<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856</id><updated>2012-01-27T19:58:22.768-08:00</updated><category term='riwayat glaukomaku'/><category term='CARA KERJA RADIX'/><category term='JANGAN TERLAMBAT'/><category term='ANGELICA KEISKEI KOIDZUMI'/><category term='SINGAPORE'/><category term='GLAUKOMA AKUT'/><category term='PAKET BONUS'/><category term='BIAYA KIRIM'/><category term='GLAUKOMA? HINDARI ....'/><category term='KATARAK'/><category term='GLAUKOMA KRONIS'/><category term='HARGA'/><category term='GALERI FOTO'/><category term='EFEK SAMPING'/><category term='BERITA RADIX'/><category term='BUKTI PENGIRIMAN'/><category term='glaukoma'/><category term='LEMAK MATA'/><category term='KONSULTASI DOKTER'/><category term='IKLAN'/><category term='PTERIGIUM'/><category term='FLOATERS'/><category term='KIRIMAN KE LUAR NEGERI'/><category term='pengiriman barang'/><category term='KAPSUL ANGELICA'/><category term='GLAUKOMA? HINDARI'/><category term='sapa pelanggan'/><category term='CARA MEMAKAI RADIX VITAE'/><category term='KUNCI KESEMBUHAN'/><category term='CARA PEMBELIAN/PEMESANAN'/><category term='ARTIKEL KESEHATAN'/><category term='KESAKSIAN'/><category term='PENEMU DAN BAHAN DASAR'/><category term='MINUS'/><category term='CARA MELACAK KIRIMAN'/><title type='text'>TOKO ONLINE RADIX VITAE</title><subtitle type='html'>Siapa pun Anda pengunjung blog ini, kalau ada di antara anggota keluarga, saudara, teman, tetangga, atau bahkah Anda sendiri yang menderita sakit mata silakan menghubungi saya melalui e-mail tia_mahendra@yahoo.co.id. Toko online ini menyediakan obat tetes mata herbal radix vitae. Radix vitae mengatasi berbagai penyakit mata tanpa operasi. Saya penderita glaukoma yang telah membuktikan hal itu.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-87414463192494595</id><published>2012-01-06T16:26:00.000-08:00</published><updated>2012-01-27T19:54:39.013-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAKET BONUS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HARGA'/><title type='text'>PAKET BONUS BERLAKU HINGGA 29 FEBRUARI 2012</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-vmgogT2DwSY/TyNxAKyFA0I/AAAAAAAAAWU/zjLiwgU2GsA/s1600/promoradix+feb+2012.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="http://1.bp.blogspot.com/-vmgogT2DwSY/TyNxAKyFA0I/AAAAAAAAAWU/zjLiwgU2GsA/s400/promoradix+feb+2012.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;PAKET BONUS BERLAKU HINGGA 29 FEBRUARI 2012&lt;/td&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;PAKET BONUS RADIX VITAE, masih berlaku hingga 29 Februari 2012. Hal itu berlaku jika persediaan PAKET BONUS memang masih ada. Untuk minggu-minggu ini, persediaan di TOKO ONLINE RADIX VITAE masih ada. Segera manfaatkan kesempatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam paket bonus ini, paket radix vitae yang biasanya dijual dengan harga Rp 500.000,- + ongkos kirim sekarang hanya dijual dengan harga Rp 380.000,- ditambah ongkos kirim Rp 10.000,- ke seluruh Indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-87414463192494595?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/87414463192494595/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2012/01/paket-bonus-berlaku-hingga-31-januari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/87414463192494595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/87414463192494595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2012/01/paket-bonus-berlaku-hingga-31-januari.html' title='PAKET BONUS BERLAKU HINGGA 29 FEBRUARI 2012'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-vmgogT2DwSY/TyNxAKyFA0I/AAAAAAAAAWU/zjLiwgU2GsA/s72-c/promoradix+feb+2012.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7776674459906386023</id><published>2012-01-01T21:15:00.000-08:00</published><updated>2012-01-01T21:18:03.349-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KATARAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KESEHATAN'/><title type='text'>SINAR MATAHARI PICU KATARAK</title><content type='html'>&lt;div class="yom-mod yom-art-content " id="yui_3_3_0_1_1325480931268157"&gt;&lt;div class="bd" id="yui_3_3_0_1_1325480931268156"&gt;&lt;b&gt;TRIBUNNEWS.COM&lt;/b&gt; - Selain faktor usia, pemicu utama terjadinya katarak adalah sinar ultraviolet (matahari). Warga diimbau menggunakan pelindung agar jumlah penderita bisa diminimalisir.&lt;br /&gt;Ketua Perhimpunan Dokter Mata Indonesia Cabang Palembang, Dr dr Anang Tribowo mengungkapkan terjadi kenaikan jumlah angka kebutaan di Sumsel. Pemicu utamanya adalah katarak. Terdata dari 7,44 juta warga Sumsel hampir 111.695 jiwa mengalami kebutaan dan 58,08 jiwa menderita katarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kita kalkulasi hampir 1,5 persen warga Sumsel menderita kebutaan, dan diprediksi jumlahnya akan terus meningkat diakhir 2011, nanti," rinci Anang. &lt;br /&gt;Khusus di Palembang, lanjut Anang, penderita kebutaan capai 21.793 jiwa dan hampir 11.332 menderita katarak dari total 1,452 juta warga Palembang. Dari sisi jumlah, kata dia, angka ini termasuk tinggi dan wajib diwaspadai semua umur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jangan berpikir katarak itu hanya milik orang tua, anak kecil dan usia dewasa pun banyak. Makanya saya bilang penyakit ini tidak bisa dicegah namun dampaknya saja yang bisa diperkecil," beber Anang saat melakukan paparan antisipasi kebutaan di ruang Parameswara, Kamis (29/12/2011) siang.&lt;br /&gt;Anang mengungkapkan itu dihadapan masyarakat dan jajaran dokter yang bernaun dalam Dinas Kesehatan Kot` Palembang. Anang merinci, dari sisi penyebab maupun penelitian gangguan mata akibat munculnya lapisan didepan kornea mata ini karena radiasi sinar ultraviolet atau matahari. Bahkan ini jadi pemicu tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makanya kami imbau agar warga yang beraktifitas di luar selalu menggunakan pelindung mata agar sinarnya tidak langsung kena dimata, seperti menggunakan kacamata karena dari survey kita justru ultraviolet yang jadi pemicu utama," rinci dr Anang. Selain itu, pola makan, faktor usia, asupan gizi dan tingkat kebersihan lingkungan. Jangan lupa, lanjut dia, adalah faktor genetik atau keturunan serta penyakitcpenyakit tertentu.&lt;br /&gt;Dikatakan Anang, jika orang tua menderita katarak hampir 30 persen penyakit itu akan diteruskan kepada anak-anak maupun keturunanya. Begitupun penderita hipertensi dan diabetes kemungkinan 40 persen juga akan menderita katarak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Masuk usia senja atau diatas 50 tahun, indikasi katarak pasti muncul. Dan hampir 80 persen penderita katarak adalah orang tua dengan sejarah penyakit itu, baik keluarga maupun keturunan langsung," kata dr Anang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana penanganannya penyakit ini juga sudah muncul. Kata dr Anang, tidak ada jalan lain kecuali operasi pengambilan atau pelepasan selaput. "Wajib operasi, soal biaya bervariasi tergantung alat dan fasilitas di rumah sakit itu, kalau biaya standarnya Rp 3 sampai Rp 7,5 juta," katanya.&lt;br /&gt;Tulisan asli ada &lt;a href="http://id.she.yahoo.com/sinar-matahari-picu-katarak-154953819.html" target="_blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7776674459906386023?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7776674459906386023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2012/01/sinar-matahari-picu-katarak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7776674459906386023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7776674459906386023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2012/01/sinar-matahari-picu-katarak.html' title='SINAR MATAHARI PICU KATARAK'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-2177119842075121328</id><published>2012-01-01T19:35:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T05:27:21.935-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKTI PENGIRIMAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BIAYA KIRIM'/><title type='text'>BUKTI PENGIRIMAN BARANG</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-iEgGYZEqJ2Y/TwbrS2GlCoI/AAAAAAAAAVw/068cAb6ORDs/s1600/KUMPULAN+BUKTI+KIRIM.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://1.bp.blogspot.com/-iEgGYZEqJ2Y/TwbrS2GlCoI/AAAAAAAAAVw/068cAb6ORDs/s320/KUMPULAN+BUKTI+KIRIM.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-vGkwLgPvSBc/TwGFVa093GI/AAAAAAAAAUA/AgsCagF6x8w/s1600/Prajurit+Kulon+1-20111229-00039.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-vGkwLgPvSBc/TwGFVa093GI/AAAAAAAAAUA/AgsCagF6x8w/s320/Prajurit+Kulon+1-20111229-00039.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Para pembeli radix vitae yang baru pertama kali membeli produk secara online, kadang khawatir jika barang tidak dikirim. Saya sering kesulitan bagaimana meyakinkan para calon pembeli. Saya jelas tidak mungkin menampilkan semua bukti kirim. Tetapi sebagian besar bukti pengiriman barang masih saya simpan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini saya sertakan foto-foto koleksi bukti kirim. Semoga dengan beberapa foto berikut para calon pembeli (terutama yang masih awam tentang pembelian online) semakin yakin bahwa saya memang benar-benar mengirimkan barang yang telah dipesan oleh pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia maya mungkin memang masih ada orang yang melakukan penipuan. Saya sangat menghargai kehati-hatian calon pembeli. Namun bukan berarti semua penjual online adalah penipu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto-foto yang saya tampilkan berikut ini adalah sebagian bukti bahwa saya memang mengirimkan barang yang telah dipesan. Dan saya berharap tidak ada lagi yang meragukan keseriusan saya dalam melayani pembeli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-2NKeZqeO3Dg/TwGF6dotOiI/AAAAAAAAAUM/t3mFhwlJniM/s1600/Prajurit+Kulon+1-20111229-00040.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-2NKeZqeO3Dg/TwGF6dotOiI/AAAAAAAAAUM/t3mFhwlJniM/s320/Prajurit+Kulon+1-20111229-00040.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-left: 0px; margin-right: auto; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-aUmGvkg-Wic/TwbueSmULKI/AAAAAAAAAV4/PTBhUfbOJic/s1600/PAYUNG+POS+UPLOAD.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="262" src="http://2.bp.blogspot.com/-aUmGvkg-Wic/TwbueSmULKI/AAAAAAAAAV4/PTBhUfbOJic/s320/PAYUNG+POS+UPLOAD.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;PAYUNG HASIL PENUKARAN BUKTI KIRIM EKSPRES POS&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Semester kedua tahun 2011 kemarin, PT POS INDONESIA menyelenggarakan program penukaran bukti kirim dengan beberapa merchandise (spt payung, mug, jam meja, jam dinding dll). Namun tidak semua bukti kirim bisa ditukarkan. Hanya bukti kirim EKSPRES, EMS, DAN PAKET EKSPRES yang bisa ditukarkan. Tiga payung yang saya miliki tersebut hasil penukaran yang saya lakukan akhir Desember 2011 kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengiriman EKSPRES radix vitae memang sedikit lebih mahal. Antara kurang lebih Rp 20.000,- hingga Rp 30.000,-. Namun demikian, saya telah berkomitmen untuk menarik biaya kirim ke seluruh Indonesia hanya Rp 10.000,-. Jadi berapa pun biaya pengirimannya, saya hanya membebani pembeli Rp 10.000,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun untuk jasa pengiriman lain, saya membebani pembeli lebih tinggi. Karena pernah suatu saat untuk paket radix vitae kena biaya kirim hampir Rp 50.000,-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-Ygas3PVKvfs/TwGGB1phkLI/AAAAAAAAAUU/n1PWIe55qlM/s1600/Prajurit+Kulon+1-20111229-00034.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-2177119842075121328?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/2177119842075121328/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2012/01/bukti-pengiriman-barang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2177119842075121328'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2177119842075121328'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2012/01/bukti-pengiriman-barang.html' title='BUKTI PENGIRIMAN BARANG'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-iEgGYZEqJ2Y/TwbrS2GlCoI/AAAAAAAAAVw/068cAb6ORDs/s72-c/KUMPULAN+BUKTI+KIRIM.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-6345450454865857067</id><published>2011-12-18T08:13:00.000-08:00</published><updated>2011-12-18T08:15:18.302-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA? HINDARI ....'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CARA KERJA RADIX'/><title type='text'>CARA KERJA PENGOBATAN RADIX VITAE UNTUK GLAUKOMA</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Dalam posting berikut ini akan saya sampaikan jawaban yang biasanya saya berikan terhadap pertanyaan "&lt;i&gt;Bagaimana sebenarnya cara kerja radix dalam mengatasi glaukoma?".&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Permasalahan utama yang terjadi pada penderita glaukoma adalah terjadinya peningkatan tekanan bola mata. Peningkatan tekanan bola mata itu terjadi karena cairan humour aquos yang terdapat di dalam bola mata tidak dapat keluar secara teratur. Hal ini terjadi karena adanya sumbatan pada saluran humour aquos. Cairan humour aquos yang tidak dapat keluar tersebut akan menyebabkan bola mata membesar dan menekan saraf optik di belakang retina. Saraf optik yang tertekan dalam jangka waktu lama akan mati dan tidak dapat lagi bertugas menyalurkan sinyal ke otak. Akhirnya kita tdk bisa melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menangani kasus glaukoma, semua dokter spesialis mata akan berusaha menurunkan tekanan bola mata pasien agar bola mata mengecil dan saraf optik tidak tertekan. Berbagai langkah ditempuh mulai dari pemberian obat tetes, obat oral, penembakan dengan laser pada sumbatan, hingga operasi membuat saluran humour aquos yang baru. Sekali lagi semuanya itu dilakukan untuk membuang cairan humour aquos yang menumpuk dan menurunkan tekanan bola mata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk operasi pembuatan lubang baru, dokter biasanya memberitahukan bahwa lubang itu ada kemungkinan tertutup lagi. Hal ini biasanya karena terbentuknya jaringan ikat pada lubang baru tersebut. Kalau sudah tertutup, maka pasien harus menjalani operasi ulang, begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman saya, obat-obatan dari dokter kadang kurang mampu menstabilkan tekanan bola mata. Saya dulu rutin berobat ke dokter dua minggu sekali, tetapi tetap saja tekanan bola mata saya naik turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memakai radix, tekanan bola mata saya stabil. Saya memang tidak mengatakan ke dokter kalau sy memakai obat alternatif. Saya hanya pakai satu botol dan hasilnya sudah bagus. Saya pakai lagi satu botol setelah melahirkan anak kedua. Setelah itu nggak pernah pakai lagi. Kebetulan penyakit glaukoma yg saya alami mudah sekali dideteksi karena dulu kalau pas kumat sakitnya minta ampun. Betul-betul tidak karuan. Jadi ketika keluhan tidak ada, saya tidak periksa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya memang tidak bisa memberi jaminan 100 % penderita glaukoma pasti bisa sembuh dg radix karena secara medis dokter selalu mengatakan bahwa glaukoma tidak bisa disembuhkan. Selain itu, berdasarkan pengalaman penderita glaukoma yang beli radix ke saya, efek ke setiap penderita tidak sama. Ada yg sehari pakai sudah merasa enak, tapi ada juga yang sudah pakai seminggu belum merasakan efek apa-apa. Mungkin dipengaruhi tebal-tipisnya sumbatan humour aquos. Mungkin juga disebabkan ada tidaknya penyakit lain yang menyertai. Penderita glaukoma yang juga menderita diabetes akan lebih sulit diobati. Radix tidak akan mempunyai efek apa2 kalau kadar gula darah penderita berada di atas 200.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awal ditemukan, radix tidak diperuntukkan bagi penderita glaukoma, dan sampai sekarang pun dalam kemasannya tdk ditulis untuk galukoma. Hanya untuk mengatasi plus, minus, silindris, pterigium, dan katarak. Tetapi berdasarkan pengalaman saya, justru radix sangat efektif untuk mengobati glaukoma. Terutama untuk glaukoma stadium awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Radix Vitae bisa menghilangkan sumbatan pada saluran humour aquos?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radix vitae terbuat dari buah keben (baringtonia asiatica) yang mengadung saponin yang merupakan detergen alami yang menggerus semua kotoran di mata. Dibuat tanpa pengawet kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak heran kalau obat ini juga bisa digunakan untuk menipiskan katarak secara bertahap. Oleh karena itu, pada awal pemakaian biasanya akan ada sisa kotoran di sudut mata yang keluar di pagi hari. Jumlahnya sangat tergantung banyak sedikitnya kotoran yang ada di mata. Biasanya kotoran tersebut membuat mata lengket. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan radix vitae tidak menimbulkan ketergantungan dan tidak mempunyai efek samping negatif. Kalau tekanan bola mata sudah normal di bawah 20 dan tidak ada keluhan lagi penggunaan radix vitae harus dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor lain yang perlu diperhatikan untuk menentukan keberhasilan pengobatan adalah&lt;br /&gt;1. Berapa persen saraf mata yang masih hidup?&amp;nbsp; Radix vitae memiliki kemampuan memperbaiki saraf mata yang rusak tetapi tidak mampu menghidupkan saraf mata yang terlanjur mati.&lt;br /&gt;Persentase saraf mata yang hidup atau mati itu biasanya bisa dideteksi lewat lapang pandang (lebih akurat pakai tes perimetri).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Konkretnya: Orang normal kalau lihat jam dinding di tembok, tanpa melirik kanan kiri masih bisa sekaligus melihat objek di kiri dan kanan jam (bisa radius tiga meter atau lebih) Orang yang lapang pandangnya sudah menyempit kadang hanya melihat separo jam atau seperempatnya. Kondisi yg lebih buruk hanya bisa lihat selebar lubang kunci)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tekanan bola mata normal sebenarnya di bawah 21 mmHg. Tekanan yang cenderung stabil masih lebih aman, daripada yang fluktuatif.&lt;br /&gt;3. Kondisi saluran humour aquos tertutup total atau hanya tersumbat?&lt;br /&gt;4. Kalau pernah menjalani tes blind spot, titik kebutaannya fokus di satu tempat atau menyebar? Kalau titik kebutaan menyebar biasanya perkembangan ke arah kebutaan lebih cepat.&lt;br /&gt;5. Menderita diabetes atau tidak? penderita diabetes lebih sulit diatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang harus dihindari untuk mempertahankan kondisi mata&lt;br /&gt;1. Dilarang terpapar sinar matahari langsung. Buat kondisi mata senyaman mungkin.&lt;br /&gt;2. dilarang merokok&lt;br /&gt;3. hindari minum kopi&lt;br /&gt;4. hindari makanan dalam kemasan kaleng (sarden, buah kaleng, kornet dll) Ini berdasarkan pengalaman pasien yang pernah berobat ke Singapura.&lt;br /&gt;5. hindari mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas yang kontraindikasi dengan glaukoma&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-6345450454865857067?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/6345450454865857067/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/12/radix-vitae-untuk-glaukoma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6345450454865857067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6345450454865857067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/12/radix-vitae-untuk-glaukoma.html' title='CARA KERJA PENGOBATAN RADIX VITAE UNTUK GLAUKOMA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-8061717285296991709</id><published>2011-12-03T05:00:00.001-08:00</published><updated>2012-01-27T19:58:22.781-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PAKET BONUS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HARGA'/><title type='text'>PAKET BONUS HINGGA 29 FEBRUARI 2012</title><content type='html'>&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-gIvk-IMusmc/TtohNryAIKI/AAAAAAAAASA/jfkspoUy-oE/s1600/PAKET+BONUS+2011.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="195" src="http://2.bp.blogspot.com/-gIvk-IMusmc/TtohNryAIKI/AAAAAAAAASA/jfkspoUy-oE/s200/PAKET+BONUS+2011.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;KEMASAN PAKET BONUS 2011&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Sebagai bentuk penghargaan kepada para pelanggan radix vitae, RADIX VITAE mengeluarkan PAKET BONUS. Tetes mata radix vitae yang biasanya dijual dengan harga Rp 400.000,00 dan Kapsul Angelica yang biasanya Rp 100.000,00, keduanya kini dijual paket dengan harga hanya &lt;b&gt;Rp 380.000,00 (tiga ratus delapan puluh ribu rupiah)&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Untuk TOKO ONLINE RADIX VITAE harga tersebut masih ditambah ongkos kirim Rp 10.000,- ke seluruh Indonesia. Jadi total biaya yang harus ditransfer &lt;b&gt;Rp 390.000,00&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Biaya kirim sebenarnya lebih besar, yaitu antara Rp 20.000,- sampai Rp 30.000,- namun tidak semuanya dibebankan kepada pembeli. Pembeli hanya dibebani Rp 10.000,-&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;RADIX VITAE menyediakan PAKET BONUS ini sebanyak 1000 paket.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Harga paket bonus berlaku mulai 1 Desember 2011 hingga 29 Februari 2012 atau sampai persediaan paket bonus habis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Manfaatkan kesempatan berharga ini. Atasi permasalahan penyakit dan kelainan mata Anda dengan RADIX VITAE. Salam. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-8061717285296991709?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/8061717285296991709/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/12/paket-bonus-akhir-tahun.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8061717285296991709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8061717285296991709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/12/paket-bonus-akhir-tahun.html' title='PAKET BONUS HINGGA 29 FEBRUARI 2012'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-gIvk-IMusmc/TtohNryAIKI/AAAAAAAAASA/jfkspoUy-oE/s72-c/PAKET+BONUS+2011.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-3296867363375182991</id><published>2011-11-19T02:44:00.001-08:00</published><updated>2011-11-19T02:49:55.355-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA KRONIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KESEHATAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA AKUT'/><title type='text'>DETEKSI DAN PENCEGAHAN GLAUKOMA</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;indosiar.com -&lt;/strong&gt; Mereka yang berusia 40 tahun keatas, kemungkinan bisa mengidap penyakit Glaukoma. Namun demikian, tidak dipungkiri bisa juga menyerang semua umur dan tanpa batasan jenis kelamin. Penyakit ini timbul pada orang-orang yang mempunyai bakat glaukoma atau diakibatkan penyakit mata lain. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Apabila dapat diatasi dengan baik sebelum terjadi kerusakan retina dan syaraf mata, biasanya ada harapan untuk pulih kembali. Penderita glaukoma memerlukan pengawasan seumur hidup. Lebih awal penyakit glaukoma diketahui dan diobati, lebih baik hasil yang dicapai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Glaukoma adalah penyakit mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan cairan di dalam mata. Glaukoma akut terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini harus segera diatasi untuk menyelamatkan penglihatan. Pada glaukoma kronis peningkatan tekanan di dalam mata terjadi dalam masa beberapa bulan atau tahun tanpa terjadi gejala apa-apa. Kalau tidak diobati, glaukoma kronis akhirnya mengakibatkan kebutaan total. Glaukoma dapat juga disebabkan oleh penyakit mata lainnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Terdapat 4 jenis glaukoma : &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;- Glaukoma sudut terbuka &lt;br /&gt;- Glaukoma sudut tertutup &lt;br /&gt;- Glaukoma kongenitalis &lt;br /&gt;- Glaukoma sekunder&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Keempat jenis glaukoma ditandai dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata dan karenanya semuanya bisa menyebabkan kerusakan saraf optikus yang progresif. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;Gejala-gejala &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;- &lt;strong&gt;Glaukoma sudut terbuka &lt;/strong&gt;: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pada glaukoma sudut terbuka, saluran tempat mengalirnya humor aqueus terbuka, tetapi cairan dari bilik anterior mengalir terlalu lambat. Secara bertahap tekanan akan meningkat (hampir selalu pada kedua mata) dan menyebabkan kerusakan saraf optikus serta penurunan fungsi penglihatan yang progresif. &lt;br /&gt;Hilangnya fungsi penglihatan dimulai pada tepi lapang pandang dan jika tidak diobati pada akhirnya akan menjalar ke seluruh bagian lapang pandang, menyebabkan kebutaan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Glaukoma sudut terbuka sering terjadi setelah usia 35 tahun, tetapi kadang terjadi pada anak-anak. Penyakit ini cenderung diturunkan dan paling sering ditemukan pada penderita diabetes atau miopia. Glaukoma sudut terbuka lebih sering terjadi dan biasanya penyakit ini lebih berat jika diderita oleh orang kulit hitam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pada awalnya, peningkatan tekanan di dalam mata tidak menimbulkan gejala. Lama-lama timbul gejala berupa : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;penyempitan lapang pandang tepi &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;sakit kepala ringan &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;gangguan penglihatan yang tidak jelas (misalnya melihat lingkaran di sekeliling cahaya lampu atau sulit beradaptasi pada kegelapan). &lt;br /&gt; Pada akhirnya akan terjadi penyempitan lapang pandang yang menyebabkan penderita sulit melihat benda-benda yang terletak di sisi lain ketika penderita melihat lurus ke depan (disebut penglihatan terowongan). &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Glaukoma sudut terbuka mungkin baru menimbulkan gejala setelah terjadinya kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Untuk pengobatan glaukoma sudut terbuka, obat tetes mata biasanya bisa mengendalikan glaukoma sudut terbuka. Obat yang pertama diberikan adalah beta bloker (misalnya timolol, betaksolol, karteolol, levobunolol atau metipranolol), yang kemungkinan akan mengurangi pembentukan cairan di dalam mata. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Juga diberikan pilokarpin untuk memperkecil pupil dan meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Obat lainnya yang juga diberikan adalah epinefrin, dipivefrin dan karbakol (untuk memperbaiki pengaliran cairan atau mengurangi pembentukan cairan). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Jika glaukoma tidak dapat dikontrol dengan obat-obatan atau efek sampingnya tidak dapat ditolerir oleh penderita, maka dilakukan pembedahan untuk meningkatkan pengaliran cairan dari bilik anterior. Digunakan sinar laser untuk membuat lubang di dalam iris atau dilakukan pembedahan untuk memotong sebagian iris (iridotomi). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;Glaukoma sudut tertutup &lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Glaukoma sudut tertutup terjadi jika saluran tempat mengalirnya humor aqueus terhalang oleh iris. &lt;br /&gt;Setiap hal yang menyebabkan pelebaran pupil (misalnya cahaya redup, tetes mata pelebar pupil yang digunakan untuk pemeriksaan mata atau obat tertentu), bisa menyebabkan penyumbatan aliran cairan karena terhalang oleh iris. Iris bisa menggeser ke depan dan secara tiba-tiba menutup saluran humor aqueus, sehingga terjadi peningkatan tekanan di dalam mata secara mendadak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Serangan bisa dipicu oleh pemakaian tetes mata yang melebarkan pupil, atau bisa juga timbul tanpa adanya pemicu. Glaukoma akut lebih sering terjadi pada malam hari karena pupil secara alami akan melebar di bawah cahaya yang redup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Episode akut dari glaukoma sudut tertutup menyebabkan : &lt;br /&gt;- penurunan fungsi penglihatan yang ringan &lt;br /&gt;- terbentuknya lingkaran berwarna di sekeliling cahaya &lt;br /&gt;- nyeri pada mata dan kepala. &lt;br /&gt;Gejala tersebut berlangsung hanya beberapa jam sebelum terjadinya serangan lebih lanjut. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Serangan lanjutan menyebabkan hilangnya fungsi penglihatan secara mendadak dan nyeri mata yang berdenyut. Penderita juga mengalami mual dan muntah. Kelopak mata membengkak, mata berair dan merah. Pupil melebar dan tidak mengecil jika diberi sinar yang terang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Sebagian besar gejala akan menghilang setelah pengobatan, tetapi serangan tersebut bisa berulang. Setiap serangan susulan akan semakin mengurangi lapang pandang penderita. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pengobatan glaukoma sudut tertutup : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Minum larutan gliserin dan air bisa mengurangi tekanan dan menghentikan serangan glaukoma. Bisa juga diberikan inhibitor karbonik anhidrase (misalnya asetazolamid). &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Tetes mata pilokarpin menyebabkan pupil mengecil sehingga iris tertarik dan membuka saluran yang tersumbat. Untuk mengontrol tekanan intraokuler bisa diberikan tetes mata beta bloker. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Setelah suatu serangan, pemberian pilokarpin dan beta bloker serta inhibitor karbonik anhidrase biasanya terus dilanjutkan. Pada kasus yang berat, untuk mengurangi tekanan biasanya diberikan manitol intravena (melalui pembuluh darah). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Terapi laser untuk membuat lubang pada iris akan membantu mencegah serangan berikutnya dan seringkali bisa menyembuhkan penyakit secara permanen. Jika glaukoma tidak dapat diatasi dengan terapi laser, dilakukan pembedahan untuk membuat lubang pada iris. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Jika kedua mata memiliki saluran yang sempit, maka kedua mata diobati meskipun serangan hanya terjadi pada salah satu mata. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;Glaukoma sekunder &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Glaukoma sekunder terjadi jika mata mengalami kerusakan akibat : &lt;br /&gt;- infeksi &lt;br /&gt;- peradangan &lt;br /&gt;- tumor &lt;br /&gt;- katarak yang meluas &lt;br /&gt;- penyakit mata yang mempengaruhi pengaliran humor aqueus dari bilik anterior. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Penyebab yang paling sering ditemukan adalah uveitis. Penyebab lainnya adalah penyumbatan vena oftalmikus, cedera mata, pembedahan mata dan perdarahan ke dalam mata. Beberapa obat (misalnya kortikosteroid) juga bisa menyebabkan peningkatan tekanan intraokuler. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pengobatan glaukoma sekunder tergantung kepada penyebabnya. jika penyebabnya adala peradangan, diberikan kortikosteroid dan obat untuk melebarkan pupil. kadang dilakukan pembedahan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;Glaukoma kongenitalis &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Glaukoma kongenitalis sudah ada sejak lahir dan terjadi akibat gangguan perkembangan pada saluran humor aqueus. Glaukoma kongenitalis seringkali diturunkan. &lt;br /&gt;Untuk mengatasi glaukoma kongenitalis perlu dilakukan pembedahan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Bila anda mengalami salah satu gejala diatas, segeralah konsultasi dengan dokter anda, atau periksakan mata satu tahun sekali bila dalam keluarga anda, ada yang menderita glaukoma. Karena mencegah lebih baik dari pada sudah terdeteksi menderita penyakit tersebut.&lt;em&gt;&lt;strong&gt;(berbagai sumber/Ijs)&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Naskah asli ada &lt;a href="http://www.indosiar.com/ragam/deteksi-dan-pencegahan-glaukoma_75005.html" target="_blank"&gt;di sini&lt;/a&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-3296867363375182991?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/3296867363375182991/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/11/deteksi-dan-pencegahan-glaukoma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3296867363375182991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3296867363375182991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/11/deteksi-dan-pencegahan-glaukoma.html' title='DETEKSI DAN PENCEGAHAN GLAUKOMA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-4403250850574497115</id><published>2011-10-31T03:45:00.000-07:00</published><updated>2011-11-19T02:49:57.737-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KESEHATAN'/><title type='text'>MITOS SALAH TENTANG PENYAKIT MATA</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;style&gt;v\:* {behavior:url(#default#VML);}o\:* {behavior:url(#default#VML);}w\:* {behavior:url(#default#VML);}.shape {behavior:url(#default#VML);}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt; &lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt;&lt;style&gt;st1\:*{behavior:url(#ieooui) }&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;Banyak mitos menyesatkan tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/07/16/sakit-mata-jangan-disepelekan/" title="Sakit Mata Jangan Disepelekan"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;penyakit mata &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;yang tak jarang menjerumuskanpenderita. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Mengobatisendiri penyakit mata tak selalu aman dan perlu diwaspadai, karena tidak semuakelainan dan penyakit mata sama obatnya. Jika ada keluhan sebaiknya konsultasilangsung ke dokter. Mitos salah tentang penyakit mata seperti dibawah ini;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;1.&amp;nbsp;Penyakitmata merah disebabkan oleh debu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak selalu benar.Lebih sering mata merah disebabkan oleh bibit penyakit. Kita mencurigai matamerah sebagai infeksi jika terjadi dalam musim-musim tertentu dimana banyakorang yang terkena mata merah. Bisa jadi sudah terjadi wabah mata merah disuatu kota atauwilayah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Namun, bisa juga mata merahdisebabkan oleh debu. Debu, pasir, kotoran, sabun mandi, dapat menimbulkan matamerah. Namun perlu dibedakan dengan mata merah sebab infeksi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pada mata merah infeksi,selain gatal, rasa tidak enak mengganjal seperti ada pasir, banyak mengeluarkanairmata, dan merahnya mata semakin hari semakin bertambah. Mungkin disertaipembengkakan kelopak mata, dan waktu bangun tidur mata rapat, banyak kotoranmata (belekan).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Mata merah sebab debubiasanya tidak belekan, jarang membengkak, dan merahnya semakin hari cenderungsemakin pudar dan bisa mereda sendiri. Mata merah infeksi sukar menyembuhsendiri tanpa obat. Penyakit infeksi mata bisa saja tidak harus menimbulkanmata merah. Orang-orang menyebutnya penyakit infeksi mata putih. Yang merahbagian dalam kelopak matanya (conjunctiva palpebra), bukan putih matanya.Penyebabnya juga infeksi bibit pernyakit, mulai dari virus, kuman, sampaijamur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;2.&amp;nbsp;Bintitansebab sering mengintip&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak benar. Bukansebab sering mengintip orang jadi bintitan. Ini juga tergolong infeksi mata.Bedanya dengan penyakit mata merah, bibit penyakitnya bersarang bukan di bolamata atau selaput lendir kelopak mata, melainkan di kelenjar-kelenjar yang adadi kelopak mata. Kita tahu di kelopak mata terdapat beberapa kelenjar, sepertikelenjar airmata, kelenjar minyak pembasah bulu mata. Jika kelenjar inidimasuki bibit penyakit, maka akan terbentuk bisul. Bisul kelenjar ini yangmenimbulkan penyakit bintit (hordeolum).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Bintit tidak bolehdibiarkan berlama-lama tanpa pengobatan. Kenapa? Oleh karena jika bisulnyasudah telanjur membatu, sukar mengempis kembali kendati diobati. Terlambatmengobati bintit, memerlukan tindakan operasi untuk membuang batu bisulnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;3.&amp;nbsp;Penyakitrabun jauh dapat diobati dengan banyak makan wortel&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Salah. Kita tahu,penyakit rabun jauh disebabkan oleh tidak tepatnya bayangan jatuh pada retina(layar bola mata). Pada kelainan mata myopia begini, bayangan yang kita lihatjatuhnya di depan retina. Keadaan ini dapat disebabkan oleh kelainan kornea(hitam mata), gangguan lensa, atau sumbu bola mata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Bola mata yang kelewatbesar (seperti anak-anak sekarang), menjadikan sumbu bola mata lebih panjangdari normal. Itu yang membuat bayangan yang kita lihat selalu jatuh di depanretina, sehingga bayangan tidak tampak jelas, melainkan samar-samar ketikasedang melihat jauh. Tidak soal ketika melihat dekat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Wortel dan sumber vitamin Alainnya bermanfaat untuk sel-sel di layar retina (bagian belakang bola mata),tempat bayangan yang kita lihat ditangkap lalu dikirimkan ke otak untukditafsirkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sel-sel retina, selainuntuk menangkap penglihatan terang-gelap, juga untuk warna. Jika penyebabkelainan mata adalah gangguan sel-sel saraf retina, masuk akal wortel bisamembantu. Namun, rabun jauh lebih sering disebabkan oleh berubahnya sumbu bolamata. Sebagian sebab keturunan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Kelainan sumbu bola matahanya mungkin dinormalkan dengan mengoreksi sumbu bola mata yang kelewatpanjang, agar bayangan tepat jatuh di retina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Caranya dengan memberilensa pembantu (lensa minus) sebesar yang memberikan hasil bayangan yang kitalihat menjadi tepat jatuh di retina. Semakin terlalu panjang sumbu bola mata,sehingga semakin jauh bayangan jatuhnya di depan retina, semakin besar minuslensa bantuan yang perlu diberikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;4.&amp;nbsp;Tidak semuaorang dalam hidupnya perlu berkacamata&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Juga tidak benar.Orang yang matanya sehat dan normal pun setelah berumur lewat 40 tahun, akanmemerlukan kacamata baca untuk rabun dekat (presbyopia). Rabun dekat bukanpenyakit, melainkan bagian dari proses menua. Suka tidak suka, setiap orangakan mengalami rabun dekat. Untuk itu perlu dibantu dengan kacamata baca (lensapositif). Semakin bertambah tua, semakin besar kacamata baca yang diperlukan,agar pada jarak baca sehat (33 cm) orang bisa jelas membaca.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pada orang dengan matasakit, mungkin sudah sejak kecil memerlukan kacamata. Mata minus keturunanumumnya sudah dialami sejak masih sekolah dasar. Kasus ini tidak bisa diobatitanpa kacamata. Jika myopia dibiarkan, minusnya akan cepat bertambah. Penyakitmata rabun jauh myopia tidak bisa berkurang, apalagi kembali seperti matanormal lagi, kendati sudah memakai kacamata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;5.&amp;nbsp;Rabun senjadapat dikoreksi dengan memakai kacamata&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Keliru. Penyakitrabun senja, yaitu mereka yang terganggu melihat gelap (setelah matahariterbenam), tidak bisa dikoreksi dengan kacamata. Penyakit rabun senja terjadijika sel-sel saraf pembeda terang-gelap di retina terganggu. Ini umumnyaterjadi sebab kekurangan vitamin A untuk waktu lama. Anak kurang gizi, yangumumnya kurang makan sumber vitamin A yang yang banyak dalam ikan, susu,sayur-mayur, dan buah, banyak mengidap rabun senja. Maka, cara koreksinya bukandengan kacamata, melainkan dengan memberi ekstra vitamin A dosis tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;6.&amp;nbsp;Mata butasebab dibawa sejak lahir&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak selalu. Hanyasedikit kelainan mata yang berakibat kebutaan yang dibawa sejak lahir. Penyakityang diidap ibu selama hamil ada beberapa yang bisa mengganggu mata, sepertitoxoplasma. Namun, kebutaan lebih banyak disebabkan oleh kekurangan vitamin A,glaucoma, dan katarak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Di Indonesia, angkakebutaan sebab kekurangan vitamin A masih banyak. Jika rabun senja sebagaigejala awal kekurangan vitamin A dibiarkan tanpa koreksi dengan memberi vitaminA dosis tinggi, kerusakan mata akan berlanjut. Tampak bercak putih pualam padaputih mata (bitot spot), yang jika masih tidak dikoreksi juga, akan merusakbola mata, menjadi bisul di putih mata, dan akhirnya bola mata akan mengempis,lalu menciut. Pada stadium lanjut ini, mata sudah tak mungkin diselamatkanlagi, dan akhirnya buta sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;7.&amp;nbsp;Obat tetesmata bisa untuk mengobati semua mata merah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak benar. Ada banyak jenis obattetes mata. Kita mengenal obat tetes mata merah yang disebabkan oleh infeksi.Jenis ini bukan yang dijual di warung-warung. Mata merah sebab infeksi tidakbisa disembuhkan dengan obat tetes warung. Bahkan, memakai obat tetes warungmalah bisa membuat penyakit mata merah bertambah parah, alih-alih menyembuh.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Obat tetes mata untukinfeksi mata juga dibedakan pula, ada yang untuk kuman, ada pula untuk virus,jamur, dan jenis infeksi mata yang tanpa luka (tukak) mata. Pada kasus infeksimata tanpa luka, boleh diberikan tetes mata yang ditambahkan obatcorticostreroid sebagai antiradangnya, namun tidak untuk kasus yang ada lukaatau tukaknya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sudah disebut di atas, matamerah sendiri bukan melulu disebabkan oleh infeksi. Bisa juga sebab debu ataualergi, dan sebab penyakit mata glaucoma. Pada penyakit ini, tekanan bola matameninggi, dengan salah satu gejalanya mata merah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sudah barang tentu, matamerah sebab glaucoma tidak mempan diobati dengan tetes mata infeksi atau tetesmata yang dibeli di warung, melainkan harus dengan obat khusus penurun tekananbola mata. Membiarkan glaucoma berkepanjangan bisa berakhir dengan kebutaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Mata merah sebab virusherpes tak mempan diobati dengan tetes mata biasa, melainkan dengan tetes mataantivirus. Demikian pula jika mata merah sebab alergi, yang hanya mereda jikadiobati dengan tetes mata yang mengandung obat antialergi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Apa makna semua itu? Tidaksemua mata merah boleh sembarang diberi tetes mata. Selain tidak selaluberhasil menyembuhkan, ada bahaya terselubung jika memakai sendiri obat tetesmata secara serampangan. Melihat mata merah tetangga, lalu berniat baiklangsung memberikan obat tetes mata bekas ketika pernah sakit mata merah. Initidak arif. Niat baik bisa berujung petaka kalau berakibat buruk. Dan ingat,obat tetes mata yang masih tersisa untuk infeksi sebaiknya tidak dipakai lagi. Selainmungkin sudah tidak ampuh, berubah kepekatannya, obat mungkin sudah tercemarbibit penyakit dari mata saat memakainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;8.&amp;nbsp;Penyakitmata glaucoma disebabkan oleh tekanan darah tinggi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Salah. Penyakitglaucoma disebabkan oleh meningkatnya tekanan di dalam bola mata. Penyebabnyabanyak. Adayang turunan, sehingga sistem saluran cairan mata di dalam bola mata tersumbat,atau menyempit.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Yang bukan turunan bisadisebabkan oleh gangguan lensa, katarak yang sudah matang atau pecah,pasca-bedah mata, penyakit pada bagian dalam bola mata (iris mata), yangberakibat terganggunya sistem aliran cairan mata, dan berakhir denganmeningginya tekanan bola mata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Meningginya tekanan bolamata tidak ada hubungannya dengan tekanan darah tinggi. Orang yang darah tinggitidak harus tekanan bola matanya juga tinggi. Sebaliknya, orang yang darahrendah belum tentu tidak glaucoma.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;9.&amp;nbsp;Katarakhanya pada orang berusia lanjut&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Tidak selalu benar.Memang lebih banyak &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/08/21/penyebab-dan-gejala-katarak/" title="Penyebab dan Gejala Katarak"&gt;katarak&lt;/a&gt; terjadi pada usia lanjut,sebagai bagian dari proses menua. Namun, usia bayi pun bisa katarak juga.Katarak sejak lahir dibawa bayi sejak dalam kandungan mula. Jenis katarak bayiberbeda dengan katarak dewasa dan usia lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Katarak sebagai komplikasipenyakit lain bisa diderita sebelum usia lanjut, termasuk komplikasi kencingmanis, akibat radiasi, cahaya matahari, atau kerusakan lensa mata oleh radikalbebas, yang akan terjadi jauh hari sebelum usia lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;10.&amp;nbsp;Mata bayibaru lahir tak mungkin tertular penyakit kelamin ibunya&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Salah. Justru perludiwaspadai jika ibu melahirkan &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/08/02/fakta-atau-fiksi-tentang-bayi-kembar/" title="Fakta atau Fiksi Tentang Bayi Kembar"&gt;bayi&lt;/a&gt; sebelum keputihannyadisembuhkan. Sebab, bisa jadi keputihannya disebabkan oleh penyakit kelaminkencing nanah (gonorrhoea). Mata bayi bisa tertular kencing nanah pada saatpersalinan berlangsung. Seminggu setelah lahir, mata bayi membengkak, lengket penuhnanah, dan meradang, tanda tertular kencing nanah dari kemaluan ibunya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Selain kencing nanah, ibujuga bisa keputihan oleh bibit penyakit lain. Itu sebab setiap bayi baru lahirsecara rutin diberi tetes mata antibiotika, untuk jaga-jaga kalau-kalau matanyatercemar bibit penyakit dari jalan lahir ibu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sumber :http://www.f-buzz.com/2008/08/26/mitos-salah-tentang-penyakit-mata/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-4403250850574497115?