftalmikus, cedera mata, pembedahan mata dan perdarahan ke dalam mata. Beberapa obat (misalnya kortikosteroid) juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan intraokuler.
Pengobatan glaukoma sekunder tergantung kepada penyebabnya. jika penyebabnya adala peradangan, diberikan kortikosteroid dan obat untuk melebarkan pupil. kadang dilakukan pembedahan.
 
Glaukoma kongenitalis
Glaukoma kongenitalis sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma kongenitalis seringkali diturunkan.
Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan.

Bila anda mengalami salah satu gejala diatas, segeralah konsultasi dengan dokter anda, atau periksakan mata satu tahun sekali bila dalam keluarga anda, ada yang menderita glaukoma. Karena mencegah lebih baik dari pada sudah terdeteksi menderita penyakit tersebut.(berbagai sumber/Ijs)
Naskah asli ada di sini 

Monday, October 31, 2011

MITOS SALAH TENTANG PENYAKIT MATA



Banyak mitos menyesatkan tentang penyakit mata yang tak jarang menjerumuskan penderita. Mengobati sendiri penyakit mata tak selalu aman dan perlu diwaspadai, karena tidak semua kelainan dan penyakit mata sama obatnya. Jika ada keluhan sebaiknya konsultasi langsung ke dokter. Mitos salah tentang penyakit mata seperti dibawah ini;
 
1. Penyakit mata merah disebabkan oleh debu
Tidak selalu benar. Lebih sering mata merah disebabkan oleh bibit penyakit. Kita mencurigai mata merah sebagai infeksi jika terjadi dalam musim-musim tertentu dimana banyak orang yang terkena mata merah. Bisa jadi sudah terjadi wabah mata merah di suatu kota atau wilayah.

Namun, bisa juga mata merah disebabkan oleh debu. Debu, pasir, kotoran, sabun mandi, dapat menimbulkan mata merah. Namun perlu dibedakan dengan mata merah sebab infeksi.
Pada mata merah infeksi, selain gatal, rasa tidak enak mengganjal seperti ada pasir, banyak mengeluarkan airmata, dan merahnya mata semakin hari semakin bertambah. Mungkin disertai pembengkakan kelopak mata, dan waktu bangun tidur mata rapat, banyak kotoran mata (belekan).
Mata merah sebab debu biasanya tidak belekan, jarang membengkak, dan merahnya semakin hari cenderung semakin pudar dan bisa mereda sendiri. Mata merah infeksi sukar menyembuh sendiri tanpa obat. Penyakit infeksi mata bisa saja tidak harus menimbulkan mata merah. Orang-orang menyebutnya penyakit infeksi mata putih. Yang merah bagian dalam kelopak matanya (conjunctiva palpebra), bukan putih matanya. Penyebabnya juga infeksi bibit pernyakit, mulai dari virus, kuman, sampai jamur.

2. Bintitan sebab sering mengintip
Tidak benar. Bukan sebab sering mengintip orang jadi bintitan. Ini juga tergolong infeksi mata. Bedanya dengan penyakit mata merah, bibit penyakitnya bersarang bukan di bola mata atau selaput lendir kelopak mata, melainkan di kelenjar-kelenjar yang ada di kelopak mata. Kita tahu di kelopak mata terdapat beberapa kelenjar, seperti kelenjar airmata, kelenjar minyak pembasah bulu mata. Jika kelenjar ini dimasuki bibit penyakit, maka akan terbentuk bisul. Bisul kelenjar ini yang menimbulkan penyakit bintit (hordeolum).

Bintit tidak boleh dibiarkan berlama-lama tanpa pengobatan. Kenapa? Oleh karena jika bisulnya sudah telanjur membatu, sukar mengempis kembali kendati diobati. Terlambat mengobati bintit, memerlukan tindakan operasi untuk membuang batu bisulnya.

3. Penyakit rabun jauh dapat diobati dengan banyak makan wortel
Salah. Kita tahu, penyakit rabun jauh disebabkan oleh tidak tepatnya bayangan jatuh pada retina (layar bola mata). Pada kelainan mata myopia begini, bayangan yang kita lihat jatuhnya di depan retina. Keadaan ini dapat disebabkan oleh kelainan kornea (hitam mata), gangguan lensa, atau sumbu bola mata.

Bola mata yang kelewat besar (seperti anak-anak sekarang), menjadikan sumbu bola mata lebih panjang dari normal. Itu yang membuat bayangan yang kita lihat selalu jatuh di depan retina, sehingga bayangan tidak tampak jelas, melainkan samar-samar ketika sedang melihat jauh. Tidak soal ketika melihat dekat.
Wortel dan sumber vitamin A lainnya bermanfaat untuk sel-sel di layar retina (bagian belakang bola mata), tempat bayangan yang kita lihat ditangkap lalu dikirimkan ke otak untuk ditafsirkan.
Sel-sel retina, selain untuk menangkap penglihatan terang-gelap, juga untuk warna. Jika penyebab kelainan mata adalah gangguan sel-sel saraf retina, masuk akal wortel bisa membantu. Namun, rabun jauh lebih sering disebabkan oleh berubahnya sumbu bola mata. Sebagian sebab keturunan.
Kelainan sumbu bola mata hanya mungkin dinormalkan dengan mengoreksi sumbu bola mata yang kelewat panjang, agar bayangan tepat jatuh di retina.
Caranya dengan memberi lensa pembantu (lensa minus) sebesar yang memberikan hasil bayangan yang kita lihat menjadi tepat jatuh di retina. Semakin terlalu panjang sumbu bola mata, sehingga semakin jauh bayangan jatuhnya di depan retina, semakin besar minus lensa bantuan yang perlu diberikan.

4. Tidak semua orang dalam hidupnya perlu berkacamata
Juga tidak benar. Orang yang matanya sehat dan normal pun setelah berumur lewat 40 tahun, akan memerlukan kacamata baca untuk rabun dekat (presbyopia). Rabun dekat bukan penyakit, melainkan bagian dari proses menua. Suka tidak suka, setiap orang akan mengalami rabun dekat. Untuk itu perlu dibantu dengan kacamata baca (lensa positif). Semakin bertambah tua, semakin besar kacamata baca yang diperlukan, agar pada jarak baca sehat (33 cm) orang bisa jelas membaca.

Pada orang dengan mata sakit, mungkin sudah sejak kecil memerlukan kacamata. Mata minus keturunan umumnya sudah dialami sejak masih sekolah dasar. Kasus ini tidak bisa diobati tanpa kacamata. Jika myopia dibiarkan, minusnya akan cepat bertambah. Penyakit mata rabun jauh myopia tidak bisa berkurang, apalagi kembali seperti mata normal lagi, kendati sudah memakai kacamata.

5. Rabun senja dapat dikoreksi dengan memakai kacamata
Keliru. Penyakit rabun senja, yaitu mereka yang terganggu melihat gelap (setelah matahari terbenam), tidak bisa dikoreksi dengan kacamata. Penyakit rabun senja terjadi jika sel-sel saraf pembeda terang-gelap di retina terganggu. Ini umumnya terjadi sebab kekurangan vitamin A untuk waktu lama. Anak kurang gizi, yang umumnya kurang makan sumber vitamin A yang yang banyak dalam ikan, susu, sayur-mayur, dan buah, banyak mengidap rabun senja. Maka, cara koreksinya bukan dengan kacamata, melainkan dengan memberi ekstra vitamin A dosis tinggi.


6. Mata buta sebab dibawa sejak lahir
Tidak selalu. Hanya sedikit kelainan mata yang berakibat kebutaan yang dibawa sejak lahir. Penyakit yang diidap ibu selama hamil ada beberapa yang bisa mengganggu mata, seperti toxoplasma. Namun, kebutaan lebih banyak disebabkan oleh kekurangan vitamin A, glaucoma, dan katarak.

Di Indonesia, angka kebutaan sebab kekurangan vitamin A masih banyak. Jika rabun senja sebagai gejala awal kekurangan vitamin A dibiarkan tanpa koreksi dengan memberi vitamin A dosis tinggi, kerusakan mata akan berlanjut. Tampak bercak putih pualam pada putih mata (bitot spot), yang jika masih tidak dikoreksi juga, akan merusak bola mata, menjadi bisul di putih mata, dan akhirnya bola mata akan mengempis, lalu menciut. Pada stadium lanjut ini, mata sudah tak mungkin diselamatkan lagi, dan akhirnya buta sama sekali.

7. Obat tetes mata bisa untuk mengobati semua mata merah
Tidak benar. Ada banyak jenis obat tetes mata. Kita mengenal obat tetes mata merah yang disebabkan oleh infeksi. Jenis ini bukan yang dijual di warung-warung. Mata merah sebab infeksi tidak bisa disembuhkan dengan obat tetes warung. Bahkan, memakai obat tetes warung malah bisa membuat penyakit mata merah bertambah parah, alih-alih menyembuh.