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/4403250850574497115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/10/mitos-salah-tentang-penyakit-mata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4403250850574497115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4403250850574497115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/10/mitos-salah-tentang-penyakit-mata.html' title='MITOS SALAH TENTANG PENYAKIT MATA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-6255378788506054946</id><published>2011-10-31T03:41:00.000-07:00</published><updated>2011-10-31T03:41:25.210-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KESEHATAN'/><title type='text'>RETINOPATI DIABETES</title><content type='html'>&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;style&gt;v\:* {behavior:url(#default#VML);}o\:* {behavior:url(#default#VML);}w\:* {behavior:url(#default#VML);}.shape {behavior:url(#default#VML);}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:WordDocument&gt;  &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;  &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;  &lt;w:PunctuationKerning/&gt;  &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;  &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;  &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;  &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;  &lt;w:Compatibility&gt;   &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;   &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;   &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;   &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;   &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;  &lt;/w:Compatibility&gt;  &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt; &lt;/w:WordDocument&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt; &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt; &lt;/w:LatentStyles&gt;&lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt;&lt;style&gt;st1\:*{behavior:url(#ieooui) }&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt;&lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Retinopati diabetes adalah penyakit mata yang sering terjadi padapenderita &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/08/21/menu-selama-berpuasa-untuk-diabetes/" title="Menu Selama Berpuasa Untuk Diabetes"&gt;diabetes&lt;/a&gt;. Mereka yang menderitadiabetes juga beresiko tinggi untuk mengidap penyakit mata lainnya seperti &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/09/08/glaukoma-apa-sich/" title="Glaukoma Apa Sich?"&gt;glaukoma&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/08/21/penyebab-dan-gejala-katarak/" title="Penyebab dan Gejala Katarak"&gt;katarak&lt;/a&gt;. Semua penyakit mata ini dapatmenyebabkan kehilangan penglihatan berat hingga kebutaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Proses penyakit retinopati diabetik terjadiakibat perubahan-perubahan yang terjadi pada pembuluh darah retina, yaitu suatumembran tipis yang terbentuk dari sel-sel saraf yang berjejer di belakang 2/3bola mata. Sel-sel saraf pada retina akan menerima cahaya dan mengirimkansinyal ke otak tentang apa yang dilihat oleh mata.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Retinopati diabetik terdiri dari 2 stadium,yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Retinopati nonproliferatif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;. Merupakan stadium awal dari proses penyakit     ini. Selama menderita diabetes, keadaan ini menyebabkan dinding pembuluh     darah kecil pada mata melemah. Timbul tonjolan kecil pada pembuluh darah     tersebut (mikroaneurisma) yang dapat pecah sehingga membocorkan cairan dan     protein ke dalam retina. Menurunnya aliran darah ke retina menyebabkan     pembentukan bercak berbentuk “cotton wool” berwarna abu-abu atau putih.     Endapan lemak protein yang berwarna putih kuning (eksudat yang keras) juga     terbentuk pada retina. Perubahan ini mungkin tidak mempengaruhi penglihatan     kecuali cairan dan protein dari pembuluh darah yang rusak menyebabkan     pembengkakan pada pusat retina (makula). Keadaan ini yang disebut makula     edema, yang dapat memperparah pusat penglihatan seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Retinopati proliferatif&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;. Retinopati nonproliferatif dapat berkembang     menjadi retinopati proliferatif yaitu stadium yang lebih berat pada     penyakit retinopati diabetik. Bentuk utama dari retinopati proliferatif     adalah pertumbuhan (proliferasi) dari pembuluh darah yang rapuh pada     permukaan retina. Pembuluh darah yang abnormal ini mudah pecah, terjadi     perdarahan pada pertengahan bola mata sehingga menghalangi penglihatan.     Juga akan terbentuk jaringan parut yang dapat menarik retina sehingga     retina terlepas dari tempatnya. Jika tidak diobati, retinopati     proliferatif dapat merusak retina secara permanen serta bahagian-bahagian     lain dari mata sehingga mengakibatkan kehilangan penglihatan yang berat     atau kebutaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Retinopati diabetik biasanya berkembangmenjadi beberapa tingkatan pada kebanyakan &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/07/11/untuk-apa-sih-pemeriksaan-kesehatan-pranikah/" title="Untuk Apa Sich Pemeriksaan Kesehatan Pra Nikah"&gt;penderita&lt;/a&gt; diabetestipe 1 dan sejumlah penderita diabetes tipe 2. Pengawasan kadar gula darah yangketat dapat mencegah resiko perkembangan retinopati menjadi parah sertakehilangan penglihatan. Jika terjadi retinopati, maka deteksi awal danpengobatan yang tepat (paling sering dengan laser) dapat membantu mencegah,menghambat atau merubah kehilangan penglihatan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Mereka yang menderita diabetes, harusmemeriksakan matanya pada seorang dokter mata (oftalmologis) setiap tahun,bahkan bila mereka tidak memiliki keluhan penyakit mata sekalipun. Asosiasidibetes Amerika menyarankan pemeriksaan &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/08/20/sekilas-info-kesehatan-gigi/" title="Sekilas Info Kesehatan Gigi"&gt;setahun&lt;/a&gt; sekali (mulai dalam 3 hingga 5tahun setelah didiagnosis menderita diabetes tipe 1 dan segera setelahdidiagnosis menderita diabetes tipe2) dengan alasan sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Seseorang yang mengidap retinopati diabetik tanpa disadari karena     penyakit ini tidak selalu menyebabkan gejala-gejala hingga kerusakan     retina makin parah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Pengobatan akan lebih efektif jika dilakukan sebelum gejala-gejala     dan komplikasi retinopati berkembang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Dengan pemeriksaan mata yang teratur, seorang dokter mata dapat     mengetahui dan mengobati sebelum tanda-tanda retinopati berlanjut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sayangnya banyak penderita &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/08/19/diabetes-pada-saat-ibu-hamil/" title="Diabetes Pada Saat Ibu Hamil"&gt;diabetes&lt;/a&gt; yang tidak memeriksakanmatanya setahun sekali untuk mengetahui apakah telah mengalami retinopati (ataupenyakit mata lainnya yang disebabkan diabetes). Akibatnya , mereka tidakmengetahui bahwa mereka telah mengidap retinopati sampai akhirnya kehilanganpenglihatan yang signifikan. Retinopati diabetik merupakan penyebab utama darikebutaan baru pada orang-orang yang berusia antara 20 hingga 74 tahun. Para ahli percaya banyak kasus-kasus kehilanganpenglihatan dan kebutaan sebenarnya dapat &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/07/16/sakit-mata-jangan-disepelekan/" title="Sakit Mata Jangan Disepelekan"&gt;dicegah&lt;/a&gt; dengan melakukan pemeriksaan &lt;a href="http://www.f-buzz.com/2008/08/26/mitos-salah-tentang-penyakit-mata/" title="Mitos Salah Tentang Penyakit Mata"&gt;mata&lt;/a&gt; tahunan pada penderitadiabetes.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sumber: http://www.f-buzz.com/2008/09/09/penyakit-mata-retinopati-diabetes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-6255378788506054946?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/6255378788506054946/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/10/retinopati-diabetes.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6255378788506054946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6255378788506054946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/10/retinopati-diabetes.html' title='RETINOPATI DIABETES'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-1915772545489148743</id><published>2011-04-10T02:58:00.000-07:00</published><updated>2011-04-14T01:54:24.667-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KIRIMAN KE LUAR NEGERI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKTI PENGIRIMAN'/><title type='text'>BUKTI KIRIM MALAYSIA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-gY2LAA3Mjyk/TaF-LDma7cI/AAAAAAAAAPA/fhhPnFrQEHs/s1600/BUKTI+KIRIM+MALAYSIA.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-CadCiqhVJoA/Taa02EbMpwI/AAAAAAAAAPk/nQYXHE1YBgs/s1600/TRACE+MALAYSIA.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="120" src="http://4.bp.blogspot.com/-CadCiqhVJoA/Taa02EbMpwI/AAAAAAAAAPk/nQYXHE1YBgs/s200/TRACE+MALAYSIA.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-gY2LAA3Mjyk/TaF-LDma7cI/AAAAAAAAAPA/fhhPnFrQEHs/s1600/BUKTI+KIRIM+MALAYSIA.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="157" src="http://4.bp.blogspot.com/-gY2LAA3Mjyk/TaF-LDma7cI/AAAAAAAAAPA/fhhPnFrQEHs/s200/BUKTI+KIRIM+MALAYSIA.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-5WX6s49WH_Q/TaF-fw3GhOI/AAAAAAAAAPE/o5_RBSkuHgk/s1600/BUKTI+KIRIM+MALAYS.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="148" src="http://1.bp.blogspot.com/-5WX6s49WH_Q/TaF-fw3GhOI/AAAAAAAAAPE/o5_RBSkuHgk/s200/BUKTI+KIRIM+MALAYS.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Berikut ini saya cantumkan bukti kirim untuk Ibu Yunita Indityas Rani di Malaysia. Saya sebenarnya ingin kirim via email, tetapi katanya beliau tidak ada email. Agar Ibu Yunita Indityas Rani semakin yakin bahwa paket sudah saya kirim, bukti kirim tersebut saya upload di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Update, 14 April 2011)&amp;nbsp; Akhirnya berdasarkan hasil pelacakan di internet, barang tersebut telah sampai di Malaysia pada tanggal 13 April 2011. Semoga memberi manfaat yang maksimal. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-1915772545489148743?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/1915772545489148743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/bukti-kirim-malaysia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/1915772545489148743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/1915772545489148743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/bukti-kirim-malaysia.html' title='BUKTI KIRIM MALAYSIA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-CadCiqhVJoA/Taa02EbMpwI/AAAAAAAAAPk/nQYXHE1YBgs/s72-c/TRACE+MALAYSIA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7274467553415237191</id><published>2011-04-09T17:37:00.000-07:00</published><updated>2011-04-09T17:44:54.457-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FLOATERS'/><title type='text'>MENGATASI FLOATERS PADA MATA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-oyG8OLgP8s8/TaD9abbDuaI/AAAAAAAAAO8/Y1ejCgtFyEg/s1600/jenis+floaters.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/-oyG8OLgP8s8/TaD9abbDuaI/AAAAAAAAAO8/Y1ejCgtFyEg/s200/jenis+floaters.jpg" width="199" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;!--[if !mso]&gt; &lt;style&gt;v\:* {behavior:url(#default#VML);}o\:* {behavior:url(#default#VML);}w\:* {behavior:url(#default#VML);}.shape {behavior:url(#default#VML);}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;Untuk mengatasi permasalahan floaters, saran awal adalah perbaikan gaya hidup.Caranya dengan lebih menghindari  kelelahan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istirahatkan mata setiap habis fokus depan komputer atau  baca buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumusnya adalah:&lt;br /&gt;1. Setiap 20 menit mata fokus bekerja,&amp;nbsp; selingi dengan melihat lebih dari 6  meter selama 20 detik , atau&lt;br /&gt;2. Setiap 60 menit mata fokus bekerja,&amp;nbsp; selingi dengan melihat lebih 6 meter selama  60 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang dengan miopia ( kaca mata minus ) tinggi sangat sulit  untuk menghilangkan floaters yang terjadi karena itu terjadi akibat bola  mata penderita miop tinggi cukup panjang sehingga vitreus teregang dan  terinfiltrasi oleh cairan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sedikit tips dari saya:&lt;br /&gt;1. istirahatkan mata sesuai rumus diatas&lt;br /&gt;2. cek ulang kaca mata&lt;br /&gt;3.konsumsi antioksidan alami setiap hari yang alami, bikin jus sayuran  atau buah yg mengandung vit A, C,E dan B compleks 2x sehari diminumnya&lt;br /&gt;4. jangan tidur larut malam dan istirahatkan mata dengan cukup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obat mujarab..setahu saya belum ada..modifikasi pola hidup+  antioksidan tetap anjuran utama..apabila muncul kilatan2 cahaya diujung  mata..segera konsul ke dokter mata…di beberapa negara atau center dengan  fasilitas kesehatan mata cukup maju…bila floaters berlanjut dan semakin  mengganggu sering disarankan operasi. Sembuhnya floaters tidak bisa  langsung tapi gradual karena butuh waktu untuk memproduksi vitreus dan  mengganti yg rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Oleh : dr. Cosmos Mangunsong Sp.M&lt;br /&gt;KLINIK DOKTER KELUARGA&lt;br /&gt;FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7274467553415237191?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7274467553415237191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/mengatasi-floaters-pada-mata.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7274467553415237191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7274467553415237191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/mengatasi-floaters-pada-mata.html' title='MENGATASI FLOATERS PADA MATA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-oyG8OLgP8s8/TaD9abbDuaI/AAAAAAAAAO8/Y1ejCgtFyEg/s72-c/jenis+floaters.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-9199211399977041114</id><published>2011-04-09T17:28:00.000-07:00</published><updated>2011-04-09T17:40:38.028-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FLOATERS'/><title type='text'>FLOATERS PADA MATA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-0gQcftfkBlY/TaD8Z1VJPhI/AAAAAAAAAO4/eAttxB8Err0/s1600/floater.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="122" src="http://3.bp.blogspot.com/-0gQcftfkBlY/TaD8Z1VJPhI/AAAAAAAAAO4/eAttxB8Err0/s200/floater.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Mata.. kecil namun sangat berharga.. ibarat seseorang yang kita kasihi, kita baru menyadari betapa penting artinya seseorang tersebut setelah kita kehilangannya. Demikian juga mata yang sudah menemani manusia saat pertama kali lahir ke dunia. Mata memperkenalkan kita terhadap lingkungan, memperkenalkan hal-hal baru, mendeteksi bahaya, memberikan kesejahteraan melalui pekerjaan yang layak, dan tidak lupa memperindah tampilan wajah kita. Untuk itu sudah selayak kita memperhatikan sahabat kecil itu karena maknanya sangat besar untuk kehidupan kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Semakin maju perekonomian suatu negara tentunya akan mendorong pendidikan yang lebih baik bagi bangsanya. Pendidikan yang lebih baik akan menuju kesadaran yang lebih tinggi terhadap penyakit sehingga timbul suatu motto &lt;i&gt;mencegah jauh lebih baik dari pada mengawasi&lt;/i&gt;. Mencegah tentunya membutuhkan pengetahuan yang cukup sehingga menimbulkan kesadaran akan resiko datangnya suatu penyakit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hal fenomena yang sering terjadi namun kurang disadari pada fungsi penglihatan kita adalah &lt;b&gt;&lt;i&gt;floaters&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;. Apakah itu floaters ? bagaimana terjadinya? Bagaimana mengenalinya? Bahaya atau tidak? Apa pengobatannya? Tentu pertanyaan ini yang pertama kali timbul dibenak orang yang baru mendengar kata floaters. Untuk itu mari saya akan menjabarkan secara sederhana tentang floaters agar mudah dicerna para pembaca yang awam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sesuai dengan asal katanya floaters, &lt;b&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;float&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ( bahasa inggris)&amp;nbsp; apabila diterjemahkan berarti mengambang. Istilah itu dirasakan para ahli sebagai yang paling mendekati pada fenomena yang dialami pasien dengan kelainan tersebut. Floaters menunjuk pada sesuatu yang terlihat bagai mengambang melintas dalam pandangan kita. Bentuknya bermacam-macam bisa seperti benang panjang, titik, koma, atau bisa amorf ( bentuk tidak beraturan). Warnanya bervariasi bisa bening transparan hingga hitam kemerahan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Floaters bisa timbul sewaktu-waktu dan bisa tiba-tiba hilang. Saat timbul floaters bisa saja tidak disadari namun ada juga yang merasa sangat terganggu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bagaimana floaters dapat terjadi sebenarnya cukup alamiah. &lt;b&gt;Floaters&lt;/b&gt; adalah &lt;i&gt;proses yang terjadi pada salah satu organ di mata kita yang dinamakan vitreus&lt;/i&gt;. Organ vitreus adalah suatu organ yang berbentuk matriks seperti jeli. Letak vitreus berada di tengah rongga mata.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Vitreus ini sebenarnya berfungsi sebagai media penglihatan yang membantu memfokuskan sinar ke retina sebagai pusat penglihatan. Kemampuan ini disebabkan vitreus mempunyai indeks bias sehingga sinar yang melalui organ yang bening tersebut dapat dibiaskan. Sebelum sampai ke pusat penglihatan di makula retina, sinar akan melalui beberapa kali pembiasan agar terfokus di tempat tersebut. Vitreus dapat berubah konsistensi jelinya diakibatkan oleh hal-hal tertentu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Apabila vitreus menjadi lebih cair maka molekul air akan lebih banyak terkandung di matriks jelinya. Molekul air inilah yang dapat terlihat bagai mengambang di penglihatan kita. Kepadatan vitreus paling sering disebabkan proses deneratif (degeneratif?) sesuai dengan bertambahnya usia. Degenerasi dini juga dapat terjadi pada mata akibat penderita rabun jauh, diabetes, atau radiasi komputer, kekurangan antioksidan dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Floaters umumnya tidak berbahaya namun kehadirannya bisa sangat mengganggu. Seseorang yang &lt;i&gt;kurang tidur&lt;/i&gt; atau sehabis menekan matanya juga dapat timbul floaters. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Floaters yang alamiah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="SV"&gt; berwarna bening dan tidak menetap. Tempatnya mungkin berpindah-pindah, atau hanya sekedar melintas di penglihatan kita aja. Saat floaters semakin banyak dan sering muncul sebaiknya berkonsultasi ke dokter mata.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pencairan vitreus yang terlalu berlebihan dapat disertai komplikasi yang cukup berat yaitu lepasnya saraf penglihatan. Sesuatu yang patut diwapadai adalah saat floaters disertai penglihatan seperti kilat cahaya di sudut mata. Hal ini terjadi karena saraf mata (retina) tertarik-tarik saat vitreus mengalami pencairan berlebihan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Floaters jenis lain yang patut diwaspadai adalah &lt;b&gt;floaters berwarna putih&lt;/b&gt; yang tidak transparan. Floaters ini adalah akibat adanya akumulasi sel-sel radang dalam rongga mata.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Terdapat juga &lt;b&gt;floaters berwarna kehitaman&lt;/b&gt; yang disebabkan adanya sel-sel darah di rongga mata. Hal ini sering terjadi &lt;b&gt;pada penderita diabetes&lt;/b&gt; tahap lanjut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Floaters sebenarnya suatu keadaan yang cukup alamiah namun perlu diobservasi. Floaters yang semakin sering dan bertambah banyak sebaiknya dikonsultasikan ke dokter mata.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Hingga saat ini penanganan floaters yang ringan dapat berupa anjuran mengistirahatkan mata dengan cukup, atau pemberian vitamin sebagai antioksidan. Konsumsi vitamin C yang cukup bisa sebagai antioksidan juga pada mata kita. Terdapat juga obat tetes mata yang diberikan kepada penderita floaters, namun dengan resep dokter. Floaters yang berat, floaters akibat peradangan, atau akibat perdarahan dalam bola mata karena diabetes tidak terkontrol membutuhkan tindakan operatif.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sudah sebaiknya kita menjaga mata kita bagaikan kekasih atau sahabat kita. Jangan sampai setelah kehilangan baru menyadari betapa besar maknanya dalam hidup kita. Lebih dari 80% informasi dari dunia luar datang dari mata kita. Tanpa mata kita hidup seperti dalam dunia yang gelap. Untuk mengobati mata sebaiknya tidak berdasarkan asumsi-asumsi. Kenali gejala pada mata yang terjadi, konsultasikan kepada dokter. Hindari pemakaian obat-obatan yang tidak sesuai indikasi karena dapat berakibat fatal. Semoga tulisan ini dapat menambah pengetahuan para pembaca sekalian. Terima kasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Oleh : dr. Cosmos Mangunsong Sp.M&lt;br /&gt;KLINIK DOKTER KELUARGA&lt;br /&gt;FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS INDONESIA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Untuk melihat posting aslinya silakan klik &lt;a href="http://eyevision1.wordpress.com/2009/09/24/floaters/"&gt;di sini.&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-9199211399977041114?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/9199211399977041114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/floaters-pada-mata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9199211399977041114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9199211399977041114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/floaters-pada-mata.html' title='FLOATERS PADA MATA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-0gQcftfkBlY/TaD8Z1VJPhI/AAAAAAAAAO4/eAttxB8Err0/s72-c/floater.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-1152237750834550036</id><published>2011-04-08T07:19:00.000-07:00</published><updated>2011-04-08T07:21:00.192-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='MINUS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>MINUS, PAKAI SATU BOTOL TURUN SETENGAH</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-2GHDHYMJgBc/TZ8ZK7yDAMI/AAAAAAAAAOg/_7sxLtY9Y1s/s1600/TESTIMONI+MINUS.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="41" src="http://1.bp.blogspot.com/-2GHDHYMJgBc/TZ8ZK7yDAMI/AAAAAAAAAOg/_7sxLtY9Y1s/s400/TESTIMONI+MINUS.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Mata minus tergolong kelainan mata yang tidak mudah diatasi. Apalagi jika minusnya tergolong progresif alias perkembangannya sangat cepat. Berdasarkan pengalaman para pengguna radix vitae, jika penderita masih berusia di bawah 17 tahun, minusnya biasanya bisa berkurang secara signifikan. Namun, jika usia penderita sudah di atas 17 tahun, pengurangan minus seringnya tidak maksimal. Dapat berkurang 70% saja sudah merupakan pencapaian yang bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya kebetulan dapat SMS dari penderita minus yang beli RADIX VITAE ke saya. Saya memang nggak pernah berjanji muluk-muluk. Takut kalau sudah&amp;nbsp; berjanji tapi tidak terbukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang terjadi dengan pembeli saya yang satu ini ternyata di luar dugaan. Setelah beliau memakai radix vitae hampir satu botol, minusnya sudah berkurang setengah. Padahal kalau dilihat dari usia sudah lebih dari 17 tahun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-1152237750834550036?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/1152237750834550036/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/minus-pakai-satu-botol-turun-setengah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/1152237750834550036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/1152237750834550036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/04/minus-pakai-satu-botol-turun-setengah.html' title='MINUS, PAKAI SATU BOTOL TURUN SETENGAH'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-2GHDHYMJgBc/TZ8ZK7yDAMI/AAAAAAAAAOg/_7sxLtY9Y1s/s72-c/TESTIMONI+MINUS.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-6282046300883071597</id><published>2011-03-22T08:19:00.000-07:00</published><updated>2011-03-22T08:22:55.634-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA? HINDARI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>GLAUKOMA, MATA JANGAN TERKENA BENTURAN</title><content type='html'>Satu hal lagi yang perlu diperhatikan bagi para penderita glaukoma. Mata tidak boleh mengalami trauma benturan. Hal yang akan saya ungkapkan dalam tulisan ini sebenarnya berangkat dari pengalaman dua penderita glaukoma yang telah memakai radix vitae dan merasakan kemajuan yang berarti berkat radix vitae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman pertama datang dari Ayahanda Bapak Adi di Makasar. Pertama kali, kondisi glaukoma Ayahanda Bapak Adi sangat parah. Pandangan remang-remang, rasa sakit di mata yang luar biasa, mual, dan muntah. Pemakaian radix dua hari belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Hari ketiga justru merasa mual, keluar air mata seperti menangis. Bapak Adi sempat ragu dengan radix vitae. Namun setelah pengobatan selama 10 hari, barulah efek positif radix mulai bisa dirasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sakit mata yang luar biasa mulai berkurang, tidak ada rasa mual, dan pandangan mulai terang. Berdasarkan penuturan Bapak Adi, Ayahanda beliau tidak perlu dipapah lagi saat menuju ke kamar mandi. Saya merasa sangat senang dengan kondisi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang sekali, beberapa saat yang lalu, secara tidak sengaja, saat Bapak yang mengalami glaukoma tersebut menuju ke depan pintu, secara tiba-tiba pintu tertiup angin dan pintu tersebut membentur pelipis penderita glaukoma tersebut. Akibat terkena benturan pintu tersebut kondisi matanya memburuk lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman kedua datang dari putra Ibu Tini Supartini Bekasi. Putra beliau (penderita glaukoma) yang kondisi matanya membaik setelah menggunakan radix, beberapa hari yang lalu tekanan bola matanya (intra ocular pressure) tiba-tiba meningkat. Setelah saya tanyakan penyebabnya ternyata terkena tendangan kaki temannya di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dua pengalaman tersebut, saya berkesimpulan bahwa orang yang telah menderita glaukoma harus menjaga daerah mata dan sekitarnya agar jangana sampai terkena benturan. Benturan di mata apalagi yang sampai menimbulkan trauma berakibat buruk terhadap kondisi mata penderita glaukoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi penderita glaukoma, jaga mata Anda jangan sampai terkena benturan. Salam sehat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-6282046300883071597?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/6282046300883071597/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/03/glaukomamata-jangan-terkena-benturan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6282046300883071597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6282046300883071597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/03/glaukomamata-jangan-terkena-benturan.html' title='GLAUKOMA, MATA JANGAN TERKENA BENTURAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-895056303801245249</id><published>2011-03-07T08:02:00.000-08:00</published><updated>2011-03-07T08:13:48.863-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BERITA RADIX'/><title type='text'>Membawa Herbal Indonesia Mendapat Pengakuan Internasional</title><content type='html'>&lt;div class="style1"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-s1UTEwSvg_U/TXUEGFjnx9I/AAAAAAAAANc/X42e8RheqaQ/s1600/LOGO+JAMU.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh5.googleusercontent.com/-s1UTEwSvg_U/TXUEGFjnx9I/AAAAAAAAANc/X42e8RheqaQ/s1600/LOGO+JAMU.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;(Majalah Human Capital /065/Agustus2009) &lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="style1"&gt;&lt;i&gt;Berangkat dari perhatian kepada tanaman herbal di  Indonesia,  Heinrich Melcher yang bekerja puluhan tahun sebagai ahli  geologi memutuskan  fokus menjadi seorang peneliti herbal. Bagaimana  pandangannya terhadap potensi  herbal di Indonesia ?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="style1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="style1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="style1"&gt;Menjelajahi  pedalaman di beberapa benua dan kepulauan adalah  pekerjaan Heinrich  Melcher sebagai ahli geologi. Pedalaman Amerika Latin,  Afrika dan  Indonesia adalah beberapa tempat yang pernah Heinrich kunjungi saat   masih aktif sebagai ahli geologi. “Saya selalu berminat melihat cara  suku-suku  di pedalaman mengobati penyakit,” ungkap Heinrich mengakui.  Tidak hanya  memerhatikan, Heinrich juga selalu mencatat dan menyusunnya  menjadi sebuah  &lt;i&gt;database.&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Indonesia yang memiliki  iklim tropis memberikan kesan  tersendiri bagi pria asal Jerman yang  telah menjadi warga negara Ineonsia ini.  Datang ke Indonesia pada 1974,  Heinrich kagum pada kesuburan tanah negeri ini,  terutama Papua. “Di  Papua tanahnya bagus sekali. Tanah kosong di sana masih  puluhan ribu  hektar yang bisa dimanfaatkan,” kata Heinrich seraya membandingkan   bahwa jenis tanaman herbal di Indonesia jauh lebih lengkap dan  berkualitas  dibandingkan negara lain yang pernah dikunjunginya.&lt;/div&gt;&lt;div class="style1"&gt;“Kalau  kita lihat sejarahnya, sejak zaman nenek moyang kita  sudah menggunakan  herbal. Industri &amp;nbsp;jamu  bukan industri baru, tapi komoditi dari zaman  purbakala,” kata Heinrich yang  pernah berdebatdengan para dokter di  Surabaya mengenai kesterilan herbal. &lt;br /&gt;“Kata dokter-dokter di  Surabaya, mana bisa menjamin herbal  steril. Para dokter muda itu saya  tanya, asal bapak dari mana? Mereka jawab  Trenggalek,” kata Heinrich  sambil melanjutkan cerita, “saya tanya lagi, masih  ada orang tua atau  kakek-nenek? Dijawab masih ada. Lalu saya bilang, coba  pulang ke  kampung dan tanyakan ke kakek-nenek Anda, kalau sakit gigi pakai apa?   Pasti dia ke belakang rumah dan mencari herbal.”&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style1"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="style5"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color: #0033cc;"&gt;“Orang  China dan Eropa harus berpikir bagaimana mengawetkan  tanaman. Di sini  orang tidak pernah mikir untuk mengawetkan makanan karena  sepanjang  tahun selalu ada,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut  Heinrich, seringkali orang Indonesia tidak sadar  bahwa Indonesia  memiliki sumber berlimpah. Bila membandingkan dengan China atau  Eropa  yang memiliki empat musim, Indonesia adalah tanah yang beruntung, begitu   pandangan Heinrich. “Orang China dan Eropa harus berpikir bagaimana  mengawetkan  tanaman. Di sini orang tidak pernah mikir untuk mengawetkan  makanan karena  sepanjang tahun selalu ada,” ujarnya berkomentar. “Di  Indonesia kita bikin apa  pun bisa. Itu luar biasa,” ungkap penemu tetes  mata herbal bermerek Radix yang terbuat  dari buah keben asal Papua ini  mengagumi Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heinrich mengakui, sumber daya  manusia yang berminat pada  penelitian herbal di Indonesia masih jarang.  “Memang butuh kesabaran dalam  meneliti dan tidak bisa langsung  berorientasi pada hasil,” katanya mengakui.  Namun, ia melihat, jika  sebuah penelitian herbal sudah memberi hasil, potensi  untuk membuka  peluang kerja dan pemberdayaan ekonomi akan terbuka lebar. “Saat  saya  meneliti, saya coba ke diri saya sendiri sebelum saya beri ke orang  lain.  Akhirnya, saya menemukan obat tetes mata dan bikin pengobatan  masal pada tahun  2003-2005,” kenang Heinrich yang kemudian bekerja sama  dengan Institut  Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI).  “Sekarang obat tetes mata  ini sudah mencapai standar internasional,”  ungkap Heinrich dengan bangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan rahasia lagi, kendala  yang ditemui para herbalis  adalah sulitnya memperoleh izin dari Badan  Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).  Heinrich mengatakan, banyak hal yang  dilarang mengenai herbal di Indonesia tapi  justru diperbolehkan di luar  negeri. Contohnya, dokter di Indonesia dilarang  meresepkan obat  herbal, sedangkan di Australia industri asuransi di sana sudah  mulai  mendukung pengobatan dengan herbal. Dokter juga boleh meresepkan obat   herbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena terhambat perizinan dan sebagainya,  walaupun sudah  terbukti keampuhannya bila tidak ada izin dianggap obat  illegal. Undang-Undang  (UU) di Indonesia menyatakan obat infus atau  injeksi tidak boleh dari herbal,”  tuur Heinrich menyesalkan. “Kami  berharap kalau ada sesuatu yang bagus dilihat  dulu, jangan langsung  dijegal sehingga bisnis herbal bisa lebih terbuka,” saran  pria berusia  kepala enam ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah fokus meneliti herbal selama  kurang lebih lima  tahun, Heinrich berani mengatakan, seharusnyaya  indutri herbal Indonesia  menjadi yang terbesar di dunia. “Bisa  dibayangkan perkembangan petani kalau  industri herbal dikembangkan.  Kita membeli bahan bakudari petani, tenaga yang  dibutuhkan untuk  industri ini luar biasa banyak dan kita bisa melakukan semua  itu,”  katanya optimistis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar baiknya, Heinrich merasakan sudah  ada perhatian dari  masyrakat kepada industri herbal dan perhatian ini  harus terus ditingkatkan.  Menurutnya, Indonesia memerlukan peran  pemerintah dalam menyosialisasikan  obat-obatan herbal. “Kalau kita mau  menghasilkan sesuatu, kita harus bersifat  UMS, yang artinya United  Makes Strong atau kebersamaan membuat kuat,” ujar  Heinrich.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heinrich menilai, investasi bisa datang bila pemerintah mau  merombak  perizinan tentang herbal. “Saya tahu banyak teman-teman pebisnis yang   mau terjun ke bidang ini asal ada izin resmi. Para praktisi herbal juga  sudah  berjuang ke arah legalitas herbal sebagai obat. Kami berharap  obat-obatan  herbal bisa lebal, “ ungkapnya. Sejauh ini, ia melihat obat  herbal di Indonesia  masih didiskriminasikan walaupun sudah terbukti  khasiatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sama halnya kita bilang batik Indonesia tidak  bagus,  sedangkan batik Malaysia bagus. Padahal Indonesia adalah  sumbernya batik,”  Heinrich mencontohkan seraya melanjutkan,”herbal itu  warisan dari nenek moyang.  Kalau kita dapat warisan dari orangtua masa  tidak kita pelihara?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itulah yang menyebabkan kenapa  herbal di Indonesia tidak  berkembang. “Karena belum banyak orang  Indonesia yang mau mengembangkannya.  Pelatihan juga masih kurang,”  tutur Heinrich tegas. “Di Indonesia kita  mempunyai tumbuhan berkhasiat  yang sudah terdaftar dan sudah diinformasikan  oleh IPB dan Lembaga Ilmu  Pengetahuan Indonesia (LIPI) lebih dari 2000 jenis.  Tapi sampai  sekarang yang baru diteliti sekitar 400-an tumbuhan,” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui penelitian dan pembudidayaan tanaman herbal  berkhasiat,  Heinrich berharap industri herbal di Indonesia tidak lagi dipandang   sebelah mata oleh tuan rumahnya sendiri. Bukan hanya Heinrich, para ahli  herbal  pun meyakini bahwa herbal Indonesia memiliki petensi besar di  depan mata, yang  tidak dimiliki negara lain di belahan dunia mana pun.  Bila mutiara terpendam  ini bisa bersinar, maka pemberdayaan sumber daya  manusia Indonesia sebagai  negara penghasil herbal terlengkap dan  berkualitas di dunia, juga ikut  berkembang. Semoga harapan ini dapat  terwujud suatu hari nanti.&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="style8"&gt;(Rina Suci Handayani)&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-895056303801245249?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/895056303801245249/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/03/membawa-herbal-indonesia-mendapat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/895056303801245249'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/895056303801245249'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/03/membawa-herbal-indonesia-mendapat.html' title='Membawa Herbal Indonesia Mendapat Pengakuan Internasional'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-s1UTEwSvg_U/TXUEGFjnx9I/AAAAAAAAANc/X42e8RheqaQ/s72-c/LOGO+JAMU.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7075410390245043246</id><published>2011-02-19T17:16:00.000-08:00</published><updated>2011-02-19T17:16:04.929-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CARA MEMAKAI RADIX VITAE'/><title type='text'>SEBULAN PASCA OPERASI MATA, RADIX BOLEH DIPAKAI</title><content type='html'>Dalam sebuah pesan shout box di side bar blog ini ada pertanyaan (lihat tanggal 18 Februari 2011 penanya Yani), apakah setelah operasi glaukoma boleh memakai RADIX VITAE? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada para penderita glaukoma yang habis menjalani operasi dan ingin memakai radix vitae, saya anjurkan idealnya tunggu hingga minimal sebulan setelah operasi. Hal ini untuk menjaga agar kondisi mata sudah benar-benar normal setelah pembedahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, saya punya satu pengalaman yang agak berbeda. Ada seorang&amp;nbsp; pasien glaukoma yang habis menjalani operasi usianya masih 14 tahun. Seminggu setelah operasi kondisi matanya belum juga membaik. Tekanan bola mata masih tinggi. Orang tua anak tersebut ingin memakaikan radix vitae kepada anaknya. Saya tidak mengizinkan karena belum satu bulan. Tetapi kondisi matanya tidak juga membaik. Si anak sangat tersiksa. Akhirnya tiga minggu setelah operasi, dia pakai radix. Alhamdulillah kondisi matanya membaik dan sampai sekarang tekanan bola matanya stabil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7075410390245043246?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7075410390245043246/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/02/sebulan-pasca-operasi-mata-radix-boleh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7075410390245043246'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7075410390245043246'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/02/sebulan-pasca-operasi-mata-radix-boleh.html' title='SEBULAN PASCA OPERASI MATA, RADIX BOLEH DIPAKAI'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-2184084696547611066</id><published>2011-01-28T21:30:00.000-08:00</published><updated>2011-01-28T21:57:42.279-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><title type='text'>OBAT GLAUKOMA YANG MANJUR</title><content type='html'>Judul posting kali ini terinspirasi oleh sebuah telepon yang datang dari seorang Ibu di Banjarnegara. Beliau berkata, "Bu, saya menemukan blog Ibu setelah menulis 'OBAT GLAUKOMA YANG MANJUR' di google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau mengatakan bahwa Ibunya menderita glaukoma dan sudah parah. Setahun yang lalu salah satu penglihatan (matanya) sudah hilang (tidak bisa melihat). Bahkan setelah menjalani pengobatan alternatif, kedua matanya justru tidak bisa melihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara medis, glaukoma memang  tidak bisa disembuhkan. Akan tetapi, kita masih bisa berupaya mengobati glaukoma dengan terlebih dulu memahami karakteristik penyakit glaukoma tersebut. Kita bisa mencari informasi langkah-langkah medis dalam penanganan penyakit mata glaukoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita berusaha mencari pengobatan alternatif untuk menangani glaukoma, tentu saja kita harus mencari bentuk pengobatan yang selaras dengan penanganan medis tadi. Pengobatan alternatif yang nalar dan masuk akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Radix vitae tergolong obat alternatif glaukoma yang cukup efektif. Sudah banyak pasien glaukoma yang tertolong berkat obat tetes ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terpenting untuk penderita glaukoma jangan terlalu banyak menunggu dan menunda pengobatan. Kerusakan saraf optik mata kadang berlangsung sangat cepat, tanpa mengenal kompromi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-2184084696547611066?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/2184084696547611066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/01/obat-glaukoma-yang-manjur.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2184084696547611066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2184084696547611066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/01/obat-glaukoma-yang-manjur.html' title='OBAT GLAUKOMA YANG MANJUR'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-8968079682417015934</id><published>2011-01-21T05:02:00.000-08:00</published><updated>2012-01-02T02:40:21.731-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CARA PEMBELIAN/PEMESANAN'/><title type='text'>CARA PESAN RADIX VITAE</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TTmVeYCyb3I/AAAAAAAAAF0/BqK2S4ErMUQ/s1600/CARA%2BPESAN%2BRADIX%2BVITAE.JPG" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="273" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5564643163675717490" src="http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TTmVeYCyb3I/AAAAAAAAAF0/BqK2S4ErMUQ/s400/CARA%2BPESAN%2BRADIX%2BVITAE.JPG" style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt;" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kami, TOKO ONLINE RADIX VITAE, mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para pengunjung blog ini karena beberapa saat kemarin, kami tidak bisa segera memberikan balasan terhadap pesan-pesan di shoutbox maupun di email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi beberapa pertanyaan tentang cara pemesanan, kami memang satu-satunya penjual online obat tetes mata herbal Radix Vitae dengan biaya pengiriman yang paling murah. Jadi sebagian besar konsumen kami adalah pembeli online. Sementara ini, pembeli kami berasal dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nomor rekening bank kami, memang sengaja tidak kami cantumkan di blog ini. Calon pembeli yang sudah yakin mau membeli secara online, akan kami kirimi nomor rekening via SMS atau email. Konfirmasi transfer dan alamat lengkap cukup dilakukan via SMS. Dengan konfirmasi via SMS, kami akan dapat segera menindaklanjuti konfirmasi tersebut dan segera mengirim barangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk hari Senin-Jumat, jika Anda konfirmasi transfer sebelum pukul 17.00, kami akan mengirimkan barangnya hari itu juga, karena jasa pengiriman buka hingga pukul 18.00. Khusus untuk hari Sabtu, jasa pengiriman buka hingga pukul 13.00. Jadi konfirmasi transfer untuk hari Sabtu paling lambat pukul 12.00.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-8968079682417015934?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/8968079682417015934/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/01/cara-pesan-radix-vitae.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8968079682417015934'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8968079682417015934'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/01/cara-pesan-radix-vitae.html' title='CARA PESAN RADIX VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TTmVeYCyb3I/AAAAAAAAAF0/BqK2S4ErMUQ/s72-c/CARA%2BPESAN%2BRADIX%2BVITAE.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-3219158968112507816</id><published>2011-01-06T22:11:00.000-08:00</published><updated>2011-01-06T22:30:17.653-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KUNCI KESEMBUHAN'/><title type='text'>KEYAKINAN ADALAH KUNCI KESEMBUHAN</title><content type='html'>Keyakinan adalah kunci kesembuhan. Itu adalah kesimpulan sementara yang bisa saya tarik dari pengalaman saya menggunakan dan menjual obat tetes mata radix vitae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama kali menggunakan obat ini saya merasa yakin bahwa obat ini bisa menyembuhkan saya. (Saya sudah terlalu bosan dengan obat dokter yang diberikan terus menerus. ) Akhirnya benar, saya bisa sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembeli-pembeli obat tetes radix yang kelihatan sangat yakin dengan obat ini, Alhamdulillah juga dimudahkan oleh Allah sehingga bisa terbantu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saran saya adalah kalau Anda mau membeli obat ini Anda harus yakin. Jangan ragu. Kalau Anda masih ragu sebaiknya jangan membeli dulu. Tunggu sampai betul-betul yakin. Percaya bahwa melalui obat ini Allah akan menyembuhkan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi ingat buku &lt;span style="font-style: italic;"&gt;The Secret&lt;/span&gt; karangan Rhonda Byrne. Katanya, segala sesuatu yang terjadi dalam diri kita ini digerakkan oleh pikiran kita. Kalau kita berpikir sakit maka hal itu benar-benar akan terjadi pada diri kita. Kalau kita berpikir sehat, maka sehatlah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang yang dengan sabar dan telaten menjalani pengobatan dengan radix vitae akhirnya berhasil sembuh. Namun ada juga yang kurang teguh pendirian. Radix sudah berpengaruh positif malah dihentikan. Akhirnya balik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi sudah banyak orang terbantu dengan obat ini. Kalau Anda yakin Anda pasti juga akan tertolong.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-3219158968112507816?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/3219158968112507816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/01/keyakinan-adalah-kunci-kesembuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3219158968112507816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3219158968112507816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2011/01/keyakinan-adalah-kunci-kesembuhan.html' title='KEYAKINAN ADALAH KUNCI KESEMBUHAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-3243498262729322366</id><published>2010-12-12T01:15:00.000-08:00</published><updated>2010-12-12T01:23:42.509-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>KEAJAIBAN DATANGNYA TAK TERDUGA</title><content type='html'>Dalam melayani pembelian obat tetes mata radix vitae saya tidak terlalu memberi janji yang muluk-muluk. Radix vitae memang bisa membantu, tetapi tidak semua kondisi penyakit mata bisa disembuhkan dengan radix vitae. Kalau kerusakan mata atau sarafnya sudah parah, radix tidak bisa berbuat apa-apa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, dari para penderita penyakit mata yang kelihatannya sudah tidak ada harapan, masih ada saja penderita yang melaporkan bahwa kondisi matanya membaik. Ada yang matanya menjadi terasa lebih sejuk. Ada yang bisa lepas dari obat kimia. Ada yang kembali melihat dengan lebih jelas setelah sebelumnya remang-remang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu karunia dari Tuhan. Dan kita hanya bisa berkata Alhamdulillah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-3243498262729322366?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/3243498262729322366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/12/keajaiban-datangnya-tak-terduga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3243498262729322366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3243498262729322366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/12/keajaiban-datangnya-tak-terduga.html' title='KEAJAIBAN DATANGNYA TAK TERDUGA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-4228576024565989477</id><published>2010-10-31T21:57:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T21:48:35.940-07:00</updated><title type='text'>aaa</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-4228576024565989477?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/4228576024565989477/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/10/harga-promo-keluar-lagi.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4228576024565989477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4228576024565989477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/10/harga-promo-keluar-lagi.html' title='aaa'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-860084934187171426</id><published>2010-10-20T01:22:00.000-07:00</published><updated>2010-10-21T02:01:09.779-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengiriman barang'/><title type='text'>PERMOHONAN MAAF ATAS KETERLAMBATAN</title><content type='html'>Dalam beberapa hari ini, terjadi keterlambatan pengiriman tetes mata radix vitae. Hal ini terjadi karena persediaan tetes mata kami habis, sedangkan pengiriman dari pusat distribusi nasional juga mengalami keterlambatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu melalui tulisan ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para pelanggan radix vitae, khususnya kepada&lt;br /&gt;1. Bapak Alim Haryono, Probolinggo&lt;br /&gt;2. Ibu Wiwik Sulistyowati, Gresik&lt;br /&gt;3. Bapak/ibu Ipo di Bogor&lt;br /&gt;4. Bapak Idris, Batam&lt;br /&gt;5. Bapak Nyoman Mantik Astawa, Bali&lt;br /&gt;6. Ibu Lina M, Gresik&lt;br /&gt;7. Bapak Eko Siswanto, Luwu Timur, dan&lt;br /&gt;8. Ibu Risma, Jakarta Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kompensasi keterlambatan, kami akan mengembalikan biaya pengiriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih atas kepercayaan para pengguna radix vitae. Kami selalu berusaha melayani semampu kami dan memberikan pelayanan konsultasi gratis via telepon atau SMS, baik sebelum pembelian atau selama proses pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, kami, TOKO ONLINE RADIX VITAE, mohon maaf sebesar-besarnya. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormat kami,&lt;br /&gt;Pengelola,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tia Mahendra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Update: Rabu Sore, 20 Oktober 2010. Stok barang baru saja tiba di rumah kami pukul 16.30.  Kami mulai bisa mengirim barang sore ini. Semoga ini menjadi kabar gembira bagi Anda. Pengiriman barang sudah kembali normal.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-860084934187171426?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/860084934187171426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/10/permohonan-maaf-atas-keterlambatan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/860084934187171426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/860084934187171426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/10/permohonan-maaf-atas-keterlambatan.html' title='PERMOHONAN MAAF ATAS KETERLAMBATAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-5414676658084624729</id><published>2010-06-29T21:49:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T21:53:05.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HARGA'/><title type='text'>HARGA RADIX VITAE</title><content type='html'>&lt;span style="color: black;"&gt;HARGA TETES MATA RADIX VITAE Rp. 400.000,00 (empat ratus ribu rupiah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;HARGA KAPSUL ANGELICA&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Rp 100.000,00 (seratus ribu rupiah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ONGKOS KIRIM KE SELURUH INDONESIA Rp 10.000,00 (sepuluh ribu rupiah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-5414676658084624729?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/5414676658084624729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/06/paket-hemat-radix-vitae.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5414676658084624729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5414676658084624729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/06/paket-hemat-radix-vitae.html' title='HARGA RADIX VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-291015366522966968</id><published>2010-06-28T21:45:00.000-07:00</published><updated>2010-06-28T22:02:59.982-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='CARA MELACAK KIRIMAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKTI PENGIRIMAN'/><title type='text'>CARA MELACAK KIRIMAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TCl8Kqs51GI/AAAAAAAAAFY/PE8iKm33_-w/s1600/LACAK+TEGAL+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 117px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TCl8Kqs51GI/AAAAAAAAAFY/PE8iKm33_-w/s200/LACAK+TEGAL+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488054143630824546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TCl7uyZVB8I/AAAAAAAAAFQ/b9uzeVW6J_A/s1600/LACAK+TEGAL.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 117px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TCl7uyZVB8I/AAAAAAAAAFQ/b9uzeVW6J_A/s200/LACAK+TEGAL.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5488053664659867586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saat liburan sekolah ini saya mengirim barang dari sebuah kota kecamatan kecil di Klaten. Saya penasaran ingin mengecek kiriman yang saat inputnya hanya ditulis tangan tidak menggunakan komputer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata hasilnya memuaskan. Meskipun saat input data hanya ditulis tangan, nomor barcodenya masih bisa saya lacak menggunakan websitenya PT POS INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini saya paling sering mengirim barang menggunakan POS dan hasilnya tidak mengecewakan. Terima kasih PT POS INDONESIA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-291015366522966968?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/291015366522966968/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/06/cara-melacak-kiriman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/291015366522966968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/291015366522966968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/06/cara-melacak-kiriman.html' title='CARA MELACAK KIRIMAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/TCl8Kqs51GI/AAAAAAAAAFY/PE8iKm33_-w/s72-c/LACAK+TEGAL+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-3611564325073621149</id><published>2010-05-26T03:01:00.000-07:00</published><updated>2010-05-26T03:19:00.831-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KIRIMAN KE LUAR NEGERI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKTI PENGIRIMAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SINGAPORE'/><title type='text'>PESANAN PERTAMA DARI SINGAPORE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S_z1dTs0ZDI/AAAAAAAAAFI/LEzPwoBgM_w/s1600/KIRIM+KE+SINGAPORE.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 160px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S_z1dTs0ZDI/AAAAAAAAAFI/LEzPwoBgM_w/s200/KIRIM+KE+SINGAPORE.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5475521130828948530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 25 Mei 2010, untuk pertama kalinya saya mengirimkan obat tetes mata radix vitae ke Singapura. Ada kebanggaan tersendiri bisa mengirim produk Indonesia ke luar negeri. Selama ini saya memang sudah mengirim ke berbagai daerah di Indonesia, tetapi untuk pengiriman ke luar negeri yang saya lakukan sediri baru kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sebelumnya pernah mengirim ke Australia dan ke Amerika, tetapi barangnya dititipkan orang Indonesia yang mau pergi ke dua negara tersebut. Jadi bukan saya yang kirim ke sana. Ada juga beberapa orang Malaysia yang konsultasi ke saya, tetapi belum jadi beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Pak Heinrich sendiri sih sudah memasarkan produk ini ke Jerman. Tapi rasanya nggak istimewa. Soalnya Pak Heinrich kan cuma menjual ke kampung halamannya di Jerman sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya iseng-iseng melacak kiriman. Ternyata kiriman ke luar negeri dari Mojokerto dikirim melalui Denpasar dulu. Semoga cepat sampai dan bermanfaat bagi pemesannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-3611564325073621149?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/3611564325073621149/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/05/pesanan-pertama-dari-singapore.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3611564325073621149'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3611564325073621149'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/05/pesanan-pertama-dari-singapore.html' title='PESANAN PERTAMA DARI SINGAPORE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S_z1dTs0ZDI/AAAAAAAAAFI/LEzPwoBgM_w/s72-c/KIRIM+KE+SINGAPORE.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-8370475483545081970</id><published>2010-04-21T01:34:00.000-07:00</published><updated>2010-04-21T02:16:12.654-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IKLAN'/><title type='text'>BUKAN SEKEDAR IKLAN</title><content type='html'>Beberapa hari yang lalu saya mendapat telepon dan SMS dari pembaca blog ini yang intinya menyangsikan "iklan" yang saya muat di internet terutama melalui blog ini. Khususnya tentang produk obat tetes mata herbal radix vitae yang saya tawarkan ini. "Apakah iklan ini bukan hanya penipuan? Soalnya saya sudah sering tertipu dengan iklan seperti ini?" ungkap beliau. Penelpon tersebut juga menanyakan "Apakah kalau saya transfer uang, barangnya pasti dikirimkan?" Dan masih banyak pertanyaan lain yang menunjukkan bahwa beliau tidak percaya lagi dengan transaksi online.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi penelpon tadi masih beruntung karena beliau sempat menyebutkan penyakit yang dideritanya, yaitu glaukoma.  Saya kemudian menyampaikan segala  informasi yang saya ketahui tentang glaukoma kepada beliau melalui SMS. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bisa memahami kondisi tersebut karena di dunia maya memang sering terjadi penipuan. Akan tetapi, bukankah di dunia nyata juga banyak penipuan? Kita memang harus waspada agar tidak tertipu. Namun demikian, jangan sampai kewaspadaan yang berlebihan itu justru menutup jalan rahmat yang akan datang dari Allah melalui obat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tulisan ini sebenarnya saya hanya ingin menyampaikan bahwa apa yang saya tulis dalam blog ini bukan hanya sekedar iklan, melainkan juga kabar baik bagi para penderita penyakit mata. Saya tidak menampik bahwa ini adalah iklan, tetapi bukan sekedar iklan, ada juga plus-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak semua penyakit dan kelainan mata bisa disembuhkan. Untuk kasus glaukoma misalnya, penderita glaukoma yang punya mata kering biasanya lebih sulit disembuhkan, penderita glaukoma yang sekaligus menderita diabetes dengan kadar gula darah di atas 200 juga sulit disembuhkan. Penderita glaukoma dengan tingkat kerusakan saraf optik di atas 70% juga sulit diatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sebelum membeli produk ini, saya biasanya minta data medis yang komprehensif. Tujuannya agar saya bisa memberi gambaran seberapa besar kemungkinan radix vitae bisa menolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk para pengguna radix vitae yang telah merasakan manfaatnya, dikaruniai kesembuhan oleh Tuhan, saya mohon bantuan kesaksiannya. Testimoni bisa dikirimkan ke email saya tia_mahendra@yahoo.co.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-8370475483545081970?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/8370475483545081970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/04/bukan-sekedar-iklan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8370475483545081970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8370475483545081970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/04/bukan-sekedar-iklan.html' title='BUKAN SEKEDAR IKLAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7137680922285695469</id><published>2010-04-15T00:47:00.000-07:00</published><updated>2011-01-28T22:33:11.323-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>KABAR GEMBIRA DARI BAPAK IGNATIUS LOYOLA</title><content type='html'>Hari ini saya dapat kabar menggembirakan dari Bapak Ignatius Loyola di Sunter Agung Jakarta Utara. Kira-kira satu setengah bulan yang lalu, Beliau membeli tetes mata radix vitae untuk Ibunya. Saat itu kondisi ibunya sudah memprihatinkan karena menderita glaukoma dan harus menjalani operasi. Setelah sedikit menganalisis data medis yang diberikan Bapak Ignatius Loyola, saya menyarankan untuk tidak menjalani operasi mata dulu karena memang resikonya tinggi. Tetapi keputusan terakhir tetap saya serahkan ke tangan Bpk Ignatius dan keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Bpk Ignatius menunda operasi mata ibunya dan mencoba untuk menggunakan Tetes Mata Herbal Radix Vitae terlebih dahulu. Seminggu setelah memakai obat tetes mata itu perkembangan tidak terlalu menggembirakan. Rasa sakit di mata dan kepala tetap dirasakan oleh Ibunda Bpk Ignatius. Setiap pagi kotoran yang keluar dari mata sangat banyak dan terasa mengganjal tidak membuat nyaman. Saya tidak terlalu optimis dengan kondisi itu. Saya hanya bisa menjawab agar Bapak dan Ibu bersabar dan semoga perkembangannya positif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu saya tidak menerima kabar lagi dari Bapak Ignatius. Saya menduga mungkin obat tetes yang dibeli dari saya tidak cocok. Ternyata dugaan saya itu salah. Tadi pagi Bapak Ignatius telpon saya. Beliau mengucapkan terima kasih karena kondisi kesehatan mata Ibundanya mengalami perkembangan yang pesat. Sekarang tidak lagi dirasakan sakit mata dan kepala yang menyiksa, pandangan mata sudah lebih tajam dari sebelum menggunakan radix, Ibunda Bapak Ignatius juga merasa senang karena Bapak Ignatius bisa menemukan obat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kabar seperti itu saya agak merinding. Ternyata Allah sungguh Maha Besar. Saya merinding karena ternyata saran yang saya berikan untuk menunda operasi dulu ada benarnya. Ternyata Allah selalu memberi jalan bagi hamba-Nya yang selalu berusaha mencari jalan kesembuhan, kepada hamba-Nya yang selalu yakin berserah namun bukan berarti pasrah tanpa ikhtiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur alhamdulillah ya Allah, semoga semakin banyak orang yang terbantu dan tersembuhkan dengan obat yang kami ambil dari alam ciptaan-Mu ini. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7137680922285695469?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7137680922285695469/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/04/kabar-gembira-dari-bapak-ignatius.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7137680922285695469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7137680922285695469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/04/kabar-gembira-dari-bapak-ignatius.html' title='KABAR GEMBIRA DARI BAPAK IGNATIUS LOYOLA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7351065832356278378</id><published>2010-04-10T00:48:00.000-07:00</published><updated>2010-04-10T01:03:21.509-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JANGAN TERLAMBAT'/><title type='text'>JANGAN REMEHKAN PENGOBATAN HERBAL RADIX VITAE</title><content type='html'>Ketika saya melayani konsultasi online kepada para penderita penyakit mata, terutama glaukoma, rata-rata orang jenuh dengan pengobatan terus menerus atau bahkan seumur hidup yang harus dijalani oleh para penderita. Saya bisa memahami berbagai keluhan tersebut karena saya sendiri pernah mengalami hal seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengalaman saya dan pengalaman banyak pemakai radix vitae, saya menganjurkan untuk memakai radix vitae karena obat tetes ini sungguh dapat membantu mengatasi glaukoma. Dalam pemakaian radix vitae, ada dua pilihan. Pertama, memakai obat tetes herbal radix vitae dengan tetap mengkonsumsi obat dokter. Kedua, memakai radix vitae dan mencoba meninggalkan obat-obatan kimia dari dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa pengalaman, dengan hanya menggunakan radixvitae banyak penderita yang merasakan khasiat radix vitae dan merasakan kemajuan yang signifikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sebenarnya untuk mencoba dan sebagai jalan tengah, Anda bisa mencoba meninggalkan obat-obatan kimia yang sudah jenuh selama dua minggu untuk melihat raksinya. Kalau reaksinya positif bagus, obat kimia bisa ditinggalkan. Kalau reaksinya negatif Anda bisa kembali pakai obat kimia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi positif yang saya maksudkan baru saja dialami oleh Bapak Subandi dan Ibu Dewi di NTB. Setelah melakukan upaya pengobatan kemana-mana dan kurang berhasil, mereka berdua sekarang hanya pakai radix vitae dan hasilnya lumayan bagus. Meskipun untuk Bapak Subandi sudah agak terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Anda yang belum terlambat, cobalah sekarang juga pakai radix vitae. Percayalah Tuhan memberikan jalan kesembuhan melalui berbagai cara. Percayalah juga bahwa obat tetes mata herbal radix vitae ini adalah obat yang ditunjukkan oleh Allah kepada Anda untuk mengobati derita penyakit mata yang Anda alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7351065832356278378?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7351065832356278378/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/04/jangan-remehkan-pengobatan-herbal-radix.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7351065832356278378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7351065832356278378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/04/jangan-remehkan-pengobatan-herbal-radix.html' title='JANGAN REMEHKAN PENGOBATAN HERBAL RADIX VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-8786911079077073616</id><published>2010-03-31T23:15:00.000-07:00</published><updated>2011-04-02T21:54:57.455-07:00</updated><title type='text'>aaa</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-8786911079077073616?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/8786911079077073616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/03/radix-vitae-promo-special-edition.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8786911079077073616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8786911079077073616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/03/radix-vitae-promo-special-edition.html' title='aaa'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-8565705263459907762</id><published>2010-03-31T22:38:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T23:12:39.308-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ANGELICA KEISKEI KOIDZUMI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KAPSUL ANGELICA'/><title type='text'>Malaikat Penyembuh dari Negeri Sakura</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S7Q183-vb9I/AAAAAAAAAEg/RlYq3JY1tSE/s1600/ashitaba+TIA+M.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S7Q183-vb9I/AAAAAAAAAEg/RlYq3JY1tSE/s200/ashitaba+TIA+M.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455044368588042194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S7Q0C22XPvI/AAAAAAAAAEY/BEhsHi1-Fk0/s1600/Dr+Ir+Nurliani+Bermawie+ashitaba.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 149px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S7Q0C22XPvI/AAAAAAAAAEY/BEhsHi1-Fk0/s200/Dr+Ir+Nurliani+Bermawie+ashitaba.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455042272340426482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Rahasia umur panjang penduduk Hachijo, Jepang, hingga rata-rata 90 tahun akhirnya tersingkap. Mereka rutin mengkonsumsi ashitaba setiap hari. Tanaman obat kaya antioksidan itu mereka jadikan sayur menyebabkan daya tahan tubuh sangat kuat. &lt;p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dr Nurliani Bermawie&lt;/span&gt;, periset di Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik (Balittro) menuturkan, ashitaba mempunyai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;getah berwarna kuning&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; atau chalcones&lt;/span&gt; yang keluar dari batang dan daun. Di situ terdapat beberapa bahan aktif seperti &lt;i&gt;xantoangelol&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;4-hydroxyderricin&lt;/i&gt; yang merupakan antioksidan. Di antara sekitar 50 anggota genus Angelica, ashitaba satu-satunya yang memiliki getah kuning.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanaman yang kini dibudidayakan Balittro itu bernama ilmiah &lt;i style="font-weight: bold;"&gt;Angelica keiskei Koidzumi&lt;/i&gt;. Angelica disematkan lantaran ia multikhasiat. Selain kaya antioksidan, tanaman itu juga ampuh mengatasi kanker seperti dibuktikan Toru Okuyama. Peneliti di Fakultas Farmasi di &lt;i&gt;Meiji University&lt;/i&gt;, Jepang itu memberikan ekstrak ashitaba pada tikus pengidap kanker paru dan kanker kulit. Enam bulan berselang, pertumbuhan kanker paru dan kanker kulit berhenti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil itu diperkuat oleh riset Kimura Y di Kedokteran, &lt;i&gt;Ehime University&lt;/i&gt; Jepang. Ia memberikan ekstrak akar ashitaba 100 mg per kilogram bobot tubuh tikus penderita tumor paru. Pertumbuhan tumor itu terhambat dan tidak terjadi metastasis alias penyebaran sel ke jaringan lain. Senyawa aktif yang berperan menghambat pertumbuhan tumor itu &lt;i&gt;xanthoangelol&lt;/i&gt;. Ia menghambat sintesis DNA pada sel-sel tumor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Xanthoangelol juga terbukti ampuh mengobati neuroblastoma alias kanker saraf dan leukemia. Tabata K dari &lt;i&gt;Nihon University&lt;/i&gt; Jepang, membuktikan &lt;i&gt;xanthoangelol&lt;/i&gt; bersifat apoptosis alias menyebabkan program kematian sel kanker. Setelah inkubasi selama 4 jam, terjadi apoptosis sel. Itu lantaran caspase-3, sejenis protein dalam sel leukemia dan neuroblastoma menjadi aktif setelah diberi xanthoanglol.&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:Green;"&gt;&lt;b&gt;Klorofil&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;Keampuhan ashitaba terungkap sejak era dinasti Ming (1518-1593). Saat itu para tabib meresepkan ashitaba untuk menghilangkan kesulitan menstruasi, memperlancar aliran darah, obat diuretik, dan memperlancar air susu ibu. Kerabat pegagan &lt;i&gt;Centella asiatica&lt;/i&gt; itu juga berkhasiat antihipertensi sebagaimana dibuktikan Hirhosi Ogawa di Fakultas Kedokteran &lt;i&gt;Kinki University&lt;/i&gt;, Osaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senyawa &lt;i&gt;4-hydroxyderricin&lt;/i&gt; dalam getah kuning menekan tekanan darah sistolik. Faedah lain mengurangi LDL (&lt;i&gt;low density lipoprotein&lt;/i&gt;) atau kolesterol jahat dan trigliserida dalam hati tikus yang menderita &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;stroke dan hipertensi&lt;/span&gt;. Ashitaba juga memiliki aktivitas antidiabetes. Kazuo Hida, herbalis di Jepang, menyebutkan 6 bulan setelah konsumsi ashitaba, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;kadar gula darah turun &lt;/span&gt;dari 400 mg/dl menjadi 150 mg/dl.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khasiat sebagai antidiabetes dan antikolesterol itu juga dibuktikan oleh Wuryaning Setyawati, herbalis di Jakarta Utara. Menurut Tatsuji Enoki di &lt;i&gt;Biotechnology Research Laboratories&lt;/i&gt;, Takara Bio Inc. Jepang, kandungan &lt;i&gt;4-h&lt;/i&gt;&lt;i&gt;ydroxyderricin&lt;/i&gt; (4-HD) dan &lt;i&gt;xanthoangelol&lt;/i&gt; dalam ashitaba &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;memiliki kemampuan seperti insulin sehingga dapat menurunkan kadar gula darah.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanaman dari Hachijo itu kaya klorofil , zat hijau daun yang berperan mengumpulkan dan menyimpan energi matahari. Menurut Dr Leenawati Limantara MSc, ahli klorofil dari Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, klorofil adalah pigmen utama yang terdapat pada tumbuhan, alga, dan bakteri fotosintetik. 'Perannya sebagai antena penangkap cahaya dan pentransfer energi dalam proses fotosintesis,' kata alumnus Kwansei Gakuin University, Kobe, Jepang, itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klorofil merangsang produksi sel darah merah yang berperan membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Zat hijau daun itu pembersih darah dan hati serta mendorong pertumbuhan mikroorganisme baik dalam saluran pencernaan. Bahkan klorofil juga mampu meredam pertumbuhan sel kanker karena memiliki efek sitotoksik. Jurnal Riset Kedokteran dan Biologi Brasil mengungkapkan metode penanganan kanker paling mutakhir menggunakan 3 faktor yaitu fotosensitizer, cahaya tampak, dan oksigen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senyawa kimia fotosensitizer membunuh sel-sel kanker ketika disinari cahaya dengan panjang gelombang tertentu. Klorofil mampu menyerap cahaya dengan panjang gelombang maksimum 770 nm. Itu sebabnya pengobatan modern mempercayai klorofil sebagai penyembuh kanker yang aman dibandingkan obat kimia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;i&gt;Angelica keiskei&lt;/i&gt; kaya betakaroten, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, biotin, asam folik, dan vitamin C. Ia juga mengandung beberapa mineral seperti kalsium, magnesium, potasium, fosfor, seng, dan tembaga. Menurut Nurliani, ashitaba mengandung vitamin B12 yang biasanya ada pada hewan. Vitamin ini berfungsi untuk memproduksi sel darah merah, meningkatkan produksi hormon, memperkuat sistem imun tubuh dan meningkatkan daya pikir. Akar ashitaba mengandung &lt;span style="font-style: italic;"&gt;furanokumarin&lt;/span&gt; yang berfungsi sebagai &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;antikanker.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="color:Green;"&gt;&lt;b&gt;Malaikat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;p&gt;Dengan seabrek khasiat, pantas jika tanaman itu bernama &lt;i&gt;Angelica keiskei Koidzumi&lt;/i&gt;. Bahasa Latin, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;angelica&lt;/span&gt; berarti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;malaikat&lt;/span&gt;. Keiskei untuk menghargai ahli botani Jepang pada abad ke-19, Ito Keisuke. Sosok tanaman itu mengingatkan kita akan seledri. Bedanya, ukuran ashitaba lebih besar, tinggi mencapai 1,2 m. Keduanya memang masih sekerabat, sama-sama anggota famili Apiaceae.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertumbuhan daunnya sangat cepat. 'Sekarang daunnya dipetik, besok sudah mulai tumbuh lagi,' kata Nurliani. Itulah sebabnya ia dijuluki &lt;i style="font-weight: bold;"&gt;tomorrow leaf&lt;/i&gt;. Bunganya hemaprodit karena organ jantan dan betina berada dalam satu bunga. Penyerbukan tanaman dataran tinggi itu dibantu serangga. Ia menyukai tempat yang terkena cahaya, tetapi mampu tumbuh di tempat ternaungi. Pada umur 4-6 bulan, daun dan getah malaikat penyembuh itu bakal mengobati beragam penyakit. (&lt;b&gt;Ari Chaidir&lt;/b&gt;) Sumber: http://www.trubus-online.co.id&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ekstrak tanaman ashitaba tersebut kini bisa diperoleh dengan mudah karena telah dipasarkan oleh PT Radix Vitae Papua dalam bentuk kapsul. Satu kemasan berisi 30 kapsul dengan harga Rp 100.000,00. Bagi para penderita penyakit mata, kapsul Angelica ini biasanya digunakan untuk memperlancar peredaran darah di sekitar mata dan membantu memperbaiki sel saraf mata yang rusak.  &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S7Q4FYCcgLI/AAAAAAAAAEo/3EsghlxWh6U/s1600/kapsul_angelica_small.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 200px; height: 137px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S7Q4FYCcgLI/AAAAAAAAAEo/3EsghlxWh6U/s200/kapsul_angelica_small.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455046713655722162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-8565705263459907762?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.trubus-online.co.id/members/ma/mod.php?mod=publisher&amp;op=viewarticle&amp;cid=11&amp;artid=1347' title='Malaikat Penyembuh dari Negeri Sakura'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/8565705263459907762/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/03/malaikat-penyembuh-dari-negeri-sakura.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8565705263459907762'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8565705263459907762'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/03/malaikat-penyembuh-dari-negeri-sakura.html' title='Malaikat Penyembuh dari Negeri Sakura'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S7Q183-vb9I/AAAAAAAAAEg/RlYq3JY1tSE/s72-c/ashitaba+TIA+M.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7769792747011177864</id><published>2010-02-12T22:03:00.000-08:00</published><updated>2011-01-29T07:24:59.045-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>BATAL OPERASI  SETELAH PAKAI RADIX VITAE</title><content type='html'>Menyerahkan segalanya kepada Tuhan dan tetap berikhtiar adalah kata kunci agar kita bisa keluar dari setiap permasalahan. Mungkin itu pulalah yang telah membuat keberhasilan para penderita glaukoma yang saya bantu dalam minggu-minggu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, Ibu Ida di Surabaya. Sebelum memakai radix, kepalanya sangat sakit, bahkan karena jengkelnya dia bilang sering membentur-benturkan kepalanya di tembok. Saat periksa di Rumah Sakit Undaan, diketahui bahwa dia menderita glaukoma dan TIO-nya 36. Bu Ida cari obat alternatif dan ketemulah blog ini. Beliau kemudian memutuskan untuk pakai radix dan alhamdulillah seminggu kemudian saat periksa ke dokter TIO-nya sudah turun jadi 32.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, Mr. X di Surabaya (mohon maaf saya tidak tahu namanya, karena yang beli ke saya Pak Dhe-nya [Bp Waskito Utomo- berdinas di Kantor Imigrasi Tandes Surabaya]). Keponakan Pak Waskito ini juga menderita glaukoma, bahkan lebih berat karena disertai diabetes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamis, 11 Februari kemarin keponakan Pak Waskito rencananya akan operasi mata, tetapi batal operasi karena kondisi matanya sudah membaik. Padahal, Pak Was baru beli hari Sabtu tanggal 6 Februari dan pembatalan operasi oleh dokter tanggal 8 Februari 2010. Berarti baru pakai 2 malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mendengar kabar pembatalan operasi ini  dari Bp Haji Muh. Arbain, teman Pak Waskito di Sumenep Madura. Bapak H. Muh Arbain rupanya juga penderita glaukoma dan sudah menjalani operasi mata sebanyak tiga kali. Namun sayang hasilnya belum maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Ketiga,&lt;/span&gt; Ibu Murni di Blora. Tanggal 1 Februari 2010 yang lalu Bu Murni periksa mata di Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya. Glaukoma juga. Tekanan bola matanya 85,5. Sangat tinggi. Dokter menyarankan seminggu harus periksa lagi dan kalau tidak turun TIO-nya berarti harus operasi. Ibu Murni kemudian pakai radix vitae. Tanggal 8 Februari Ibu Murni harusnya kontrol, tapi saya tidak menganjurkan karena baru pakai radix 2 hari. Tentu radix belum terlalu ngefek. Kalau belum turun pasti disuruh operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Bu Murni periksa lagi Sabtu, tanggal 13 Februari 2010 (saat saya tulis postingan ini).  Dan apa yang terjadi? Begitu keluar dari ruang periksa dokter, beliau langsung telpon saya. Beliau bilang, "Dokter kaget Bu Tia!!!" Kaget kenapa? apa yang terjadi dengan Bu Murni? Beliau mengatakan bahwa tekanan bola matanya bisa turun 20  (kurang dari dua minggu), dan sekarang menjadi tekanannya menjadi 65. Dokter tanya dikasih apa Bu? Soalnya tidak pernah ada kasus penurunan begini. Bu Murni nggak bilang kalau pakai radix, takut dimarahi dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kondisi mata sudah membaik (ada penurunan TIO), dokter tidak menganjurkan operasi. Obat-obatan minum yang seminggu yang lalu diresepkan pun sekarang tidak  lagi. Hanya tinggal dikasih tetes mata. Sukses Ibu Murni!!!! Semoga lekas sembuh. Semoga pengalaman ibu ini bisa menginspirasi para penderita penyakit mata yang lain agar jangan ragu memakai radix vitae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi saya tegaskan, kalau saya berbagi testimoni ini bukan hanya karena saya jualan tetes mata radix vitae, melainkan karena dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin membantu para penderita penyakit mata menemukan obat yang tepat dan mujarab. Kebetulan saya sendiri telah tertolong berkat radix vitae ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7769792747011177864?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7769792747011177864/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/batal-operasi-setelah-pakai-radix-vitae.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7769792747011177864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7769792747011177864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/batal-operasi-setelah-pakai-radix-vitae.html' title='BATAL OPERASI  SETELAH PAKAI RADIX VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-9013454470606346413</id><published>2010-02-10T01:29:00.000-08:00</published><updated>2011-01-28T22:00:21.531-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>OPERASI GLAUKOMA TIDAK BERHASIL, BERALIH KE RADIX   VITAE</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu seorang ibu di Bekasi (Ibu Tini), tanya ke saya tentang kasus anaknya yang menderita glaukoma. Yang membuat saya turut prihatin, putra ibu Tini baru berusia 14 tahun, tetapi sudah harus menjalani operasi glaukoma awal Januari 2010 yang lalu.  Meskipun telah menjalani operasi,  Ibu Tini masih tetap saja tidak bisa tenang.  Berbagai keluhan sakit mata yang dirasakan sebelum operasi  seperti kepala pusing, mata cekot-cekot, masih dirasakan oleh anaknya setelah operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita akhirnya beliau memutuskan untuk mencoba memakai obat tetes mata radix vitae. Karena operasinya belum genap satu bulan, saya melarang penggunaan radix vitae pada mata yang habis dioperasi. Jadi tetes mata hanya dipakaikan pada mata kiri yang tidak dioperasi. Hasilnya menakjubkan. Terbukti bisa menghilangkan berbagai keluhan yang dirasakan sebelumnya.  Anaknya sampai tidak sabar untuk segera meneteskan pada mata yang baru saja dioperasi. Tetapi saya bilang harus menunggu minimal satu bulan. Akhirnya, karena anaknya sudah sangat tidak sabar, sebulan kurang empat hari dilakukanlah penetesan ke mata yang sudah dioperasi.  Seperti sudah diduga sebelumnya, mata yang habis dioperasi itu akhirnya terasa enak. Ibu Tini, semoga putra Ibu segera cepat sembuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-9013454470606346413?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/9013454470606346413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/operasi-tidak-berhasil-beralih-ke-radix.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9013454470606346413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9013454470606346413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/operasi-tidak-berhasil-beralih-ke-radix.html' title='OPERASI GLAUKOMA TIDAK BERHASIL, BERALIH KE RADIX   VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-4844792656254105936</id><published>2010-02-07T01:02:00.000-08:00</published><updated>2010-02-07T01:24:57.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='EFEK SAMPING'/><title type='text'>RADIX  VITAE AMAN SECARA BIOLOGIS DAN KIMIAWI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S26CGmaoylI/AAAAAAAAAEI/5KMaNMNs53c/s1600-h/ipb+aman+upload.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 172px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S26CGmaoylI/AAAAAAAAAEI/5KMaNMNs53c/s200/ipb+aman+upload.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5435424850185865810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Banyak orang yang ragu untuk menggunakan pengobatan alternatif, termasuk pengobatan herbal. Tak terkecuali para calon pengguna tetes mata herbal radix vitae. Banyak orang takut jangan-jangan  radix vitae mempunyai efek samping yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam berbagai kesempatan Bp. Heinrich Melcher memang pernah menyatakan bahwa obat tetes mata radix vitae sudah dinyatakan aman oleh IPB dan LIPI. Tetapi sebenarnya saya sendiri juga penasaran  seperti apa dokumen yang dikeluarkan IPB tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat bertemu Pak Heinrich Melcher di Radio Suara Surabaya tanggal 29 Januari 2010 yang lalu, saya menanyakan hal itu. Akhirnya saya diberi foto copy-an LAPORAN HASIL LABORATORIUM yang dikeluarkan oleh PUSAT STUDI BIOFARMA IPB BOGOR.  Dalam laporan tersebut (seperti dapat dilihat pada gambar), terlihat bahwa dari dua aspek yang diteliti, yaitu mikroba patogen dan logam berat, semuanya negatif atau tidak terdeteksi. Menurut salah seorang teman saya yang ahli kimia, hasil penelitian itu dapat dibaca  bahwa secara biologis dan kimiawi, obat tetes mata radix vitae dinyatakan AMAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, para calon pengguna tetes mata herbal  radix vitae tidak perlu ragu untuk menggunakan obat ini. Hasil penelitian tersebut memang semakin menguatkan apa yang sudah dirasakan para pemakai radix vitae. Tidak pernah ada efek samping atau keluhan yang negatif terkait dengan obat tetes mata radix vitae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek samping yang ada biasanya bersifat positif. Radix vitae bisa mengurangi sakit kepala akibat migraen.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-4844792656254105936?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/4844792656254105936/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/radix-vitae-aman-secara-biologis-dan.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4844792656254105936'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4844792656254105936'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/radix-vitae-aman-secara-biologis-dan.html' title='RADIX  VITAE AMAN SECARA BIOLOGIS DAN KIMIAWI'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S26CGmaoylI/AAAAAAAAAEI/5KMaNMNs53c/s72-c/ipb+aman+upload.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7069022043853448032</id><published>2010-02-01T23:37:00.002-08:00</published><updated>2010-02-07T00:42:57.083-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GALERI FOTO'/><title type='text'>SIARAN RADIO BERSAMA HEINRICH MELCHER</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S2fXNffPODI/AAAAAAAAAEA/5oL42sacPDo/s1600-h/heinrich+melcher1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S2fXNffPODI/AAAAAAAAAEA/5oL42sacPDo/s200/heinrich+melcher1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433548102236583986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S2fXNDbX_CI/AAAAAAAAAD4/WvhG4l91oi0/s1600-h/heinrich+melcher2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S2fXNDbX_CI/AAAAAAAAAD4/WvhG4l91oi0/s200/heinrich+melcher2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433548094704188450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S2fXMqd-orI/AAAAAAAAADw/hjQ-hKjR8go/s1600-h/heinrich+melcher3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S2fXMqd-orI/AAAAAAAAADw/hjQ-hKjR8go/s200/heinrich+melcher3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5433548088004223666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Heinrich Melcher. Sebuah nama yang terdengar asing bagi telinga orang Indonesia. Begitu kesan pertama saya saat  membaca nama itu. Itu terjadi kira-kira tahun 2005 yang lalu, saat untuk pertama kalinya saya menggunakan tetes mata radix vitae untuk mengobati glaukoma saya.  Bukan hanya nama yang asing, melainkan beliau sungguh-sungguh orang asing: dari Jerman tepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya mengira beliau pasti tidak bisa berbahasa Indonesia. Oleh karena itu, saya agak ragu ketika mau konsultasi dengan beliau untuk pertama kalinya. Kalau dijawab pakai bahasa Inggris, saya tentu nggak bisa ngomong. Ternyata dugaan saya salah. Beliau bisa  berbahasa Indonesia. Lumayan lancar bahkan. Meskipun sudah sering bicara melalui telepon, selama ini saya tidak pernah bertemu langsung dengan Mr. Heinrich Melcher. Baru, hari Jumat, 29 Januari 2010 yang lalu saya berkesempatan bertemu langsung dengan Bp. Heinrich Melcher saat acara Talk Show di Radio Suara Surabaya. Sekarang beliau sudah sangat fasih berbahasa Indonesia. Bahkan termasuk suka mbanyol/melucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya sudah lama saya ingin bertemu langsung dengan Bp. Heinrich Melcher, penemu obat tetes mata Radix Vitae. Saya merasa, beliau sangat berjasa untuk saya karena dengan obat tetes mata temuan beliau, saya bisa terbebas dari glaukoma. Saya berterima kasih sekali kepada Pak Heinrich.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa bayangkan apa jadinya kalau tidak menemukan obat tetes ini. Rasa sakit yang tidak tertahankan, pengobatan rutin seumur hidup tiap dua minggu sekali, mungkin laser, mungkin operasi pembuatan lubang baru, tidak punya anak lagi, dan yang terparah kebutaan. Tak terbayangkan. Untunglah saya menemukan obat ini. Ya Allah, terima kasih atas limpahan berkat, rahmat, dan karunia-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin semua penderita glaukoma bisa menemukan obat ini dan bisa tersembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Foto di atas adalah foto-foto saya saat siaran di Radio Suara Surabaya bersama dengan Bapak Heinrich Melcher.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7069022043853448032?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7069022043853448032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/siaran-radio-bersama-heinrich-melcher.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7069022043853448032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7069022043853448032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/02/siaran-radio-bersama-heinrich-melcher.html' title='SIARAN RADIO BERSAMA HEINRICH MELCHER'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/S2fXNffPODI/AAAAAAAAAEA/5oL42sacPDo/s72-c/heinrich+melcher1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-8389151655780442806</id><published>2010-01-17T02:53:00.000-08:00</published><updated>2011-01-29T07:26:29.372-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA? HINDARI'/><title type='text'>MINUM OBAT BATUK, GLAUKOMA KUMAT</title><content type='html'>Beberapa hari yang lalu saya dapat telpon dari salah satu penderita glaukoma yang sudah memakai obat tetes mata radix vitae. Tepatnya dari Mas Dani Hidayat di Bogor. (Disebut namanya nggak papa kan Mas Dani?). Beliau beberapa minggu atau bulan  yang lalu (saya nggak ingat persis)  telah memakai radix vitae. Awalnya sih dia bilang radix vitae tidak ngefek. Terus saya tanya, Mas Dani minum kopi atau ngrokok nggak? "Wah jangan ditanya, kalau dua hal itu adalah santapan saya  tiap hari," kata Mas Dani. Terus saya bilang, nah itu dia kenapa radix vitae nggak ngefek!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita galaukoma memang sama sekali nggak boleh merokok atau minum kopi. Menurut nasihat para dokter dan juga pengalaman para penderita glaukoma, kedua barang itu memicu naiknya IOP (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;intra oculer pressure&lt;/span&gt;) / TIO (tekanan intra okuler) atau tekanan bola mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kelihatannya, kalau harus berhenti merokok Mas Dani keberatan. Akhirnya keputusan akhir saya serahkan ke Mas Dani. Yang penting saya telah menyampaikan informasi yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama nggak ngasih kabar,  beberapa hari yang lalu Mas Dani telpon lagi.  Dia bilang bola matanya kembali membesar lagi dan seolah-olah rasanya mau copot,  sama seperti sebelum memakai radix vitae.  "Berarti kemarin pernah merasakan khasiat radix vitae Mas?" "Iya setelah saya berhenti merokok, saya baru merasakan khasiat radix vitae. " Lalu sekarang kog kumat lagi kenapa? Dia bilang bahwa beberapa hari ini dia minum obat batuk sirup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu dia jawabannya! Penderita glaukoma memang nggak boleh mengkonsumsi obat sembarangan. Kelihatannya dalam tulisan saya sebelumnya saya pernah nulis tentang hal ini. Dalam mengkonsumsi obat harus selalu konsultasi dokter. Atau kalau terpaksanya tidak konsultasi dokter, kita bisa melihat sendiri di petunjuk pemakaian obat terutama pada bagian KONTRAINDIKASI.  