Obat tetes mata untuk infeksi mata juga dibedakan pula, ada yang untuk kuman, ada pula untuk virus, jamur, dan jenis infeksi mata yang tanpa luka (tukak) mata. Pada kasus infeksi mata tanpa luka, boleh diberikan tetes mata yang ditambahkan obat corticostreroid sebagai antiradangnya, namun tidak untuk kasus yang ada luka atau tukaknya.
Sudah disebut di atas, mata merah sendiri bukan melulu disebabkan oleh infeksi. Bisa juga sebab debu atau alergi, dan sebab penyakit mata glaucoma. Pada penyakit ini, tekanan bola mata meninggi, dengan salah satu gejalanya mata merah.
Sudah barang tentu, mata merah sebab glaucoma tidak mempan diobati dengan tetes mata infeksi atau tetes mata yang dibeli di warung, melainkan harus dengan obat khusus penurun tekanan bola mata. Membiarkan glaucoma berkepanjangan bisa berakhir dengan kebutaan.
Mata merah sebab virus herpes tak mempan diobati dengan tetes mata biasa, melainkan dengan tetes mata antivirus. Demikian pula jika mata merah sebab alergi, yang hanya mereda jika diobati dengan tetes mata yang mengandung obat antialergi.
Apa makna semua itu? Tidak semua mata merah boleh sembarang diberi tetes mata. Selain tidak selalu berhasil menyembuhkan, ada bahaya terselubung jika memakai sendiri obat tetes mata secara serampangan. Melihat mata merah tetangga, lalu berniat baik langsung memberikan obat tetes mata bekas ketika pernah sakit mata merah. Ini tidak arif. Niat baik bisa berujung petaka kalau berakibat buruk. Dan ingat, obat tetes mata yang masih tersisa untuk infeksi sebaiknya tidak dipakai lagi. Selain mungkin sudah tidak ampuh, berubah kepekatannya, obat mungkin sudah tercemar bibit penyakit dari mata saat memakainya.

8. Penyakit mata glaucoma disebabkan oleh tekanan darah tinggi
Salah. Penyakit glaucoma disebabkan oleh meningkatnya tekanan di dalam bola mata. Penyebabnya banyak. Ada yang turunan, sehingga sistem saluran cairan mata di dalam bola mata tersumbat, atau menyempit.

Yang bukan turunan bisa disebabkan oleh gangguan lensa, katarak yang sudah matang atau pecah, pasca-bedah mata, penyakit pada bagian dalam bola mata (iris mata), yang berakibat terganggunya sistem aliran cairan mata, dan berakhir dengan meningginya tekanan bola mata.
Meningginya tekanan bola mata tidak ada hubungannya dengan tekanan darah tinggi. Orang yang darah tinggi tidak harus tekanan bola matanya juga tinggi. Sebaliknya, orang yang darah rendah belum tentu tidak glaucoma.

9. Katarak hanya pada orang berusia lanjut
Tidak selalu benar. Memang lebih banyak katarak terjadi pada usia lanjut, sebagai bagian dari proses menua. Namun, usia bayi pun bisa katarak juga. Katarak sejak lahir dibawa bayi sejak dalam kandungan mula. Jenis katarak bayi berbeda dengan katarak dewasa dan usia lanjut.

Katarak sebagai komplikasi penyakit lain bisa diderita sebelum usia lanjut, termasuk komplikasi kencing manis, akibat radiasi, cahaya matahari, atau kerusakan lensa mata oleh radikal bebas, yang akan terjadi jauh hari sebelum usia lanjut.

10. Mata bayi baru lahir tak mungkin tertular penyakit kelamin ibunya
Salah. Justru perlu diwaspadai jika ibu melahirkan bayi sebelum keputihannya disembuhkan. Sebab, bisa jadi keputihannya disebabkan oleh penyakit kelamin kencing nanah (gonorrhoea). Mata bayi bisa tertular kencing nanah pada saat persalinan berlangsung. Seminggu setelah lahir, mata bayi membengkak, lengket penuh nanah, dan meradang, tanda tertular kencing nanah dari kemaluan ibunya.

Selain kencing nanah, ibu juga bisa keputihan oleh bibit penyakit lain. Itu sebab setiap bayi baru lahir secara rutin diberi tetes mata antibiotika, untuk jaga-jaga kalau-kalau matanya tercemar bibit penyakit dari jalan lahir ibu.
  
Sumber : http://www.f-buzz.com/2008/08/26/mitos-salah-tentang-penyakit-mata/