Kalau di situ tertulis tidak cocok untuk penderita glaukoma ya jangan dilanggar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan obat yang dijual bebas itu ada tulisannya seperti itu: nggak cocok untuk penderita glaukoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi para penderita glaukoma harus super hati-hati dalam mengkonsumsi obat. Jangan sampai niatnya menyembuhkan penyakit, yang didapat malah tambah penyakit. Salam Radix Vitae. Mata Sehat, Negara Kuat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-8389151655780442806?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/8389151655780442806/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/01/minum-obat-batuk-glaukoma-kumat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8389151655780442806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8389151655780442806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2010/01/minum-obat-batuk-glaukoma-kumat.html' title='MINUM OBAT BATUK, GLAUKOMA KUMAT'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-8882325091414461098</id><published>2009-11-16T18:34:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T19:03:23.630-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><title type='text'>GLAUKOMA? CEPAT AMBIL KEPUTUSAN DAN TINDAKAN</title><content type='html'>Beberapa bulan yang lalu saya mendapat telepon dari seorang ibu, pembaca blog ini yang menyatakan bahwa salah satu anggota keluarganya menderita glaukoma. Saya kemudian menjelaskan secara lengkap segala sesuatu yang terkait dengan permasalahan tentang glaukoma yang saya ketahui dari berbagai sumber, termasuk dari dokter yang merawat saya ketika saya menderita glaukoma. Saya menyarankan untuk mengikuti saya menggunakan tetes mata radix vitae karena memang telah terbukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi agaknya saya tidak cukup meyakinkan. Banyak alasan yang muncul, mulai dari keraguan apakah barang benar-benar  saya kirim sampai apakah obat itu benar-benar membantu. Saya maklum karena memang di dunia maya banyak sekali orang yang tega melakukan penipuan. Suami saya sendiri beberapa kali menjadi korban. Tetapi tidak sedikit juga orang-orang  di dunia maya yang masih punya hati nurani dan punya niat yang tulus untuk membantu orang lain. Memang kita harus hati-hati, tetapi apabila orang sudah sangat memberi keyakinan, tentu kita harus percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa  hari  yang lalu, saya kembali mendapat telepon dari Ibu tadi. Saya mendapatkan berita yang memprihatinkan dan membuat saya sedih. Anggota keluarga yang menderita glaukoma tadi saat ini menderita penyakit ginjal. Ketika saya tanya alasannya, dalam terapi untuk mengobati glaukoma di rumah sakit, beliau mengkonsumsi obat untuk menurunkan tekanan bola mata secara berlebih. Akhirnya ginjalnya yang tidak kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kondisi terlambat tersebut, Ibu itu akhirnya jadi pesan tetes mata ke saya. Andaikan saya bisa meyakinkan Ibu itu beberapa bulan yang lalu, tentu kerabat Ibu tersebut tidak harus mengkonsumsi obat yang terlalu banyak, sehingga tidak harus menderita penyakit ginjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenarnya ingin minta bantuan para penderita glaukoma yang sudah terbantu dengan tetes mata radix vitae untuk memberikan kesaksian agar orang yang mau menjatuhkan pilihan menggunakan radix vitae semakin yakin.  Kalau Anda sudah ditolong Tuhan lewat obat ini beritahukan ke orang lain agar orang lain juga mendapatkan pertolongan yang sama. Kirimkan kesaksian Anda melalui e-mail saya di  &lt;a href="tia_mahendra@yahoo.co.id"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;tia_mahendra@yahoo.co.id&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini juga merupakan wujud ucapan syukur saya kepada Allah SWT yang telah melimpahkan kesembuhan kepada saya dari derita glaukoma yang pernah saya alami. Meskipun secara medis dinyatakan bahwa glaukoma tidak bisa disembuhkan, akan tetapi kita harus berusaha dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar usaha kita membawa hasil yang maksimal, kita harus cepat dalam memutuskan atau memilih sesuatu. Jangan menunggu terlalu lama. Glaukoma tergolong penyakit yang perkembangannya sangat cepat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-8882325091414461098?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/8882325091414461098/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/11/glaukoma-cepat-ambil-keputusan-dan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8882325091414461098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/8882325091414461098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/11/glaukoma-cepat-ambil-keputusan-dan.html' title='GLAUKOMA? CEPAT AMBIL KEPUTUSAN DAN TINDAKAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-4117839753417665028</id><published>2009-09-07T19:16:00.000-07:00</published><updated>2009-09-07T19:42:24.952-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ARTIKEL KESEHATAN'/><title type='text'>KUCEK MATA BISA SEBABKAN GLAUKOMA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SqXEe07T82I/AAAAAAAAADo/qCwwJQJwXRs/s1600-h/kucek+mata.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378921363846460258" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 117px; CURSOR: hand; HEIGHT: 78px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SqXEe07T82I/AAAAAAAAADo/qCwwJQJwXRs/s200/kucek+mata.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Penulis : Ikarowina Tarigan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERNAHKAH Anda membunyikan leher untuk menghilangkan ketegangan? Atau mengucek mata dengan harapan bisa melihat lebih jelas dan membunyikan ruas-ruas jari tangan untuk mengusir kebosanan saat Anda sama sekali tidak punya pekerjaan? Jika pernah, Anda tidak sendiri, banyak orang yang melakukan kebiasaan-kebiasaan kecil seperti ini tapi tahukah Anda, bahwa kebiasaan-kebiasaan kecil ini berdampak buruk bagi kesehatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengucek mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah menghindari kebiasaan yang satu ini. Menurut para dokter, gosokan yang lembut sekalipun pada mata bisa meningkatkan tekanan yang memicu terjadinya glaucoma atau penyakit kebutaan. Sebuah studi juga menemukan kalau memakai kaca mata renang, tidur telungkup atau melakukan olahraga di gym bisa memicu glaucoma dan penyakit mata yang berkaitan dengan tekanan mata lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sentuhan yang mengenai kelopak mata, menurut profesor Charles McMonnies dari University of New South Wales Shool of Optometry and Vision Science, bisa meningkatkan tekanan mata. Sentuhan ringan akan menambah sedikit tekanan tapi sentuhan yang kuat bisa memicu peningkatan tekanan 3-5 kali dari tekanan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, ada baiknya lebih berhati-hati dalam menyeka mata berair atau make-up di sekitar mata. Proses ini melibatkan kontak dengan kelopak mata. Dalam kasus mengucek mata, yang meilibatkan kelopak dan juga bola mata, tekanan mata bisa meningkat 10 kali lipat dari normal. Masih ingin mengucek mata? Anda baiknya mulai dihentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membunyikan leher&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan membunyikan leher, berarti Anda turut meregangkan jaringan ikat persendian yang berfungsi mendukung dan menstabilkan persendian leher. Meregangkan persendian akan menyebabkan hipermobilitas di mana persendian telah kehilangan kelenturan alaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena jaringan ikat persendian menjadi kendur, otot-otot kecil yang menghubungkan ruas-ruas tulang punggung menjadi kencang. Otot-otot ini harus bekerja lebih keras untuk menetralkan hilangnya keseimbangan akibat kendurnya jaringan pengikat sendi. Hal ini akan membuat leher terasa kaku dan tegang. Saat ketegangan semakin menumpuk dan leher semakin tidak nyaman, Anda kembali ingin memanipulasi leher dengan cara membunyikan. Akibatnya, proses buruk yang sama akan kembali terulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membunyikan ruas-ruas jari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini mungkin seringkali Anda lakukan tanpa sadar. Burukkah bagi kesehatan? Menurut sebuah studi dengan 300 partisipan yang dipublikasikan di Journal of Manipulative and Physiological Therapeutics, hal ini bisa memicu kerusakan persendian. Studi ini memang tidak menemukan hubungan antara membunyikan persendian dengan radang sendi, tetapi kebiasaan ini mengakibatkan kerusakan lain termasuk kerusakan jaringan lunak hingga kapsul persendian serta melemahnya daya cengkram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengorek telinga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika hal ini sudah menjadi kebiasaan Anda, ada baiknya mempertimbangkannya kembali. Jika telinga Anda gatal atau sakit, lebih baik berkonsultasi dengan dokter daripada menyelesaikan masalah Anda sendiri. Menurut dr Peter Roland dari University of Texas, menggunakan cotton bud berisiko melubangi gendang telinga, menyebabkan perdarahan dan hilangnya pendengaran yang bersifat sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya mengeluarkan tumpukan lilin telinga ada baiknya diserahkan kepada dokter. Sebab, lilin ini berfungsi untuk mencegah masuknya kotoran, sel-sel kulit mati dan rambut ke dalam telinga. Kelebihan lilin secara alami akan dikeluarkan melalui saluran telinga, dibantu oleh gerakan mengunyah dari rahang. Lilin ini juga berfungsi dalam mekanisme pembersihan serta mengandung antibakteri dan pelumas. Menyodokkan benda kecil ke dalam justru bisa merusak pembentukan alami lilin sehingga menyebabkan lilin menjadi padat, menjadi penghambat dan memicu infeksi. (OL-08) Sumber tulisan: &lt;a href="http://www.mediaindonesia.com/"&gt;http://www.mediaindonesia.com/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-4117839753417665028?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/4117839753417665028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/09/kucek-mata-bisa-sebabkan-glaukoma.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4117839753417665028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4117839753417665028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/09/kucek-mata-bisa-sebabkan-glaukoma.html' title='KUCEK MATA BISA SEBABKAN GLAUKOMA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SqXEe07T82I/AAAAAAAAADo/qCwwJQJwXRs/s72-c/kucek+mata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-660056556426352628</id><published>2009-08-31T20:46:00.000-07:00</published><updated>2011-01-29T07:08:26.684-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PTERIGIUM'/><title type='text'>PTERIGIUM (DAGING TUMBUH DI MATA) MENIPIS BERKAT RADIX VITAE</title><content type='html'>&lt;div&gt;Satu kabar membahagiakan lagi saya peroleh dari Mbak Ulfa di Palembang. Pterigium atau daging tumbuh di mata yang diderita kakaknya yang dulunya tebal sekarang sudah menjadi sangat tipis setelah memakai tetes mata radix vitae. Sebuah fakta yang cukup menggembirakan bagi para penderita pterigium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang di dalam obat tetes radix vitae terdapat saponin yang merupakan detergen alami yang bisa membersihkan berbagai kotoran di mata. Tak heran kalau pada awal pemakaian obat tetes radix vitae ini biasanya akan keluar kotoran yang sangat banyak di sudut mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya saponin yang terkandung dalam obat radix vitae ini pulalah yang bisa membersihkan saluran humour aquos pada penderita glaukoma sehingga saluran jadi bersih dan cairan humour aquos bisa keluar dengan lancar dan pada akhirnya bisa menurunkan tekanan bola mata.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-660056556426352628?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/660056556426352628/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/08/pterigium-daging-tumbuh-dimata-menipis.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/660056556426352628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/660056556426352628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/08/pterigium-daging-tumbuh-dimata-menipis.html' title='PTERIGIUM (DAGING TUMBUH DI MATA) MENIPIS BERKAT RADIX VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-5254182533744426066</id><published>2009-08-31T20:09:00.000-07:00</published><updated>2011-01-29T07:23:52.811-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>PAKAI RADIX VITAE TEKANAN BOLA MATA STABIL</title><content type='html'>Beberapa saat yang lalu saya mendapatkan pesanan ulang dari Bapak Haji Berikman di Jakarta Timur. Anak-anak beliau mengatakan bahwa dengan menggunakan obat tetes mata radix vitae tekanan bola mata Bapak menjadi menurun dan stabil. Padahal sebelum menggunakan radix vitae tekanan bola matanya selalu fluktuatif (naik turun nggak stabil)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama juga dirasakan Mas Nurdin di bekasi. Dia mengatakan bahwa ada perkembangan bagus setelah menggunakan obat tetes mata ini. Awalnya lapang pandang Mas Nurdin sudah sangat sempit dan mata terasa sakit karena tekanan bola mata tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga dengan Bapak Ferry Sianipar di Palembang. Dia merasa tertolong oleh obat tetes mata radix vitae ini. Bahkan Pak Ferry agak heran ketika suatu pagi dia mendapati sesuatu yang keras seperti butir pasir keluar dari sudut matanya. Butir pasir yang keluar dari sudut mata itu tidak bisa dihancurkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kabar menggembirakan dari ketiga orang tersebut saya turut bahagia. Bagaimanapun juga turunnya tekanan bola mata adalah hal yang ingin dicapai oleh semua dokter spesialis mata dalam menangani para penderita glaukoma. Hal ini karena dengan turunnya tekanan bola mata berarti kerusakan saraf optik di belakang retina bisa dicegah. Kalau saraf optik di belakang retina tidak rusak otomatis resiko kebutaan bisa dikurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menurunkan tekanan bola mata itu, seorang dokter biasanya menggunakan langkah-langkah sebagai berikut.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, memberikan obat-obatan baik berupa obat oral maupun obat tetes mata.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, kalau pemberian obat-obatan itu tidak berhasil dokter biasanya menempuh jalan operasi laser dan masih harus mengkonsumsi obat juga.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, kalau dengan jalan laser tidak bisa juga, dokter akan melakukan operasi kecil untuk membuat saluran &lt;em&gt;humour aquos&lt;/em&gt; yang baru.&lt;br /&gt;Semua langkah itu ditempuh agar cairan humor aquos bisa keluar dengan lancar sehingga tidak menumpuk di dalam bola mata yang menyebabkan tekanan bola mata tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, karena alasan ekonomi, tidak semua penderita glaukoma bisa menjalani semua langkah tersebut. Dengan demikian banyak penderita yang hanya menyerah pada nasib. Membiarkan penglihatannya hilang dicuri oleh glaukoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para penderita glaukoma yang ingin mencari pengobatan alternatif, radix vitae barangkali bisa menjadi salah satu alternatif jalan keluar. Saya sendiri telah membuktikan hal itu. Saya menderita glaukoma dan sekarang telah terbebas dari derita itu karena menggunakan radix vitae. Saya juga bebas dari konsumsi obat-obatan kimiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tulisan-tulisan saya di blog ini, saya berharap semakin banyak orang yang mengalami kebahagiaan seperti saya, bisa terbebas dari glaukoma.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-5254182533744426066?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/5254182533744426066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/08/pakai-radix-vitae-tekanan-bola-mata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5254182533744426066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5254182533744426066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/08/pakai-radix-vitae-tekanan-bola-mata.html' title='PAKAI RADIX VITAE TEKANAN BOLA MATA STABIL'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7822437802801945138</id><published>2009-08-31T19:42:00.000-07:00</published><updated>2011-01-29T07:22:23.163-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>MENURUNKAN TEKANAN BOLA MATA PADA PENDERITA  SAKIT MATA GLAUKOMA</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SqXD40FPmWI/AAAAAAAAADg/I2APZtw1SmY/s1600-h/intraocular+pressure.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378920710784653666" style="float: left; margin: 0px 10px 10px 0px; width: 89px; height: 67px;" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SqXD40FPmWI/AAAAAAAAADg/I2APZtw1SmY/s200/intraocular+pressure.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam menangani pasien yang menderita glaukoma, khususnya untuk menurunkan tekanan bola mata, dokter spesialis mata biasanya memberikan obat tetes mata. Dalam beberapa kasus obat tetes mata kimiawi ini cukup efektif untuk menurunkan tekanan bola mata pada penderita glaukoma. Akan tetapi, kalau digunakan dalam jangka waktu lama mungkin akan terjadi kejenuhan pada penderita. Hal tersebut saya alami sendiri ketika saya menderita glaukoma dan masih rutin dua minggu sekali periksa ke dokter spesialis mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata saya terasa perih dan sakit setelah saya menggunakan obat tetes mata kimia dalam jangka waktu yang lama. Ketika dokter mengganti dengan jenis obat tetes mata yang lain saya malahan merasakan lebih tidak cocok lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, saya merasa beruntung sekali bisa bertemu dengan obat tetes mata herbal radix vitae hasil penemuan Bapak Heinrich Melcher ini. Saya bisa bebas dari derita glaukoma yang dulu saya alami. Saya bisa terbebas dari ketergantungan menggunakan obat-obatan kimiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan Ramadhan ini, saya semakin menyadari bahwa tetes mata herbal radix vitae merupakan karunia besar dari Tuhan bagi kami sekeluarga. Saya nggak bisa membayangkan kalau saya harus menjalani pengobatan rutin dua minggu sekali seumur hidup. Saya nggak bisa membayangkan kalau saya harus menjalani operasi baik trabekulekplasty ataupun trabekulektomi. Saya nggak bisa membayangkan kalau harus kehilangan penglihatan saya. Puji syukur ya Allah atau karunia-Mu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7822437802801945138?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7822437802801945138/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/08/menurunkan-tekanan-bola-mata-pada.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7822437802801945138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7822437802801945138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/08/menurunkan-tekanan-bola-mata-pada.html' title='MENURUNKAN TEKANAN BOLA MATA PADA PENDERITA  SAKIT MATA GLAUKOMA'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SqXD40FPmWI/AAAAAAAAADg/I2APZtw1SmY/s72-c/intraocular+pressure.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-7781309609355006374</id><published>2009-07-09T00:13:00.000-07:00</published><updated>2011-01-29T07:21:20.169-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KATARAK'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PTERIGIUM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='LEMAK MATA'/><title type='text'>KATARAK, LEMAK MATA, PTERIGIUM HILANG BERKAT RADIX VITAE</title><content type='html'>Musim liburan sekolah ini aku bersama suami dan kedua anakku pulang kampung ke Klaten. Semuanya terasa fresh, lepas dari kesibukan keseharian yang melelahkan.  Anak-anak bersama Bapaknya main ke sawah, menyusuri pematang sawah, melihat bebek yang di gembalakan di pagi hari, sambil makan jajanan pasar yang setiap pagi lewat di depan rumah. Semuanya seru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak pertamaku, Farrel, belajar naik sepeda di pinggir jalan desa. Pertama sulit sekali, tapi akhirnya bisa juga meskipun masih sleat-sleot ke kiri dan ke kanan mau njebur ke sawah. Bapaknya anak-anak yang terlihat sampai ngos-ngosan kalo tiap pagi ngajari naik sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pengalaman liburan yang seru itu, ada hal lain terkait radix vitae yang membuat aku semakin yakin dengan khasiat obat tetes mata herbal ini.  Tetanggaku, Bulik Sri (orang di Kampung biasanya memanggil Lik Sri Walik), yang selama ini memakai obat tetes mata radix vitae sudah merasakan khasiatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau selama ini menderita katarak, lemak mata, dan daging tumbuh. Saat pertama kali periksa ke dokter (Dokter Poppy) di RS Tegalyoso Klaten (sekarang nama rumah sakitnya udah ganti, tapi aku lupa, orang Klaten masih sering nyebut RS Galyoso), Lik Sri disuruh operasi. Tapi sebelumnya harus dikasih obat dulu untuk mematangkan kataraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lik Sri nggak percaya. Dia periksa lagi ke dokter lain (Dokter Naryo). Dokter Naryo juga menyarankan untuk operasi. Padahal biayanya nggak murah. Minimal 3,5 juta. Bahkan bisa sampai 5 juta.  Lik Sri periksa lagi ke dokter lain di Solo, anjurannya sama juga disuruh operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Lik Sri menggunakan tetes mata radix vitae. Kotoran di matanya sedikit-demi sedikit bisa digerus oleh kinerja radix vitae dan sekarang katarak, lemak mata, dan daging tumbuh di matanya telah hilang. Selama tiga tahun pengobatan ini, Lik Sri menghabiskan lima botol tetes mata radix vitae atau 2 juta. Dari segi jumlah uang yang dikeluarkan, lebih sedikit dibandingkan dengan operasi dan yang jelas jumlah uang tersebut tidak harus dikeluarkan sekaligus seperti kalau Lik Sri harus menjalani operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah alternatif pemecahan masalah yang cukup bagus bagi penderita sakit mata yang tidak mampu menjalani operasi. Saya semakin yakin dengan khasiat obat radix vitae ini dan saya semakin yakin pula menyebarluaskan kabar gembira ini kepada para penderita katarak, glaukoma, pterigium (daging tumbuh), silindris, mata minus, dan mata plus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga semakin banyak orang yang mendengar tentang khasiat obat ini dan semakin banyak penderita berbagai penyakit mata yang bisa tersembuhkan. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-7781309609355006374?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/7781309609355006374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/07/katarak-lemak-mata-pterigium-hilang.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7781309609355006374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/7781309609355006374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/07/katarak-lemak-mata-pterigium-hilang.html' title='KATARAK, LEMAK MATA, PTERIGIUM HILANG BERKAT RADIX VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-1233550239799707912</id><published>2009-07-08T23:58:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T00:09:57.508-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA? HINDARI ....'/><title type='text'>GLAUKOMA? JANGAN KONSUMSI OBAT SEMBARANGAN!</title><content type='html'>Dalam tulisan saya yang terdahulu, saya menulis bahwa penderita glaukoma nggak boleh minum kopi dan nggak boleh menatap sinar matahari langsung. Ada hal lain yang belum saya tuliskan yaitu penderita glaukoma tidak boleh merokok dan minum minuman keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rokok dan minuman keras akan cepat sekali memicu tingginya tekanan bola mata. Oleh karena itu, Anda yang sudah divonis menderita glaukoma harus mendisiplinkan diri untuk tidak merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu jangan pula mengkonsumsi obat-obatan yang dijual bebas, seperti obat flu, batuk, dsb. Dalam kemasan obat-obatan bebas tersebut biasanya sudah dicantumkan kontraindikasinya.  Kalau Anda membaca secara jeli, ada obat-obatan tertentu yang tidak boleh diminum oleh para penderita glaukoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya sering sekali mengkonsumsi obat bebas, tapi sekarang saya sangat hati-hati kalau mau mengkonsumsi obat-obatan. Memicu timbulnya glaukoma tau tidak? Saya berpikir dua tiga kali kalau harus minum obat bebas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat! Glaukoma? Hindari kopi, sinar matahari, rokok, alkohol, dan obat-obatan bebas yang kontraindikasi dengan glaukoma.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-1233550239799707912?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/1233550239799707912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/07/glaukoma-jangan-konsumsi-obat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/1233550239799707912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/1233550239799707912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/07/glaukoma-jangan-konsumsi-obat.html' title='GLAUKOMA? JANGAN KONSUMSI OBAT SEMBARANGAN!'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-9169862857757781267</id><published>2009-07-03T22:13:00.000-07:00</published><updated>2009-07-03T22:25:32.309-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sapa pelanggan'/><title type='text'>PERKEMBANGAN YANG MENGGEMBIRAKAN</title><content type='html'>Beberapa kali saya menghubungi para pemakai obat tetes mata radix vitae. Terutama yang membuat saya penasaran adalah yang telah mengalami kasus yang lumayan parah. Tetapi, syukur alhamdulillah kabar yang saya dapatkan cukup menggembirakan. Saya ikut berbahagia. Bahkan ibu di Semarang sudah beli botol kedua, padahal menurut hitungan saya, botol pertama belum habis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Mas Nurdin di Bekasi kabarnya baik juga. Semoga radix vitae memberi manfaat buat Mas Nurdin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Ibu Indriyani (Bapak Darmawan) di Bogor. Saya tunggu kabar menggembirakan berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untuk para penderita sakit mata yang memakai radix vitae dan menderita diabetes agar selalu mengontrol kadar gula darah agar radix vitae memberi manfaat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-9169862857757781267?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/9169862857757781267/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/07/perkembangan-yang-menggembirakan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9169862857757781267'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9169862857757781267'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/07/perkembangan-yang-menggembirakan.html' title='PERKEMBANGAN YANG MENGGEMBIRAKAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-9204452227258782177</id><published>2009-06-18T22:41:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T00:10:58.868-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA? HINDARI ....'/><title type='text'>GLAUKOMA? HINDARI KOPI DAN SINAR MATAHARI</title><content type='html'>Secara medis, glaukoma memang sulit disembuhkan. Biaya pengobatannya relatif mahal. Tidak semua orang yang menderita glaukoma sanggup untuk menjalani pengobatan rutin atau operasi. Contohnya nggak usah jauh-jauh. Saya sendiri mengalami kasus seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keterbatasan tersebut banyak orang yang membiarkan glaukoma menggerogoti kemampuan penglihatan mereka. Saya sendiri merasa sangat beruntung sekali karena bisa bertemu obat ini sehingga nggak harus menjalani pengobatan rutin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membeli obat tetes mata ini pun saya juga merasa berat. Hal ini juga dialami oleh beberapa orang yang konsultasi dengan saya. Kalau ada yang menderita glaukoma rasanya saya ingin membantu, tetapi saya sendiri belum punya kemampuan untuk itu. Kalau sekedar membebaskan biaya kirim saya sanggup tetapi kalau membantu lebih banyak belum bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya saya dimintai saran kalau seseorang belum bisa melakukan pengobatan dokter, operasi, atau belum bisa beli radix vitae. Saran tersebut saya tuliskan di sini agar semakin banyak orang yang dapat mengakses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang saya tuliskan pada judul tulisan ini, hindari kopi dan sinar matahari langsung. Dokter spesialis mata biasanya menganjurkan agar penderita glaukoma tidak minum kopi karena hal tersebut bisa meningkatkan tekanan bola mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tidak boleh minum kopi, penderita glaukoma juga nggak boleh menatap sinar matahari secara langsung. Kalau ini berdasarkan pengalaman saya pribadi. Saat saya masih menderita glaukoma dulu saya secara tidak sengaja menatap matahari langsung. Kepala saya tiba-tiba terasa pusing. "tumpukan kapas" di pelupuk mata yang awalnya sedikit tiba-tiba bertambah banyak. Jadi ketika saya melihat objek, saya tidak bisa melihat objek tersebut karena di mata saya seolah-olah ada segumpal kapas yang menghalangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi hal tersebut, penderita glaukoma yang akan keluar ruangan disarankan untuk memakai kacamata hitam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian tulisan ini semoga ada manfaatnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-9204452227258782177?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/9204452227258782177/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/06/glaukoma-hindari-kopi-dan-sinar.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9204452227258782177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/9204452227258782177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/06/glaukoma-hindari-kopi-dan-sinar.html' title='GLAUKOMA? HINDARI KOPI DAN SINAR MATAHARI'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-2780630236451068643</id><published>2009-06-18T22:23:00.000-07:00</published><updated>2009-07-12T23:21:47.974-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BUKTI PENGIRIMAN'/><title type='text'>CONTOH BUKTI PENGIRIMAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SlrSb67m7CI/AAAAAAAAADI/8aDTwbqU8Hw/s1600-h/bukti+kirim+radix.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357826083828198434" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 150px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SlrSb67m7CI/AAAAAAAAADI/8aDTwbqU8Hw/s200/bukti+kirim+radix.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SjsjpxLDLmI/AAAAAAAAACM/QnSgFYBIUas/s1600-h/bukti+blog1.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348908182913887842" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 162px" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SjsjpxLDLmI/AAAAAAAAACM/QnSgFYBIUas/s200/bukti+blog1.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak calon pembeli yang ragu untuk bertransaksi online, karena takut barang yang dipesan tidak dikirimkan padahal sudah transfer uang.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Saya memberi jaminan 1000% bahwa barang akan benar-benar saya kirim jika uang telah saya terima.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Gambar di samping adalah contoh bukti pengiriman tetes mata radix vitae yang telah saya lakukan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5348908460311701026" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 103px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/Sjsj56j15iI/AAAAAAAAACU/4U6LQmkOrUY/s200/bukti+blog+2.jpg" border="0" /&gt;Jadi untuk para calon pembeli obat tetes mata radix vitae, tidak perlu khawatir.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-2780630236451068643?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/2780630236451068643/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/06/contoh-bukti-pengiriman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2780630236451068643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2780630236451068643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/06/contoh-bukti-pengiriman.html' title='CONTOH BUKTI PENGIRIMAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SlrSb67m7CI/AAAAAAAAADI/8aDTwbqU8Hw/s72-c/bukti+kirim+radix.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-495120785871354950</id><published>2009-06-06T20:51:00.000-07:00</published><updated>2009-06-06T22:08:48.951-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PENEMU DAN BAHAN DASAR'/><title type='text'>PENEMU DAN BAHAN DASAR TETES MATA RADIX VITAE</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SitK247oIEI/AAAAAAAAAB0/BbnZ9s_ni5k/s1600-h/daunkeb.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344447689661096002" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; WIDTH: 125px; CURSOR: hand; HEIGHT: 102px" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SitK247oIEI/AAAAAAAAAB0/BbnZ9s_ni5k/s200/daunkeb.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SitJr3yFnII/AAAAAAAAABs/Nvjld7wATTU/s1600-h/heinrich-melcher2.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5344446400862461058" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 100px; CURSOR: hand; HEIGHT: 111px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SitJr3yFnII/AAAAAAAAABs/Nvjld7wATTU/s200/heinrich-melcher2.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div&gt;Banyak sekali pengunjung TOKO ONLINE RADIX VITAE yang menanyakan siapa penemu obat tetes mata ini, bahan dasar yang digunakan untuk membuat tetes mata radix vitae, proses pengolahan, dan tingkat keamanan obat ini. Melalui posting kali ini, saya berusaha menyampaikan informasi terkait dengan beberapa pertanyaan tersebut.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Penemu obat ini adalah Bapak Heinrich Melcher, seorang Geolog kelahiran Jerman yang telah malang melintang ke berbagai benua karena pekerjaannya di bidang pertambangan. Sampai akhirnya dia bekerja di tanah Papua (Indonesia). Berdasarkan pengalamannya di berbagai belahan dunia tersebut dia mempelajari kearifan masyarakat lokal/pedalaman dalam menghadapi berbagai penyakit. Sampai akhirnya beliau bertemu dengan tanaman keben di Papua.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tanaman keben mudah sekali ditemukan di sepanjang pantai Papua. Saat itu di Papua Heinrich Melcher sedang mengamati penduduk Papua yang sedang membius ikan menggunakan biji keben yang dilumatkan dengan atau tanpa dicampur akar tuba dan ditaburkan ke permukaan kolam.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah beberapa saat, ikan-ikan yang bersembunyi di dalam lopak-lopak dan paluh-paluh kolam akan mengambang di permukaan sehingga lebih mudah ditangkap. Namun, ikan-ikan tersebut tidak mati, hanya pingsan selama sekitar 20 menit. Bila tidak diambil dan efek biusnya habis, ikan yang pingsan akan pulih kembali dan berenang ke habitat asalnya seperti sediakala. Dugaannya, saponin, glukosida, dan beberapa zat lain yang terdapat dalam biji keben melumpuhkan sistem saraf pada badan dan mata ikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melihat hal tersebut, Henrich tertarik untuk meneliti lebih jauh apa saja yang terjadi dengan ikan-ikan tersebut. Saat itu ia berfikir bahwa biji keben yang ditaburkan ke kolam telah mempengaruhi sistem saraf mata ikan sehingga menjadi seperti pingsan. Dan karena ikan tersebut ternyata dapat pulih kembali, berarti biji keben tersebut tidak merusak mata. Itulah yang membuat ia yakin bahwa ekstrak biji keben bisa mengobati gangguan mata dan tidak membahayakan kesehatan manusia. Dari sinilah Heinrich mulai tertarik untuk mencoba memanfaatkan buah keben untuk pengobatan mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya memang belum pernah ditemukan pengobatan tradisional yang menggunakan biji buah keben dari spesies Barringtonia asiatica untuk mengobati penyakit mata. Namun spesies lain dari genus Barringtonia, yakni putat hutan (B. macrostachya Kurz.) bagian akarnya dan butun darat (B. racemosa L. Bl. Ex. DC) bagian bijinya telah digunakan di Kalimantan dan Jawa untuk mengatasi gangguan mata. Sayangnya, tidak diketahui dengan jelas jenis-jenis penyakitnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai akhirnya, pada Desember 2002 Heinrich menemukan komposisi obat tetes mata dari biji keben. Obat tetes ini dibuat dari biji keben yang berspesies 6. asiatica dan fi. exce/sa tanpa campuran bahan lain. Buah keben tersebut diperoleh dari pohon yang tumbuh di tepi pantai Desa Nafri, Distrik Abepura, Kotamadya Jayapura, Provinsi Papua.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Bahan baku biji keben dapat pula diperoleh dari pantai Base G, Distrik Jayapura Utara dan pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan. Buah dipilih yang sudah matang, dicirikan dengan adanya semburat cokelat pada kulitnya. Dalam memproduksi obat tetes ini, Heinrich tidak pernah mengambili langsung dari pohonnya, melainkan hanya mengambili buah yang sudah jatuh dengan sendirinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Awalnya ia mencobakan obat tetes yang dibuatnya, pada matanya sendiri yang menderita hipermetropia (plus) 4. Setelah ditetesi sebanyak 20 kali, masing-masing mata 2 tetes (1 tetes = 0,06 ml.) setiap dua hari sekali, ia merasakan ada perbaikan. Saat itu hipermetropia di matanya telah turun menjadi plus 2. Hasil uji coba ini semakin membuatnya yakin bahwa obat ini tidak menimbulkan efek samping atau membahayakan kesehatan orang lain. Hanya saja setelah ditetesi, mata akan terasa pedih sekitar 15 – 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dengan keyakinan ini, ia memberanikan diri untuk mengujikan obat tetes mata buatannya pada penderita gangguan mata di Jayapura, kota tempat tinggalnya. Hasil uji coba ini membuktikan bahwa obat tetes mata keben mampu menyembuhkan penyakit katarak, pterigium, glaukoma baru, miopia, dan hipermetropia. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Sampai saat ini tidak ada pasien yang mengeluh atau keberatan dengan obat tetes mata keben. Mereka justru memberikan dorongan dan semangat supaya obat ini dapat diperkenalkan kepada masyarakat luas. Heinrich juga mendapat perhatian dan dukungan dari kalangan medis seperti, dr. John Manangsang, dr. Barus Siahaan, dan dr. Lewerissaa (ahli mata di RS Dok 2, Jayapura).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Senyawa apa saja yang terkandung dalam buah keben ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini telah banyak penelitian yang dilakukan untuk mengungkap kandungan senyawa aktif dalam tanaman keben, Greshoff, peneliti dari Belanda menemukan zat-zat seperti saponin beracun di dalam biji yang sudah diterapkan dalam ilmu kedokteran. Dari penelitian-penelitian lain diketahui bahwa selain saponin, buah dan biji keben juga mengandung asam galat; asam hidrosianat yang terdiri dari monosakarida; serta triterpenoid yang terdiri dari asam bartogenat, asam 19-epibartogenat, dan asam anhidro-bartogenat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyawa aktif dalam biji buah ini, yang diduga kuat memiliki efek penyembuhan dalam pengobatan mata adalah dari golongan saponin. Beberapa jenis saponin telah berhasil diidentifikasi. saponin yang berasal dari buah keben merupakan saponin jenis baru. Dengan kandungan senyawa tersebut buah keben telah dilaporkan memiliki banyak aktivitas farmakologis seperti anti bakteri, anti jamur, analgesik, dan anti tumor&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Untuk melakukan studi ilmiah tentang kandungan senyawa aktif yang terkandung dalam buah keben beserta khasiatnya ini, Heinrich Melcher bekerja sama dengan &lt;span style="color:#ff6600;"&gt;Dr.Ir. M. Ahkam Subroto&lt;/span&gt; seorang peneliti dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Proses Pengolahan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Saat ini proses pengolahan biji buah keben telah diperbaharui dengan menggunakan metode &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Deep Freezing System&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; yang merupakan teknologi dari Jerman sehingga menghasilkan Tetes Mata Herbal dari buah keben yang pertama dan satu-satunya di dunia. Teknologi tersebut memungkinkan Tetes Mata Herbal Radix Vitae tidak terlalu terasa pedih di mata bila dibandingkan saat masih dalam awal produksinya dahulu. Penetesan obat mata dapat dilakukan setiap hari. Setelah penetesan, mata cukup dipejamkan selama tiga menit.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Jaminan Keamanan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Proses pembuatan dan penggunaan obat tetes mata Radix telah diuji Pusat Studi Biofarmaka IPB Bogor nomor sertifikat: 054/13.11.8/LUB-CT/XII/2008, dan telah dinyatakan aman untuk dipakai oleh manusia. Produk ini juga telah didaftarkan hak paten ke Dirjen hak kekayaan intelektual (HKI) dan Dephumham RI Nomor.P00200600074. &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dengan demikian para calon konsumen tidak perlu ragu atau was-was dalam menggunakan obat tetes mata ini. Sampai saat ini telah lebih dari 100.000 orang yang menggunakan obat tetes mata ini. Segera ambil keputusan. Jangan sampai terlambat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-495120785871354950?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/495120785871354950/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/06/penemu-dan-bahan-dasar-tetes-mata-radix.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/495120785871354950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/495120785871354950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/06/penemu-dan-bahan-dasar-tetes-mata-radix.html' title='PENEMU DAN BAHAN DASAR TETES MATA RADIX VITAE'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SitK247oIEI/AAAAAAAAAB0/BbnZ9s_ni5k/s72-c/daunkeb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-464559086139921004</id><published>2009-05-27T00:29:00.000-07:00</published><updated>2011-01-29T07:14:18.686-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><title type='text'>BERKAT RADIX VITAE, LUBANG KUNCI JADI TERANG</title><content type='html'>Hari ini aku bahagia sekali, seorang Ibu pengguna obat tetes mata dari Semarang yang beli melalui blogku ini memberi kabar gembira melalui salah satu putranya yang bekerja di MATAHARI JAVA MALL SEMARANG. Ada kemajuan yang cukup bagus pada mata beliau setelah seminggu menggunakan obat tetes mata radix vitae. Penglihatan yang tadinya sangat terbatas selebar lubang kunci dan di sisi luarnya hitam sekarang telah berubah di sisi luarnya sudah menjadi putih (semakin terang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya saya sendiri agak ragu pada kasus glaukoma yang dialami Ibu ini, tapi karena beliau yakin akan membeli dan menggunakan obat tetes mata ini dan dengan cepat mentransfer uangnya, akhirnya saya kirimkan tetes matanya. Namun saya tidak memberi janji muluk-muluk karena kasusnya sudah tidak bisa lagi disebut stadium awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, mendengar kemajuan itu dan kebahagiaan keluarga Beliau, saya bersyukur kepada Allah. Mungkin obat tetes mata ini memang jalan kesembuhan baginya. Semoga tambah hari tambah bagus perkembangannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-464559086139921004?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/464559086139921004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/berkat-radix-vitae-lubang-kunci-jadi.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/464559086139921004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/464559086139921004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/berkat-radix-vitae-lubang-kunci-jadi.html' title='BERKAT RADIX VITAE, LUBANG KUNCI JADI TERANG'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-6710315711984941304</id><published>2009-05-21T05:43:00.000-07:00</published><updated>2009-05-21T06:01:30.595-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><title type='text'>GLAUKOMA? JANGAN BURU-BURU OPERASI!</title><content type='html'>Kalau saya baca-baca di internet banyak sekali orang yang mengeluhkan penyakit glaukoma. Entah itu yang dialami oleh diri sendiri, anggota keluarga, saudara atau teman mereka.  Andai saja aku bisa memberi tahu mereka semua bahwa galukoma bisa diatasi dengan radix vitae! Tentu mereka akan senang karena tidak harus menjalani pengobatan seumur hidup. Tidak harus operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih rasanya ada orang yang konsultasi secara online ke dokter, bahwa dia sudah operasi, tetapi belum berhasil dan harus operasi lagi. Andai aku bisa beritahu dia.  Seharusnya jangan buru-buru operasi dulu. Harusnya ketemu radix vitae dulu. Biar nggak perlu operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku akan sangat bahagia jika ada penderita glaukoma yang bisa sembuh setelah menggunakan radix vitae.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangankan orang yang tempat tinggalnya jauh. Orang di sekitarku saja ada yang sudah terlanjur operasi dan aku nggak bisa membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi aku mau bilang kepada siapa pun Anda. Jika ada salah satu anggota keluarga, teman, saudara, kerabat atau siapapun di sekitar Anda menderita glaukoma, jangan buru-buru operasi. Atasi dulu dengan tetes mata herbal radix vitae. Ini bukan semata-mata tak-tik seorang penjual tetapi karena radix vitae benar-benar bisa menyembuhkan glaukoma. Saya adalah bukti. Saya bisa terbebas dari ketergantungan obat kimia dan dari kewajiban menjalani operasi. Demi Allah, yang saya katakan benar adanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-6710315711984941304?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/6710315711984941304/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/glaukoma-jangan-buru-buru-operasi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6710315711984941304'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6710315711984941304'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/glaukoma-jangan-buru-buru-operasi.html' title='GLAUKOMA? JANGAN BURU-BURU OPERASI!'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-4471190629263840501</id><published>2009-05-14T22:02:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T22:07:44.667-07:00</updated><title type='text'>Hidup Obat Herbal!!</title><content type='html'>Tetes mata herbal radix vitae adalah sebuah penemuan besar dalam bidang pengobatan mata.  Glaukoma, katarak, mata minus, mata plus, silindris, pterigium, dan bahkan migraen dan sinusitis bisa diobati dengan tetes mata ini. Selamat Mencoba!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-4471190629263840501?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/4471190629263840501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/hidup-obat-herbal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4471190629263840501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/4471190629263840501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/hidup-obat-herbal.html' title='Hidup Obat Herbal!!'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-6278152716275710168</id><published>2009-05-13T20:55:00.000-07:00</published><updated>2011-01-29T07:11:31.363-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='glaukoma'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA KRONIS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GLAUKOMA AKUT'/><title type='text'>GLAUKOMA, PENJARAH PENGLIHATAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/ShVGWumb2ZI/AAAAAAAAABU/dyGT4-EWT7U/s1600-h/GLAUKOMA+FOR+BLOG.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 208px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/ShVGWumb2ZI/AAAAAAAAABU/dyGT4-EWT7U/s320/GLAUKOMA+FOR+BLOG.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5338250289597897106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;APA YANG DISEBUT DENGAN PENYAKIT GLAUKOMA ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Glaukoma adalah suatu kelainan mata yang berupa rusaknya serabut syaraf optic pada daerah sekitar tempat keluar bola mata. Serabut syaraf ini berfungsi membawa informasi dari lapisan retina yang sensitive terhadap sinar, menuju otak agar dapat diterima sebagai gambar yang dapat kita lihat.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Mata anda membutuhkan sejumlah tekanan tertentu agar dapat berfungsi baik. Pada beberapa orang, tekanan bola mata ini dapat meninggi sehingga akan menyebabkan kerusakan syaraf optic. Dapat pula terjadi bahwa tekanan bola mata masih normal akan tetapi tetap terjadi kerusakan syaraf optic yang disebbakan karena syaraf optiknya sendiri yang sudah lemah. (tekanan bola mata tidaklah sama dengan tekanan darah )&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;FAKTOR APA SAJA YANG MENGONTROL TEKANAN BOLA MATA ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Satu lapisan sel dibelakang iris bertugas memproduksi cairan yang disebut &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;HUMOUR AQUOS&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;. Cairan ini akan mengalir menuju lubang pupil dan akan meninggalkan bola mata melalui saluran kecil menuju pembuluh darah. Normalnya antara produksi HUMOUR AQUOS dan aliran keluarnya adalah seimbang. Jika aliran keluarnya terhambat atau produksinya berlebihan, maka tekanan bola mata akan meninggi (cairan aquos bukanlah air mata).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;MENGAPA TEKANAN BOLA MATA YANG TINGGI BERBAHAYA ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Apabila saraf optic mendapat tekanan yang berlebihan, maka akan menjadi kerusakan di &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;sana&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;. Besarnya kerusakan tergantung pada besarnya dan lamanya tekanan, maupun buruknya aliran darah &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;di saraf&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt; optic. Tekanan yang sangat tinggi akan menyebabkan kerusakan yang cepat, sedangkan tekanan yang tidak tinggi akan menyebabkan kerusakan yang perlahan-lahan dan akan menyebabkan kebutaan perlahan-lahan pula apabila tidak segera ditangani.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;ADA&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; BERAPA JENIS GLAUKOMA ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt; 4 jenis,&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; vertical-align: middle;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Glaukoma Kronis&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;kronis=lambat&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;), mula-mula cairan aquos dapat berjalan lancar akan tetapi semakin lama aliran akan melambat karena ada hambatan. Tekanan bola mata akan meninggi perlahan-lahan sehingga tak ada gejala nyeri sama sekali akan tetapi lapang pandang mata akan menyempit perlahan-lahan.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; vertical-align: middle;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Glaukoma akut&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;akut=tiba-tiba&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;). Hal ini terjadi cairan akibat adanya hambatan mendadak dan aliran aquos di sudut bilik mata depan. Serangan ini akan menimbulkan rasa nyeri dan dapat membuat kerusakan permanen pada penglihatan apabila tidak diobati.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; vertical-align: middle;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Glaukoma sekunder&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;. Tekanan bola mata yang meninggi akibat penyakit mata lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; vertical-align: middle;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;Glaukoma Kongenital&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt; Merupaakn penyakit yang jarang terjadi, terutama pada anak-anak akibat gangguan perkembangan pada matanya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;ADAKAH FAKTOR RESIKO TERJADINYA GLAUKOMA KRONIK ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Ya, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan Glaukoma Kronik.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; vertical-align: middle;color:black;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;Umur&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, Resiko akan      meningkat pada umur 40 tahun keatas (1%) dan pada 65 tahun keatas 5 %&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; vertical-align: middle;color:black;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;Ras.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Resiko sangat tinggi      pada ras Afrika&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; vertical-align: middle;color:black;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;Riwayat keluarga&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;. Apabila      dalam keluarga ada yang terkena Glaukoma Kronik, maka sebaiknya anda      memeriksakan mata secara rutin apabila umur lebih dari 40 tahun.      Disarankan agar anggota keluarga yang lain juga memeriksakan diri.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; vertical-align: middle;color:black;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;Miopia.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; Penderita rabun      jauh terutama dengan minus besar mempunyai kecenderungan terjadinya      Glaukoma Kronik.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;      &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"  style="text-align: justify; vertical-align: middle;color:black;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:red;"  &gt;Diabetes&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; dipercaya      meningkatkan terjadinya resiko penyakit ini.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;BAGAIMANA GLAUKOMA KRONIK DAPAT MENYEBABKAN KEBUTAAN ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Bahaya glaukoma jenis ini adalah bahwa pasien merasa normal, tidak ada nyeri dan penglihatan dirasakan normal, padahal sudah mulai terjadi kerusakan penglihatan. Terkadang hanya mengeluh penglihatan satu mata agak meurun dibandingkan mata sebelahnya.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Tanda awal hilangnya lapang pandang biasanya terlihat berupa adanya area lengkungan yang tidak terlihat (gelap) sedikit di atas atau di bawah penglihatan sentral. Daerah gelap ini akan meluas apabila tidak diobati atau ditangani sehingga daerah yang sempit seperti kita melihat pada lubang kunci (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tunnel vision&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;BAGAIMANA CARA MENGETAHUI GLAUKOMA KRONIK ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Sebagaimana diketahui bahwa glaukoma kronik lebih sering terjadi pada umur 40 tahun keatas, maka sebaiknya memeriksakan diri setiap 2 tahun dan melakukan 3 tes :&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; vertical-align: middle;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Mengukur tekanan bola mata&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; vertical-align: middle;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Memeriksakan keadaan saraf optic&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify; text-indent: -0.25in; vertical-align: middle;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Melakukan pemeriksaan lapang pandang (Tes Perimetri)&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;BAGAIMANA CARA MENGOBATI GLAUKOMA KRONIK ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Tujuan utama pengobatan glaukoma kronik adalah dengan cara menurunkan tekanan bola mata menggunakan obat-obatan terutama obat tetes. Apabila pengobatan tidak berhasil maka dapat beralih ke pengobatan dengan sinar laser atau operasi yang disebut &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:red;"&gt;TRABEKULEKTOMI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;APAKAH GLAUKOMA KRONIK DAPAT DISEMBUHKAN ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Walaupun kerusakan yang sudah terjadi tidak dapat diperbaiki lagi, tetapi dengan diagnosa dini dan pemeriksaan serta pengobatan yang teratur maka kerusakan dapat dihambat seminimal mungkin.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;APAKAH ITU GLAUKOMA AKUT ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Pada Glaukoma akut terjadi peninggian tekanan bola mata secara mendadak karena adanya hambatan aliran &lt;b&gt;AKUOS&lt;/b&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;BAGAIMANA GEJALA GLAUKOMA AKUT ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Mata mendadak terasa nyeri, merah, penglihatan terganggu bahkan sampai tidak dapat melihat. Terkadang disertai mual, muntah, dan dapat pula melihat gambaran pelangi sewaktu melihat bola lampu.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;DAPATKAH GLAUKOMA AKUT DISEMBUHKAN ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Apabila cepat didiagnosa dan cepat ditangani dengan tepat kemungkinan penglihatan dapat kembali membaik. Menunda-nunda pengobatan dapat menyebabkan kehilangan penglihatan yang permanent. (&lt;b&gt;Sumber: &lt;a href="http://www.bandung-eye-center.com/"&gt;www.bandung-eye-center.com&lt;/a&gt;)&lt;/b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 0, 0);"&gt;KABAR GEMBIRA&lt;/span&gt;: &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Glaukoma dapat Disembuhkan dengan Tetes Mata Herbal Radix Vitae&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt; berita yang menggembirakan, karena kini glaukoma dapat disembuhkan dengan obat tetes mata herbal radix vitae. Penggunaan tetes mata radix vitae ini relatif murah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bila dibandingkan dengan operasi mata atau pengobatan kimia seumur hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Melalui blog ini saya ingin para penderita glaukoma bisa menemukan dan memakai tetes mata herbal radix vitae ini dan terbebas dari derita berkepanjangan penyakit tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;Saya sendiri adalah penderita glaukoma yang telah membuktikan kehebatan tetes mata radix vitae tersebut. Kalau sekarang saya ikut menawarkan obat tetes mata radix vitae ini, hal ini semata-mata karena saya telah menjadi bukti kesembuhan dan yakin dengan khasiat obat tetes mata radix vitae ini.  Saya  ingin semakin banyak  penderita  glaukoma  yang bisa tersembuhkan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-size:100%;color:black;"  &gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk informasi dan pemesanan tetes mata radix vitae silakan&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;telepon atau SMS ke&lt;/span&gt; 081913215160&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify; vertical-align: middle;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:100%;color:black;"   &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-6278152716275710168?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/6278152716275710168/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/harga-dan-cara-pemesanan.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6278152716275710168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/6278152716275710168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/harga-dan-cara-pemesanan.html' title='GLAUKOMA, PENJARAH PENGLIHATAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/ShVGWumb2ZI/AAAAAAAAABU/dyGT4-EWT7U/s72-c/GLAUKOMA+FOR+BLOG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-2577772528516719090</id><published>2009-05-10T22:38:00.000-07:00</published><updated>2011-01-28T22:30:50.382-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pengiriman barang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='EFEK SAMPING'/><title type='text'>RADIX VITAE TIDAK PUNYA EFEK SAMPING NEGATIF</title><content type='html'>Banyak pembaca blog ini yang tertarik dengan obat tetes mata herbal radix vitae ini. Namun kelihatannya ada kekhawatiran tentang efek samping obat tetes mata radix vitae ini. Selain itu, kalau mau pesan melalui saya di blog ini khawatir saya adalah seorang penipu. Khawatir kalau saya akan melarikan uang Rp 400.000,- dan tidak mengirimkan barangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tentang kekhawatiran, saya merasa beruntung memakai obat tetes mata ini karena tidak melalui proses khawatir. Saat memutuskan untuk memesan obat tetes mata radix vitae  ini,  saya dalam kondisi jenuh dan putus asa karena tersiksa oleh penggunaan obat-obatan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter bilang nggak ada jalan lain kecuali pengobatan seumur hidup. Jadi dalam kondisi jenuh dan putus asa itulah saya memutuskan memakai obat tetes mata radix vitae ini. Saya tidak memikirkan efek samping atau yang lain. Informasi yang saya dapatkan saat itu hanya dari sobekan koran yang sangat terbatas seperti yang telah saya ceritakan pada postingan sebelum ini. Saya juga nggak tahu kalau penemu obat ini adalah orang Jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sekarang Anda tidak perlu khawatir. Obat tetes ini dijamin aman untuk manusia karena telah mendapatkan sertifikat  dari Laboratorium Biopharma Institut Pertanian Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlebih lagi saat ini, pengguna obat tetes mata ini sudah sangat banyak. Kalau toh ada efek sampingnya tentu penemu obat ini yang akan merasakan pertama kali karena dialah kelinci percobaan pertama. Selain itu kalau banyak yang merasakan efek samping negatif pastilah tidak akan terjadi &lt;em&gt;repeat order&lt;/em&gt;. Menurut data dari Bapak Heinrich Melcher pengguna obat tetes radix vitae ini sudah lebih dari 100.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ratusan ribu orang yang telah merasakan khasiat obat tetes mata ini, tidak semuanya mau, mampu, dan memiliki kesempatan berbagi cerita. Oleh karena itu, saya sebagai orang yang telah ditolong oleh obat ini seperti punya tanggung jawab moral untuk menceritakan khasiat obat ini pada orang lain, sebagai ucapan terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tentu saja motivasi keuangan. Karena setiap bisa menjual obat ini saya diberi uang tip oleh bos saya Bapak Nian Jaya.  Sedikit uang tip itu bisa saya gunakan untuk tambahan beli susu untuk anak saya. Maklum anak saya sama sekali nggak kenal ASI. Karena harus lahir dengan operasi caesar, seminggu pertama setelah lahir anak kedua saya harus terpisah dari saya. Saya harus menjalani masa karantina. Jadi dia kenalnya hanya sama dot/botol susu. Nggak mau minum susu ASI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian masalah kekhawatiran uang akan saya larikan.  Saya tentu bisa berpikir nalar, saya nggak mau masuk penjara gara-gara uang 400 ribu. Kedua anak saya dan suami saya masih membutuhkan saya. Saya tidak akan mempertaruhkan harga diri, kehormatan, dan nama baik saya dengan menggelapkan uang Rp 400.000,- itu. Jadi sekali lagi, Bapak-bapak, Ibu-ibu, Saudara-saudara Jangan Khawatir!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-2577772528516719090?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/2577772528516719090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/bapak-bapak-ibu-ibu-saudara-saudara.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2577772528516719090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/2577772528516719090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/bapak-bapak-ibu-ibu-saudara-saudara.html' title='RADIX VITAE TIDAK PUNYA EFEK SAMPING NEGATIF'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-3132046262283788098</id><published>2009-05-05T20:38:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T20:53:04.636-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sapa pelanggan'/><title type='text'>Sapa Pembaca dan Pengguna</title><content type='html'>Untuk ibu Wulandari di Pasuruan, ternyata paket yang saya kirim sehari sampai ya Bu. Saya pikir sampai tiga hari. Semoga saja dengan menggunakan tetes mata radix vitae ini, Ibu tidak harus menjalani operasi mata yang telah dianjurkan dokter. Semoga saja tetes mata ini cocok untuk Ibu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Mamanya Intan di Bali, saya akan merasa turut berbahagia jika kondisi mata minus putri ibu bisa segera menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Ibu Hertinah, nggak ada salahnya dicoba Bu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi siapa saja pembaca blog ini, saya akan dengan senang hati menanggapi berbagai pertanyaan baik yang diajukan melalui e-mail atau SMS. Seperti yang dilakukan Ibu Wulandari di Pasuruan. Kami sempat SMS-an selama kurang lebih dua hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Ibu Atun, Ibu Hertinah, dr. Tony, Mbak Melti, Mas Budi, dan Mas Wawan saya tunggu kabarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-3132046262283788098?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/3132046262283788098/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/sapa-pembaca-dan-pengguna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3132046262283788098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/3132046262283788098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/05/sapa-pembaca-dan-pengguna.html' title='Sapa Pembaca dan Pengguna'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-892870143056187634</id><published>2009-03-26T20:51:00.000-07:00</published><updated>2010-04-10T00:46:08.382-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='riwayat glaukomaku'/><title type='text'>RIWAYAT 3: KETEMU RADIX VITAE DARI SOBEKAN KORAN</title><content type='html'>Di tengah rasa bosan dan pencarian pengobatan alternatif untuk sakit glaukoma yang kuderita, aku menemukan obat tetes mata herbal radix vitae papua. Pertemuan dengan obat tetes mata radix vitae itu sebenarnya terjadi dari sesuatu yang tak terduga. Suatu saat aku beli obat tetes mata di apotik depan alun-alun Kota Mojokerto. Di dalam sobekan koran yang dipakai sebagai pembungkus obat tetes mata yang kubeli ada tulisan tentang obat tetes mata herbal yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit mata seperti katarak, glaukoma, mata minus, plus, dan silindris. Tapi sayangnya, alamat yang tertera di sobekan koran itu bukan di kota Mojokerto, melainkan di Jakarta, sebagai kantor pusat distribusi nasional .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku minta tolong kakak dan adikku (Mas Yudi dan Agung) yang kebetulan kerja di Jakarta untuk mencarikan obat tetes mata herbal radix vitae itu. Dari alamat di sobekan koran itu Mas Yudi akhirnya bisa konsultasi via telepon dengan Bapak Heinrich Melcher, seorang asli Jerman penemu obat tetes mata radix vitae tersebut. Dari hasil konsultasi itu penyakit glaukomaku ternyata masih ada kemungkinan untuk disembuhkan. Penyakit glaukomanya masih tergolong glaukoma baru, sekitar setahunan. Penyakit mata yang kualami adalah glaukoma sudut mata terbuka. Menurut dokter aku sakit mata karena keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita akhirnya aku memperoleh obat tetes mata radix vitae itu itu secara gratis (karena dibelikan oleh kakakku, Mas Yudi). Setelah kupakai ternyata efek obat tetes mata radix vitae itu luar biasa. Semua keluhan sakit mata cekot-cekot, pusing, kesemutan yang selama ini kurasakan berangsur-angsur hilang. Aku sudah tidak pernah merasakan sakit mata lagi. Semua normal. Aku merasa sangat beruntung sekali bisa menemukan obat tetes mata radix vitae ini. Terima kasih Tuhan. Terima kasih Bapak Heinrich Melcher penemu obat ini. Terima kasih Mas Yudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SdbbQxbdfvI/AAAAAAAAAAs/cxgqmHrzATM/s1600-h/103.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320681090977726194" style="margin: 0px 10px 10px 0px; float: left; width: 320px; height: 240px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SdbbQxbdfvI/AAAAAAAAAAs/cxgqmHrzATM/s320/103.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Syukur alhamdulillah, sekarang aku telah memiliki anak kedua (foto di samping). Setelah melahirkan anak kedua ini aku merasakan keluhan sakit mata lagi. Setelah aku konsultasi dengan Bapak Heinrich Melcher, aku pakai obat tetes mata radix vitae lagi. Ada kemungkinan penyembuhan mataku yang dulu belum sembuh total tetapi aku telah menghentikannya. Beruntung di kota Mojokerto ini ada Bapak Nian Jaya sebagai Distributor Radix Vitae untuk wilayah Jawa Timur. Ketika suamiku membeli obat tetes mata radix vitae kepada Bapak Nian Jaya, suamiku diberi kepercayaan untuk ikut membantu menyebarluaskan informasi tentang obat tetes mata radix vitae ini. Saya pikir nggak ada salahnya. Toh obat tetes mata herbal radix vitae ini betul-betul berkhasiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya obat tetes mata herbal radix vitae ini tidak hanya bisa menyembuhkan glaukoma, tetapi juga berbagai penyakit mata yang lain. Bahkan di dalam kemasannya justru tidak ada tulisan yang menyatakan bahwa obat tetes mata ini bisa menyembuhkan glaukoma. Tapi saya sudah membuktikan bahwa tetes mata radix vitae ini bisa menyembuhkan glaukoma. Yang jelas dalam kemasan obat dikemukakan bahwa obat tetes mata radix vitae ini bisa membantu menyembuhkan katarak, astigmatis (silindris), pterigium, myopia (mata minus) dan hypermitropia (mata plus). Bahkan untuk penderita mata minus anak-anak (sebelum pubertas), obat tetes mata ini mampu mengembalikan ke kondisi 100% (tanpa minus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan cerita saya ini, saya ingin berbagi pengalaman dan bagi Anda yang mengalami gangguan penyakit mata dan telah jenuh dengan berbagai usaha tetapi belum berhasil, mungkin Tetes Mata Herbal Radix Vitae ini jalan keluarnya. Memang untuk memutuskan sesuatu yang baru bukan perkara mudah. Dulu saya memutuskan untuk memakai obat ini berawal karena rasa jenuh dan putus asa dengan penggunaan obat-obatan kimiawi. Apalagi ini adalah obat herbal. Sekarang sedang tren orang-orang &lt;em&gt;back to nature&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;back to herbal&lt;/em&gt;, kembali ke yang alami. Saya semakin yakin memakai obat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut keterangan Bapak Heinrich Melcher, tidak perlu khawatir menggunakan obat tetes mata radix vitae ini karena obat tetes mata ini telah mendapatkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;sertifikat dari Laboratorium Biopharma IPB Bogor&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; bahwa &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Radix Vitae aman dipakai oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;Harga obat tetes mata ini&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;&lt;strong&gt;secara nasional sama&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; yaitu&lt;/span&gt; &lt;strong&gt;Rp 400.000,00 (empat ratus ribu rupiah)&lt;/strong&gt;, ukuran 8 ml.&lt;/span&gt; Ini sudah berlangsung lama sekali. Ketika kakak saya membelikan di tahun 2005 harganya 400 ribu. Sekarang, di tahun 2009 harganya masih sama Rp 400.000,00. Kalau dibandingkan dengan pengeluaran rutin yang pernah saya lakukan setiap 2 minggu sekali dulu, harga Rp 400.000,00 ini masih sangat murah. Jadi, Anda yang mempunyai keluhan penyakit mata segera ambil keputusan, pakai obat ini sebelum harga naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah merasakan manfaat yang luar biasa dari obat tetes mata radix vitae ini. Rasanya sangat egois kalau manfaat yang luar biasa itu hanya saya nikmati sendiri dan tidak saya tularkan kepada orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya paham betul di Indonesia ini banyak sekali penderita glaukoma, katarak, mata minus, mata plus, silindris, dan pterigium yang mati-matian berjuang melawan penyakit mereka. Oleh karena itu, saya beserta suami bergabung dengan CV Nian Jaya menjadi staf marketing memasarkan obat tetes mata ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pernah dengar di beberapa tempat obat ini dijual dengan harga sampai Rp 600.000,00. Padahal sebenarnya harganya hanya Rp 400.000,00.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blog ini saya buat untuk Anda yang tidak mau repot membeli obat ini. Tinggal pesan, transfer uang, dan barang akan sampai di rumah dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera pesan sebelum harga naik.&lt;br /&gt;Untuk pemesanan silakan SMS saya dulu ke &lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:arial;font-size:130%;"  &gt;08191 321 5160&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; atau&lt;br /&gt;silakan email ke &lt;a href="mailto:tia_mahendra@yahoo.co.id"&gt;tia_mahendra@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SdbY4HwITkI/AAAAAAAAAAc/VE2GHtIxytA/s1600-h/farrel+davin+javiero.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5320678468450012738" style="margin: 0px 0px 10px 10px; float: right; width: 240px; height: 320px;" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SdbY4HwITkI/AAAAAAAAAAc/VE2GHtIxytA/s320/farrel+davin+javiero.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Foto di sebelah kanan ini adalah anak pertamaku. Sekarang sudah duduk di kelas 1 SD.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-892870143056187634?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/892870143056187634/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/dari-sobekan-koran-aku-ketemu-radix.html#comment-form' title='12 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/892870143056187634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/892870143056187634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/dari-sobekan-koran-aku-ketemu-radix.html' title='RIWAYAT 3: KETEMU RADIX VITAE DARI SOBEKAN KORAN'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tlk1XODf8zw/SdbbQxbdfvI/AAAAAAAAAAs/cxgqmHrzATM/s72-c/103.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-5038620724085973192</id><published>2009-03-26T20:47:00.000-07:00</published><updated>2010-04-10T00:45:24.581-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='riwayat glaukomaku'/><title type='text'>RIWAYAT 2: Glaukoma? Konsumsi Obat Kimia Seumur Hidup!</title><content type='html'>Tiga bulan setelah melahirkan anak pertama, aku mengikuti suamiku ke Kota Mojokerto. Di kota ini nggak ada lagi jamu mujarab sekelas pilis seperti di Klaten. Oleh karena itu, setiap kali mataku terasa gatal atau agak sakit aku hanya memeriksakannya ke puskesmas atau bidan dan itu sudah dapat mengatasi rasa sakit yang kurasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu ketika meskipun aku telah memeriksakan ke seorang bidan dan diberi salep mata, tapi mataku tetap terasa sakit dan kali ini sakit mataku terasa luar biasa. Yang kurasakan saat itu kepalaku pusing, mata terasa cekot-cekot, mata melek terasa sakit, buat merem/terpejam pun masih terasa sakit. Kalau untuk melihat, mataku seperti terhalang kapas. Aku nggak kuat lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku memeriksakan diri ke dokter Budi Santoso seorang spesialis mata di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto. Di tempat periksa ini akhirnya ketahuan, penyakit mataku bukan penyakit mata biasa tapi sebuah penyakit mata yang serius yaitu glaukoma. Tekanan bola mataku 26. Kata dokter, seharusnya tekanan bola mata yang masih bisa ditoleransi itu di bawah 5. Saat itu dokter bilang aku mendekati kebutaan. Ih …. mengerikan kalau ingat saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itulah aku tergantung dengan obat-obatan kimia yang diresepkan dokter. Obat-obatan seperti renapar, diamox, gliserin minum dan obat tetes mata cendo carpin selalu aku konsumsi setiap hari. Setiap dua minggu sekali aku harus periksa dokter untuk mengontrol tekanan bola mataku sekaligus untuk mendapatkan resep untuk pembelian obat-obatan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter mengatakan bahwa penderita glaukoma harus mengkonsumsi obat-obatan itu seumur hidup. Padahal, ada efek yang nggak mengenakkan dengan mengkonsumsi obat-obatan tersebut. Pertama, seluruh tubuhku terasa kesemutan setiap hari dan itu sangat menggangu aktivitas keseharianku. Kedua, dokter mengatakan bahwa aku tidak boleh lagi hamil karena obat-obatan yang aku konsumsi tersebut menimbulkan efek panas di kandungan sehingga jika aku hamil pasti akan keguguran. Ketiga, secara ekonomi, periksa ke dokter dan membeli obat setiap dua minggu sekali itu sangat mengguncang kondisi perekonomian rumah tangga kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun lebih aku menjalani pengobatan dokter itu. Aku mulai bosan, terutama karena efek samping kesemutan yang sangat mengganggu itu. Aku berpikir untuk mencari pengobatan alternatif. Berobat ke tempat tabib, sin she, atau apalah yang penting bisa mengobati mataku. Setiap aku jalan-jalan aku mulai baca-baca reklame tabib atau ahli mata yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit mata tanpa operasi. Tapi aku ragu untuk datang ke tempat pengobatan seperti itu. Bagaimana pun mata adalah organ vital manusia untuk bisa melihat. Aku nggak mau main.main.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-5038620724085973192?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/5038620724085973192/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/glaukoma-konsumsi-obat-kimia-seumur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5038620724085973192'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5038620724085973192'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/glaukoma-konsumsi-obat-kimia-seumur.html' title='RIWAYAT 2: Glaukoma? Konsumsi Obat Kimia Seumur Hidup!'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-5570754791298407675</id><published>2009-03-06T19:32:00.000-08:00</published><updated>2010-04-10T00:43:47.398-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KESAKSIAN'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='riwayat glaukomaku'/><title type='text'>RIWAYAT 1: Perjuangan Melawan Glaukoma</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;&lt;strong&gt;Awal Mulanya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, aku mulai merasakan ketidakberesan dengan kedua mataku sejak aku kuliah di Jogja tahun 90-an yang lalu. Tanpa kusadari awal mulanya, tiba-tiba mataku terasa gatal-gatal, panas, dan selalu mengeluarkan air mata. Selain itu, bulu mataku juga sering rontok. Tentu saja ini nggak ada kaitannya sama mitos orang Jawa yang bilang kalau bulu mata rontok itu menandakan bahwa kita sedang dikangeni banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengalami hal itu, aku kemudian memeriksakan mataku ke seorang dokter mata di kota kelahiranku Klaten. Dari hasil pemeriksaan dokter, mataku dinyatakan minus dan terkena virus. Virus itulah yang kata dokter membuat mataku terasa gatal. Tapi kalo ditanya virus apa yang menyerang mataku itu aku sudah lupa. Yang jelas ketika di tempat periksa dokter itu mataku disemprot pakai sprai mata. Saat itu pula mataku terasa adem (dingin) dan nggak gatal lagi.&lt;br /&gt;Berdasarkan resep yang kudapat dari dokter itu, aku beli obat, kalo nggak salah berbentuk salep dan beberapa obat oral. Selain itu, aku juga memakai kaca mata sesuai resep dokter. Mata kiriku minus ¾ dan mata kananku minus 1,5.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu, aku merasa, sakit mataku ini ada kaitannya dengan alergi dingin dan debu yang kuderita. Setiap kali cuaca dingin atau aku kena debu, biasanya aku bersin-bersin tanpa henti. Nah, bersamaan dengan bersin-bersin itu mataku mulai terasa gatal-gatal nggak karuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);font-size:130%;" &gt;Sakit Mata setelah Melahirkan, Hati-hati!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi seperti itu berlangsung lama dan aku seperti sudah terbiasa dengan alergi dan penyakit mata yang kuderita itu. Sampai akhirnya aku menikah dan melahirkan anak pertama. Setelah kelahiran anak pertama itulah, aku merasakan sakit mata yang sangat parah. Mataku terasa cekot-cekot, seperti dipukuli sepuluh petinju. Kepala terasa pusing, pandangan kabur. Tapi aku nggak mengira kalau itu penyakit mata yang serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang di kampung (Mbah Warso, Budhe Karto, Budhe Ndiyo, Budhe Wiryo, Lik Jamir) bilang, sakit mata seperti itu sesuatu yang biasa bagi orang yang habis melahirkan. Makanya aku nggak disarankan periksa mata tapi disuruh beli pilis di pasar tradisional. Memang di Pasar Klepu, (sebuah pasar yang menjadi andalan orang-orang di sekitar Ceper, Klaten) ada penjual pilis itu. Namanya Bu Darmi. Bisnis utamanya sebenarnya bukan membuat pilis, tapi berjualan jamu tradisional. Bu Darmi lebih terkenal sebagai bakul (penjual) jamu di pasar itu. Sesekali silakan berwisata ke Klaten dan cari Pasar Klepu, Ceper.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilis itu apa sih? &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pilis &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;adalah ramuan berbagai macam daun-daunan dan jamu tradisional yang dilumatkan kemudian dibentuk sebesar koin uang seribuan, agak tebal, berwarna hijau tua, dan ditempelkan di dahi. Rupanya resep tradisional ini manjur juga. Ketika dahiku ditempeli pilis itu, nggak tahu kenapa seolah-olah khasiat pilis itu merasuk ke mataku. Mataku terasa segar, aku bisa melihat dengan perasaan plong, dan mataku nggak terasa cekot-cekot lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata capek juga nulis. Ini baru mau mulai. Aku pengin cerita selengkap mungkin, biar orang lain tidak mengalami sakit mata seperti aku. Atau biar orang lain bisa mengantisipasi sedini mungkin kalau mengalami peristiwa yang mirip dengan kejadian yang aku alami. Tunggu cerita saya selanjutnya ya!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-5570754791298407675?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/5570754791298407675/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/perjuangan-melawan-glaukoma.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5570754791298407675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5570754791298407675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/perjuangan-melawan-glaukoma.html' title='RIWAYAT 1: Perjuangan Melawan Glaukoma'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8802017505943433856.post-5071304751216347326</id><published>2009-03-02T23:50:00.000-08:00</published><updated>2010-01-17T04:26:12.224-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KONSULTASI DOKTER'/><title type='text'>Glaukoma sembuh berkat Tetes mata radix vitae</title><content type='html'>Ini posting percobaan untuk blog saya. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Heinrich Melcher yang telah menemukan obat mujarab untuk mengobati penyakit mata saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa penyakit mata yang sudah terbukti bisa disembuhkan oleh obat tetes mata radix vitae ini. Tapi untuk sekedar menyebut radix vitae saja ada yang salah radik vitae, tapi ada juga yang nyebut radix vite, atau radiks vitae. Memang obat tetes mata radix vitae ini belum begitu populer barangkali. Padahal obat ini ditemukan pertama kali pada tahun 2002. Sudah lama kan? Kalau dulu masih disebut radix vitae papua. Karena asalnya memang dari papua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya penderita glaukoma, tapi alhamdulillah sekarang sudah sembuh. Ya berkat radix vitae ini. Tapi saya juga awalnya tidak tahu glaukoma itu apa. tulisannya pun kadang masih simpang siur. ada yang nulis glaukoma, ada yang nulis glucome, glaucome, glukoma, glucoma, gloukoma, gloucoma, gloucome. Tapi apapun dan bagaimana pun tulisannya penyakitnya sama. Membuat kita nggak tahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga penyakit katarak. Tulisannya juga macam-macam. katarax, katarak, khatarak, khatarax.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bisa menyembuhkan katarak, tetes mata radix vitae juga bisa menyembuhkan astigmatis atau astigmatimus, astigmatis, astikmatis, astikmatimus, atau istilah Indonesianya silinder atau silindris, cilindris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu bisa juga menyembuhkan miopia, myopia, miopy, mayopy, mayopi, atau mata min, mata minus, mines.&lt;br /&gt;]&lt;br /&gt;Penyakit mata plus, mata ples, mata plus, mata hyperopie, hipermetropia, hyperopye, hyperopie., bisa juga pterigium, pterygium, pterigyum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian berbagai penyakit mata yang bisa disembuhkan oleh obat tetes mata radix vitae ini.  Kadang orang bingung nulis di internet. Berbagai kesalahan penulisan itu saya sebutkan di tulisan ini. Harapan saya, bagaimana pun salahnya Anda nulis, Anda akan tetap menemukan informasi berharga di blog ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Berikut ini saya kopi-kan tanya jawab dengan beberapa dokter spesialis mata di Rumah Sakit Mata Dr. Yap Jogja. Saya menilai berbagai informasi yang diperikan para dokter ini sangat bermanfaat bagi para penderita sakit mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="jc_commentsDiv"&gt;   &lt;div class="jomentry2" id="pc_32"&gt;&lt;b&gt;glaukoma akut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;susi&lt;/a&gt;,   October 02, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-32"&gt; bpk saya terkena glaukoma akut ciri2nya sama diatas, skg dirawat di RS, bsk akan di operasi, yg saya tanyakan, setelah di operasi apa tdk akan kambuh lagi? &amp;amp; gimana dgn penglihatannya ada perkembangan apa tdk? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_33"&gt;&lt;b&gt;Glaukoma Akut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;dr. Nurfifi Arliani, SpM&lt;/a&gt;,   October 04, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-33"&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hallo Susi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kami ikut prihatin atas keadaan bapak anda. Pada glaukoma akut biasanya terjadi penutupan sudut bilik mata depan sehingga cairan didalam bola mata tidak dapat mengalir keluar sampai pembuluh balik dibawah konjungtiva, hal ini menyebabkan tertimbunnya cairan tersebut didalam bolamata dan tekanan bolamata menjadi naik. Bila dilakukan tindakan dengan segera yakni menurunkan tekanan dengan cepat, kemudian dilakukan operasi untuk membuat saluran cairan dalam bolamata ke pembuluh subkonjungtiva (trabekulektomi), maka biasanya penglihatan dapat pulih kembali meskipun kadang2 tidak 100%. Kekambuhan setelah operasi tergantung pada apakah saluran yang dibuat tetap terbuka atau menutup karena terjadi jaringan ikat yang menutup saluran tersebut. Demikian jawaban kami, semoga puas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salam, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dr. Nurfifi A, SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_40"&gt;&lt;b&gt;GLAUKOMA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;ADE&lt;/a&gt;,   October 27, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-40"&gt; Bapak saya mengalami kebutaan, sering mengeluh pusing, mual - bahkan pernah pingsan. Pernah periksa kedokter katanya glaukoma dan sudah tidak bisa disembuhkan dengan cara apapun (operasi ataupun terapi).&lt;br /&gt;yang ingin saya tanyakan :&lt;br /&gt;1. Apa kondisi tersebut bisa mengakibatkan kematian? &lt;br /&gt;2. Bagaimana cara penanganan darurat pusing yang sering kambuh?&lt;br /&gt;3. Apa benar glaukoma disa disebabkan karna banyak begadang?&lt;br /&gt;4. Apakah glaukoma termasuk penyakit menurun?&lt;br /&gt;5. Apakah bisa disebabkan dari jenis makanan yang dikonsumsi?&lt;br /&gt;6. Bagaimana cara mendeteksi penyakit secara dini?&lt;br /&gt;7. Adakah perawatan - untuk mencegah penyakit glaukoma ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_51"&gt;&lt;b&gt;jawaban Ade&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.Nurfifi Arliani,SpM,   November 10, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-51"&gt;   Hallo Ade.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Saya ikut prihatin akan keadaan bapak anda. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Penyakit glaukoma tidak akan menyebabkan kematian. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Pusing disebabkan karena tekanan didalam bolamata yang sangat tinggi (bolamata terlalu keras)sehingga supaya tidak pusing harus diturunkan tekanan dalam bolamata dengan obat tetes maupun minum, apabila tidak berespon, maka sebaiknya dioperasi.. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Glaukoma tidak disebabkan karena banyak begadang. Tetapi orang yang menderita glaukoma jangan begadang karena akan memperparah kondisinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;4. Ya glaukoma termasuk penyakit menurun. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;5. Makanan jarang mengakibatkan glaukoma, namun obat-obat tertentu dapat memberikan efek samping timbulnya glaukoma. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;6. Bila anda punya riwayat keturunan glaukoma, atau anda memakai kacamata minus lebih dari 3 Dioptri, periksakan ke dokter mata setahun sekali. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;7. Bila anda tidak punya riwayat keturunan dan tidak memakai kacamata minus tebal, jangan kuatir terjadi glaukoma, asal mata anda dijaga dari kebiasaan yang kurang baik. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dr. Nurfifi,A,SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_55"&gt;&lt;b&gt;efek kopi pada glaukoma?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by sisca,   November 22, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-55"&gt; Saya penderita glaukoma, berkacamata silindris 1. Saat 2thn pertama didiagnosa, saya rutin kontrol dokter dan menggunakan tetes mata Timolol. Bahkan pertama didiagnosa tekanan bola mata 21 sehingga dibantu obat oral. Namun 3 tahun terakhir saya sudah tidak rutin lagi berobat. Timolol hanya saya pakai saat mata terasa sakit karena banyak begadang dan lelah di depan komputer. Saya juga pecandu kopi, saat byk pekerjaan atau stress saya bisa mengkonsumsi 3-4 cangkir sehari.&lt;br /&gt;My Question:&lt;br /&gt;1. Apa efek kopi pada penderita Glaukoma ? Apa saran dokter, perlu dikurangi atau tidak boleh sama sekali? &lt;br /&gt;2. Akhir2 ini kalau lelah di depan komputer atau begadang, mata saya memerah (pembuluh darah halus di sekitar lensa tampak lebih merah), terasa sakit dan pusing kepala. Yang saya lakukan hanya tidur, dan terkadang menggunakan Timolol. Tapi cukup lama sembuhnya (sekitar 5-6 hari). Apa comment dan advis dokter?&lt;br /&gt;3. Setahu saya Obat tetes mata tsb harus dgn resep dokter, dapatkah saya mendapatkannya tanpa tiap bulan ke dokter? 1 botol tetes mata rata rata habis selama 1 bulan (penggunan setiap hari 2x tetes mata).&lt;br /&gt;4. Saya membeli Timolol secara bebas di pasar pramuka (sy berdomisili di jakarta), karena tidak pernah sempat ke dokter. Dapat dipercayakah obat tersebut?&lt;br /&gt;Terima kasih sebelumnya&lt;br /&gt;Sisca&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_57"&gt;&lt;b&gt;Jawaban Sisca&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi A,Spm,   November 23, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-57"&gt;   &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hallo Sisca. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setelah saya konsultasikan kepada pakar Glaukoma di RS Mata Yap ini, minum kopi tidak menyebabkan glaukoma. Masalahnya setelah minum kopi anda begadang dan memakai komputer terlalu lama sedangkan anda sudah punya bakat glaukoma. Hal ini tentu saja menjadikan mata makin terbebani karena akomodasi terus menerus. Sebaiknya memakai komputer tidak lebih dari dua jam kemudian istirahat 10 menit. Timolol memang harus dengan resep dokter, meskipun pemakaian timolol dikatakan aman dalam jangka panjang, anda bisa minta dokter untuk bisa diulang resepnya bila dipandang dokter perlu. Mengenai obat yang ada dipasaran, saya tidak tahu keasliannya, sebaiknya anda beli di apotek saja. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Demikan jawaban kami, semoga puas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salam, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dr. Nurfifi A,SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_69"&gt;&lt;b&gt;dokter ahli glukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Wika&lt;/a&gt;,   December 07, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-69"&gt;   Anggota keluarga saya ada yang menderita glukoma. Saya ingin bertanya&lt;br /&gt;# di rumah sakit mata Dr. Yap ini, siapa sajakah dokter ahli khusus mengobati glukoma? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Saya ingin bertanya berapa kira-kira besar nya biaya yang harus saya keluarkan untuk menyembuhkan glukoma tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Dan jika saya, berobat ke RSM Dr. Yap ini apakah saya mendapat jaminan 100% anggota keluarga saya tersebut dapat melihat kembali, meski ketika saat anggota keluarga saya melihat nanti masih agak pudar atau buram atau kabur, yang penting tidak hitam gelap sekali seperti sekarang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tlg dibalas comment saya ini secepatnya. saya harapkan anda membalas saya langsung via email ke:   &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy99899 = 'w&amp;#105;k&amp;#97;l&amp;#105;n&amp;#97;t&amp;#97;' + '&amp;#64;';  addy99899 = addy99899 + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  var addy_text99899 = 'w&amp;#105;k&amp;#97;l&amp;#105;n&amp;#97;t&amp;#97;' + '&amp;#64;' + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy_text99899 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:wikalinata@yahoo.com"&gt;wikalinata@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;span style="\'display:"&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya  &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;/' );  document.write( 'span&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih yang sebesar-besarnya. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div style="font-style: italic;" class="jomentry1" id="pc_72"&gt;&lt;b&gt;Jawaban Wika, dokter konsulen Glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi A,SpM,   December 07, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-72"&gt;   Hallo Wika.&lt;br /&gt;Di RS Mata Dr. Yap yang ahli Glaukoma adalah dr. Retno Ekantini, SpM jadwal praktek Rabu, Jum'at dan Sabtu.&lt;br /&gt;Jawaban lengkap sudah saya e-mai.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_77"&gt;&lt;b&gt;apakah glaukoma butuh pengobatan seumur hidup?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Hani,   December 14, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-77"&gt; Teman saya menderita glaukomasejak setahun yg lalu,usia 45 tahun.Stl saya baca gejala2x glaukoma,besar kemungkinan menderita glaukoma akut.Ada yg ingin saya tanyakan ttg glaukoma:&lt;br /&gt;1.apakah glaukoma butuh pengobatan seumr hidup?&lt;br /&gt;2.Apakah kolesterol tinggi penyebab glaukoma(dia kolesterol tinggi sekitar 220)?&lt;br /&gt;3.Sejak muda ,dia tidak pernah berkacamata,sedangkan dikeluarga tidak ada riwayat keturunan penyakit tsb.Apakah benar bisa terkena glaukoma apabila dilihat dari riwayat semasa dia muda?&lt;br /&gt;4. Apakah selalu glaukoma harus operasi?&lt;br /&gt;5.Apakah penderita glaukoma boleh mengemudikan mobil?&lt;br /&gt;6.Dalam kurun waktu berapa tahun ,glaukoma bisa menyebabkan kebutaan?&lt;br /&gt;7. makanan apa yg bagus utk memperlambat glaukoma shg tidak semakin parah ,disamping minum obat/obat tetes mata dari dokter?&lt;br /&gt;8.Pada saat sakit kepala ,apa yg bisa dilakukan utk memperingan penderitaan teman saya?&lt;br /&gt;9.Apakah penderita glaukoma boleh melakukan riasan disekitar mata(memakai eyeshadow)?&lt;br /&gt;Terimakasih atas jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_80"&gt;&lt;b&gt;konsultasi glukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Luthfa,   December 21, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-80"&gt; Teman saya, wanita berusia 82 tahun mengidap glukoma sejak setahun yll. Sebelumnya dia pernah operasi laser. Glukoma ini pernah diobati dokter mata dari AS, Italy dan Spanyol. Namun hasilnya nihil. Saya baca di Indonesia ada obat tetes HerbAini Drops yang bisa mengobati glukoma hanya dalam waktu beberapa minggu. Saya tertarik sekali karena saya sangat sayang pada sahabat saya tersebut. Tapi apakah obat tersebut aman untuk wanita lanjut? Terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_81"&gt;&lt;b&gt;Jawaban untuk Luthfa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi A,SpM,   December 24, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_82"&gt;&lt;b&gt;Jawaban untuk Hani.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi A,SpM,   December 25, 2007 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-82"&gt;   Hallo Hani.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Berikut jawaban pertanyaan anda: &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Ya, pada umumnya glaukoma butuh pengobatan seumur hidup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Kolesterol tinggi tidak menyebabkan glaukoma. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Glaukoma yang diturunkan sekitar 10%, ada berbagai teori mengenai terjadinya glaukoma pada orang tua, salah satunya karena saluran pembuangan cairan dalam bolamata yang mulai menyempit akibat proses penuaan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;4.Glaukoma tidak selalu harus operasi bila masih bisa diatasi dengan obat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;5. Penderita glaukoma boleh mengemudi mobil asal lapang pandang dan tajam penglihatan masih memenuhi kriteria standard minimal untuk mengemudi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;6. Lamanya terjadi kebutaan sangat individual dan tergantung banyak faktor. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;7. Tidak ada diet khusus untuk glaukoma, tapi mengingat usia sudah 45 tahun sebaiknya makanan jangan banyak mengandung lemak. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;8. Pada saat sakit kepala, coba tekan bolamata (pada kelopak) kalau terasa keras sekali, segera ke dokter. Anda boleh memberikan antisakit dulu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;9. Riasan (make-up) mata tidak dilarang asal tidak menimbulkan iritasi pada mata. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Salam. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dr. Nurfifi A,SpM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_89"&gt;&lt;b&gt;Apakah saya menderita Glaukoma?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Bagas D B,   January 12, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-89"&gt; Saya berumur 42 thn, sejak 2 th yang lalu ada gangguan penglihatan saya. Gambarannya seperti ini, bila saya melihat obyek dari jarak 30 cm, kira2 sekitar 5-10 cm dibawah titik fokus mata saya, terdapat kabut abu2 yg menutup (memburamkan) obyek pandangan. Kabut ini kira2 berdiameter 2-3 cm (jatuh pada asumsi bidang pandang berjarak 30 cm dari mata saya), kabut ini juga tetap ada (permanen) pada bidang pandang yg lebih jauh.&lt;br /&gt;Lalu beberapa kali dalam setahun (3-5 kali setahun) ada kejadian seperti ini : mula2 di pandangan saya ada bayangan berpendar2 (berwarna-warni dan bergerigi) membentuk seperti huruf "C". Mula2 ukurannya kecil, lama2 membesar (tetap berpendar2 dan bergerigi). Huruf "C" tersebut akan terus membesar ukurannya hingga 10-15 menit, kemudian menghilang dan pandangan saya normal kembali. Biasanya kalo si huruf "C" itu mulai datang, saya istirahat sejenak (karena pandangan jadi sangat terganggu dan agak pusing), setelah istirahat dan pejamkan mata, saya tahu, dlm 15 menit pasti akan hilang sendiri.&lt;br /&gt;Memang sejak kecil,bila saya memejamkan mata ada beberapa titik abu2 yg "berjalan2" dipandangan saya. Titik abu2 ini akan sangat terlihat bila saya memejamkan mata, kemudian pandangan saya arahkan ke arah matahari, maka terdapat beberapa titik abu (lebih tepat berbentuk jentik2 atau cacing) yg terus bergerak searah gerakan bola mata.&lt;br /&gt;Penyakit apakah ini, dan apa yg harus saya lakukan?&lt;br /&gt;Terimakasih. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_92"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani, SpM.,   January 13, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-92"&gt;   Hallo Bagas.&lt;br /&gt;Sayang Bagas tidak merinci apakah keluhan ini pada satu mata atau dua mata. Menilik apa yang dikeluhkan saya curiga ada kekeruhan di badan kaca Bagas. Bagas juga tidak memberi informasi apakah ada saudara yang sakit glaukoma, karena glaukoma biasanya diturunkan. Saya kira Bagas perlu periksa ke dokter mata mengingat usia sudah 42 tahun, dimana pada usia ini mulai timbul gangguan penglihatan akibat proses penuaan.&lt;br /&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_97"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;yozi&lt;/a&gt;,   January 20, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-97"&gt; selama ini ibu saya diperkirakan punya penyakit katarak tetapi setelah diperiksa di RS mata Dr. YAP ternyata dia kena glaukomadan sudah diberi obat.pertama kali k sana ibu saya diberi pil dan juga obat tetes waktu ksana lagi ibu diberi obat tetes lg tapi katanya ini lebih perih gunanya untuk menurunkan ketegangan matadan ditetes 3x sehari.tapi kata ibu saya setelah memakai obat yang kedua ini matanya kembali kabur setelah agak terang menggunakan obat tetes yang pertama. saya lihat mata nya juga jadi merah. itu kenapa? apakah obat tetes yang kedua kurang cocok atau bagaimana? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_98"&gt;&lt;b&gt;Jawaban Yozi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani,SpM.,   January 21, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-98"&gt;   Hallo Yozi.&lt;br /&gt;Tetes mata untuk glaukoma biasanya 2 macam:&lt;br /&gt;1. Timol (Timolol) merupakan Beta Blocker untuk mengurangi produksi cairan didalam bolamata.&lt;br /&gt;2. Pilocarpin : merupakan myoticum untuk mengecilkan pupil mencegah tertutupnya sudut bilik depan, ini biasanya kalau diteteskan pedih dan kadang disertai merah.&lt;br /&gt;Kedua obat itu memang diberikan bersama-sama untuk lebih mengefektifkan penurunan tekanan didalam bolamata. Cobalah nanti kalau kontrol sampaikan ke dokter mengenai hal ini, yang jelas obat tersebut tidak berbahaya.&lt;br /&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_115"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;sadiq&lt;/a&gt;,   February 06, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-115"&gt; pak, kalo bisa pertanyaaan sdri Wika, di jwab di forum nilah, biar kami juga bisa mengetahui bagaimana mengatasi penyakit glukoma ini. kebetulan orang tua saya jg sama hal-a dengan org tua wika. penyakit yg dialami ortu saya pada tahap glukoma kronis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_116"&gt;&lt;b&gt;Jawaban untuk Sadiq&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani,SpM.,   February 09, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-116"&gt;   Hallo Sadiq.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ma'af ya karena sdr. Wika special request ke e-mailnya jadi ya saya langsung mailing dia. Oke akan saya jawab pertanyaan sdr. Wika disini. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;1. Dokter subspesialis Glaukoma di RS Mata Dr. Yap yaitu dr. Retno Ekantini,SpM MKes. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;2. Biaya untuk menyembuhkan Glaukoma tidak bisa diperkirakan, karena Glaukoma memerlukan pengobatan seumur hidup. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Akan tetapi bila perlu opera&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;si Trabekulektomi (membuat saluran cairan dalam bolamata agar lancar) kira-kira 4 - 5 juta. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;3. Dokter tidak akan dapat memberikan jaminan bahwa penglihatan akan pulih kembali, karena yang terkena adalah bagian saraf, sedangkan saraf kalau sudah mati tidak akan diganti (tumbuh lagi). Disini sifatnya hanya mempertahankan saraf yang masih hidup agar tidak cepat mati akibat tekanan dalam bolamata yang terlalu tinggi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_140"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;mega&lt;/a&gt;,   March 17, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-140"&gt; saya mau tanya apa bagaimana ciri-ciri glaukoma sudah parah. soalnya saya sering sekali migrain. apa itu tandanya sudah parah &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_141"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by mega,   March 17, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-141"&gt; dok umur say 19 tahun divonis menderita glaukoma waktu kelas 1 smp. saya mau tanya,ap gaukoma benar- benar tidak bisa disembuhkan? akhir-akhir ini saya sering sekali migrain dan mata sering sakit dan urat-urat mata semakin kelihatan. apa itu tandanya sudah semakin parah? dan ap artinya neuro ofthalmologi.terimakasih dok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_146"&gt;&lt;b&gt;Jawaban Mega.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani,SpM.,   March 19, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-146"&gt;   Hallo Mega.&lt;br /&gt;Glaukoma biasanya diturunkan (herediter), apa keluarga Mega juga ada yang glaukoma?&lt;br /&gt;Memang glaukoma merupakan penyakit seumur hidup, artinya penderita glaukoma harus selalu kontrol paling tidak 6 bulan sampai 1 tahun sekali untuk mengetahui perkembangan penyakitnya. Glaukoma yang sudah parah tandanya kalau penderita hanya bisa melihat seperti melihat dengan teropong (tunnel vision). Perkembangan glaukoma diukur dengan indikator pemeriksaan lapang pandang untuk menentukan Tekanan dalam bolamata yang aman bagi pasien.&lt;br /&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_147"&gt;&lt;b&gt;Neuro-ophthalmologi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani,SpM.,   March 19, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-147"&gt;   Hallo Mega.&lt;br /&gt;Neuro-ophthalmologi adalah ilmu yang mempelajari tentang saraf mata, ini merupakan subspesialisasi dari spesialis Mata. Pada glaukoma perlu diperiksa neuro-ophthalmologi untuk memeriksa lapang pandang sehingga bisa diketahui apakah glaukoma sudah stadium lanjut atau ringan.&lt;br /&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_166"&gt;&lt;b&gt;normotension glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;R&lt;/a&gt;,   April 10, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-166"&gt;   dear dr.Nurfifi,&lt;br /&gt;bagaimana kita mengetahui (diagnosis dini)seseorang terkena normotension atau low tension glaukoma ?&lt;br /&gt;terimakasih &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_173"&gt;&lt;b&gt;Normotension glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani,SpM.,   April 16, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-173"&gt;   Hallo April&lt;br /&gt;Diagnosis dini paling baik pada penderita glaukoma disamping memeriksa tekanan bolamata, memeriksa fundus (Saraf optik) adalah pemeriksaan lapang pandang. Kalau mau lebih akurat lagi dengan pemeriksaan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Scanning retina (OCT). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Demikian jawaban kami, semoga puas.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A, SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_237"&gt;&lt;b&gt;Glaukoma karena infeksi TORCH&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Khoirul Burhani,   May 24, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-237"&gt;   Pengalaman kami Glaukoma bisa juga disebabkan oleh infeksi TORCH (Toxo, Rubella, CMV dan Herpes).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, pengobatan alternatif yang kami tekuni telah banyak membantu menyembuhkan penyakit-2 yang disebabkan oleh infeksi TORCH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silakan kunjungi website kami di &lt;a href="http://www.spesialis-torch.com/"&gt;www.spesialis-torch.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-2 info ini bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam,&lt;br /&gt;Khoirul Burhani &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_238"&gt;&lt;b&gt;Buat Khoirul Burhan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani, SpM.,   May 30, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-238"&gt;   Hallo Khoirul.&lt;br /&gt;Terima kasih atas infonya.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_240"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;feby&lt;/a&gt;,   June 02, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-240"&gt; baru tanggal 30 mey ini saya difonis glukoma di Rs. Carolus, sebelumnya saya pernah mengalami gejala seperti glukoma, lalu saya berobat di Rs. YAP di yogya (krn saya bekuliah di atma jaya yogya). Tapi yang saya aneh dokter di YAP tidak memberikan penjelasan apapun. saya baru tahu kena glukoma setelah tanggal 30 mey saya berobat ke Rs.Carolus karena sebelumnya 3hr otot mata saya sakit di sertai dengan sakit kepala yang hebat di sebelah kiri. Apalagi pekerjaan saya IT-Programmer harus selalu didepan komputer. Ada cara untuk memperkecil tekanannya tidak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_242"&gt;&lt;b&gt;solusi utk istri saya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dhorif,   June 02, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-242"&gt; Istri saya, 31 th, sejak lahir menderita glaukoma dan katarak pada mata kanan. Sampai melahirkan anak pertama pada Desember 2003 tidak ada masalah yg berarti. Tetapi setelah anak pertama berusia 4 bulan, mata sebelah kanan mengalami tekanan yg sangat tinggi hingga harus dirujuk untuk dilakukan operasi dan pasang IOL pada bl. Juni 2004. Sejak itu setiap hari harus menjalani terapi dengan tetes mata Timolol dan minum tablet Glaucon.&lt;br /&gt;3 tahun pasca operasi tekanan pada bola mata sebelah kanan suka naik-turun tetapi tidak terlalu tinggi. Hingga istri saya hamil anak kedua pada bulan Desember 2007 tiba-tiba mata kanan memerah, syaraf mata seperti terlihat dibagian putih mata. Pada bulan April 2008 kemaren istri saya melahirkan secara SC karena glaukoma ini. Setelah itu bola mata seperti mengempis (terasa masuk kedalam) dan sampai sekarang kelopak mata kanan cuma bisa terbuka sebagian. Menurut saran dokter mata yang biasa merawat, mata kanan istri saya sudah lemah sehingga supaya kelopak mata bisa dibuka kembali harus dirujuk kembali agar dioperasi untuk diaplikasikan bola mata palsu.&lt;br /&gt;1. Apakah kehamilan dapat mempengaruhi tekanan bola mata?&lt;br /&gt;2. Apakah benar bahwa mata sebelah kiri juga bisa terkena glaukoma?&lt;br /&gt;3. Bagaimana dengan saran dokter mata tersebut?&lt;br /&gt;4. Adakah solusi terbaik untuk kasus istri saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_245"&gt;&lt;b&gt;Jawaban Dhorif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Nurfifi Arliani,SpM.,   June 03, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-245"&gt;   Hallo Dhorif.&lt;br /&gt;1. Kehamilan memang bisa mempengaruhi tekanan bolamata maupun retina.&lt;br /&gt;2. Kalau glaukomanya primer biasanya mengenai kedua mata, demikian pula pada glaukoma kongenital. Akan tetapi kalau memang mata kiri istri anda masih baik dan tidak ada masalah sejak lahir, maka kemungkinan memang hanya mata kanan saja yang menderita glaukoma kongenital.&lt;br /&gt;3. Mengenai saran memakai mata palsu, maka harus dipastikan dulu kalau mata kanan tersebut sudah buta (tajam penglihatan 0), karena mata palsu sifatnya hanya untuk kosmetik saja.&lt;br /&gt;Demikian jawaban kami.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Nurfifi A,SpM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_265"&gt;&lt;b&gt;mo nanya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by mery,   June 16, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-265"&gt;   berapa nilai standar tajam peglihatan dan lapang padang dalam mengemudi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_295"&gt;&lt;b&gt;obat alami&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by irwan,   July 10, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-295"&gt;   dok maaf apakah penyakit ini wajib harus di lakukan tindakan operasi??&lt;br /&gt;apa bisa di obati dengan pengobatan alami/obat2xan saja??&lt;br /&gt;thanks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_298"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk Irwan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   July 10, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-298"&gt; pada penyakit glaukoma, yang harus dilakukan adalah menurunkan tekanan bola mata supaya saraf mata tidak tambah rusak. ada 2 cara penurunan tekanan bola mata yaitu menggunakan obat2an (tetes mata atau tablet) dan operasi (pembuatan saluran pembuangan cairan mata atau mematikan produsen cairan mata), jadi tidak selalu dilakukan operasi, disesuaikan dengan kondisi masing2 mata. Obat alami mungkin saja ada, hanya sayangnya belum ada penelitian yang membuktikan efek obat tradisional/bahan alami/herbal dll tersebut.&lt;br /&gt;Semoga jawaban ini memuaskan,&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_299"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk Merry&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   July 10, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-299"&gt; pertama mahon maaf karena jawaban terlambat. Di buku2 ilmu mata tidak pernah disebutkan nilai standar tajam penglihatan dan lapang pandangan untuk mengemudi. Dokter mata tidak berhak untuk menentukan seseorang boleh megemudi atau tidak, yang menentukan adalah pihak kepolisian yang mengeluarkan ijin mengemudi. Tentunya sebagai syarat mengemudi penglihatan harus cukup baik (misal 6/12) dan lapang pandangan cukup luas sehingga tidak menabrak kanan kiri. Tiap negara mempunyai kebijakan sendiri.&lt;br /&gt;Mohon maaf jka jawaban tidak memuaskan.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_302"&gt;&lt;b&gt;glukoma akut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by lilian,   July 11, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-302"&gt; dok, ibu saya sering mendapat serangan sakit kepala mendadak yang diikuti mata mera dan berair, sempat kami bawa ke dokter syaraf karena pikiran kami kena migrain, tapi ternyata tidak sembuh juga. 2 hari yang lalu saya bawa ke dr spesialis mata, dan diyatakan glukoma (tekanan bola matanya sudah berat dan ada syaraf yang terjepit) kemudian diberi 2 obat tetes mata dan 1 tablet untuk diminum. pagi ini saya bawa kontrol tekanan bola mata sudah menurun, tapi masih ada syaraf terjepit. yang ingin saya tanyakan: Apakah glukoma macam ibu saya bisa disembuhkan? apakah penanganan untuk penyakit seperti ini harus dipoerasi? kalau hanya minum obat itu saja apa bisa sembuh? terima kasih banyak dok..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_305"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk lilian&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   July 14, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-305"&gt; Menurut apa yang anda ceritakan kemungkinan besar ibu menderita glaukoma sudut tertutup akut, yang merupakan glaukoma yang paling mudah dikenali sehingga lebih banyak selamat dari kebutaan jika ditangani dengan tepat dan cepat. Yang paling penting adalah menurunkan tekanan bola mata scepat mungkin sampai level normal yaitu dibawah 21 mmHg. kalau tekananmata ibu sudah turun tetapi dokter bilang masih ada saraf yang terjepit maka artinya turunnya tekanan mata belum sampai ke tekanan normal dan masih dapat menyebabkan kerusakan saraf lebih lanjut. Sebaiknya dilakukan operasi pembuatan saluran untuk membuang cairan mata yang tertimbun di dalam mata,saran saya segera kembali ke dokter mata dan menuruti anjuran untuk operasi demi untuk mempertahankan saraf yang masih ada. Makin lama saraf terjepit makin banyak kerusakannya, padahal kerusakan saraf tidak dapat dikembalikan seperti semula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_319"&gt;&lt;b&gt;thanx 4 attention&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by lilian,   July 16, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-319"&gt;   terima kasih atas jawaban dokter,&lt;br /&gt;kemudian saya ingin tanya berapa biaya yang dibutuhkan untuk tindakan operasi? dan apa sudah tidak ada cara konvensional untuk mencegah kebutaan dan mengembalikan fungsi penglihatan seperti semula selain operasi?saat ini tekanan bola matanya sudah di angka 28. terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_321"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk lilian lg&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   July 17, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-321"&gt; Halo Lilian, tentang perkiraan biaya operasi harap telpon ke bagian pendaftaran RS Mata Dr.Yap karena biaya tergantung kelas/kamar yang dipilih.nama operasinya: Trabekulektomi. Perlu saya jelaskan sekali lagi bahwa operasi tersebut hanya membuat saluran untuk membuang cairan yang berlebihan sehingga tekanan bola mata turun/normal. Makin lama saraf tertekan/terjepit makin banyak kerusakan, maka operasi sebaiknya dilakukan sesegera mungkin, sedangkan saraf yang terlanjur rusak tidak dapat membaik dengan operasi tersebut. Operasi bertujuan menyelamatkan saraf yang masih ada.&lt;br /&gt;Salam &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_324"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by irwan,   July 21, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-324"&gt; selamat siang DR retno, aku mau tanya semenjak ibu saya mengalami glaukoma, yg disebabkan tekanan darahnya yg tinggi, matanya kini sudah lebih baik, menggunakan obat tetes mata dan obat yg diminum, tapi kenapa ya , kondisi fisik nya masih lemah, blm pulih / sehat betul, badan nya masih sering panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_325"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk irwan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   July 21, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-325"&gt;   Selamat malam Irwan,&lt;br /&gt;Kondisi ibu nampaknya tidak hanya disebabkan karena kondisi mata. sebaiknya ibu diperiksakan ke spesialis penyakit dalam untuk dapat ditangani jika terdapat penyakit yang lain sehingga ibu dapat segera sehat dan segar kembali. Kami doakan dari jauh.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM.MKes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_328"&gt;&lt;b&gt;glaukoma keturunan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;hilal&lt;/a&gt;,   July 24, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-328"&gt;   Saya 25 tahun, tanggal 24 juni kemaren saya melakukan pemeriksaan oct scan di rs dr. yap dan hasilnya saya memang glaukoma&lt;br /&gt;Pertanyaan :&lt;br /&gt;1. Apakah sebelum saya menikah harus melakukan operasi mata agar tidak menggunakan obat lagi?&lt;br /&gt;2. Benarkah obat-obatan glaukoma dapat mempengaruhi janin?&lt;br /&gt;3. Kalau saya mempunyai anak apakah anak - anak saya akan mewarisi penyakit ini?&lt;br /&gt;4. Apakah timol dapat mempengaruhi janin jika di pakai selama hamil?&lt;br /&gt;5. Berapa jeda antara operasi pertama dan seterusnya?Apa ada efek samping jika dilakukn beberapa kali operasi?&lt;br /&gt;6.Benarkah Kehamilan bisa memperburuk Glaukoma?&lt;br /&gt;Ibu mohon jawabannya, terimakasih banyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_329"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk hilal; glaukoma keturunan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   July 24, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-329"&gt;   halo hilal, langsung saja saya akan menjawab pertanyaan diatas;&lt;br /&gt;1. jika dengan terapi obat tetes mata sudah berhasil menurunkan tekanan bola mata ke level aman, tidak perlu operasi.&lt;br /&gt;2. obat2 yang pemberiannya secara tetes sangat kecil/hampir tidak ada pengaruhnya terhadap seluruh tubuh termasuk janin jika dipakai secara benar. Pemakaian obat tetes yang benar yaitu setelah diteteskan mata langsung dipejamkan dengan perlahan, jangan mengejap-ngejap untuk menghindari obat tetes masuk ke hidung dan diserap keseluruh tubuh, dengan demikian sebagian besar obat akan masuk ke dalam mata saja.&lt;br /&gt;3.Sebagian besar glaukoma mempunyai faktor risiko yang diwariskan ke generasi berikutnya, tetapi tidak semua anak akan menderita glaukoma seperti orang tuanya, tergantung gen siapa(ayah/ibu) yang diwariskan.&lt;br /&gt;4. Timol tetes mata aman untuk janin.&lt;br /&gt;5. jika 2 mata memerlukan operasi, bisa dilakukan bersama-sama atau jeda 1 hr,2 hr, tergantung kondisi mata.Setiap operasi ada efek samping, salah satu efek samping operasi glaukoma adalah mempercepat terjadinya katarak. Setelah operasi tidak berarti bebas dari masalah.&lt;br /&gt;6.tidak, asal tekanan bola mata tetap terkontrol rendah.&lt;br /&gt;Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM.MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_331"&gt;&lt;b&gt;glukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by daniel,   July 28, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-331"&gt;   selamat sore dok,&lt;br /&gt;dok, anak saya perempuan umur 12 th sekarang, mata kanannya minus 20 silinder 1, dan yang kiri minus 7,5 silinder 1. awalnya minus di mata kanan hanya 11 dan yang kiri 4,5 di tahun 2005. Perubahannya cukup drastis, dan saya kaget sekali ketika saya mendengar berita itu. Dok, apakah anak saya menderita glukoma selama ini ? apa yang saya harus lakukan supaya, setidak tidaknya tidak bertampbah parah kondisinya.&lt;br /&gt;trim banyak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_332"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk daniel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   July 28, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-332"&gt;   Selamat malam daniel,&lt;br /&gt;Belum tentu anak anda menderita glaukoma, harus diperiksa dulu apakah ditemukan tanda-tanda penyakit glaukoma. Memang mata miop merupakan risiko glaukoma, tetapi tidak semua mata miop menderita glaukoma. Mata miop tidak dapat dicegah pertambahannya, tetapi perlu diawasi oleh spesialis mata supaya jika terjadi bahaya akan terjadi glaukoma atau ablatio/lepasnya retina dapat ditangani sebaik-baiknya. Sebaiknya kontrol tiap 6 bulan, ada larangan untuk miop tinggi yaitu mengucek-ngucek mata atau menekan mata.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_341"&gt;&lt;b&gt;Apakah Saya menderita Glukoma??&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by David,   August 06, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-341"&gt; satu waktu saya pernah tiba-tiba sakit kepala &amp;amp; mata, hal ini muncul saat saya lagi di depan komputer.. rasa sakitnya tiba-tiba muncul.. dan yang terasa sakit hanya sebagian dari kepala (sebelah kiri).. apakah saya glukoma yah dok?? trims&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_342"&gt;&lt;b&gt;mata merah tiba2 dan berair&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by mira,   August 07, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-342"&gt; apakah glukoma penyakit turunan, karena ibu saya juga terkena glukoma,belakangan ini mata saya tiba2 merah berair dan rabun, tanpa sebab, tetapi tidak disertai sakit kepala,hanya pegal2 mengganjal rasanya. dan Pekerjaan saya dari pagi sampe sore didepan komputer apakah ada pengaruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_343"&gt;&lt;b&gt;Jawban utk David&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   August 07, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-343"&gt; Halo David, jangan buru2 mendiagnosa glaukoma karena untuk menentukan seseorang mengidap glaukoma diperlukan pemeriksaan yang teliti, terutama pemeriksaan saraf mata dan tekanan bola mata. untuk kasus anda kemungkinan hanya kelelahan mata setelah teralu lama melihat layar komputer dengan jarak dekat dan cahaya yang terang dalam waktu cukup lama, saran saya untuk pengguna komputer supaya tahan lebih lama: kecilkan brightness/kecerahan, pakailah huruf yang cukup besar sehingga tidak perlu terlalu dekat. Demikian semoga tidak ada rasa sakit lagi, atau jika terasa sakit lagi segera periksa saja supaya dapat diketahui apa penyebabnya.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_344"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Mira&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   August 07, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-344"&gt; Halo Mira, glaukoma sebagian besar memang merupakan penyakit yang diturunkan kecuali yang glaukoma sekunder (akibat penyakit lain). berdasarkan keluhan mata merah, berair, pegal dan kabur maka gejala itu memang mengarah ke penyakit glaukoma, tetapi ada penyakit lain yang mempunyai gejala mirip, misalnya peradangan kornea, peradangan iris dll, jadi sebaiknya segera periksa ke dokter mata supaya segera mendapat penanganan yang tepat sehingga mata masih dapat berfungsi dengan baik.Perlu saya ingatkan bahwa glaukoma yang sudah terlambat/parah tidak dapat ditolong lagi, sehingga yang paling penting adalah penemuan dini dari penyakit glaukoma.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_347"&gt;&lt;b&gt;apakah saya menderita glaukoma atau penyakit mata lain?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;amroen&lt;/a&gt;,   August 10, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-347"&gt;   salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari ini saya sering mengalami sakit atau rasa pegal pada mata dan (kadang berair seperti menangis) seperti ititasi (terutama jika dilingkungan ber-AC)dan rasa pegal pada mata bisa sampai seharian lamanya. biasanya rasa pegal pada mata reda setelah saya coba untuk tidur. tapi belakangan ini setelah bangun tidur gejala pegal pada mata masih terasa. memang, rasa pegal pada mata ini tidak disertai sakit kepala apalagi sampai muntah. tapi rasanya sangat mengganggu aktivitas saya. apakah saya menderita glaukoma ataukah penyakit mata yang lain? mengenai riwayat keturunan, ibu saya saat ini memang memakai kacamata minus tebal tapi bukan glaukoma. apakah yg menurun pada saya ini cuma tanda2 mata minus atau sebab lain. terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_349"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Amroen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   August 12, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-349"&gt;   Halo Amroen,&lt;br /&gt;Gejala mata pegal, capek, berair tidak selalu merupakan gejala glaukoma. Kemungkinan penyakitnya adalah:&lt;br /&gt;1. Hipermetrop/rabun jauh dekat, penderita dapat ditolong dengan kacamata plus utk melihat jauh dan dekat.&lt;br /&gt;2. Presbiop/rabun dekat karena usia, dapat dibantu untuk melihat dekat/membaca menggunakan kaca mata baca plus.&lt;br /&gt;3. Glaukoma, pada penyakit hanya dapat dicegah memburuknya kerusakan saraf, jadi harus ditemukan sedini mungkin.&lt;br /&gt;4. Sindroma mata kering, dibantu dengan pemberian air mata buatan.&lt;br /&gt;5. Bagi pengguna kaca mata minus atau plus, kemungkinan sudah tidak cocok lagi ukurannya, jadi harus ganti kaca&lt;br /&gt;6. Radang mata ringan yang bersifat kronis/menahun, penderita akan diberikan obat2an.&lt;br /&gt;Jadi untuk mengetahui apakah menderita glaukoma atau tidak tentunya harus diperiksa semua kemungkinan tsb di atas.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes.  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_360"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;hilal&lt;/a&gt;,   August 21, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-360"&gt;   Assalamualaikum&lt;br /&gt;Pertanyaan saya :&lt;br /&gt;1. Apakah tetes mata CenFresh dan Cendo Lyteers memang di anjurkan dipakai dg Timol?&lt;br /&gt;2. Apa fungsi kedua tetes mata tersebut?&lt;br /&gt;3. Apakah vitamin untuk mata dapat membantu mata glaukoma?&lt;br /&gt;4. Orang tua (Ayah)dengan minus mata tinggi dan (ibu) minus tinggi dengan glaukoma,apakah anak akan mewarisi mata minus dan glaukoma juga?&lt;br /&gt;Trimakasih banyak atas jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_361"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Hilal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   August 21, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-361"&gt;   Assalamu alaikum w.w.&lt;br /&gt;Langsung saja saya jawab pertanyaan2 di atas:&lt;br /&gt;1. Benar, terutama pada pemakai Timol yang sudah lama, misal lebih dari 1 tahun.Pilih salah satu Cenfresh atau cendolyteers.&lt;br /&gt;2. Fungsi kedua obat tetes tersebut adalah sebagai air mata buatan sebagai tambahan dari air mata yang asli karena pada pemakaian golongan Timolol jangka panjang dapat menyebabkan berkurangnya produksi air mata.&lt;br /&gt;3. Vitamin tertentu, misalnya vit C,vit E &amp;amp; vit A dapat membantu kesehatan saraf mata sehingga saraf tersebut lebih tahan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh glaukoma.&lt;br /&gt;4. Tidak selalu anak akan mewarisi sifat jelek/penyakit orang tuanya, tergantung gen apa yang diwariskan. Misal ayah berambut keriting belum tentu anak juga keriting. Yang penting adalah kewaspadaan.&lt;br /&gt;Demikian semoga memuaskan.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM,MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_372"&gt;&lt;b&gt;glaukoma akibat kecelakaan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;indra&lt;/a&gt;,   August 30, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-372"&gt;   Halo dokter...&lt;br /&gt;Kakak laki-laki saya beberapa bulan lalu mengalami kecelakaan mobil dan area disekitar mata membentur stir dengan cukup keras sampai memar.&lt;br /&gt;Setelah kejadian itu, dia mengaku sering migrain berat, sakit mata, dan pandangaannya tidak fokus. &lt;br /&gt;Sampai saat ini belum memeriksakannya kedokter spesialis mata. Tapi setelah mencari tahu lewat internet, sepengatahuan sejauh ini katanya trauma akibat kecelakaan bisa mengakibatkan glaukoma. Yang ingin saya tanyakan:&lt;br /&gt;1. apakah kemungkinan besar kakak saya mengalami glaukoma? Kalau iya termasuk kedalam glaukoma jenis apa?&lt;br /&gt;2. Apakah glaukoma sekunder hanya bersifat sementara? maksudnya setelah diobati tidak akan kambuh lagi, atau justru akan semakin meningkat.&lt;br /&gt;3. Apakah seorang penderita glaukoma diperbolahkan melakukan olah raga renag?&lt;br /&gt;Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan banyak terimakasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_375"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Nurulhidayah Aziz&lt;/a&gt;,   August 31, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-375"&gt;   hai....&lt;br /&gt;saya ingin mengetahui dari Dr. adakah penyakit saraf mata yang koma boleh diwarisi oleh anaknya. ataupun adakah ia boleh mennjadi sakit keturunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurul, Malaysia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_376"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk Indra&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   September 01, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-376"&gt; Halo Indra! mengenai kakak anda yang pernh mengalami kecelakaan harus dipastikan dulu apakah traumanya benar2 mengenai mata atau hanya di tulang sekitar mata beserta kelopak mata. menilik gejalanya memang mirip glaukoma, tetapi mungkin juga akibat trauma terhadap otak yang sering disebut gegar otak ringan. sebaiknya periksa dulu ke spesialis mata sehingga dapat diterapi dengan tepat. tentang glaukoma sekunder, jika penyakit penyebab sudah berhasil ditangani biasanya glaukomanya tidak bertambah parah asal glaukomanya juga berhasil diatasi.Jika penyakit penyebab sudah menimbulkan kelainan permanen misalnya perlekatan iris ke lensa, maka dokter hanya bisa mencegah terjadinya glaukoma, mungkin dengan obat2an selamanya untuk mencegah kerusakan saraf mata akibat glaukoma. Penderita glaukoma boleh melakukan olah raga renang asal penglihatan masih baik.&lt;br /&gt;Demikian Indra, lebih baik segera saja kakak diantar ke spesialis mata daripada menderita terus.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM,MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_377"&gt;&lt;b&gt;Jawban utk Nurulhidayah Aziz&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   September 01, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-377"&gt; Hai Nurul, mugkin yang anda maksud adalah glaukoma ya? Sebagian besar glaukoma adalah merupakan penyakit yang diwariskan/penyakit keturunan,hanya sebagian kecil yang merupakan penyakit dapatan, jadi anak2 penderita glaukoma dapat terkena juga. yang penting adalah waspada terhadap glaukoma, penemuan dini akan mencegah kebutaan. Anak penderita glaukoma yang sudah berumur 17 tahun supaya periksa ke dokter spesialis mata setiap tahun.&lt;br /&gt;Semoga penjelaan ini sesuai yang anda maksud.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM.MKes &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_380"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;arto&lt;/a&gt;,   September 03, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-380"&gt; dok,saya umur 24,keluhan saya..dimata sebelah kiri ada bintik hitam terbang2 ketika saya memandang,terutama ketika memandang background yg berwarna putih,maka bintik hitam itu akan terlihat jelas.satelah saya periksa ke dokter Retno,saya didiagnosa terkena glaukoma.saya di beri timolol.setelah memakai timolol mata saya jadi merah.saya pakai selama 3 tahunan..beberapa bulan ini mata sebelah kanan saya pun jadi ada bintik hitamnya .maka saya hentikan pemakaian timolol.&lt;br /&gt;1.apakah bintik hitam merupakan gejala goukoma?&lt;br /&gt;2.merahnya mata saya setelah penggunaan timolol apa itu wajar?&lt;br /&gt;3.bertambahnya bintik hitam itu apa di sebabkan oleh timolol ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_387"&gt;&lt;b&gt;???&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Yuli&lt;/a&gt;,   September 09, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-387"&gt; Dok, saya mau nanya. saya pertama kali pakai kaca mata kelas 6 sd minus 2, sampai kerja sekrg sudah minus 8. keluarga dr pihak ayah saya yg pakai kaca mata cuman tante dan ayah saya saja. saya bersaudara 4 org, kakak saya, saya dan adik saya ketiga2nya sudah pakai kaca mata. awal kuliah saya pertama kali pakai softlens. pada semester akhir karena sibuk skripsi dan ujian saya pernah tidak tidur 3 hari 3 malam dan saya tidak mencopot softlens saya sama sekali, karena saya mengerjakan skripsi numpang di tempat teman, saya tidak bawa tetes softlens, akhirnya saya tetes air keran, setelah itu besokannya mata saya yg kiri langsung kabur, dan akhirnya saya di rawat di rs 12 hari utk memulihkan penglihatan saya. sekrg mata kiri saya kadang suka berasa tegang, dan dl dokternya pernah periksa mata saya katanya ada guratan dan saya dikasih obat tetes Hialid katanya bisa mengurangi guratannya makin melebar. cuman saya suka lupa pakai obat tetesnya. dan kadang2 mata kiri saya suka kelihatan kayak cacing2 kecil gt. dan kadang2 kalo saya migrain mata saya juga ikutan sakit. kira2 masalah saya apa ya dok? terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_390"&gt;&lt;b&gt;kecelakaan bisa glaukoma?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;wulan&lt;/a&gt;,   September 10, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_393"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Arto&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   September 11, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-393"&gt;   Selamat malam Arto,&lt;br /&gt;Langsung saja saya jawab pertanyaan:&lt;br /&gt;1. Bintik hitam ber gerak2 bukan merupakan gejala glaukoma tetapi merupakan gejala kekeruhan pada badan kaca/vitreus, biasanya timbul pada penderita mata minus, hal tersebut dapat terjadi pada kedua mata.&lt;br /&gt;2. mata merah setelah penggunaan timolol atau obat tetes lain bisa saja terjadi, biasanya akibat dari reaksi dengan zat pelarut obat, mungkin karena alergi atau tidak cocok dengan pH obat tersebut. Jika anda melaporkan ke dokternya biasanya akan diganti dengan obat lain yang tidak menimbulkan merah. kalau bisa jangan menghentikan obat karena akan berakibat naiknya tekanan bola mata yang akan memperparah glaukoma.&lt;br /&gt;Semoga jawaban ini dapat menambah wawasan.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM.MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_394"&gt;&lt;b&gt;Jawabab utk Yuli&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   September 11, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-394"&gt;   Selamat malam Yuli,&lt;br /&gt;Pemakaian soft lens yang tidak disiplin dapat menyebabkan infeksi pada kornea, setelah sembuh akan meninggalkan bekas/jaringan parut di kornea sehingga mengganggu penglihatan.Mengenai rasa tegang/tidak enak di mata kiri perlu diperiksa lagi apakah ada kelainan lain selain jaringan parut tadi. Bayangan seperti cacing, sarang laba2, titik2 berjalan sering terjadi pada penderita mata minus terutama minus 6 keatas, asal jumlahnya hanya sekitar 1-3 buah tidak berbahaya,tetapi jika jumlahnya banyak maka perlu diobati.&lt;br /&gt;Demikian jawaban saya, segera periksa saja untuk memastikan penyebab mata tegang.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_396"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;arto&lt;/a&gt;,   September 15, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-396"&gt; selamat malam dr Retno. Bintik hitam ber gerak2 pd mata saya, apakah bisa disembuhkan dok? karena semenjak umur 10 tahun bintik itu udah ada,tapi sangat kecil dan samar2, dan semenjak saya umur 22 tahun saya mengetahui bahwa bintik itu membesar hampir 1 mm.dan beberapa bulan yang lalu mata sebelah kanan saya pun ada bintik hitam nya dok.dg terus berkembangnya bintik hitam itu saya jadi cemas dok.mohon kasih pencerahan dok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_397"&gt;&lt;b&gt;Jawaban untuk Wulan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   September 15, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-397"&gt;   Selamat malam Wulan,&lt;br /&gt;Kecelakaan yang dapat menimbulkan glaukoma adalah kecelakaan yang mengenai bola mata, bisa trauma tajam (misal kena kaca) atau tumpul (misal kena bola tenis). Trauma tersebut akan menimbulkan bengkak,merah, penglihatan kabur, itu artinya traumatersebut cukup keras untuk menimbulkan kerusakan bagian dalam bola mata. Trauma yang ringan tidak menimbulkan kerusakan bagian dalam bola mata. Trauma yang menyebabkan kerusakan saluran pembuangan cairan mata akan menimbulkan glaukoma, atau trauma yang menyebabkan perlengketan2 akan menyebabkan gangguan aliran cairan di dalam mata, akibatnya tekanan mata akan naik dan terjadi glaukoma yang disebut glaukomasekunder.&lt;br /&gt;Semoga cukup jelas penjelasan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_398"&gt;&lt;b&gt;Jawaban untuk Arto lagi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   September 15, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-398"&gt;   Halo Arto,&lt;br /&gt;Bintik2 hitam tersebut tidak bisa hilang, tenang saja kalau hanya sedikit dan tidak menutupi pandangan. Memang kadang2 merasa terganggu oleh bintik2 tersebut. Perbanyak makan buah2an dan sayuran. Untuk amannya silakan periksa ke bagian Retina RS Mata Dr.Yap.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_410"&gt;&lt;b&gt;Sharing donk..&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;prima&lt;/a&gt;,   September 20, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-410"&gt; Halo Dok, tgl 18 Sept 08 sy bawa bapak konsultasi kataraknya yang harus di operasi di rumah sakit mata. Ternyata hasil dari dokter untuk mata bapak saya : mata kanan sudah tidak berfungs karena lensa matanya nyemplung.Untuk mata kiri kataraknya sudah menebal, ada glaukoma angkanya 32, lensa matanya goyang, sehingga penglihatan tinggal 10%. Mnrt dokter operasi kataraknya akan sangat beresiko tinggi tetapi tetap hrs di operasi. Bagaimana menurt pendapat dokter?. Saya khawatir krn yang dapat melihat tinggal satu dengan persentase 10%, jika terjadi kegagalan berarti kedua mata tdk dapt melihat lagi donk dok. Saran dokter bagaimana? disamping itu bapak saya punya darah tinggi dan th 2005 kemarin mengalami stroke. Terima Kasih ya Dok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_417"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM,MKes,   September 22, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-417"&gt;   Untuk Prima,&lt;br /&gt;Halo Prima, tentang bapak kemungkinan besar mata kanan disebabkan juga oleh glaukoma, target untuk mata kanan hanya mencegah terjadinya rasa sakit yang mungkin terjadi, syukur kalau tidak disertai rasa sakit. Untuk mata kiri kemungkinan diagnosisnya adalah glaukoma dan lensa katarak dg posisi salah, karena saya tidak memeriksa maka saya tidak dapat menentukan apakah lensanya yang menyebabkan glaukoma atau memang glaukoma sudah ada sejak sebelum katarak yang posisinya salah tersebut. Jika katarak sudah tebal dan sangat mengganggu penglihatan maka kataraknya harus dioperasi dengan kesiapan menanggung risiko berakibat menurunnya fungsi penglihatan. Apa yang terjadi jika katarak tidak dioperasi? katarak yang sudah tahap matur/kekeruhan padat, apalagi posisinya salah, maka lensa tersebut dapat menambah parah glaukomanya. sebaiknya dioperasi saja, asal dilakukan dg hati2 jarang terjadi kegagalan. sebelum operasi kalau bisa dicek dulu lapang pandangan bapak untuk mengetahui fungsi penglihatan serta kondisi badan apakah memenuhi syarat untuk dilaukan operasi, bius lokal atau bius total. Semoga operasi bapak berhasil. Salam.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_431"&gt;&lt;b&gt;Dapatkah Glaukoma menyerang usia muda???&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Frans&lt;/a&gt;,   October 06, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-431"&gt; Halo dr. Retno, saya ingin bertanya, saya laki-laki berusia 21 tahun, sejak 3 tahun lalu mata kanan saya jika dipakai melihat terkadang seperti tertutup kabut, jika untuk melihat lampu seakan ada spektrum cahaya di sekitarnya, kemudian akan terasa sakit sekali di kepala sebelah kanan, namun setelah saya minum jus wortel dan beristirahat, maka sakit itu berangsur hilang dan penglihatan kembali normal. sejak 1/2 tahun yang lalu penyakit saya ini kembali kumat, hanya bedanya setelah saya minum jus wortel, rasa sakitnya tidak hilang bahkan cenderung bertambah. kemudian saya ke dokter spesialis mata dan saya diberikan obat minum dan obat tetes timolol, beliau mengatakan bahwa tekanan bola mata saya tinggi namun tidak menyebutkan kalau saya terkena glaukoma, sebab usia saya yang masih muda dan riwayat keluarga yang tidak ada yang sakit glaukoma, untuk diketahui, dulu mata kanan saya pernah terkena lemparan batu yang mengakibatkan bengkak namun setelah bengkaknya hilang penglihatan saya kembali normal... kini saya bingung karena setiap saya terasa lelah rasa sakit pada mata kanan saya kembali muncul, meskipun telah memakai timolol, terima kasih atas perhatiannya, mohon maaf jika terlalu panjang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_436"&gt;&lt;b&gt;Mata Iritasi ringan atau...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;ye2n&lt;/a&gt;,   October 08, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-436"&gt;   ass,...&lt;br /&gt;dok,,, mau tanya ya saya 29 tahun sekarang saya sedang resah dengan mata kanan saya.. matanya perih kaya kena asap setiap hari jadi kurang nyaman banget. saya udah periksa dgn dr sps mata dikota saya.. tapi hanya dibilang iritasi ringan saya dikasih obat Naphcon A tetap saja masih perih. saya coba pake kaca mata dengan -3/4..masih juga.. sekarang mata kiri saya agak kabur2 seperti kabur ketika bangun tidur,, apa ini efek dari penggunaan kom yang sering atau apa ya.. dok.. apa saya perlu ke dr lagi untuk memastikan tapi saya terlajur pesimis.. tolong masukannnya... thanks ya dok...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_440"&gt;&lt;b&gt;glaukoma pada usia muda:jawaban utkFrans&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   October 09, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-440"&gt;   Halo Frans,&lt;br /&gt;Berdasarkan gejala dan pengobatan yang diberikan oleh dokter mata sebelumnya maka kemungkinan besar mata kanan anda menderita glaukoma sekunder akibat trauma, tetapi perlu dilakukan pemeriksan saraf mata dan lapang pandangan untuk memastikannya. Harap segera periksa ke dokter mata yang memiliki peralatan untuk pemeriksaan tersebut sebelum saraf rusak. Perlu saya beritahukan lagi bahwa penanganan kasus glaukoma tidak hanya menurunkan tekanan mata sampai level aman tetapi harus diawasi/di follow-up kondisi saraf mata tersebut setelah tekanan turun, apakah masih berlangsung kerusakannya atau sudah tidak ada tambahan kerusakan saraf mata lagi(stabil). demikian penjelasan dari saya, segera periksakan lagi mata anda.&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_443"&gt;&lt;b&gt;Mata iritasi? :jawaban utk Ye2n&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   October 13, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-443"&gt;   Halo Ye2n!&lt;br /&gt;Maaf baru bisa menjawab sekarang, tentang keluhan mata kanan perih dan mata kiri kabur, kemungkinan akibat dari kacamata yang tidak cocok atau memang ada iritasi mata misalnya terdapat radang selaput lendir mata akibat alergi dan kekeringan mata.Jika penyebabnya alergi maka akan diberi obat anti alergi, jika karena kekeringan air mata akan diberi air mata buatan berupa tetes mata, sedang jika disebabkan ukuran kaca mata maka akan diberi resep kaca mata untuk mengganti lensa kaca mata. Sebaiknya periksa lagi ke dokter mata, jangan putus asa karena kadang2 harus beberapa kali periksa baru ditemukan penyakitnya. Kalau perlu cari second opinion ke dokter mata yang lain, hal itu merupakan hak pasien.&lt;br /&gt;Selamat berobat, harus optimis!&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_446"&gt;&lt;b&gt;saya sakit mata jenis apa?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Linda ,   October 20, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-446"&gt; Saya sudah lama menderita sakit di mata ,mata saya rasanya perih,kalau dilihat dikaca warna mata di bagian putih butek dan kemerahan,urat mata warna merah jg kelihatan(yg halus),terkadang mata jg lihat sesuatu jd buram,badan jg rasanya cepat capek,bagun pagi selalu pegal2,di bagian hati/dada terkadang sakit(tp tdk sering),dulu pernah cek di dokter mata, dokter itu bilang mata saya cuma ada sedikit lecet mungkin krn waktu gatal sering di kucek2, sehingga terjadi infeksi,saya cuma dikasih tetes mata. tp tdk sembuh sampai sekarang masih sakit,bagian kantung mata saya jg sedikit bengkak(krn rasa sakit dibagian dlm mata),saya tekan kantung mata itu , didlm,nya spt ada benjolan kecil.Saya mohon di jelaskan kira2 saya mengidap sakit mata apa? Sebelumnya terima kasih .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Linda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_447"&gt;&lt;b&gt;Timol, hanya untuk glaukoma?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Benny,   October 20, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-447"&gt; baru-baru ini sayamendapat keluhan: bola mata kanan pegal disertai sakit kepala ringan,.Anehnya hampir setiap kacanata ninus plus saya dilepas, gejala tadi mereda. Setelah ke dokter mata, saya diberi pil anti sakit dan tertes mata timol. Apakah dengan diberinya obat tetes Timol berart saya emang terkena glaukoma sudut terbuka? Terimakasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_450"&gt;&lt;b&gt;saya ini sakit mata apa??&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Tommy,   October 22, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-450"&gt; setahun yang lalu kedua mata saya tiba2 sakit seperti kelilipan serangga, tapi semenjak saat itu, kepala jadi sering pusing, mulai ada kabut dan bayangan dalam mata yang tiap hari saya rasa semakin bertambah,, tidak mengurangi penglihatan, hanya mengganggu saja. abang saya penginap glukaoma, apa saya juga terkena?? sudah 2 kali saya cek ke aini dan uki, katanya tidak terkena,,, jadi sebenarnya sakit apa?? thx&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_451"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Linda&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   October 23, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-451"&gt;   Halo Linda,&lt;br /&gt;Sebenarnya saya perlu tahu anda umur berapa, tetapi akan saya jawab secara umum saja. Keluhan yang anda ceritakan tadi mengarah ke tanda2 sindroma mata kering, Sindroma (kumpulan gejala) tadi sering diderita oleh orang berumur 40 keatas akibat dari mulai berkurangnya jumlah dan kualitas airmata. Penyebabnya tidak hanya karena umur, tetapi dapat juga disebabkan oleh udara lingkungan yang kering, berdebu &amp;amp; panas, atau berada di ruang ber AC. Sebaiknya diperiksakan untuk ditentukan pengobatan yang cocok.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_452"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;hil&lt;/a&gt;,   October 23, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-452"&gt;   Assalamualaikum&lt;br /&gt;Bu mata saya skrg minus 5.50 sblah kanan, kiri 5.25, pertama kali pk kacamata thn 98 dengan minus mata kanan - kiri sama yaitu 4.50, usia 25 tahun dan penderita glaukoma, ygsaya mau tanyakan :&lt;br /&gt;1. Benarkah mata dengan minus lbh dari 5 menambah resiko parahnya glaukoma (kerusakan sarf mata)?&lt;br /&gt;2. Bisakah minus mata saya dikurangi dengan prosedur lasik?&lt;br /&gt;3. Bolehkah saya memakai lensa kontak krna rasanya dah bosan juga pake kacamata?&lt;br /&gt;4. Adakah solusi terbaik untuk mata saya dok?&lt;br /&gt;Trimakasih atas jawabannya bu..Wassalamualaikum&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_461"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by YANWAR,   November 02, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-461"&gt;   Anggota keluarga saya ada yang menderita glukoma. Saya ingin bertanya &lt;br /&gt;# di rumah sakit mata Dr. Yap ini, siapa sajakah dokter ahli khusus mengobati glukoma? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Saya ingin bertanya berapa kira-kira besar nya biaya yang harus saya keluarkan untuk menyembuhkan glukoma tersebut? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Dan jika saya, berobat ke RSM Dr. Yap ini apakah saya mendapat jaminan 100% anggota keluarga saya tersebut dapat melihat kembali, meski ketika saat anggota keluarga saya melihat nanti masih agak pudar atau buram atau kabur, yang penting tidak hitam gelap sekali seperti sekarang ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tlg dibalas comment saya ini secepatnya. saya harapkan anda membalas saya langsung via email ke:   &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy67412 = 'YANWARPM' + '&amp;#64;';  addy67412 = addy67412 + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;' + '&amp;#46;' + '&amp;#105;d';  var addy_text67412 = 'YANWARPM' + '&amp;#64;' + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;' + '&amp;#46;' + '&amp;#105;d';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy_text67412 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:YANWARPM@yahoo.co.id"&gt;YANWARPM@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;span style="\'display:"&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya  &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;/' );  document.write( 'span&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih yang sebesar-besarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_463"&gt;&lt;b&gt;tanya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;suparman&lt;/a&gt;,   November 03, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-463"&gt; seseorang yang saya kenal sudah difonis glukoma oleh dokter dan beliau dikasih resep yang katanya harus minum obat resep tsb seumur hidup, yang saya tanyakan apakah memang benar penyakit glukoma tidak dapat disembuhkan secara permanen tanpa harus minum obat seumur hidup?&lt;br /&gt;mohon penjelasan,dan atas perhatian dokter saya sampaikan terima kasih...(suparman)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_464"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Benny: Timol khusus utk glaukoma ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   November 03, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-464"&gt;   Salam Pak Benny, maaf baru bisa jawab sekarang.&lt;br /&gt;Menilik gejala yang mereda setelah kaca mata dilepas, kemungkinan besar disebabkan oleh ukuran kacamata yang sudah tidak cocok lagi, Untuk mata minus karena kelebihan ukuran minusnya, tetapi untuk mata plus kekurangan plusnya, Timol biasanya diberikan untuk menurunkan tekanan bola mata. Penurunan bola mata diperlukan pada mata glaukoma atau sebelum operasi mata jika diperlukan tekanan yang rendah. Sebaiknya dilakukan pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis penyakit glaukoma yaitu:pemeriksaan lapang pandangan, pengukuran tekanan bola mata atau OCT (&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);"&gt;optical coherence tomography&lt;/span&gt;) untuk melihat kondisi serabut saraf mata.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_465"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Tommy: sakit apa?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   November 03, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-465"&gt;   Halo Tommy,&lt;br /&gt;Kemungkinan glaukoma masih ada, sebaiknya kontrol tiap tahun ke spesialis mata. Tentang keluhan mata kabur dan melihat bayangan hitam/abu2 yang bergerak-gerak mengikuti gerakan mata, kemungkinan penyakitnya adalah adanya peradangan di mata bagian belakang. Jika memang ada peradangan maka harus segera diobati supaya penglihatan tidak terganggu, kalau bayang2 bertambah banyak akan menutupi pandangan.&lt;br /&gt;Selamat memeriksakan mata.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_466"&gt;&lt;b&gt;Jawaban untuk Hil&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   November 03, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-466"&gt;   Assalamualaikum w.w&lt;br /&gt;Langsung ke jawaban saja:&lt;br /&gt;1. Mata minus bukan menambah parah kerusakan saraf, tetapi meningkatkan risiko terkena glaukoma. Keparahan penyakit glaukoma disebabkan oleh tekanan bola mata yang belum mencapai tekanan target ( biasanya mendekati 15 mmHg), penyakit badan yang menyebabkan aliran darah terganggu yaitu darah yang terlalu kental atau pembuluh darah yang menyempit, atau akibat stress yang lama. Maka perlu dilakukan follow up/ kontrol setiap 3 bulan untuk mengecek tekanan bola mata dan saraf mata.&lt;br /&gt;2. Mata yang akan dilakukan operasi LASIK harus memenuhi syarat2 tertentu antara lain ketebalan kornea yang cukup. Glaukoma sebenarnya merupakan kontraindikasi tetapi tidak mutlak, ada pertimbangan tersendiri untuk penderita glaukoma dan perlu pengawasan yang ketat.&lt;br /&gt;3. Boleh memakai lensa kontak asal sesuai aturan/disiplin, yang paling aman adalah kacamata.&lt;br /&gt;4.Yang penting untuk mata anda adalah mencegah progresivitas glaukomanya dengan cara kontrol teratur, sehingga mata dapat dipertahankan sampai seumur hidup.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM,MKes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_467"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Yanwar dan Suparman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   November 03, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-467"&gt;   Selamat malam,&lt;br /&gt;Kebetulan pertanyaan anda berdua intinya sama, jadi sekalian saya jawab bersama. Khusus untuk Yanwar pertanyaan 1 &amp;amp; 2 akan dijawab melalui e-mail.&lt;br /&gt;Memang benar penyakit glaukoma tidak dapat disembuhkan kaena yang rusak adalah saraf mata. sampai saat ini belum ada pengobatan untuk mnyembuhkan saraf yang sudah rusak. Pengobatan untuk penderita glaukoma(dapat berupa pil atau tetes mata) bertujuan untuk mempertahankan saraf yang masih sehat/berfungsi, meskipun tinggal remang2 untuk melihat. Jika obat dihentikan maka proses kerusakan saraf akan berlangsung lagi sehingga dapat terjadi kebutaan permanen, sehingga penderita glaukoma dan keluarganya perlu diberikan pengertian tentang pengobatan glaukona yang harus seumur hidup. Makin awal ditemukan glaukoma, makin baik prognosis/harapan dapat tetap berfungsi penglihatannya,&lt;br /&gt;Demikian penjelasan saya, semoga dpat bermanfaat bagi semua.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM, MKes.   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_468"&gt;&lt;b&gt;glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by mauris,   November 05, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-468"&gt; Dok, saya berumur 18 thn. saya mempunyai keluhan, saya jika mlihat suatu bnda, bnda it mnjd dua/dobel,dok. apkah sya jg trmasuk pnderita glaukoma ? sya sdh berobat dan dokter blg sya glaukoma dok. lalu gimana ? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_469"&gt;&lt;b&gt;mata saya knp?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by imel,   November 06, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-469"&gt; saya pemakai softlens.krn mata saya kering pas make softlens saya teteskan saja dg obt tetes mata,apakah berbahaya memakai obt tetes mata pas lg memakai softlens?soalnya urat mata saya jadi memerah setelah saya memakai softlens yg ditetesi obat mata itu...ada apa dg mata saya?saya jd takut utk pake softlens.bagaimana solusinya?makasih &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_470"&gt;&lt;b&gt;kontak lens&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by MEME,   November 06, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-470"&gt; halo dokter,apakah berbahaya meneteskan obat tetes mata (visine,rohto.dll)pd saat kt memakai kontak lens?klo berbahaya gmn solusinya?knp ya klo kelopak mata atas ditarik ada garis garis seperti urat yg bwarna merah,kya bercabang garisnya,pdhal menurut saya sebelumnya tdk ada,.makasih.. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_471"&gt;&lt;b&gt;Utk Mauris: melihat dobel bukan tanda glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   November 06, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-471"&gt;   Halo Mauris,&lt;br /&gt;Penglihatan dobel disebut juga diplopia, yang paling sering adalah merupakan pertanda adanya ketidakseimbangan kerja otot2 penggerak mata,akibat kelainan saraf penggerak otot mata atau adanya kelainan pada ototnya sendiri. Selain itu juga bisa disebabkan adanya kelainan refraksi/pembiasan, misalnya akibat dari berubahnya index bias suatu media refrakta/ media pembiasan (kornea, humor akuos, lensa, badan kaca). Jika dokter anda sudah mendiagnosis glaukoma tentunya berdasarkan adanya tanda2 penyakit glaukoma. Jadi sebaiknya diterapi glaukomanya dan diperiksakan melihat dobelnya ke spesialis mata bagian neuro oftalmologi. Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_473"&gt;&lt;b&gt;kelainan mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by mauris,   November 08, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-473"&gt; Terima kasih dok, atas sarannya.Pernah teman saya menganjurkan saya meminum noni juice, apakah itu jg akan mengganti sel2 yg rusak/mati ?krn mata saya yg anda sebut dgn diplopia ? menurut dokter apakah dokter jg mnyarankan saya mminum noni juice yg mmang sdah terbkti dpat mnymbuhkan brbgai pnyakit sprti yg plg brbhaya skalipun tmor/knker..? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_479"&gt;&lt;b&gt;Utk Meme &amp;amp; Imel: pakai obat dg lensa kontak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   November 13, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-479"&gt;   Selamat malam, Meme  &amp;amp; Imel&lt;br /&gt;Pemakaian obat tetes padapemakai lensa kontak dapat menyebabkn pengendapan zat2 yang ada dlm obat tersebut pada permukaan lensa kontak sehingga menyebabkan kerusakan permukaan lensa kontak,akibatnya mugkin bisa kerusakan kornea. sebaiknya dilepas dulu jika akan memakai tetes mata.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_480"&gt;&lt;b&gt;Utk Mauris lagi: noni juice&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   November 13, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-480"&gt;   Halo Mauris,&lt;br /&gt;Tentang noni juice saya tidak tahu isi, efek secara medis dan efek sampingnya, jadi tidak bisa menjawab pertanyaan anda, mohon maaf.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM. Mkes &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_500"&gt;&lt;b&gt;Seputar Glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by berlian,   November 28, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-500"&gt; Saya mau nanya nih... Mama saya udah di vonis dokter terkena Glaukoma. Tetapi dokter yang ada di Medan sama sekali belum ada tindak pencegahan lebih lanjut, atau contohnya menyarankan operasi atau laser untuk mencegah semakin memburuk. Malahan hanya di beri obat yang biasa aja. Dan sekarang mama saya semakin mengeluh dengan mata nya. bisa kasi saya saran gak kemana saya harus bawa mama berobat yang tepat, dan kalo di rumah sakit ini berapa kira - kira biaya yang harus kami sediakan.&lt;br /&gt;terima kasih atas responnya ya...&lt;br /&gt;: ) &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_502"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Berlian: seputar glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.RetnoEkantini SpM. MKes,   December 01, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-502"&gt;   Halo Berlian,&lt;br /&gt;Tentang mama anda, jika memang menderita glaukoma maka ada beberapa hal yang perlu di follow-up yaitu:&lt;br /&gt;1. Pastikan tekanan bola mata sudah turun sekitar 30%-50% dari tekanan awal.&lt;br /&gt;2. Awasi/periksa tekanan tersebut tiap 3 bulan.&lt;br /&gt;3. Awasi apakah masih terjadi progresifitas/ kerusakan lebih lanjut dengan cara diperiksa lapang pandangannya.&lt;br /&gt;Jika masih terjadi progresifitas maka tekanan bola mata perlu diturunkan lebih rendah. penurunan tekanan bola mata bisa dengan obat2an saja atau dengan operasi. Mengenai biaya, tergantung tindakan apa yang diperlukan.&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_508"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;ikayat&lt;/a&gt;,   December 06, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-508"&gt;   apakah glukoma sembuh&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_510"&gt;&lt;b&gt;glaukoma 8 tahun yang lalu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Abdillah Nurahwan,   December 11, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-510"&gt;   Dokter yang terhormat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri saya didiagnosa uveitis 9 tahun yang lalu, akibat uveitis tsb, 8 th yang lalu istri saya di operasi katarak dan glaukomanya (2 matanya) dan hasilnya lumayan bisa melihat kembali. Namun sekarang mata kanannya kembali kabur kembali hingga tidak bisa melihat, hanya bayangan saja. Pertanyaan kami :&lt;br /&gt;1. Kami harus berkonsultasi ke bagian mana di RSM. YAP INI ?&lt;br /&gt;2. Apakah kabur krn glaukoma mata kanan istri saya bisa pulih lagi ? Bagaimana caranya ?&lt;br /&gt;3. Apakah Uveitis itu bisa di deteksi dengan alat kedokteran yang ada ?&lt;br /&gt;4. Mohon penjelasannya agar kami dapat segera berkonsultasi lagi ke RSM. YAP ?&lt;br /&gt;Terima kasih, alamat e-mail saya :   &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy36005 = 'm&amp;#117;st_&amp;#111;n&amp;#101;_&amp;#101;g&amp;#111;' + '&amp;#64;';  addy36005 = addy36005 + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  var addy_text36005 = 'm&amp;#117;st_&amp;#111;n&amp;#101;_&amp;#101;g&amp;#111;' + '&amp;#64;' + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy_text36005 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:must_one_ego@yahoo.com"&gt;must_one_ego@yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;span style="\'display:"&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya  &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;/' );  document.write( 'span&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_517"&gt;&lt;b&gt;Glaukoma sembuh? jawaban utk Ikayat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.Retno Ekantini SpM.MKes,   December 18, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-517"&gt; Glaukoma merupakan penyakit yang merusak saraf mata. Kerusakan yang terjadi tidak dapat sembuh/normal lagi, tapi glaukoma dapat diatasi sehingga tidak merusak saraf lebih lanjut. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_518"&gt;&lt;b&gt;Glaukoma karena uveitis. jawaban utk Bp Abdillah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.Retno Ekantini SpM.MKes,   December 18, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-518"&gt;   Selamat malam,&lt;br /&gt;Uveitis adalah peradangan mata bagian dalam/peradangan uvea. Memang salah satu penyebab glaukoma sekunder adalah uveitis, karena uveitis menyebabkan terganggunya sistem pembuangan humor akuos sehingga mengakibatkan tekanan bola mata naik. Jika uveitis sudah sembuh glaukomanya bisa ikut sembuh, kecuali sudah ada kerusakan permanen.menjawab pertanyaan 1: sebaiknya konsultasi ke bagian External Eye disease dan glaukoma. Pertanyaan ke 2: kerusakan saraf oleh glaukoma tidak dapat sembuh, obat2 hanya mencegah kerusakan lebih lanjut.Pertanyaan ke 3; Uveitis dapat dideteksi dengan alat yang dipunyai oleh setiap speialis mata yang praktek, hanya kesembuhannya tidak memuaskan, sering kambuh. Sebaiknya diperiksa dulu apa penyebab turunnya tajam penglihatan. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_521"&gt;&lt;b&gt;penyakit mata jenis apa&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by arif,   December 21, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-521"&gt; saya merakan mata saya semakin lama semakin berkurang,saya sudah coba ke dokter mata katanya sarafnya,sudah di coba ukur untuk penggunaan kacamat kata terlalu besar kurangnya.saya pernah ked dokter dan hanya diberi obat rutin setiap 2 minggu saya harus periksa tapi tidak ada perubahan,makanya saya hentikan&lt;br /&gt;kira2 sakit apa ya dok saya&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_523"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk Arif&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr.Retno Ekantini SpM.MKes,   December 22, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-523"&gt;   Selamat malam,&lt;br /&gt;Berdasarkan data yang anda sebutkan maka kemungkinan kelainan mata anda terdapat di retina atau saraf mata atau saraf di belakang mata.Retina adalah lapisan yang berfungsi menerima sinar kemudian mengubah rangsang cahaya menjadi rangsang listrik yang akan dibawa oleh saraf mata ke otak untuk ditafsirkan. Untuk memastikan harus dilakukan pemeriksaan2 misalnya pemeriksaan lapang pandangan, foto retina, scanning saraf mata dll. Sebaiknya segera periksa ke RS Dr. Yap sub bagian retina supaya dapat ditentukan penyakitnya sehingga jika memungkinkan dapat dicegah memberatnya penyakit.&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM.MKes  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_526"&gt;&lt;b&gt;Myop Tinggi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Hogie&lt;/a&gt;,   December 26, 2008 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-526"&gt;   Dokter, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak Saya perempuan berumur 6.5 tahun, waktu periksa mata dengan menggunakan komputer terdeteksi -15 (cylinder 5), saat ini menggunakan kacamata -8 (cylinder 5) pada saat diperksa tekanan bola matanya 19, namun saat kontrol lagi 2 minggu kemudian tekanan bola matanya menjadi 26, apakah ketegangan menyebabkan peningkatan tekanan bola mata? saat ini diterapi dengan obat tetes mata B-Optima dan Azopt. apakah anak saya menderita glucoma? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_531"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Hogie: Miop tinggi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM, MKes,   January 05, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-531"&gt;   Salam Hogie,&lt;br /&gt;berdasarkan keterangan anda kemungkinan anak anda menderita glaukoma, tetapi sebaiknya diperiksa kondisi saraf matanya apakah benar2 ada kelainan, karena pada penyakit glaukoma yang terkena adalah saraf mata. Juga perlu dicek fungsi penglihatannya jika anak sudah bisa kooperatif/bisa berkomunikasi dengan baik. Untuk mata miop sebaiknya tekanan bola mata sekitar 15 mmHg, jadi setelah memakai obat2 tsb harus diukur lagi tekanan bola matanya apakah bisa mencapai tekanan yang kita inginkan. Ketegangan memang bisa menaikkan tekanan bola mata tetapi hanya sekitar 2-5 mmHg. Yang penting adalah mempertahankan tekanan bola mata tetap rendah sehingga insyaAllah saraf mata tetap baik sampai seumur hidup. Semoga bermanfaat. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_535"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by charlie,   January 06, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-535"&gt;   Dokter&lt;br /&gt;saya pria umur 42 tahun kira-kira 1 bulan yang lalu mata sy sebelah kanan tiba-tiba buram, sy ke dokter mata diperiksa kemudian dikasi obat tetes dan tablet juga antibiotik, untuk 5 hari, sy lupa nama2 obatnya, setelah obat habis mata saya tidak ada ada perobahan sama sekali bahkan kalau melihat seperti ada lingkaran di tengah, selanjutnya saya konsul ke dokter di Jkt Eye Centre bola mata saya discan dari gambar tsb terlihat jelas beda antara mata kanan dengan mata kiri dimana pada mata kiri permukaan cekung ke bawah sedangkan pada mata kanan cembung ke atas, ketika saya tanya dokter apakah ini glaukoma dia bilang tidak, hanya berupa cairan ketika saya tanya apa penyebabnya dia bilang karena depresi atau stress yg terakumulasi lama, untuk pengobatan saya diberi tablet glaucon dan aspar-k, juga obat tetes flamar. obat ini untuk 20 hari. yang ingin saya tanyakan apakah sy menderita glaukoma?, jika ya kenapa dokter tidak jujur saja' obat glaucon ini apakah obat untuk glaukoma, obat tetes yang diberikan waktu saya baca keterangannya cenderung diberikan kepada org yang baru dioperasi, apa tidak salah karena saya tidak dioperasi. mhn bantuannya dokter. terima kasih &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_536"&gt;&lt;b&gt;Tanya jenis penyakit mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Yudho&lt;/a&gt;,   January 07, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-536"&gt;   Saya pria usia 30 tahun memiliki keluhan pada mata:&lt;br /&gt;Pada pandangan Mata seperti terdapat bola-bola bulat kecil warna bening yang jumlahnya banyak dan naik turun mengikuti kedipan mata.&lt;br /&gt;Hal tersebut akan makin kelihatan jika melihat pada objek yang jauh apalagi berwarna putih dan dalam posisi jalan, misal naik kendaraan.&lt;br /&gt;Keluhan tersebut sudah lama saya rasakan dan pernah saya bawa ke dokter mata, penjelasannya karena air mata kotor, saya diberi obat tetes mata (maaf lupa merk dan jenisnya) tapi tidak ada perubahan.&lt;br /&gt;Mohon penjelasan dokter&lt;br /&gt;Terimakasih &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_552"&gt;&lt;b&gt;Mohon Bantuannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Hapsoro,   January 11, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-552"&gt; Saya memiliki ibu yang kata dokter terkena glaukoma, karena ibu saya punya penyakit diabetes yang sudah menyerang mata. Pertanyaan Saya :&lt;br /&gt;1. Bisakah mata ibu saya normal kembali, karena sepertinya penglihatannya sudah tidak dapat melihat kembali?&lt;br /&gt;2. Apakah operasi mata berbahaya untuk penderita diabetes?&lt;br /&gt;3. Berapakah biaya untuk operasi tersebut, beserta pengobatannya?&lt;br /&gt;Mohon bantuan dan informasinya, karena saya sudah tidak tega melihat keadaan ibu saya..terimakasih &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_560"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk Charlie: glaucon hanya utk glaukoma?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM, MKes,   January 15, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-560"&gt;   selamat malam Charlie,&lt;br /&gt;Saya memahami betapa gelisahnya anda setelah membaca tetang obat2 glaucon dan flamar. Saya yakin dokter tersebut tidak bohong karena anda sudah dilakukan scanning mata, dengan scan tersebut dapat diketahui kelainan apa yang ada di retina dan saraf mata. Berdasarkan info anda, saya yakin kelainannya adalah pembengkakan retina bagian sentral/pusat penglihatan. Obat yang biasanya diberikan memang golongan acetazolamide, misalnya merek glaucon dan diamox. Obat tetes flamar adalah anti pembengkakan sehingga saya kira cocok untuk kondisi anda. Penyakit anda sebagian besar akan sembuh sempurna dalam waktu 3 bulan asal tidak diperberat dengan stress fisik atau psikis. Jangan lupa kontrol lagi untuk ditentukan apakah obat perlu dilanjut atau tidak. Semoga segera sehat kembali. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_561"&gt;&lt;b&gt;jawaban utk Yudho&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM, MKes,   January 16, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-561"&gt;   Selamat siang Yudho,&lt;br /&gt;Berdasarkan gejala yang anda sebutkan tadi, kemungkinan besar kelainannya terletak di badan kaca yaitu bagian dalam bola mata yang berbentuk gel/jelly. Terdapat sejenis sel atau cairan yang seharusnya ada di badan kaca tetapi masuk ke badan kaca sehingga menimbulkan keluhan melihat benda2 bergerak seakan didepan kita. Benda tersebut sangat sulit untuk diambil, harus dengan operasi besar dan banyak risiko. Biasanya dokter hanya akan memberi obat untuk menghentikan proses bertambahnya benda2 tsb sehingga tidak bertambah banyak. jika sampai menutupi penglihatan sehingga pasien tidak dapat melihat maka baru dipertimbangkan untuk operasi. Penyebab yang paling sering adalah infeksi mata bagian dalam. Yang penting jaga tubuh supaya tidak kecapaian sehingga badan kita cukup kuat melawan infeksi2 yang masuk tubuh kita. Semoga bermanfaat &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_562"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Hapsoro &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM, MKes,   January 17, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-562"&gt;   Selamat sore Hapsoro,&lt;br /&gt;Mengenai kondisi ibu anda yang menderita glaukoma akibat diabetes saya ikut prihatin. Glaukoma oleh sebab apapun akan merusak saraf mata sehingga mata tidak dapat digunakan untuk melihat. Yang dapat dilakukan oleh dokter mata hanyalah berusaha mempertahankan penglihatan yang tersisa, tidak dapat memperbaiki saraf yang rusak. Untuk mempertahankan saraf mata bisa dengan obat2an saja atau operasi. Jika saraf mata sudah rusak total maka yang dapat dilakukan hanya mencegah supaya tidak terasa sakit saja, biasanya dengan obat. Jika kondisi saraf ibu sudah rusak maka tidak dapat pulih kembali meskipun dengan operasi. Demikian keterangan saya, semoga bermanfaat. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_571"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;nnn&lt;/a&gt;,   January 23, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-571"&gt; maaf dokter suami saya terkena glaukoma kronis sudah diberi obat oleh dokter mata Isotic Adretor 0.50 %, Cendo Carpin 2 %, Glaupen (Cendo Monodose), Aspar K, Gloucon, mata sebelah kanan sudah tidak nampak(Buta) mata sebelah kiri sudah kena juga. apa Glaukoma Kronis bisa sembuh dan apa ada cara lain selain minum obat dan pakai obat tetes. Trimakasih Banyak. Atun Tanjungpinang- Kepulauan Riau (Bintan) &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_575"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;atun&lt;/a&gt;,   January 28, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-575"&gt; Maaf Dokter saya tunggu jawaban Dokter ya untuk masalah suami saya tersebut. Terimakasih Banyak Dokter atas tanggapan dan saran Dokter. Atun Tanjungpinang- Kepulauan Riau (Bintan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_578"&gt;&lt;b&gt;donor mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;oci&lt;/a&gt;,   January 29, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-578"&gt;   dokter,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mempunyai seorang teman yang sudah 3 tahun belakangan ini menderita glaukoma, dan saat ini ia telah mengalami kebutaan total..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah masalahnya itu dapat diatasi dengan donor mata?? mungkinkah dengan begitu ia akan dapat melihat lagi??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terimakasih  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_579"&gt;&lt;b&gt;mohon bantuannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;atun&lt;/a&gt;,   January 29, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-579"&gt; Apa kabar Dokter. Suami saya terkena glaukoma Kronis mata sebelah kanannya sudah tidak nampak. tinggal mata sebelah kiri itupun sudah tertular. Oleh Dokter mata suami saya diberi obat tetes mata yaitu Glaupen (Cendo Monodose), Isotic Adretor 0.50 %, Cendo Carpin 2 %, dan Obat Gloucon dan Aspar K. Apa glokoma ada obatnya dan apa mata suami saya bisa sembuh, karena Dokter bilang Penyakit Glukoma tidak ada obatnya dan tidak bisa sembuh. Dan apa ada pantang larang makan dan apa tidak boleh bergadang. Terimakasih Banyak atas bantuannya. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_580"&gt;&lt;b&gt;Mohon Bantuannya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by atun,   February 03, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-580"&gt; Gimana Dokter tentang pertanyaan saya kemarin kira-kira apa ya tanggapan Dokter tentang keluhan penyakit glaukoma kronis suami saya. Terimakasih banyak ya Dokter semoga tanggapan Dokter bisa membantu. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_586"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by nald,   February 09, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-586"&gt; ehmm..gini...temen ma2q ada yg kena glukoma...trz mata yg satu udah g bs liat gitu..yg satu masih bisa..d rs. yap bs ga nyembuhin matanya??yg buta jd ngliat lg gitu??ato yg satunya bs sembuh..jgn sampe 2-2 nya g bs ngliat gitu..setidaknya salah satu msh bs ngliat..&lt;br /&gt;truz brp juga biaya yg hrs dikeluarin?? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_587"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by LIA,   February 10, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-587"&gt; adik saya terkena glaukoma. mata sebelah kanan setelah diperiksa penglihatannya tgl 15%.sedangkan sebelah kiri ikut terserang glaukoma? apakah mata kanan adik saya tidak bisa pulih? dan apakah mata sebelah kiri masih bisa sembuh? apakah boleh minum obat2an yang mengandung vitamin? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_604"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk ibu Atun&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM MKes,   February 12, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-604"&gt;   Selamat malam ibu Atun, &lt;br /&gt;Maaf baru sekarang saya jawab email anda. Tentang suami yang menderita glaukoma, jangan putus asa karena glaukoma meskipun tidak dapat disembuhkan tapi dapat dicegah kebutaannya dengan cara memonitor secara ketat tekanan mata dan kondisi saraf mata, terutama yang sebelah kiri. Banyak pasien glaukoma yang tinggal 1 mata tapi tetap dapat berkehidupan normal dengan mata yang satunya. Tekanan mata yang biasanya aman adalah antara 10-15 mmHg, untuk mengetahui sudah aman atau belum maka perlu pemeriksaan secara detail saraf mata, kalau bisa menggunakan alat yang sensitif misalnya OCT (Optical Coherence Tomography). Pemeriksaan tersebut perlu diulang setelah 6 bulan untuk mengetahui apakah masih ada pertambahan kerusakan saraf mata.Selain itu lapang pandangan juga diperiksa untuk mengetahui fungsi dari saraf mata tersebut. Minum vitamin boleh saja. Demikian semoga bermanfaat, segera saja datang ke klinik mata/rumah sakit yang mempunyai peralatan lengkap.&lt;br /&gt;Dr. Retno Ekantini SpM, MKes.   &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_606"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;lady&lt;/a&gt;,   February 13, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-606"&gt; maaf, agak out of topic. Tp ini jg ttg gangguan di mata. Pekerja di tempat saya mengalami kasus sbb : tepat di sblh bolamata terdpt benjolan (di bgn putih)disertai dg pmbuluh darah yg agak panjang dan menonjol, berwrn merah. Tdk terasa apa2, hanya airmata sering keluar. Sdh seminggu, sblmnya hanya merah2 spt iritasi. Klo boleh dokter simpulkan itu gejala apa, dan apakah menular. Hrs diapakan ya dok? Tks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_615"&gt;&lt;b&gt;terimakasih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by atun,   February 18, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-615"&gt; terimakasih ya dokter atas tanggapannya, semoga bermanfaat buat suami saya. memang saya pernah membawanya kontrol ke Rumah Sakit Awal Bros Batam. dan rencananya bulan depan saya mau bawa lagi. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_618"&gt;&lt;b&gt;mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by fauziah zakaria,   February 18, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-618"&gt; pandangan saya kabur dan saya tidak dapat melihat cahaya secara terus saya pasti akan ternampak kunang-kunang(kerdipan cahaya). Kini pada pandanganmata saya sering terlihat objek urat-urat yang semakin banyak . saya telah pun mendapatkan pemeriksaan doktor pakar. Beliau mengatakan saya terkena migrain pada urat saraf mata. saya risau kerana penglihatan saya semakin kabur dan tiada ubat yang dibekalkan dan saya mahu tahu kalau penyakit ini merbahaya dan apakah rawatan yang perlu saya ambil doc. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_620"&gt;&lt;b&gt;Utk Nald &amp;amp; Lia&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM MKes,   February 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-620"&gt;   Selamat malam Nald &amp;amp; Lia,&lt;br /&gt;Jawaban anda berdua saya jawab besama karena persoalan anda mirip. Mata yang kena glaukoma akan rusak saraf matanyasehingga tidak dapat berfungsi untuk melihat. Kerusakan saraf bersifat permanen tidak dapat disembuhkan, yang dokter usahakan adalah mencegah bertambah parahnya kerusakan, syukur kalau mata satunya masih baik. Jika tidak diobati terus menerus penyakit glaukoma bersifat progresif makin lama makin merusak saraf mata, maka dukungan seluruh keluarga sangat penting supaya penderita bisa dan mau terus berobat, baik dukungan moril maupun materiil. Bagi keluarga glaukoma harus waspada karena glaukoma sebagian besar merupakan penyakit keturunan, makin cepat ketahuan makin baik harapan untuk dapat berfungsi seumur hidup.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat&lt;br /&gt;dr.Retno Ekantini SpM, MKes &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_623"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Lady&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM MKes,   February 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-623"&gt;   Salam Lady,&lt;br /&gt;berdasarkan data dari anda masih banyak kemungkinan yang dapat saya sampaikan, pertama benjolan itu merupakan penebalan selaput lendir akibat terlalu banyak kena angin, debu atau udara kering. Penyakitnay disebut pingueculitis. Yang kedua, bisa juga merupakan tumor selaput lendir mata, ketiga mungkin suatu timbunan cairan di bawah selaput lendir mata. Sebaiknya segera diperiksakan ke dokter mata agar bisa diketahui penyakit yang sebenarnya dan mendapat penanganan yang sesuai.&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_624"&gt;&lt;b&gt;Utk Fauziah Zakaria&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM MKes,   February 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-624"&gt;   Selamat malam Fauziah,&lt;br /&gt;Berdasarkan keterangan anda kemungkinan memang ada gangguan pada saraf mata atau retina. Saya kurang jelas dengan istilah migrain mata, saya pikir mungkin itu penyempitan pembuluh darah retina. Cobalah periksa lagi ke lain dokter untuk mendapatkan second opinion. Demikian Fauziah, maaf mungkin tidak dapat memuaskan karena saya tidak tahu kondisi mata anda. Segera periksa lagi ya!&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;dr. Retno Ekantini SpM, MKes &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_659"&gt;&lt;b&gt;donor mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;oci&lt;/a&gt;,   March 06, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-659"&gt;   dokter, bagaimana dengan jawaban atas pertanyaan saya tertanggal 29 Januari 2009??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah glaukoma dapat diatasi dengan donor mata?? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_663"&gt;&lt;b&gt;Utk Oci: donor mata utk glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM. MKes,   March 09, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-663"&gt;   Selamat malam Oci,&lt;br /&gt;Maaf ya pertanyaanmu terlewatkan. Pada penyakit glaukoma yang rusak adalah saraf optik/saraf penglihatan/saraf mata. Pencangkokan yang dapat dilakukan saat ini hanya pencangkokan kornea mata, bukan saraf mata sehingga belum ada yang bisa membantu penderita glaukoma yang terlanjur buta. Yang paling penting bagi keluarga glaukoma adalah periksakan diri segera supaya dapat dicegah kerusakan saraf matanya. Demikian Oci semoga bermanfaat. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_670"&gt;&lt;b&gt;operasi glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;yozi&lt;/a&gt;,   March 12, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-670"&gt; selamat pagi dok, ibu saya (64 thn dan hipertensi)menderita glaukoma, sudah 1 thn diberikan 2 obat tetes dan obat yg diminum.tapi masih sering naik turun.mata kanan malah sudah buta, yang kiri luas pandang sudah sangat sempit.yang saya tanyakan kalau operasi apa resikonya? ibu saya takut kehilangan penglihatan mata kiri sehingga jadi buta total. dan apa kalau sudah dioperasi masih harus memakai obat2an seperti sebelum operasi? ibu saya juga sering pusing, mual sampai muntah2.apa itu juga karena glaukomanya?&lt;br /&gt;terimakasih sebelumnya dok. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_674"&gt;&lt;b&gt;ST., MT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Supriyatna,   March 13, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-674"&gt; Saya 38 di Mataram tahun saat ini sedang menjalani pemeriksaan mata, mata kanan saya agak rabun. Bila melihat layar proyektor akan terlihat berbayang, hal ini karena mata kanan saya yang jarak pandangnya tidak sama dengan mata kiri. Lima/enam bulan lalu saya konsultasi ke dr SpM. dan diberi obat tetes vitamin mata dan disuruh kontrol 3 bln lagi. setelah kontrol tidak ada perubahan, dengan beberapa ukuran kaca mata pun tidak ada perubahan. Dan hasil observasi dokter saya dirujuk ke rumah sakit di Denpasar dengan hasil diagnosa CSCR untuk di tindak lanjuti dengan FA dan laser.&lt;br /&gt;Pertanyaan saya ? Apakah pengobatan dengan sinar laser ini memang diperlukan dan apa akibat positif dan negatif laser tersebut?&lt;br /&gt;Terima kasih banyak atas  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_678"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;norma&lt;/a&gt;,   March 14, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-678"&gt; selamat pagi dokter, saya mempunyai kakak lelaki berusia 45 tahun. 2 bulan yang lalu terditeksi sakit mata glukoma jenis akut dengan tensi 35. penglihatannya mulai tidak jelas ( hanya bisa melihat separuh bagian tubuh saja misal kalau melihat hanya bisa atas saja atau bawah saja ).sekarang sedang menjalani perobatan dengan menggunakan obat tetes mata. yang saya tanyakan masih bisa kah penglihatan kakak saya kembali normal. dan hal- hal apa saja yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan agar penyakit matanya tidak bertambah parah? &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_684"&gt;&lt;b&gt;Utk Yozi: operasi glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM. MKes,   March 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-684"&gt; Selamat malam Yozi, masalah mata ibu yang kanan memang sudah tidak dapat diperbaiki. Untuk mata kiri tekanan masih naik turun berarti tekanan tersebut masih terus merusak saraf mata kiri, yang makin lama makin habis serabut sarafnya. Jika obat2 tidak mampu menurunkan tekanan mata, maka itu merupakan indikasi operasi pembuatan lubang drainase cairan mata supaya tekanan mata bisa turun, sehingga saraf yang masih ada tidak tambah rusak. Operasi glaukoma tersebut memang ada resikonya yaitu pandangan jadi tambah kabur, kadang2 kalau lapang pandangan sudah sangat sempit justru bisa hilang sama sekali, itu terjadi kira2 pada 20 % (1 diantara 5)kasus operasi glaukoma pada lapang pandangan sempit.Komplikasi lain yang sangat jarang adalah infeksi mata bagian dalam, yang menyebabkan kebutaan, kira2 1 diantara 1000 operasi. Jika operasi berhasil, maka saraf mata yang masih ada tetap bertahan seperti sekarang ini dan kemungkinan tidak memakai obat2an lagi kecuali jika lubang menyempit dokter akan memberikan obat glaukoma lagi. jadi keputusan operasi atau tidak, diserahkan kepada pasien sendiri, berani atau tidak menghadapi resiko2 tersebut, jika dibiarkan tekanan tetap tinggi maka akhirnya pasti seperti mata kanan.&lt;br /&gt;Demikian Yozi smoga bermanfaat. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_685"&gt;&lt;b&gt;Utk Supriyatna: Laser utk CSCR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM. MKes,   March 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-685"&gt;   Selamat malam,&lt;br /&gt;Saya akan mencoba jawab pertanyaan anda meskipun bukan tentang glaukoma. CSCR adalah tertimbunnya cairan di retina di daerah pusat penglihatan. FFA berguna utuk mengetahui dimana letak kebocoran cairan tersebut, sedangkan laser dimaksud untuk menutup/mengurangi kebocoran cairan tadi, sehingga paling tidak timbunan cairan tidak bertambah banyak dan CSCR tidak tambah parah. Segera saja ditindak lanjuti. Salam. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_686"&gt;&lt;b&gt;Utk Norma: glaukoma bisa normal lagi?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM. MKes,   March 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-686"&gt; Hallo Norma, penyakit glaukoma adalah penyakit yang merusak saraf mata, saraf yang sudah rusak tidak dapat kembali normal, jadi pengobatan glaukoma hanya untuk mempertahankan penglihatan yang tinggal separo supaya tidak menjadi buta total. Kuncinya adalah tekanan mata kakak harus mencapai tekanan aman yaitu sekitar 15 mmHg, jadi perlu kontrol rutin untuk mengetahui tekanan matanya dan dievaluasi apakah kerusakan saraf sudah berhenti atau belum. Hal yang dianjurkan adalah hidup sehat secara umum, kurangi stress dan olah raga ringan misalnya jalan kaki, senam atau sepeda statis. Penyakit lain yang diderita harus diobati dengan benar, misalnya tekanan darah, gula darah, kholesterol dinormalkan. O ya, yang penting adalah pemeriksaan mata untuk anggota keluarga yang ada hubungan darah dengan kakak, karena sebagian besar glaukoma merupakan penyakit keturunan, jika glaukoma ditemukan pada stadium dini maka mungkin saraf mata masih dalam kondisi baik. Demikian Norma, smoga keluarga lain tidak terlambat jika ada yang menderita glaukoma &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_699"&gt;&lt;b&gt;Mohon Saran Untuk Bapak Saya Ada Glukoma dan Katarak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Bunda Hafidz &lt;/a&gt;,   March 27, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-699"&gt; Selamat Siang Dok. Saya butuh bantuan dan saran dokter, Bapak saya sudah 1 tahun ini matanya sakit, awalnya pusing dan kalau lihat sinar warna nya putih. Setelah itu diperiksakan ke dokter menurut dokter Bapak saya kena Glukoma dan Katarak. Sudah 3 RS di Jakarta memberikan jawaban yang sama. Obatnya pun Tetes (Cendo) dan Oral. Menurut dokter harus di operasi, akan tetapi Bapak saya takut, hingga sekarang mencoba berobat alternatif lagi (krn sudah sering ke alternatif). Saya hawatir dok dgn alternatif bukannya menjadi lebih baik tapi malah bertambah parah dan mengalami buta. Saya mohon saran meyakinkan Bapak saya untuk mau menjalan kan operasi (Bapak saya takut di operasi, takut malah menjadi buta), baik dan buruk nya operasi serta baik dan buruknya alternatif. Krn sudah tidak tau lagi saya harus berbuat apa. Terima kasih atas saran dokter. Salam &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_705"&gt;&lt;b&gt;Mohon Penjelasan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Atun&lt;/a&gt;,   April 01, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-705"&gt; Maaf Dokter saya dapat informasi dari temen saya katanya penyakit glukoma kronis bisa diopersi. Operasi tersebut sifatnya menyembuhkan atau mempertahankan. Karena Suami saya seperti yang saya kemukakan dahulu bahwa yang sebelah kanan sdh tidak bisa melihat dan sebelah kirinya sudah terjangkit juga sudah kabur-kabur. Dan apa benar di rumah sakit Dr. YAP bisa dioperasi dengan sifat menyembuhkan atau mempertahankan. Terimakasih banyak. Saya tunggu jawabannya segera ya Dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_714"&gt;&lt;b&gt;Jawaban utk Bunda Hafidz&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM, MKes,   April 06, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-714"&gt;   Selamat malam Bunda,&lt;br /&gt;Tentang bapak yang menderita glaukoma dan katarak memang harus segera dioperasi untuk mencegah kebutaan. Glaukoma apapun sebabnya akan menjadi buta jika dibiarkan karena makin lama makin rusak saraf matanya, sebaiknya secepatnya diatasi glaukomanya. Operasi glaukoma dengan katarak bisa dilakukan sekaligus atau bertahap, operasi glaukoma dulu baru kemudian operasi katarak , pilihan 2 cara tersebut tergantung keputusan dokter mata setelah memeriksa kondisi mata bapak. Tentang pengobatan alternatif, selama saya memeriksa pasien glaukoma belum ada yang berhasil menyembuhkan glaukoma, biasanya datang lagi ke dokter dalam kondisi lebih buruk. Komplikasi operasi memang ada tapi sangat jarang, sehingga lebih banyak manfaatnya dari pada kerugiannya. Semoga bunda berhasil meyakinkan bapak untuk segera operasi. salam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_715"&gt;&lt;b&gt;Utk Ibu Atun: Operasi glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by dr. Retno Ekantini SpM, MKes,   April 06, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-715"&gt;   Selamat malam ibu,&lt;br /&gt;Tujuan operasi glaukoma adalah menurunkan tekanan bola mata sehingga proses kerusakan akibat tekanan yang tinggi tidak bertambah parah. Jadi sifanya hanya mempertahankan saraf yang masih ada, untuk bapak jika tekanan tidak dapat turun dengan obat2an maka sebaiknya dilakukan operasi. Di RS Mata Dr. Yap dapat dilakukan operasi untuk glaukoma, macam2 operasi glaukoma yaitu operasi trabekulektomi, pemasangan implan, iridotomi laser, trabekuloplasti laser dan siklokriodestruksi. Pemilihan cara operasi tegantung jenis glaukoma dan kondisinya.&lt;br /&gt;Semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_733"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Bambang&lt;/a&gt;,   April 21, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-733"&gt;   Assalamualaikum wr.wb&lt;br /&gt;dok,umur saya 19 tahun. dan ketika umur 16 tahun yang lalu setelah periksa ke dokter saya dinyatakan menderita glaukoma. trus saya dianjurkan untuk kontrol mata tiap obat tetes mata saya habis. obat yang diberikan biasanya timol/ timolol. saya mennggunakan obat itu sampai saat ini selama 3tahun ini.Awalnya keluhan saya yang sangat mendasar adalah adanya bintik-bintik hitam yang melayang-layang pada pandangan saya. hal ini terlihat jelas saat saya melihat atau membaca dalam keadaan terang atau pandangan saya ketika melihat pada siang hari saat ada matahari. kata dokter ini adalah penyakit glaukoma. dan yang lebih saya khawatirkan penyakit ini tidak bisa disembuhkan. dan saya merasa terganggu akan bintik-bintik hitam tersebut.saya khawatir jika bintik-bintik hitam tersebut akan bertambah banyak dan menutupi pandangan. dokter juga pernah mengatakan bahwa bintik-bintik hitam itu tidak bidsa hilang, namun perbanyaklah makan buah-buahan dan sayuran. dok,apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi hal ini?? Apakah penyakit saya ini bisa disembuhkan?? dan apakah ada solusi jalan terakhir untuk bisa menyembuhkan penyakit saya ini dok??&lt;br /&gt;terima kasih,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_744"&gt;&lt;b&gt;Mohon jawaban dan sarannya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;cherry&lt;/a&gt;,   April 25, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-744"&gt; Dok,sy mau tanya nih,apakah ada resiko bahaya pada wanita dengan riwayat glaukoma jika akan melahirkan dengan normal,apakah mata akan bertambah kabur?dengan pertimbangan mata kiri sudah mengalami kebutaan,mata kanan telah berhasil diselamatkan dengan operasi dan masih melihat dengan minus 2 dan slinder 1,5.Apakah melahirkan dengan ceasar akan menjadi pilihan lebih baik?&lt;br /&gt;terima kasih dok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_746"&gt;&lt;b&gt;Saya Penderita Glaukoma Sembuh Berkat Tetes Mata Herbal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Tia Mahendra,   April 26, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-746"&gt; Saya seorang penderita glaukoma. sekarang sudah bisa sembuh berkat tetes mata herbal radix vitae. Saya telah divonis untuk pengobatan seumur hidup dan nggak boleh punya anak lagi. Sekarang saya sudah punya anak kedua. Ikuti kisah saya di &lt;a href="http://www.tokoradixvitae.blogspot.com/"&gt;http://www.tokoradixvitae.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_747"&gt;&lt;b&gt;Mohon Penjelasan ulang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Atun&lt;/a&gt;,   April 27, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-747"&gt; Maaf dokter terpaksa nanya lagi sehubungan dengan tanggapan dokter dulu. bahwa operasi mata sifatnya untuk mempertahankan saja. Suami saya sudah pernah dioperasi mata kirinya tapi tekanan bola matanya tetap saja tinggi walau sudah dikombinasi dengan pemakaian obat tetes mata Isotic Adretor 0,50 %, Cendo Carpin 2 %, Glaupen (Cendo Monodose) dan obat tablet Aspar K dan Glaucon untuk dokter ketahui suami saya terkena glaukoma kronis.Makasih banyak ya dokter semoga dokter tak bosan menanggapi pertanyaan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_751"&gt;&lt;b&gt;Tentang Operasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;yogi&lt;/a&gt;,   May 02, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-751"&gt;   dok,saya didiagnosa glaukoma sejak 2003/2004.berusia 24th.ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan:&lt;br /&gt;1. apakah glaukoma yang saya derita merupakan keturunan??memang ayah saya juga terdiagnosa glaukoma.tapi hal itu terjadi lama setelah saya&amp;amp;stadium ringan.kakek&amp;amp;nenek saya pun tidak ada riwayat glaukoma.&lt;br /&gt;2.dari hal tersebut,apakah saya bisa sembuh total tanpa penggunaan obat seumur hidup dengan operasi?dokter saya selalu menyarankan agar dilakukan operasi dengan cara membuat saluran baru(kalau tidak salah).&lt;br /&gt;3.saat ini saya menggunakan 3 jenis obat tetes, yaitu azopt,timol,xalacom.mengapa saya tidak bisa menggunakan 1 jenis obat saja?mengingat harga obat tsb cukup mahal untuk ukuran saya dan digunakan seumur hidup.&lt;br /&gt;4.dokter saya mengatakan kalau glaukoma juga dapat resisten terhadap obat tetes bila dilakukan dalam jangka waktu lama/menggunakan tidak teratur.mengapa hal itu bisa terjadi?mengingat glaukoma bukan merupakan suatu virus/bakteri.&lt;br /&gt;terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_753"&gt;&lt;b&gt;Saya Penderita Glaukoma Sembuh Berkat Radix Vitae&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Tia Mahendra,   May 05, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-753"&gt; Saya ingin berbagi kebahagiaan. saya adalah penderita glaukoma. sekarang bisa terbebas dari pengobatan rutin yang melelahkan dan menyakitkan setelah memakai obat tetes mata radix vitae. Baca kisah saya di &lt;a href="http://www.tokoradixvitae.blogspot.com/"&gt;http://www.tokoradixvitae.blogspot.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_756"&gt;&lt;b&gt;bayi yang bebas glaucoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;san&lt;/a&gt;,   May 08, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-756"&gt; suami saya menderita glaucoma.pertanyaan saya.apakah ada tehnologi yang bisa memisahkan gen yang bagus dan yang jelek sehingga keturunan kami bisa bebas dari glaucoma.terima kasih &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_760"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Robby tirtosurjo,   May 11, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-760"&gt;   Siang Bu Dokter,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mau tanya, apakah glaukona dapat disembuhkan? atau dpt dilakukan tindakan apa aja, dan mohon bantuannya untuk minta jadwal dokter spesialis glaukoma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terimakasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;robby&lt;br /&gt;jakarta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_768"&gt;&lt;b&gt;ketumbit di tepi dalam mata&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Mala&lt;/a&gt;,   May 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-768"&gt; Adakah ketumbit, ada yang mengatakan ia bisul mata berbahaya. Saya telah ke klinik pakar katanya tidak ada apa dan dia cuma memberikan ubat titis. Rakan2 dan saya sendiri geli melihatnya. Adakah ia bukan serius. Untuk pengetahuan ia tumbuh memanjang. badanya berwarna merah, berotot2 sedikit. Saya risau kepala pening memikirkan kerana cuma mendapat ubat titis. Boleh tak nasihatkan saya yang kerisauan ini. &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_769"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Mala&lt;/a&gt;,   May 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-769"&gt;   Sebagai tambahan soalan di atas, apak fungsi steroid yang ubat mata itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_774"&gt;&lt;b&gt;rabun pd siang hari&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;adeirma&lt;/a&gt;,   May 26, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-774"&gt;   Selamat pagi dokter,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya mau tanya, saudara kami ada yg sedang mengalami gangguan pd matanya, keluhannya baru bbrp bln belakangan ini...keluhannya adalah : dia mengalami gangguan penglihatan..mata menjadi kabur pd saat siang hari...object yg dilihatnya cenderung berwarna kuning...hal itu akan bertambah parah jika terkena sinar matahari langsung...namun pd malam hari..hal itu tidak berlaku, krn pd malam hari penglihatannya menjadi normal kembali.&lt;br /&gt;Untuk gejala seperti itu...mungkin dokter bisa bantu untuk diagnosa nya???...terima kasih sblmnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam&lt;br /&gt;Adeirma &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_776"&gt;&lt;b&gt;saraf mata putus?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by latifa,   May 26, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-776"&gt; assalamualaikum dokter, saudara saya umur 56 tahun, mata sebelah kanan tidak bisa melihat sama sekali, setelah berobat dinyatakan kalau saraf matanya putus, bagaimana ya dok agar bisa melihat dengan normal lagi, haruskah dioperasi? kalau dioperasi apa bisa di RS YAP? mohon penjelasan dari dokter.....terimakasih sebelumnya&lt;br /&gt;wassalam&lt;br /&gt;latifa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_780"&gt;&lt;b&gt;pandangan kabur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by bayu ,   June 02, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-780"&gt; saya mau tanya dok..saya minus 3 dan silinder 1. beberapa bulan belakangan ini tidak bisa tidur, karena mata saya kunang-kunang. kalau melihat lampu di malam hari (spt berkendara motor) saya sering melihat cahaya warna biru keunguan (spt Aura),apa mungkin timbul akibat pantulan cahaya lampu dok?? sangat tidak nyaman, saya terkena floaters, dan saya juga sering melihat kilatan-kilatan cahaya, tapi pas saya chek ke dokter mata periksa retina ternyata retina baik-baik saja dok, sampai ganti 3 dokter, akhirnya saya memutuskan untuk foto retina dan syaraf, dan ternyata hasilnya retina dan syaraf mata saya juga bagus, tekanan bola mata saya normal dan gula darah saya juga normal, hanya saja kolesterol saya agak tinggi LDL 217 dan total kolesterol saya 278. saya juga bingung kenapa pas periksa minus mata ditutup satu pandangan malah kabur, seperti kabut hitam lama-lama tidak bisa lihat apa-apa, (ketika fokus lama-lama pandangan kabur "gelap", samapai berkedip baru bisa lihat lagi)ketika saya buka mata satunya baru bisa melihat lagi. kira-kira penyakit apa ya dok?? karena saya tiap hari tidak bisa tidur pulas, biasanya saya tidur posisi duduk.karena saat tidur berbaring mata saya kunang-kunang, ketika dipejamkan kunang-kunang juga masih ada, ketika saya bangun, penglihatan saya redup-redup, dan kunang-kunang banyak sekali. dan kalau lihat baju garis kecil-kecil itu seperti bergerak-gerak (spt di kamera tv yang tdk bs menerima efek garis-garis). trimakasih ya dok sebelumnya mungkin terlalu banyak pertanyaanya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_783"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Lisa&lt;/a&gt;,   June 04, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-783"&gt;   Dok saya ingin bertanya,&lt;br /&gt;beberapa minggu ini mata saya agak rabun, saya konsultasikan ke SPM, katanya gejala glukoma. terus terapi obat tetes mata.&lt;br /&gt;setelah beberapa hari terapi muncul benjolan di kepala belakang bagian bawah belakang telinga dan rasanya sakit. yang saya ingin tanyakan apakah ini kontra indikasi dari obat tersebut ato gimana? dan apakah hal ini wajar saja kalo saya lanjutkan terapi obatnya?&lt;br /&gt;mohon pencerahaannya.&lt;br /&gt;salam,&lt;br /&gt;lisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_819"&gt;&lt;b&gt;Ibu saya kenapa???&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Hendra&lt;/a&gt;,   June 17, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-819"&gt;   Assalamu'alaikum Dok...&lt;br /&gt;saya mau tanya.suatu hari tepatnya 3 minggu yg lalu tiba-tiba ibu saya (59 th)kehilangan penglihatannya.lalu saya antar ibu periksa ke RS..lau ibu diperiksa dan dikatakan kalau saraf mata beliau rusak.saya kurang tau tepatnya seperti apa.karena dokter tidak mau bercerita detail karena tdk mau membebani pikiran saya (karena saya anak yatim)dan kami hanya tgl berdua.lalu dikatakannya kalau semua berawal karena ibu termasuk hypertensi.cuman saya semapat berbincang dan sy paksa spy dokter tsb mau bcrita.alhamdulillah ibu masih bs mlihat walaupn mgkin hny 5%.tetapi ibu tidak bs sembuh, lalu skg ibu diberi obat GLAUCON, dan sejenis tetes mata serta obat2 pengendali tek. darah...&lt;br /&gt;YANG SAYA MAU TANYAKAN&lt;br /&gt;1. APAKAH IBU SAYA MENDERITA SAKIT GLAUKOMA???&lt;br /&gt;2. APAKAH BENAR IBU SAYA SUDAH TIDAK DAPAT LAGI DISEMBUHKAN??? SEKALIPUN DGN OBAT ATAU OPERASI????&lt;br /&gt;3. KALAUPUN IYA, APA SAYA BISA TRANSPALTALSI UNTUK IBU SAYA??? DAN MEMBANTU UNTUK MEMULIHKAN KEMBALI PENGLIHATAN BELIAU????&lt;br /&gt;MAKSIH DOK...SAYA MOHON JAWABANNYA...&lt;br /&gt;WASS...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_827"&gt;&lt;b&gt;konsulatsi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;cuya&lt;/a&gt;,   June 26, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-827"&gt; pak.....sya mw tanya apakah penyakit glaukoma dapat disembuhkan ?? atau obat yg diberikan hnya untuk mengurangi rasa sakit....karena dosen saya pernah berkata obat glaukoma hnya untuk mengurangi rasa sakit....??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_851"&gt;&lt;b&gt;mas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;chudri&lt;/a&gt;,   July 17, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-851"&gt; Assalamualaikum...saya dr jkt..ibu saya glukoma di mata kiri..sudah lama berobat di RSAD jkt..hanya untuk bertahan supaya tdk tambah parah,penglihatanya mengecil tinggal se besar koin 500, saya mau minta tolong di beri gambaran ttg perkiraan biaya utk pengobatan tsb...bisa di email &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy20320 = 'h&amp;#101;r&amp;#105;b&amp;#111;t&amp;#97;k' + '&amp;#64;';  addy20320 = addy20320 + 'h&amp;#111;tm&amp;#97;&amp;#105;l' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  var addy_text20320 = 'h&amp;#101;r&amp;#105;b&amp;#111;t&amp;#97;k' + '&amp;#64;' + 'h&amp;#111;tm&amp;#97;&amp;#105;l' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;m';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy_text20320 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:heribotak@hotmail.com"&gt;heribotak@hotmail.com&lt;/a&gt;&lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;span style="\'display:"&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya  &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;/' );  document.write( 'span&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;/span&gt; atau   &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  var prefix = '&amp;#109;a' + 'i&amp;#108;' + '&amp;#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy49141 = '&amp;#105;nd&amp;#111;th&amp;#101;rm&amp;#97;l' + '&amp;#64;';  addy49141 = addy49141 + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;' + '&amp;#46;' + '&amp;#105;d';  var addy_text49141 = '&amp;#105;nd&amp;#111;th&amp;#101;rm&amp;#97;l' + '&amp;#64;' + 'y&amp;#97;h&amp;#111;&amp;#111;' + '&amp;#46;' + 'c&amp;#111;' + '&amp;#46;' + '&amp;#105;d';  document.write( '&lt;a&gt;' );  document.write( addy_text49141 );  document.write( '&lt;\/a&gt;' );  //--&gt;\n &lt;/script&gt;&lt;a href="mailto:indothermal@yahoo.co.id"&gt;indothermal@yahoo.co.id&lt;/a&gt;&lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;span style="\'display:"&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;span style="display: none;"&gt;Alamat e-mail ini telah dilindungi dari tindakan spam bots, Anda butuh Javascript dan diaktifkan untuk melihatnya  &lt;script language="JavaScript" type="text/javascript"&gt;  &lt;!--  document.write( '&lt;/' );  document.write( 'span&gt;' );  //--&gt;  &lt;/script&gt;&lt;/span&gt; terima kasih banyak sebelumnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_853"&gt;&lt;b&gt;glikoma kakak saya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;budhi&lt;/a&gt;,   July 18, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-853"&gt; saya mau tanyakan tentang sekitar obat yang saya lihat dibeberapa website, yaitu tentang obat Tahitian Noni yang dikatakan dapat menghidupkan syaraf2 yang telah rusak dan mati,yang ingin saya tanyakan adalah apakah dari kedokteran telah mencoba keberhasilan tentang Tahitian Noni terhadap penderita glukoma seperti kakak saya, karena saya ingin sekali melihat kakak saya sembuh dari glukoma yg sudah membutakan kedua matanya,tolong penjelasan dokter.. terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_869"&gt;&lt;b&gt;bintik hitam seperti laba2 bisa disembuhkan atau tidak dok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;nur&lt;/a&gt;,   July 25, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-869"&gt; dok saya mau nanya, umur saya 22 tahun, mata saya yang kiri minus 2 dan kanan minus 4 saya pengguna soft lens tapi beberapa bulan ini saya melihat ada bayangan hitam yang mengikuti pergerakan mata saya seperti sarang laba2 dan tidak banyak tapi hanya mata sebelah kiri saya aja dok, tapi saya tidak merasa pusing atau mual2 dok, apakah ini termasuh glukoma dok, dan saya mau menanyakan apakah bintik hitam seperti sarang laba-laba itu bisa disembuhkan dok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_873"&gt;&lt;b&gt;apakah saya glaukoma?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;simaremare&lt;/a&gt;,   July 30, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-873"&gt; Dok, sejak dua tahun lalu saya mengalami pandangan berkabut, sakit kepala sebelah dan melihat lingkaran pelangi ketika melihat lampu di malam hari. hingga saat ini saya sudah periksa mata saya TIGA kali di tiga rumah sakit dengan TIGA dokter spesialis mata yang berbeda dengan selisih pemeriksaan enam bulan, namun kata mereka mata saya baik-baik saja, hanya kelelahan. ketiga dokter tersebut hanya memberikan vitamin mata, ketiganya berbeda (saya lupa nama vitaminnya). kondisi mata saya sekarang memburuk, mata kiri saya bahkan tidak dapat membedakan gelap-terang, saya binggung, apa yang sebaiknya saya lakukan sekarang?&lt;br /&gt;satu lagi dok, apakah kekurangan pada mata kiri tersebut dapat memengaruhi mata kanan?&lt;br /&gt;atau sebenarnya mereka bekerja sendiri-sendiri dan tidak terkait? karena saya merasa mata kanan saya sangat sehat dan tidak mengalami gejala aneh apapun. bahkan tanpa kaca mata meski setiap hari berkutat dengan komputer. saya mohon bantuan saran misalnya mengkonsumsi buah apa atau sayuran apa yang dapat membantu menjaga mata kanan saya agar tetap dalam kondisi baik.&lt;br /&gt;trims.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mohon pencerahannya dok, terima kasih.  &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_881"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by thomas,   August 05, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-881"&gt;   apa ada ada orang yg sembuh dari gejala glaukoma.....?? tq... &lt;img style="" src="http://www.rsmyap.com//mambots/content/pcajaxcomment/smilies/wink.gif" alt="smilies/wink.gif" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_884"&gt;&lt;b&gt;sakit saraf mata mendadak&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Erina,   August 08, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-884"&gt; Saya Erina, baru akan berumur 12 tahun. Saya ingin minta tolong kepada dokter atau bapak2 ibu2 yang punya pengalaman seperti saya. Saya kadang2 sepulang sekolah atau masih di sekolah (menjelang pulang sekolah)kira2 pukul 11 siang, tiba2 pandangan mata saya agak kabur. Biasanya setelah itu terasa pusing yang saangat saakit. Rasanya seperti di tusuk-tusuk jarum. Saya sakit sudah empat kali (sekitar itu). Pertama kali sakit waktu kelas lima, umur 10thn. Waktu itu saya sudah memakai kacamata minus5. Saya sudah pergi ke 3 dokter mata, 1 di Kediri, 2 di Surabaya. Yang dua menjawab kalau mata saya kelelahan, yang satu menjawab tekanan mata saya tinggi (tapi tidak diberi tahu berapa). Terakhir saya sakit Jum'at, 31 Juli 2009(Baru sakit minggu lalu). saya sekarang minus 6(kanan), 6.5(kiri).&lt;br /&gt;Mohon bantuannya. Terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_897"&gt;&lt;b&gt;Glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by titin,   August 19, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-897"&gt;   Dear Dr,&lt;br /&gt;ibu saya 70th mengalami kebutaan setahun yang lalu setelah terkena penyakit glaukoma dan saya sudah periksa setahun yang lalu karena dokter ibu saya menganjurkan semua anaknya periksa tapi saya 46th tidak terkena glaukoma pertanyaan saya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)Setelah ibu saya buta apakah masih ada kemungkinan untuk operasi ??&lt;br /&gt;2)sudah beberapa bulan mata saya sering gatal dan saya hanya memakai obat tetes mata untuk gatal apakah saya mulai terkena glaukoma atau hanya infeksi biasa??&lt;br /&gt;terima kasih atas jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_898"&gt;&lt;b&gt;apakah akibat pemakaian narkotik?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by hadyan,   August 20, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-898"&gt;   Dok,saya mau tanya.&lt;br /&gt;1.apakah bila sebelum nya tidak terkena        glukoma,gara2 memakai narkotika dapat menimbulkan glukoma?&lt;br /&gt;2.apa cir-ciri fisik yang dapat dilihat langsung apabila sudah terkena glukoma?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terima kasih.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_922"&gt;&lt;b&gt;Glaukoma krna kecelakaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Novy,   September 09, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-922"&gt;   Selamat sore Dok.&lt;br /&gt;Nama saya Novy, umur 21 tahun.&lt;br /&gt;Saya mengalami kecelakaan, yg mengenai saraf mata. Sy kehilangan penglihatan sebelah kanan. Sy sdh divonis dokter di slh satu Rumah Sakit di Jakarta, bhwa sy tdk bs melihat normal lg. Sy sdh trima kenyataan melihat dgn 1 mata tp permasalahannya kini mata kanan sy merah sekali, saraf-sarafnya amat sgt terlihat jelas dan ini yg membuat sy malu. Kira2 pengobatan sprti apa yg hrs sy jlni? Tolong bantu sy dok, sy sdh menemui jln buntu utk berobat. Tks &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_945"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;henry&lt;/a&gt;,   September 29, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-945"&gt; saya mau tanya, sedari remaja, saya pernah mengalami gejala seprti glaukoma sudut tertutup, ada warna-warni di mata saya dan saya tidak bisa melihat dengan baik disertai dengan sakit pada bola mata yang membuat saya sampai terkadang bisa mual dan muntah, sakit pada bola mata terjadi setelah warna-warni tersebut hilang...apa yang harus saya lakukan dan apakah ini benar adalah glaukoma? terima kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_950"&gt;&lt;b&gt;operasi glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;ahmad&lt;/a&gt;,   October 01, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-950"&gt; Saya punya kakak ipar yang telah divonis oleh dokter glaukoma.apakah ada program operasi gratis atau ada bantuan seperti halnya katarak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_956"&gt;&lt;b&gt;Katarak &amp;amp; Glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;akbar&lt;/a&gt;,   October 07, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-956"&gt; Saya mau tanya dok... Nenek saya awalnya didiagnosa katarak, tp setelah beberapa bulan kemudian didiagnosa glaukoma. Saya jadi bingung sebenarnya katarak bisa menyebabkan glaukoma atau tidak? kenapa bisa terjadi seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_958"&gt;&lt;b&gt;Mohon penjelasan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;impun&lt;/a&gt;,   October 08, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-958"&gt; ibu saya menderita glokoma,telah dioperasi mata kiri 6 kali dan mata kanan 7 kali ternyata semua operasi tidak ada yang berhasil dan sekarang ibu saya sudah tidak bisa melihat sama sekali baik itu mata kiri atau mata kanan, di keluarga ibu saya 3 saudara perempuan ibu saya menderita glokoma semua dan mereka tdak ada yang mau operasi ternyata mereka masih bisa melihat sampai sekarang, yang ingin saya tanyakan:&lt;br /&gt;1. kenapa ke 3 saudara ibu semua kena glokoma, sifat pembawa yang bagaimana yang dikatakan bisa glokoma itu menurun( mbah buyut kami juga Ibunya eyang juga tidak bisa melihat)&lt;br /&gt;2. usia saya 40 thn, mata dan kelopak mata saya juga sering merah kadang 4 sampai 8 hari mata saya merah, dan pernah saya periksakan mata 2 kali syaraf mata saya bagus semua kata dokter,apakah mata merah dan kelopak mata yag berkepanjanggan merupakan ciri-ciri glokoma.&lt;br /&gt;3. bagai mana cara memutuskan  penyakit glokoma itu &lt;br /&gt;4. dan bagai mana cara pencegahan glokoma tersebut, karena kita tidak mengetahui ciri-ciri tersebut.&lt;br /&gt;5.apakah mata minus bisa juga terkena glokoma&lt;br /&gt;Terimakasih atas jawabannya semoga apa diberikan menjadi pengetahuan kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_963"&gt;&lt;b&gt;Diagnosa Glaucoma pada anak saya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by Anthony Malem Ukur,   October 13, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-963"&gt;   Selamat Pagi Dok; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak saya berumur 7 hn 3 bulan, sekarang sekolah kelas 2 SD. &lt;br /&gt;beberapa kebiasaan yg ada pada dia adalah menonton TV,suka minum minuman soda ( Coca cola dll), kurang suka sayuran, tidur dengan lampu mati.&lt;br /&gt;Bulan Dec 2008 kami memeriksakan ke salah satu rumah sakit mata, dan di diagnosa terkena glaukoma dengan hasil test penglihatan yg kurang maximal di kerena kan usia anak yg masih muda sehingga ada kesulitan untuk melakukan test penglihatan sudut pandang, saat itu telah di berikan pengobatan.&lt;br /&gt;Seminggu yg lalu kami kembali membawa anak kami tersebut ke Dokter mata (di sebabkan gejala sama seperti sebelum Dec 2008 yaitu dia sering ketakutan kerena melihat sesuatu itu menjauh dari pandangannya mis : dia melihat kami jauh padahal kami lagi menggendong dia, kadang dia melihat sesuatu itu tiba2 menjadi tinggi sehingga ini semua membuat dia ketakutan) dan hasil pengukuran tekanan bola matanya adalah : sebelah kiri = 27 dan sebelah kanan = normal.&lt;br /&gt;Terapi awal dokter memberi obat : &lt;br /&gt;Betoxtima : 2 x 1 &lt;br /&gt;Cenfresh : 4 x 2 &lt;br /&gt;LanaVision : 1 x 1 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon petunjuk dan saran serta cara pencegahan awal untuk akibat yg vatal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tidak mengurangi rasa hormat,Mohon petunjuk dan saran serta cara pencegahan awal untuk akibat yg vatal, informasi bukan sebagai pembanding namun hanya untuk menambah pengetahuan saya untuk bisa menyelamatkan penglihatan mata anak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trimakasih atas waktu yg dokter berikan. &lt;br /&gt;Anthony M U HP 0815 3611 2442 , 081373829026. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_974"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by gunawan,   October 20, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-974"&gt; Bu dokter,saya mau nanya ibu saya tiba-tiba matanya tidak dapat melihat,yang satunya memang udah rusak,dan satu nya lagi tiba-tiba hilang penglihatan,setelah dioperasi oleh dokter di medan eye center juga tidak dpt melihat,bahkan udah kekuala lumpur,kadang-kadang masih ada bayangan yang dapat dilihat,kadang hilang sama sekali,boleh dikatakan porsi melihat kabur hanya sesaat saja,sewaktu dimalaysia di MRI katanya terkena gejala glaukoma,apakah masih ada harapan dokter,mengingat sudah begitu banyak usaha namun tidak ada yang berhasil,sewaktu dimalaysia kata dokter di ISEC katanya syarafnya udah rusak,adakah harapan lagi dokter,boleh minta tolong dijawab dokter,atas jawabannya diucapkan banyak terima kasih,dan jika ada harapan kami akan ke RS mata dr.YAP.tq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_987"&gt;&lt;b&gt;di diagnosa glukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by devy deliana,   November 07, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-987"&gt; salam dok, saya berumur 21 tahun, akhir-akhir ini saya mengalami pusing dan mual apabila berkendaraan. dan saya putuskan ke dokter mata, setelah diperiksa mata saya normal semua, tetapi tekanan mata saya besar , saya di diagnosa glukoma, apakah masih bisa disembuhkan, karena penglihatan saya masih normal. lalu apakah bisa langsung di diagnosa langsung tanpa pemeriksaan lab,dok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_993"&gt;&lt;b&gt;glukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;thiwie &lt;/a&gt;,   November 14, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-993"&gt; salam dok. dok , saya berumur 18th , dan saya divonis dokter menderita glukoma dan setelah mengetahui ciri2nya sy termasuk glkoma akut. dok , mata kiri saya sudah tidak bisa melihat dan yg kanan jg mulai tak bisa. mata sy minus dan silindris 1 tp sy merasa tdk ada gunanya lg memakai kacamat krn meamkai ataupun tdk tetap sy tak bs melihat apa lg jk ada cahaya , sy sama sekali tak bs melihat apa pun. trus kpala dan mata sy pun sangat sakit sekali dok dan jk saya paksakan membaca , mata sy terasa sakit skali dan semakin buram sj pandangan sy. dok , apakah glukoma memang seperti itu , maksud sy jk sy membaca atau menulis akan terasa pusing? dan sy pun tak bisa membaca dlm jarak dekat, apakah itu termasuk glukma dok? dok , kira2 solusi apa yg bisa dokter berikan utk sy? lalu sy mendengar bahwa susu kedelai madu bs menyembuhkan glukoma dok, apakah itu benar? mhn bantuannya ya dok soalnya saya benar2 tersiks dan sy jd tak bisa belajar sedangkan sy baru masuk kuliah , makasih dok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_1002"&gt;&lt;b&gt;Ibu saya Sudah tidak bisa melihat sebelah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Eko Nokia&lt;/a&gt;,   December 03, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-1002"&gt; Dok, ada yang ingin saya tanyakan Ibu saya sudah buta sebelah, dan sudah berjalan hampir 3 minggu (beliau baru memberitahukan beberapa hari yang lalu) dan saya sudah mengunjungi RS Mata di Aini dan Pasarebo, yang ingin saya tanyakan apa bisa mengembalikan setidaknya 15% atau 20% dari penglihatan Ibu saya dan mohon di berikan info mengenai lokasi pengobatan yang menurut dokter baik ..saya sangat membutuhkan infonya Dok..terima kasih &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_1013"&gt;&lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;may&lt;/a&gt;,   December 05, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-1013"&gt;   slmt sore dokter,nama saya may umur 22 tahun, kuliah di jogja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saya baru saja periksa mata krn sdh seminggu ini mata saya sakit,pusing,dan berasa amat lelah. dr diagnosa dokter di panti rapih, saya ada indikasi glaukoma kronis krn cairan bola mata berlebih dan syaraf di blkg bola mata lbh cekung. saya di rujuk ke dokter hartono di RS YAP utk periksa lapang pandang utk minggu depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;usia saja msh relatif muda dok dan setau saya tdk ada hereditas glaukoma di keluarga saya. apa yg menyebabkan saya bs terkena penyakit ini? dan apa langkah yg saya lakukan utk periksa lapang pandang sdh tepat utk mengetahui lbh jauh ttg keadaan mata saya?&lt;br /&gt;trm kasih sblmnya, tlg di bls secepatnya krn saya amat membutuhkan info ttg ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry2" id="pc_1023"&gt;&lt;b&gt;bola mata sedikit keluar/membesar daripada normal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;Rusli&lt;/a&gt;,   December 10, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-1023"&gt;   dokter yang terhormat,&lt;br /&gt;saya sudah 2 bulan terakhir ini mengalami gangguan pada mata,dimana kondisi pada salah satu bola mata saya lebih besar daripada bola mata yang lainnya.&lt;br /&gt;saya sudah periksa ke beberapa dokter,a.l: mata,saraf dan THT. karena belum ada kejelasan,akhirnya saya melakukan MRI untuk hasil yg lebih akurat. Namun, dokter mata yang melayani saya belum juga memberikan jawaban yang pasti atas gangguan mata yang saya alami. gejala yg saya alami adalah:&lt;br /&gt;kepala sering migran, mata kesat, bola mata agak keluar/membesar. saat ini saya mengkonsumi Lameson 16mg selama 2 minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mohon kiranya anda bisa membantu memberikan penjelasan atau saran sebaiknya yang dapat saya lakukan dan untuk saya dapat sembuh dari penyakit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga Tuhan membalas budi dan kebaikan anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rgds,&lt;br /&gt;Rusli &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="jomentry1" id="pc_1034"&gt;&lt;b&gt;Operasi Glaukoma&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span class="small"&gt;written by  &lt;a href="http://www.rsmyap.com/" target="_blank"&gt;hany prahesty&lt;/a&gt;,   December 23, 2009 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;div class="comment-text" id="comment-text-container-1034"&gt;   Dokter, ibu saya didiagnosa menderita Glaukoma akut di mata sebelah kanan dan diminta segera untuk operasi. Pertanyaan saya, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apakah akan ada efek samping setelah operasi ?&lt;br /&gt;2. Apakah benar? setelah operasi pembuatan saluran baru utk cairan humor aquos, maka akan timbul katarak ? dan perlu dioperasi kembali ?&lt;br /&gt;3. Ada yg mengatakan jika sakit glaukoma, tidak boleh terkena sinar matahari, apakah benar?&lt;br /&gt;4. Dan jika setelah operasi tidak menjamin penglihatan bisa membaik? apakah justru sebaliknnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima Kasih&lt;br /&gt;Mohon dibalas secepatnya&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;  &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;!-- 'Write Comment' Title --&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;!-- Hide/Show input form notice --&gt;  &lt;!-- Comment locked notice --&gt;  &lt;!-- Login required --&gt;  &lt;!-- Placeholder for ajax notification --&gt;   &lt;!-- Input form begin --&gt; &lt;div id="jc_commentFormDiv"&gt;   &lt;form method="post" onsubmit="return false;" action="" id="jc_commentForm" name="jc_commentForm"&gt;       &lt;div&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Maaf, Anda tidak bisa konsultasi di sini. Kalau mau konsultasi dengan dokter spesialis mata, silakan &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold; color: rgb(255, 0, 0);" href="http://www.rsmyap.com/content/view/12/29/"&gt;klik di sini&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;. Lihat bagian paling bawah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;                          &lt;div&gt; &lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;               &lt;div&gt; &lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;               &lt;div&gt;     &lt;br /&gt;    &lt;div&gt;&lt;div id="bb_container"&gt;&lt;div id="bb_main"&gt;&lt;div class="bb_item bb_itemImg" style="width: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_encloseText('[b]', '[/b]', jax.$('jc_comment')); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_encloseText('[i]', '[/i]', jax.$('jc_comment')); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_encloseText('[u]', '[/u]', jax.$('jc_comment')); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_encloseText('[s]', '[/s]', jax.$('jc_comment')); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_encloseText('[url]', '[/url]', jax.$('jc_comment')); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_encloseText('[img]', '[/img]', jax.$('jc_comment')); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_encloseText('[quote]', '[/quote]', jax.$('jc_comment')); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item bb_itemImg" style="width: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_addText(' :)', 'jc_comment'); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_addText(' ;)', 'jc_comment'); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_addText(' :D', 'jc_comment'); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick="jc_addText(' ;D', 'jc_comment'); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="bb_item"&gt;&lt;a href="javascript:void(0);" tabindex="-1" onclick=""&gt;:(', 'jc_comment'); return false;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;        &lt;/div&gt;&lt;/form&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8802017505943433856-5071304751216347326?l=tokoradixvitae.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/feeds/5071304751216347326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/glaukoma-sembuh-berkat-tetes-mata-radix.html#comment-form' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5071304751216347326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8802017505943433856/posts/default/5071304751216347326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tokoradixvitae.blogspot.com/2009/03/glaukoma-sembuh-berkat-tetes-mata-radix.html' title='Glaukoma sembuh berkat Tetes mata radix vitae'/><author><name>TIA MAHENDRA</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14776883445542812249</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-1BhitSMdYg4/Tu6o04TN29I/AAAAAAAAAS4/AieQ7IbSU0s/s220/HELTY%2BCATERING%2Bpanci.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry></feed>
